Penulis Topik: Ijroil, antara keyakinan, Opini, empirisme, logika dan ilmiah  (Dibaca 1409 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9458
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 472
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Ijroil, antara keyakinan, Opini, empirisme, logika dan ilmiah
« pada: Juni 23, 2013, 08:16:08 PM »
Kalau menurut pengetahuan saya, ketika seseorang menjelang ajal, tidak terlihat suatu makhluk yang memaksa ruh untuk keluar dari tubuh. tetapi para malaikat, para jin, dan para arwah hadir disekitarnya. mereka semua berbicara kepada orang yang sedang mengalami sakaratul maut. sebagian malaikat berdoa untuknya. perilaku jin bermacam-macam. demikian pula dengan perilaku para arwah. sebagian jin membuat kegaduhan seperti kegaduhannya anjing yang menyalak. sungguh dahsyat dan luar biasa, apa yang terjadi disekitar orang yang sedang mengalami sakaratul maut. akan tetapi, tidak terlihat satu makhlukpun yang dengan suatu rayuan atau paksaan mencabut nyawa atau memisahkan ruh dari tubuh. ruh tersebut keluar dari jasad karena suatu panggilan ilahi.

Terkadang ruh enggan meninggalkan jasad, karena ia mencintai jasad itu dengan sepenuh hati. dia bertahan sekuatnya di dalam jasad ini. tetapi jasad, sudah menjadi seperti wadah yang tidak sanggup lagi untuk menampung ruh. ruh tidak bisa lagi tinggal berlama-lama di dalam jasad itu. sudah waktunya pergi, seprti bunga yang sudah waktunya gugur ke bumi, seperti ulat yang sudah waktunya menjadi kepompong. sudah menjadi hukum alam. tiada yang merayu dan memaksa dia. tapi dia tidak bisa menolak dan menginginkan hal itu terjadi, sebab semua akan berjalan sesuai dengan hukum Nya.

Kutip dari : Patriana
====================================================
Saya baru tahu kang, ruh keluar dari jasad bukan dicabut tapi keluar dengan sendiri? yang saya dengar bahwa ruh dicabut malaikat ada yg dengan kondisi lembut dan dengan keras, sebagimana dalam surat An Naziat ayat 1-2,

1. Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras,
2. dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lembut-lembut
====================================================

ya betul. berdasarkan teori agama, jelas sekali ada malaikat Ijroil yang katanya merupakan malaikat pencabut nyawa. ada perbedaan dengan informasi yang disampaikan oleh al Quran dengan apa yang disaksikan sendiri. perbedaan ini bukan berarti pertentangan. bisa jadi benar, bahwa ada malaikat yang mencabut nyawa. dan sebagai muslim, saya wajib mengimaninya. saya hanya mengatakan bahwa saya tidak pernah melihat secara langsung malaikat yang mencabut nyawa. hal ini memang benar. sama seperti antum, yang mungkin sama-sama tidak pernah melihat malaikat sedang mencabut nyawa seseorang. hal ini sama seperti keyakinan bahwa planet bumi dipikul oleh 8 orang malaikat yang bersayap. demikian pula matahari. tapi ilmuwan berkata, "kami tidak melihat malaikat sedang memikulnya". maka, apakah pernyataan ilmuwan tersebut keliru?

Menurut keyakinan saya sebagai muslim, adanya malaikat pencabut nyawa adalah pasti benar. Tapi dari sudut pandang ilmiah, hal itu belum dapat dibuktikan. Dari sudut pandang logika yang bersandar kepada empirisme, maka keberadaan malaikat pencabut nyawa adalah sebuah kemungkinan. Dan mungkin, orang telah mengalami kematian itulah yang telah menyaksikan secara langsung, apakah benar ada malaikat yang mencabut nyawa atau tidak. Sedangkan orang yang hidup yang bisa menduga-duga, atau berpegang pada suatu keyakinan berdasarkan keterangan Nabi saw.

Di sisi lain berdasarkan pengalaman “mati suri” saya pribadi dan banyak pengalaman orang lain,  ruh keluar dari tubuh dengan sendirinya, tanpa rasa sakit, dan tanpa seorang malaikat yang mencabut ruh itu dari dalam ruh. Tapi kata ustadz Hasan, “namanya juga mati suri, bukan mati beneran”. Maksudnya, mati suri itu tidaklah sama dengan mati sesungguhnya. Oleh karena itu, pengalaman seseorang dalam mati suri, atau pengalaman para praktisi kebatinan dalam ilmu meraga sukma, tidak bisa menggambarkan sepenuhnya, apa yang terjadi saat seseorang mengalai kematian yang sesungguhnya.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Ijroil, antara keyakinan, Opini, empirisme, logika dan ilmiah
« Jawab #1 pada: Juni 23, 2013, 09:18:36 PM »
menurut keyakinan, seluruh alam semesta ini di atur oleh malaikat2 Allah yang tak pernah membantah, menjalankan dengan taat apa yang diperintahkan.

menurut empirisme, tak bisa dibuktikan siapa atau apa yang mengatur alam ini. yang jelas, alam ini berjalan sesuai aturan main tertentu.

menurut ilmiah, hukum2 alam bekerja mengatur alam ini. sama seperti malaikat, hukum2 alam pun selalu mengikuti rule tertentu tanpa pernah melenceng sedikitpun.
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1123 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 21, 2012, 04:25:37 PM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
2694 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 11, 2015, 11:42:09 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
1480 Dilihat
Tulisan terakhir September 26, 2012, 10:16:34 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1201 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 04, 2015, 07:55:17 PM
oleh Ziels
1 Jawaban
1547 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 28, 2013, 06:41:39 PM
oleh Sandy_dkk
4 Jawaban
2887 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 21, 2013, 06:47:27 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1300 Dilihat
Tulisan terakhir November 16, 2014, 02:48:50 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
620 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 15, 2015, 10:14:24 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
483 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 29, 2015, 02:14:40 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
250 Dilihat
Tulisan terakhir September 16, 2016, 11:14:16 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan