Penulis Topik: Logika Sanad Jungkir Balik  (Dibaca 173 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Logika Sanad Jungkir Balik
« pada: Mei 06, 2018, 02:53:07 AM »
Logika Sanad Jungkir Balik
Edisi : 06 Mei 2018, 02:52:13

(Contoh Penggunaan Ilmu Logika Pada Bidang Agama[5])

Prakata
Saya tidak yakin ada yang berminat menyimak kajian-kajian bidang agama yang dikupas dengan metoda logika yang ruwet. Ini pesimisme yang saya pilih, karena realistis. Dari pada optimisme yang tidak realistis. Saya menulis anggap saja buang angin, he..he... Tidak perlu ada yang mengapresiasi, kalau orang gak ribut, gak recok, gak usil, gak marah dan gak protes dengan angin yang berhembus, itu sudah cukup. He..he.. Sorry, soalnya gak kepikiran perumpamaan lain, kecuali buang angin. Intinya, awal kata saya membacakan mantra agar ikhlas dalam menulis dan agar sedikit tersenyum di keheningan malam ini.

Frasa "Jungkir Balik" sengaja saya masukan ke dalam judul tulisan ini, agar bila memang ada kalimat yang terlihat berputar dan berjungkir balik, sudah tak heran lagi. Judulnya juga begitu kok.

Rumusan Masalah :
Sebenarnya sih, capek juga, setiap pulang kerja lalu menulis sesuatu untuk materi di grup. Belum tentu juga ada yang mengapresiasi. Namun, entahlah saya selalu merasa melengkapi materi-materi ilmu logika merupakan kewajiban saya. Sejauh ini, saya telah memposting ribuan materi ilmu logika, itu semua jika dikoleksi sudahlah cukup menjadi senjata untuk menghadang "Bencana Filsafat" sebagaimana yang dicita-citakan sejak awal berdirinya forum. Tapi sekarang yang diperkukan adalah contoh-contoh penerapannya langsung pada bidang filsafat dan agama. Seringkali orang lain meminta contoh contoh dari suatu teori, namun saya belum siap. Karena itu, tulisan ini salah satu contoh, koleksi di mana sewaktu-waktu yang membutuhkan contoh-contoh, semuanya sudah dipersiapkan.

Tujuan :
- memberikan contoh penerapan ilmu logika pada bidang agama.
- memberikan contoh cara menguji validitas argumentasi.
- membandingkan metoda pengujian validitas argumen dengan Tablo dan Tabel Kebenaran
- memberikan contoh bahasa logika
- memahami perbedaan antara kebenaran dengan validitas argumen
===============

"Fungsi gula adalah untuk pemanis makanan. Jika kopi diberi gula, tapi tidak terasa manis, itu bukan sebuah bukti bahwa fungsi gula bukan untuk pemanis makanan." demikian Adik saya katakan, untuk menjelaskan fungsi sanad hadis untuk menghindari pemalsuan. Saya tidak mengingkari kebenaran akan manfaat dari sanad hadis, tapi hanya mengingkari pendapat, "jika Anda bersanad, maka agama Anda benar." dan mengingkari implikasi,"jika tak bersanad, maka pendapat anda salah".

Kalau dikembalikan pada perumpamaan gula tadi, saya tidak menyangkal manfaat dari gula, tapi menyangkal implikasi "jika diberi gula, maka kopi terasa manis". Bergantung dari banyaknya kopi dan gula, jika kopinya satu bejana dan gulanya satu sendok, maka percuma saja, tak akan terasa manis.

Jika kopi tidak diberi gula, maka bagaimana akan terasa manis? Jika tidak ada yang dapat disebut pemanis, kecuali gula, maka benar jika tidak diberi gula, maka tak akan terasa manis. Tapi tidak terasa manis bukannya tak enak, karena enak tidak selalu manis.

Jika dikembalikan lagi ke persoalan sanad, maka apakah benar jika tak bersanad , maka agama anda salah ? Apakah pernyataan tersebut ekuivalen dengan pernyataan " jika bersanad, maka benar" ?

"Jika Anda bersanad, maka agama Anda belum tentu benar. Tapi jika Anda gak bersanad, maka Agama Anda pasti salah. Dengan demikian, jika Agama Anda benar, maka pasti Anda bersanad." apakah argumentasi di atas valid ?

Mari lakukan pengujian argumentasi dengan aturan logika.
Pertama ubah ke dalam variabel A dan B :
A = Anda Bersanad
B = Agama Anda benar

Argumen :
Bukannya jika A, maka B. Tapi jika tidak A, maka tidak B. Dengan demikian berarti jika B, maka A.

Apakah Argumen di atas valid ? Mari buktikan dengan Tablo Semantik !
 


Semua cabang tablo tertutup, dan karena ada strategi pembalikan, maka argumen di atas valid.

Bandingkan dengan pembuktian melalui tabel kebenaran !
 


Ternyata Tautology, menunjukan bahwa argumentasi valid.

Ini baru pada batas pengujian argumen, belum


menguji kebenaran argumen itu sendiri. Siapakah yang setuju bahwa "jika tak bersanad, maka agamanya salah ?"

Saya setuju hal tersebut benar, entahlah dengan Anda.

Ketika saya ditanya ,"Guru mu itu sanadnya tidak sampai pada Rasulullah, apakah itu gak salah ?"

Jawaban saya,"gak salah".

Tapi bila pertanyaannya, "agama mu sanadanya tidak sampai pada Rasulullah, apakah itu gak salah ?"

Maka saya akan jawab "salah". Karena, jika salah seorang guru saya tidak memiliki sanad hingga rasululullah, itu tidak ekuivalen dengan "agama saya tanpa sanad".

Dan pertanyaan saya,"Agama Anda bersanad hingga Rasulullah, maka apakah pasti agama Anda benar ?"
« Edit Terakhir: Mei 06, 2018, 02:56:21 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
11 Jawaban
4447 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 18, 2013, 01:02:32 PM
oleh Isaacus Newtonus
30 Jawaban
6590 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 29, 2013, 08:03:14 AM
oleh Kang Asep
17 Jawaban
5874 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 26, 2013, 02:01:32 AM
oleh ratna
0 Jawaban
665 Dilihat
Tulisan terakhir April 30, 2015, 03:54:27 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
800 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 05, 2015, 08:38:58 PM
oleh Monox D. I-Fly
3 Jawaban
712 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 19, 2016, 09:28:41 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
532 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 18, 2016, 10:46:30 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
252 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 06, 2016, 10:49:45 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
42 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 02, 2017, 07:22:09 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
285 Dilihat
Tulisan terakhir September 08, 2017, 05:32:47 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan