Penulis Topik: 1 premis, 5 konklusi.  (Dibaca 14251 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Sandy_dkk

1 premis, 5 konklusi.
« pada: September 07, 2013, 04:34:38 AM »
saya mempunyai sebuah premis:

(A) setiap A adalah B


dari sebuah premis tsb, saya menemukan ada 5 buah konklusi yang bisa disimpulkan:
  • (A) setiap A adalah B (premis itu sendiri)
  • (E) setiap bukan B adalah bukan A
  • (I) sebagian A adalah B
  • (I) sebagian B adalah A
  • (O) sebagian bukan B adalah bukan A

untuk konklusi no.1 tentu tidak perlu kita bahas lagi, karena sudah kita maklumi bahwa sebuah premis bisa menghasilkan konklusi berupa premis itu sendiri.
tapi bagaimana dengan konklusi no.2 s/d no.5?

apakah menurut logika konklusi2 tsb adalah sah?

jika iya, sesuai dengan modus berpikir yang mana?

jika tidak, apakah anda dapat membuktikan bahwa konklusi2 tsb belum tentu benar?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #1 pada: September 07, 2013, 08:12:34 AM »
no. 2 benar. tapi no. 5 salah.

contoh : sebagian kucing adalah hewan

kalau disimpulkan bahwa "sebagian bukan kucing adalah bukan hewan", menjadi kesimpulan yang keliru.

mengukur benar dan salahnya tidak perlu dengan modus berpikir yang 64, tapi cukup dengan pembuktian contoh atau dengan hukum pembalikan dan pemutaran.

hukumnya adalah : apabila proposisi bentuk (i) dibalikan, maka tidak bisa melahirkan kesimpulan apapun. atau dengan kata lain, proposisi(i) tidak bisa dibalikan, apalagi diputarkan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #2 pada: September 07, 2013, 08:40:18 AM »
tapi konklusi no.5 (O) yang saya buat bukan hasil pemutar-balikan konklusi no.4 (I) kang, melainkan hasil pemutar-balikan konklusi no.1 juga.

kalau kita bermain2 dengan kucing dan hewan, hasilnya seperti ini:
  • setiap kucing adalah hewan
  • setiap bukan hewan adalah bukan kucing
  • sebagian kucing adalah hewan
  • sebagian hewan adalah kucing
  • sebagian bukan hewan adalah bukan kucing
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #3 pada: September 07, 2013, 11:40:54 AM »
mari kita telaah lagi sifat2 dalam salah satu pertentangan proposisi, yaitu subalternasi:


seperti kita ketahui, bahwa sifat pertentangan subalternasi, yaitu pertentangan antara proposisi berbentuk E (setiap A bukan B) dan proposisi berbentuk O (sebagian A bukan B) adalah sebagai berikut:
  • bisa yang satu benar, yang lainnya salah
  • bisa sama2 benar
  • bisa sama2 salah

nah, dari sifat2 tsb, saya merumuskan 4 buah sifat turunan yaitu:
  • jika E benar, maka O pasti benar
  • jika E salah, maka O bisa benar bisa pula salah
  • jika O benar, maka E bisa benar bisa pula salah
  • jika O salah, maka E pasti salah

bagaimana, apakah kang Asep dapat menyepakati 4 buah sifat turunan yang saya berikan (terutama sifat turunan no.1)?

« Edit Terakhir: September 07, 2013, 12:11:23 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #4 pada: September 07, 2013, 07:00:53 PM »
^ saya dapat menyepakati 4 turunan tersebut.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #5 pada: September 07, 2013, 07:09:23 PM »
tapi konklusi no.5 (O) yang saya buat bukan hasil pemutar-balikan konklusi no.4 (I) kang, melainkan hasil pemutar-balikan konklusi no.1 juga.

kalau kita bermain2 dengan kucing dan hewan, hasilnya seperti ini:
  • setiap kucing adalah hewan
  • setiap bukan hewan adalah bukan kucing
  • sebagian kucing adalah hewan
  • sebagian hewan adalah kucing
  • sebagian bukan hewan adalah bukan kucing

kalau berasal dari kalimat nomor (1) harusnya menjadi :

"setiap bukan hewan adalah bukan kucing".

kenapa ?

apabila keterangan bentuk A diputar-balik, maka predikatnya harus bersifat meniap. dan itu sudah ada pada turunan no (2). dan saya belum dapat memahami, bagaimana no. (5) bisa dianggap sebagai turunan no. (1) ? bagaimana aturan mainnya ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #6 pada: September 07, 2013, 07:42:15 PM »
mari kita perhatikan, para ulama, para kyai, para guru, para ustadz, orang-orang beriman, orang-orang bijaksana,  orang-orang yang shaleh dari manapun mazhabnya, kira-kira mereka mendukung penyelenggaraan miss world tersebut atau tidak ? apakah mereka memujinya dan menganggapnya sesuatu yang mulia? ataukah mereka mencelanya dan menganggapnya sebagai sesuatu yang hina?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #7 pada: September 07, 2013, 07:55:01 PM »
^ saya dapat menyepakati 4 turunan tersebut.

nah, jika sepakat, mari kita lihat sifat turunan yang no.1: jika E benar, maka O pasti benar.

lalu, bagaimana ini bisa terjadi:
no. 2 benar. tapi no. 5 salah.

no.2: (E) setiap bukan B adalah bukan A
no.5: (O) sebagian bukan B adalah bukan A
bukankah no.2 dan no.5 adalah pasangan E dan O, dan E benar, maka bukankah O pasti benar pula?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #8 pada: September 07, 2013, 08:01:36 PM »
kalau berasal dari kalimat nomor (1) harusnya menjadi :

"setiap bukan hewan adalah bukan kucing".

kenapa ?

apabila keterangan bentuk A diputar-balik, maka predikatnya harus bersifat meniap. dan itu sudah ada pada turunan no (2). dan saya belum dapat memahami, bagaimana no. (5) bisa dianggap sebagai turunan no. (1) ? bagaimana aturan mainnya ?

saya belum tahu ketentuan2 dalam pemutar-balikan.
logikanya yang saya gunakan seperti ini:
jika no.1 benar, maka no.2 benar. dan jika no.2 benar, maka no.5 benar. (kausalitas).
jadi, jika no.1 benar, maka no.5 benar.
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #9 pada: September 07, 2013, 08:24:05 PM »
setiap A adalah B <= jika ini bernilai true, maka benar pula bila dikatakan => sebagian A adalah B. tapi tidak bisa ditafsirkan bahwa sebagian A bukan B.

tapi bila benar => Sebagian Y adalah X, belum tentu benar => setiap Y adalah X.

jadi, apabila benar bahwa sebagian Y adalah X, maka ada 2 kemungkinan :

pertama, setiap y adalah x
kedua, sebagian  y bukan x

ini kontradiksi. jika yang pertama benar, maka mustahil benar kalimat kedua. jika kalimat pertama salah, maka pastilah kalimat kedua itu benar.

jika benar bahwa setiap kucing adalah hewan, maka benar pula bahwa sebagian hewan itu adalah kucing. tapi tidak bisa ditafsirkan bahwa sebagian kucing bukan hewan.

jika benar bahwa sebagian kucing adalah hewan. maka ada 2 kemungkinan :

pertama, setiap kucing adalah hewan
kedua, sebagian kucing bukan hewan

ternyata kalimat yang pertama itu benar, maka mustahil kalimat kedua itu benar.

tapi jika benar bahwa sebagian hewan itu kucing, maka ada 2 kemungkinan juga.

pertama, setiap hewan itu kucing
kedua, sebagian hewan itu bukan hewan

ternyata, kalimat pertama itu salah, maka pastiah kalimat kedua itu benar.

Kutip dari: sandy
nah, jika sepakat, mari kita lihat sifat turunan yang no.1: jika E benar, maka O pasti benar.

no.2: (E) setiap bukan B adalah bukan A
no.5: (O) sebagian bukan B adalah bukan A
bukankah no.2 dan no.5 adalah pasangan E dan O, dan E benar, maka bukankah O pasti benar pula?

kesalahannya adalah pada "menurunkan proposisi yang telah diturunkan". ketentuannya tidak boleh diturunkan 2 kali, kecuali dengan "membendakan penidakan".

contoh :

setiap A adalah B

diturunkan menjadi :

sebagian B adalah A

kalau dibalik lagi , tidak bisa lagi kembali ke bentuk semula menjadi "setiap A adalah B" tapi menjadi "sebagian A adalah B" walaupun proposisi ini tidak bernilai false, tapi akan menjadi tidak berfungsi, ketika digabungkan dengan premis "setiap X adalah A", menjadi tidak bisa melahirkan kesimpulan apapun kaerna midle term tidak terdistribusi.

ini hanya contoh, bahwa ketika suatu proposisi diturunkan ada konsekuensi yang berbeda ketika sebelum diturunkan.

demikian pula proposisi E -> setiap A adalah B, setelah diputar menjadi -> setiap bukan A adalah  bukan B. tidak bisa lagi diputar menjadi bentuk O, menjadi "sebagian bukan A dalah bukan B", kecuali bila kata "bukan a" didibendakan menjadi frasa subjek, yaitu "sebagian bukan bukan A adalah bukan bukan B". baru ini benar." tapi saya kira ini terlau berlebihan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #10 pada: September 07, 2013, 08:35:16 PM »
saya coba membuat pemutar balikan sendiri, jika semua diturunkan dari kalimat pertama.

  • setiap kucing adalah hewanTrue
  • setiap bukan hewan adalah bukan kucing False (harusnya : sebagian bukan hewan adalah bukan kucing)
  • sebagian kucing adalah hewanTrue
  • sebagian hewan adalah kucingTrue
  • sebagian bukan hewan adalah bukan kucingTrue

rupanya saya ada kesalahan analisa. ternyata yang salah bukan no. 5 tapi no. 2.
« Edit Terakhir: September 07, 2013, 08:37:29 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #11 pada: September 07, 2013, 08:46:01 PM »
saya coba membuat pemutar balikan sendiri, jika semua diturunkan dari kalimat pertama.

  • setiap kucing adalah hewanTrue
  • setiap bukan hewan adalah bukan kucingFalse (harusnya : sebagian bukan hewan adalah bukan kucing)
  • sebagian kucing adalah hewanTrue
  • sebagian hewan adalah kucingTrue
  • sebagian bukan hewan adalah bukan kucingTrue

rupanya saya ada kesalahan analisa. ternyata yang salah bukan no. 5 tapi no. 2.

jika (E) setiap bukan hewan adalah bukan kucing adalah salah, berarti harus ada kalimat penyangkalnya. kalimat penyangkal untuk proposisi E adalah proposisi berbentuk A dan proposisi berbentuk I yang harus bernilai benar:

(A) setiap bukan hewan adalah kucing
(I) sebagian bukan hewan adalah kucing

jika kang Asep memilih salah satu saja benar, atau keduanya benar, maka kebenaran (E) setiap bukan hewan adalah bukan kucing tersangkal.
apakah kang Asep membenarkan salah satu atau keduanya?

perlu diperhatikan, bahwa jika kang Asep menganggap (E) setiap bukan hewan adalah bukan kucing adalah salah, maka kang Asep wajib membenarkan (I) sebagian bukan hewan adalah kucing, sementara membenarkan (A) setiap bukan hewan adalah kucing sifatnya optional.
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #12 pada: September 07, 2013, 08:46:53 PM »
Setiap A adalah B

diputar pokok menjadi :

sebagian bukan A bukan B (O)

jik diputar sebutan menjadi

setiap A bukan tidak B (E)

jika putar pokok dan sebutan menjadi :

Sebagian bukan A adalah bukan B (I)

demikian rumusan pokoknya.

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #13 pada: September 07, 2013, 08:52:11 PM »
Kutip dari: sandy
perlu diperhatikan, bahwa jika kang Asep menganggap (E) setiap bukan hewan adalah bukan kucing adalah salah, maka kang Asep wajib membenarkan (I) sebagian bukan hewan adalah kucing, sementara membenarkan (A) setiap bukan hewan adalah kucing sifatnya optional.

jika saya membenarkan bahwa Setiap A adalah B, maka saya wajib membenarkan bahwa sebagian A adalah B. tapi jika saya membenarkan setiap bukan A adalah bukan B, saya tidak ada kewajiban untuk membenarkan bahwa sebagian bukan A adalah B, tapi saya wejib membenarkan bahwa sebagian yang bukan A adalah bukan B.

bagaimana ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:1 premis, 5 konklusi.
« Jawab #14 pada: September 07, 2013, 09:11:09 PM »
jika saya membenarkan bahwa Setiap A adalah B, maka saya wajib membenarkan bahwa sebagian A adalah B. tapi jika saya membenarkan setiap bukan A adalah bukan B, saya tidak ada kewajiban untuk membenarkan bahwa sebagian bukan A adalah B, tapi saya wejib membenarkan bahwa sebagian yang bukan A adalah bukan B.

bagaimana ?

jika saya membenarkan bahwa (A) setiap A adalah B, maka saya wajib membenarkan bahwa (I) sebagian A adalah B  <<<  benar!

jika saya membenarkan (E) setiap bukan A adalah bukan B, saya tidak ada kewajiban untuk membenarkan bahwa (I) sebagian bukan A adalah B  <<<  benar! bahkan jika kang Asep membenarkan (E) setiap bukan A adalah bukan B, maka kang Asep HARAM untuk membenarkan bahwa (I) sebagian bukan A adalah B.

jika saya membenarkan (E) setiap bukan A adalah bukan B, saya wajib membenarkan bahwa (O) sebagian bukan A adalah bukan B  <<<  benar!



lalu, bagaimana jika kang Asep menyalahkan (E) setiap bukan A adalah bukan B?
kang Asep telah menyalahkannya kan?
Kutip dari: Kang Asep
2. setiap bukan hewan adalah bukan kucingFalse

Kutip dari: Sandy_dkk
perlu diperhatikan, bahwa jika kang Asep menganggap (E) setiap bukan hewan adalah bukan kucing adalah salah, maka kang Asep wajib membenarkan (I) sebagian bukan hewan adalah kucing, sementara membenarkan (A) setiap bukan hewan adalah kucing sifatnya optional.

kang Asep setuju atau tidak?

« Edit Terakhir: September 07, 2013, 09:13:31 PM oleh Sandy_dkk »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1594 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 02, 2013, 10:27:20 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
1372 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 18, 2013, 10:01:33 PM
oleh molecullarafric
1 Jawaban
872 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 29, 2015, 10:19:33 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
810 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 07, 2014, 08:14:51 PM
oleh Kang Asep
43 Jawaban
7239 Dilihat
Tulisan terakhir April 06, 2015, 09:12:19 AM
oleh Kang Asep
Premis

Dimulai oleh Kang Asep Syllogisme

0 Jawaban
576 Dilihat
Tulisan terakhir April 04, 2015, 07:52:33 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
684 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 15, 2015, 01:39:36 PM
oleh lngoc81
0 Jawaban
606 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 12, 2015, 08:05:03 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
425 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 17, 2015, 06:15:12 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
583 Dilihat
Tulisan terakhir September 10, 2015, 06:23:26 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan