Penulis Topik: Berakhir tapi tidak Berawal  (Dibaca 3158 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Berakhir tapi tidak Berawal
« pada: Desember 02, 2013, 07:43:05 AM »
Kutip dari: lionki
Dalam Buddhis, konsep awal dari lingkaran kelahiran-kematian (samsara) tidak mempunyai makna, kenapa? karena kalau dikatakan sebagai awal kehidupan, selalu bisa muncul jawaban sebelumnya bagaimana, sebelumnya bagaimana lagi, dst(lihat saja ban roda motor, dimana kah awal dan akhirnya? Oleh karena itu disebut “lingkaran” kelahiran). Secara mudah makhluk abhasara sebelumnya tentu saja juga merupakan salah salah satu makhluk di "alam manusia" (planet lain yang mempunyai kehidupan tentunya), karena mempunyai kamma baik maka terlahir di alam dewa Abhasara.[1]
 1. myquran.com

Artinya Anda mengatakan bahwa tidak awal dari segala sesuatu. Kehidupan ini tidak berawal.

Ketika alam semesta ini lengang dari makhluk berpikir, maka dikatakan Abhsaralah makhluk yang pertama kali bertumimbal lahir. Dan ia merupakan penjelmaan dari makhluk di alam manusia yang sebelumnya telah punah. Sebuah lingkaran yang mustahil[2].

Makhluk Abhasara lalu berbuat buruk, sehingga ia kelak terlahir sebagai manusia, berbuat kejahatan sehingga terlahir di alam neraka. Lalu berbuat kebajikan dalam milyaran tahun yang dilaluinya dalam hidup dan mati, akhirnya terlahir menjadi Abhasara kembali.

Kalau Abshara mencapai Nibbana, ia tidak terlahir kembali. Nibbana memutus lingkaran kelahiran. Berarti ada akhir bagi makhluk. Benar atau salah ?

Bagaimana bisa Anda berpikir sesuatu bisa berakhir, tapi ia tidak berawal ?

 2. lihat dalam artikel berjudul : Kemustahilan Daor Wa Tasalsul
« Edit Terakhir: Desember 02, 2013, 07:50:40 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline dilbert

Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #1 pada: Desember 02, 2013, 03:23:38 PM »
Artinya Anda mengatakan bahwa tidak awal dari segala sesuatu. Kehidupan ini tidak berawal.

Ketika alam semesta ini lengang dari makhluk berpikir, maka dikatakan Abhsaralah makhluk yang pertama kali bertumimbal lahir. Dan ia merupakan penjelmaan dari makhluk di alam manusia yang sebelumnya telah punah. Sebuah lingkaran yang mustahil[1].

Makhluk Abhasara lalu berbuat buruk, sehingga ia kelak terlahir sebagai manusia, berbuat kejahatan sehingga terlahir di alam neraka. Lalu berbuat kebajikan dalam milyaran tahun yang dilaluinya dalam hidup dan mati, akhirnya terlahir menjadi Abhasara kembali.

Kalau Abshara mencapai Nibbana, ia tidak terlahir kembali. Nibbana memutus lingkaran kelahiran. Berarti ada akhir bagi makhluk. Benar atau salah ?

Bagaimana bisa Anda berpikir sesuatu bisa berakhir, tapi ia tidak berawal ?
 1. lihat dalam artikel berjudul : Kemustahilan Daor Wa Tasalsul

Dalam Sammaditthi Sutta, Komentar Bhikkhu Nanamoli sbb :

The Taints
70. In the section on the taints, with the arising of ignorance (avijjasamudaya): Here ignorance is a condition for the taint of sensual desire and the taint of being by way of decisive support, etc.; (it is a condition) for the taint of ignorance only by way of decisive support. And here the ignorance that arises subsequently should be understood as the taint of ignorance. The previously arisen ignorance itself becomes a decisive support condition for the subsequently arisen taint of ignorance. The rest by the aforesaid method.

This section is stated by way of showing the condition for the ignorance which heads the factors of dependent arising. Stated thus, the undiscoverability (anamataggata) of any beginning of samsara is established. How? Because with the arising of the taints there is the arising of ignorance, and with the arising of ignorance there is the arising of the taints. Thus the taints are a condition for ignorance, and ignorance is a condition for the taints. Having shown this, (it follows that) no first point of ignorance is manifest, and because none is manifest the undiscoverability of any beginning of samsara is proven.[59]


-----

Kutipan tsb banyak di-terjemahkan sebagai berikut :

"Tidak dapat ditentukan awal dari alam semesta. Titik terjauh dari kehidupan, berpindah dari kelahiran ke kelahiran, terikat oleh ketidaktahuan dan keinginan, tidaklah dapat diketahui."


----

The Discourse on Right View
The Sammaditthi Sutta and its Commentary
translated from the Pali by
Bhikkhu
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #2 pada: Desember 02, 2013, 05:14:22 PM »
@dilbert

jika kehidupan ini tidak diketahui awalnya, apakah berarti ia tidak berawal ?

apakah sang Buddha dengan tegas pernah menyatakan bahwa kehidpan ini tidak berawal ?

jika Anda menemukan seekor ular besar, dan Anda tidak mengetahui kapan ular tersebut lahir ke dunia ini, apakah berarti ular tersebut tidak pernah terlahir ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline dilbert

Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #3 pada: Desember 02, 2013, 06:03:03 PM »
Rohitassa Sutta
(SN, II:26; AN, IV:45)

Pada suatu ketika Sang Bhagava sedang berdiam di dekat Savatthi di vihara Jetavana milik Anathapindika. Kemudian Rohitassa, seorang devaputta, pada tengah malam, dengan cahaya cemerlang yang menerangi seluruh Jetavana, mendatangi Sang Bhagava. Sesampainya, setelah bersujud kepada Sang Bhagava, ia berdiri pada satu sisi. Ketika ia berdiri di sana, ia berkata kepada Sang Bhagava:

 

Offline dilbert

Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #4 pada: Desember 02, 2013, 06:05:03 PM »
@dilbert

jika kehidupan ini tidak diketahui awalnya, apakah berarti ia tidak berawal ?


Tidak diketahui awal-nya BERBEDA dengan Tidak berawal...


 

Offline dilbert

Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #5 pada: Desember 02, 2013, 06:07:22 PM »
@dilbert

apakah sang Buddha dengan tegas pernah menyatakan bahwa kehidpan ini tidak berawal ?


Buddha tidak pernah mengatakan  bahwa awal dari keseluruhan itu tidak berawal... Maka-nya Awal dari Keseluruhan ini (Awal dunia) adalah salah satu dari 10 pertanyaan yang tidak dijawab oleh Buddha. (Aggi-vacchagotta Sutta)

Ada 10 pertanyaan pandangan spekulatif yang sering diajukan pada Sang Buddha dan tidak dijawab oleh Sang Buddha dalam konteks pertanyaan si penanya. Ke-10 hal itu:
1. kosmos adalah abadi
2. kosmos adalah tidak abadi
3. kosmos adalah terbatas
4. kosmos adalah tidak terbatas
5. jiwa & tubuh adalah sama
6. jiwa adalah 1 hal & tubuh adalah hal lainnya
7. setelah meninggal Tathagata masih ada
8. setelah meninggal Tathagata tidak ada
9. setelah meninggal Tathagata ada sekaligus tidak ada
10. setelah meninggal Tathagata bukan ada pun bukan tidak ada



 

Offline dilbert

Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #6 pada: Desember 02, 2013, 06:08:41 PM »
@dilbert

jika Anda menemukan seekor ular besar, dan Anda tidak mengetahui kapan ular tersebut lahir ke dunia ini, apakah berarti ular tersebut tidak pernah terlahir ?



"Tidak dapat ditentukan awal dari alam semesta. Titik terjauh dari kehidupan, berpindah dari kelahiran ke kelahiran, terikat oleh ketidaktahuan dan keinginan, tidaklah dapat diketahui."

---

Keyword-nya : TERIKAT oleh KETIDAKTAHUAN... Karena saya tidak tahu asal mula ular itu, maka saya nyatakan saya tidak tahu, bukan berarti ular tersebut tidak ada awal sebab kemunculannya.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #7 pada: Desember 02, 2013, 06:11:50 PM »
jika sang Buddha tidak mengetahui awal kehidupan, maka apakah semua makhluk dipastikan tidak mengetahui awal kehidupan ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline dilbert

Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #8 pada: Desember 03, 2013, 02:53:38 PM »
jika sang Buddha tidak mengetahui awal kehidupan, maka apakah semua makhluk dipastikan tidak mengetahui awal kehidupan ?

Jika Buddha Gautama saja tidak menyatakan ini adalah awal kehidupan, itu adalah awal kehidupan, silahkan saja siapa yang sanggup menyatakan hal ini...
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #9 pada: Desember 03, 2013, 03:40:54 PM »
lagi pula, "awal kehidupan" itu seperti kalimat yang belum lengkap. sebenarnya "awal kehidupan apa/siapa? saya, Anda atau pohon-pohon yang tumbuh di hutan ?" setiap makhluk ada awal kehidupannya. misalnya, awal kehidupan saya di dunia ini adalah tahun 1978, karena saya lahir pada tahun tersebut. jadi, tampaknya istilah "awal kehidupan" itu harus dilengkapi sehingga menjadi jelas keberadaannya.
« Edit Terakhir: Desember 03, 2013, 03:42:37 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline dilbert

Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #10 pada: Desember 03, 2013, 05:17:39 PM »
lagi pula, "awal kehidupan" itu seperti kalimat yang belum lengkap. sebenarnya "awal kehidupan apa/siapa? saya, Anda atau pohon-pohon yang tumbuh di hutan ?" setiap makhluk ada awal kehidupannya. misalnya, awal kehidupan saya di dunia ini adalah tahun 1978, karena saya lahir pada tahun tersebut. jadi, tampaknya istilah "awal kehidupan" itu harus dilengkapi sehingga menjadi jelas keberadaannya.

awal dari segala-nya...
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #11 pada: Desember 03, 2013, 10:05:27 PM »
jika segalanya tidak berawal dan tidak berakhir, berarti segalanya kekal. sedangkan dalam ajaran Sang Buddha dikatakan "tiada yang kekal".

segalanya adalah kekal
segalanya tidaklah kekal

bukankah itu bertentangan ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline dilbert

Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #12 pada: Desember 04, 2013, 03:23:33 PM »
jika segalanya tidak berawal dan tidak berakhir, berarti segalanya kekal. sedangkan dalam ajaran Sang Buddha dikatakan "tiada yang kekal".

segalanya adalah kekal
segalanya tidaklah kekal

bukankah itu bertentangan ?

yang dikatakan oleh Buddha adalah

Sabbe Sankhara Anicca
-- semua bentukan (sankhara) adalah terus mengalami perubahan... Karena bentukan itu terkondisi dari faktor-faktor pembentuk/kondisi-kondisi...

Jadi Kalau terkondisi = Tidak kekal = terus mengalami perubahan tergantung kepada kondisi-kondisi-nya.
 

Offline dilbert

Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #13 pada: Desember 04, 2013, 03:25:55 PM »

Dan Karena Sabbe Sankhara Anicca (semua bentukan itu adalah terus mengalami perubahan),

maka corak umum ke-2 adalah

Sabbe Sankhara Dukkha -- semua bentukan adalah tidak memuaskan (bagi pikiran terdelusi).
---

dan corak umum ke-3 adalah

Sabbe Dhamma Anatta -- semua fenomena adalah tidak  berdiri sendiri (alias terkondisi)...

---

Jadi selama terkondisi, maka sifat-nya adalah tidak kekal sehingga tidak memuaskan (bagi pikiran terdelusi)... Dan Nibbana-lah jalan untuk berakhir-nya pikiran terdelusi yang menyebabkan pikiran tidak memuaskan.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re: Berakhir tapi tidak Berawal
« Jawab #14 pada: Desember 04, 2013, 07:19:13 PM »
di sini ada pertentangan yang harus diselesaikan.

pertama, Anda meyakini bahwa "Segalanya tidak berawal". konsekuensi logis dari keyakinan tersebut, berarti "segalanya kekal". konsekuensi logis dari keyakinan Anda ini bertentangan dengan keyakinan Anda yang lainnya :

Kutip dari: dilbert
yang dikatakan oleh Buddha adalah

Sabbe Sankhara Anicca
-- semua bentukan (sankhara) adalah terus mengalami perubahan... Karena bentukan itu terkondisi dari faktor-faktor pembentuk/kondisi-kondisi...

Jadi Kalau terkondisi = Tidak kekal = terus mengalami perubahan tergantung kepada kondisi-kondisi-nya.

segalanya kekal. <== ini keyakinan Anda yang pertama
segalanya tidak kekal <== ini keyakinan Anda yang kedua

bagaimana Anda menjelaskan hal tersebut ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
7 Jawaban
2335 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 12, 2013, 06:18:21 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
605 Dilihat
Tulisan terakhir April 24, 2013, 02:50:55 PM
oleh Awal Dj
1 Jawaban
1176 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 20, 2013, 10:43:13 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
839 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 27, 2013, 04:09:26 PM
oleh Kang Asep
29 Jawaban
7993 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 23, 2015, 05:48:34 PM
oleh Seremonia
44 Jawaban
9237 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 24, 2015, 07:27:15 AM
oleh Seremonia
0 Jawaban
635 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 28, 2015, 09:34:37 AM
oleh Kang Asep
89 Jawaban
10496 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 31, 2015, 06:20:50 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
484 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 26, 2016, 01:18:52 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
507 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 12, 2016, 08:40:07 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan