Penulis Topik: Manifestasi Tenaga Dalam Yang Kasat Mata  (Dibaca 1666 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9526
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 481
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Manifestasi Tenaga Dalam Yang Kasat Mata
« pada: Desember 27, 2013, 10:45:38 PM »

Banyak manifestasi energi TD yang tidak kasat mata. Hal ini menjadi sebab banyak pelajar TD yang melatih energi TD selama bertahun-tahun, tapi ia tidak mampu menyadari kekuatan yang telah berhasil dihimpunnya selama bertahun-tahun. Dia tidak melihat manifestasi TD yang kasat mata. Mungkin beberapa kejadian  mistik terjadi, seperti terpentalnya seorang marah terhadapnya. Tetapi, apabila proses bereaksinya TD ketika mementalkan orang tersebut tidak disadari, maka si pemilik TD bisa jadi meragukan, apakah orang itu terjatuh oleh efek energi TD nya, ataukah karena terpeleset ? manifestasi TD yang tidak kasat mata ini menjad problem tersendiri.

Banyak contoh problem yang terjadi dari manifestasi TD yang tidak kasat mata. Salah satu contohnya, dulu, kawan bapak saya, sebut saja pak Burhan, dia seorang pemilik bengkel elektronik. Suatu hari, dia pernah mengikuti acara pembukaan cakra TD oleh perguruan TD tertentu. Iseng-iseng dia mengikuti. Tapi dia tidak pernah merasakan, bagaimana itu energi TD, apalagi berlatih menjatuhkan orang dengan TD. Dia hanya dipegang oleh seorang guru TD, dan dia tidak merasakan apapun.

Kemudian, setelah 10 tahun berlalu, dia pindah rumah ke Jakarta. Di sana, dia membuka bengkel elektronik yang baru. Dalam waktu singkat, bengkelnya punya banyak pelanggan. Namun sayang, ada beberapa saingan yang tidak suka dengan kemajuan, lalu melakukan cara-cara tidak sehat untuk menjatuhkan pak Burhan. Tidak jarang mereka melakukan teror dengan berbagai ancaman. Tapi pak Burhan tidak bergeming. Setelah cara-cara lain tidak mempan untuk mengusir pak Burhan, akhirnya mereka sepakat untuk menghajar pak Burhan ramai-ramai.

Di suatu malam yang sudah direncanakan, para pesaing itu mencegat pak Burhan yang sedang berjalan menuju pulang ke rumah. Dan mereka memegangi pak Burhan secara beramai-ramai, dan pak Burhan mulai dipukuli. Dalam kondisinya yang panik, pak Burhan berontak. Dia berusaha melepaskan tangannya dari pegangan para penjahat itu. Seketika itu juga, orang-orang itu pada berjatuhan, bagaikan sampah yang diterbangkan angin kecang. Melihat apa yang terjadi, orang-orang jahat itu ketakutan, lalu lari tunggang langgang.

Pak Burhan heran bukan kepalang. Dia merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dia alami, dia bia melemparkan orang-orang itu dengan mudah. Dan dia belum mengerti, bagaimana bisa seperti itu.

Suatu hari di Bandung, Pak Burhan menceritakan pengalamannya itu kepada saya, ketika saya diskusi dengan putranya tentang energi TD. Barulah pak Burhan ingat, bahwa dia pernah mengikuti acara pembukaan cakra. “oh .. mungkin pembukaan cakra itulah yang yang waktu itu membuat saya bisa melemparkan-meleparkan orang yang mengeroyok saya dengan mudah.” Demikian ujar Pak Burhan. Akhirnya Pak Burhan diskusi banyak dengan saya. Dia tadinya tidak tertarik dengan hal-hal yang berbau mistik. bahkan dia mengikuti acara pembukaan cakra itu sekedar mengikuti ajakan teman. Tapi setelah mendengar diskusi saya dengan putranya, dan teringat pada persitiwa pengeroyokan yang dialaminya, maka dia jadi tertarik untuk banyak bertanya tentang TD.

“Anda beruntung pak, “demikian saya katakan, “karena banyak orang yang belajar TD bertahun-tahun, tapi dia tidak mampu memproyeksikan TD saat dia dihadang masalah seperti yang bapak alami. Tapi energi TD bapak berproyeksi secara alami, tepat pada waktunya.”

“Lalu bagaimana itu bisa terjadi ..?” tanya pak Burhan.

Sayapun menjelaskan berbagai kemungkinannya. Walaupun demikian, tetap saja pak Burhan dalam kondisi antara percaya dan tidak percaya. Karena dia tidak merasakan ada sesuatu yang berbeda di dalam dirinya, dan tidak melihat secara kasat mata, bagaimana energi TD itu bekerja di dalam dirinya. Dia berpikir, “Bisa jadi, karena saya terlalu takut, maka saya mengerahkan tenaga sekuatnya. Maka orang-orang itu terpental dengan keras.” Keraguan yang tidak berujung, ini juga merupakan salah satu efek dari manifestasi TD yang tidak kasat mata.

Rasa tidak percaya diri, ini efek lain dari manifestasi TD yang tidak kasat mata. Banyak para pelajar TD yang memiliki kemampuan luar biasa. Dia mampu melakuakn hipnotis, menjatuhkan lawan dari jarak jauh, mengusir jin-jin pengganggu, dan bisa melakukan praktik pengobatan. Tapi dia tidak kunjung cukup percaya diri dengan kemampuannya itu disebabkan dia tidak melihat bagaimana TD itu bekerja.

Salah seorang murid saya bernama Siti. Dia punya jari jemari yang lentik dan lembut. Selama kurang lebih empat tahun dia berlatih TD. Tapi dia tidak pernah berlatih fisik secara keras, sehingga jauhlah dari disebut memiliki tangan yang kekar. Tangannya itu, sebagaimana umumnya perempuan, halus dan lembut. Tapi saya melihat, energi TD nya cukup kuat. Lalu saya pilih pria yang paling kekar untuk dipukul olehnya pada bagian perut. Dan pukulan Siti membuat pria kekar ini terhuyung dan ambruk. Saya segera menolong pria ini. Siti tidak percaya dengan yang dia lihat. Lalu berkata berkali-kali, “Ah masa sih ? perasaan saya memukul pelan ? Barangkali kamu pura-pura ?” sampai berhari-hari kemudian, bahkan berminggu-minggu kemudian, Siti tetap mengungkapkan rasa ketidak percayaannya itu. inilah rasa tidak percaya yang tidak berujung, akibat manifestasi TD yang tidak kasat mata. Walaupun secara kasat mata terlihat jelas, pria kekar itu terhuyung-huyung, dia membuat dugaan atau penafsiran lain, “mungkin pria itu hanya berpura-pura sakit.”

Pada kesempatan lain, ada pendekar silat dari perguruan lain yang datang ke rumah saya, bermaksud untuk belajar ilmu TD. Namanya adalah Aceng.Tapi saya melihat, dia sudah memiliki energi TD yang luar biasa. “Wah .. Anda itu sudah mempunyai energi TD yang hebat, kenapa mau belajar lagi pada saya ?’

‘oh gitu .. saya gak tahu kalau saya punya TD. Saya Cuma belajar Pencak Silat, dan gak pernah belajar TD.” Kata Pesilat tersebut.

“Coba lihat, bagaimana jurus-jurus silatmu?!” pinta saya.

Setelah Aceng memperlihatkan jurus-jurusnya, maka saya katakan, “Jurus-jurus silatmu itu tampaknya memang selaras dengan prinsip-prinsip TD, sehingga melahirkan energi TD.”

“Ah .. masa sih?”

“Kalau tidak percaya, coba silahkan cari orang yang bisa diajak berlatih. Suruh dia menyerang dari jarak jauh. Dalam jarak 10 atau paling dekat 5 meter, pukulah dia pada bagian dada atau perut.” Kata saya.

Beberapa hari kemudian, Aceng datang lagi, dengan wajah yang sumringah dia melaporkan bahwa dia telah menemukan partner latihan, serta melakukan apa yang saya sarankan. Ternyata parternya itu jauh pingsan setelah dipukul dari jarak jauh. Aceng menjadi panik, khawatir partnernya itu meninggal. Selama 15 menit atau setengah jam, Aceng berusaha membangunkan kembali parternya. Dan parternya itu pulih kembali. Aceng menjadi yakin bahwa jurus-jurus silatnya melahirkan energi TD. Tapi sebelum itu, dia benar-benar tidak tahu, kalau jurus-jurus silatnya mengandung energi TD. Ketidak tahuan, ketidak sadaran akan keberadaan TD di dalam dirinya, merupakan efek dari menifestasi TD yang tidak kasat mata.

Kesulitan lain yang muncul adalah ketika kami diminta oleh pihak tertentu untuk melakukan atraksi TD di hadapan publik, karena sebenarnya TD tidak bisa dipertontonkan seperti itu. Apa yang bisa dipertontonkan ? mementalkan orang dari jarak jauh ? jika kondisi yang diperlukan untuk terpentalnya orang dari jarak jauh itu tidak terpenuhi, maka tidak bisa terjadi. Syarat terpentalnya seseorang oleh TD adalah adanya emosi yang meluap-luap dari orang tersebut, atau ada kepekaan terhadap energi TD. Dan untuk menemukan orang yang kondisinya tepat, itu tidak mudah. Bagaimana dengan pemecahan benda keras ? ya. kadang-kadang kami mempraktikan hal ini. Tapi itu bukan murni demonstrasi TD. Untuk bisa memecahkan benda keras seprti bata atau besi, diperlukan latihan rutin. Hal ini menjadi tidak ada bedanya dengan praktisi beladiri perguruan non TD. Apalagi saya, paling ogah melatih para murid memecahkan benda-benda seperti itu. bahkan saya tidak memasukan program seperti itu ke dalam kurikulum pembelajaran. Karena kurikulum pokok-pokok TD pun sudah cukup banyak, atau karena saya lebih memilih memadatkan program pbelajaran lainnya, dari pada latihan pemecahan benda keras tersebut dan karena pertimbangan-pertimbngan lainnya. Sedangkan, tanpa latihan rutin, TD tidak bisa langsung berfungsi untuk memecahkan benda-benda keras. Mungkin seseorang mempunyai energi TD yang besar dan kuat, tapi dia tidak mampu memecahkan setumpuk bata, besi atau balok es. Ini akibat dia tidak pernah memproyeksikan energinya untuk keperluan seperti itu. ketidak mampuan menampilkan sebuah pertunjukan TD, itu juga merupakan efek lain dari manifestasi TD yang tidak kasat mata.

Satu kasus lagi, seorang murid bernama Sofiyah, dia memiliki berbagai macam kemampuan supranatural. Indra keenamnya tajam, mampu melihat makluk-makhluk halus, serta memiliki energi TD yang berbahaya bagi pihak musuh yang bermaksud jahat kepadanya. Tapi saat saya mengajaknya berlari ke gunung, dia hanya kuat berlari sejauh 300 meter saja. Selanjutnya dia berjalan kaki. Secara sekilas, Sofiyah tampak lemah. Dan tidak ada kemampuan supranatural yang bisa dilihat orang secara kasat mata. Hal ini menjadi masalah bagi adik-adik seperguruannya yang tidak bisa melihat kecuali hal-hal yang kasat mata, bahwa Sofiyah setelah bertahun-tahun berguru TD, dia masih belum bisa apa-apa, bahkan kondisinya fisiknya masih lemah seperti itu. 

Jadi,  efek samping manifestasi TD yang tidak kasat mata adalah :

  • Keraguan
  • Rasa tidak percaya diri
  • Kebingungan
  • Kemalasan belajar
  • Ketidak mampuan mengajar
  • Ketidak tahuan
  • Ketidak mampuan melakukan demonstrasi

Tapi efek ini tidak terjadi pada setiap orang, melainkan hanya terjadi pada sebagian orang. Walaupun demikian, tetap semua itu merupakan problem, di mana mereka membutuhkan solusinya.

Karena tidak semua orang mampu melihat energi TD sebagai sesuatu yang kasat mata, sehingga menimbulkan efek-efek negatif pada kondisi mental mereka, maka bagi mereka dibutuhkan manifestasi TD yang kasat mata, seperti kemampuan memecahkan benda-benda keras. Tapi latihan ini, menurut hemat saya, kurang praktis. Para murid harus sering-sering membeli material, bata atau genting, lalu dipecahkan. Kalau saya punya seribu murid, dalam seminggu saya akan menghancurkan seribu bata. Sayang rasanya. Selain itu, latihan seperti itu tidak sesuai dengan tradisi perguruan kami. Mengubah tradisi ini merupakan bagian yang sangat sulit. Ditambah lagi, munculnya hal-hal lain yang tidak diharapkan sebagai efek dari banyaknya latihan pemecahan benda keras.

Ada cara lain untuk mewujudkan manifestasi TD yang kasat mata yang lebih mudah dan praktis. Yaitu dengan tekun melatih gerakan-gerakan Silat. Segi kepraktisannya adalah para pelajar tidak perlu membeli dan membawa peralatan apapun. Cukup dengan tangan kosong dan baju di badan, dia sudah bisa mengembangkan dirinya.

Salah satu manifestasi energi Tenaga Dalam (TD) dapat diwujudkan dalam gerakan-gerakan Silat. Jurus-jurus Silat yang ditopang oleh energi TD, akan terlihat luar biasa, indah dan berbahaya. Gerakannya bisa cepat atau lambat, tetapi sama-sama mematikan. Sehingga, pukulan yang tampak lembut dan pelan, bisa menyebabkan kematian pada musuh. Walaupun kekuatan yang berbahaya ini termasuk pada kategori yang tidak kasat mata, tetapi gerakannya yang indah, bagian dari yang kasat mata. Tubuh Pesilat menjadi lebih ringan, sehingga apabila ia melompat, ia bisa tampak setengah melayang. Bahkan di perguruan tertentu, saya pernah dilatih untuk melakukan pukulan sebanyak 11 kali dalam waktu 1 detik. Sesuatu yang rasanya hampir mustahil. Tapi ternyata dengan ketekunan dalam latihan, didukung oleh energi TD, hal itu dapat dilakukan.

Saya pernah bercita-cita untuk mengajarkan seribu jurus pada beberapa murid. Tapi hal itu belum kesampaian. Dulu ada seorang murid yang namanya Asep, sama dengan nama saya, dia berusaha menghafal seribu jurus ini. Tapi dia hanya sampai pada 500 jurus saja. Walau demikian,  itu merupakan pencapaian luar biasa. Karena pada umumnya, dalam waktu setahun para murid hanya mampu menghafal 20 jurus. Jadi, dalam 3 tahun, paling banyak 60 hingga 100 jurus. Sedangkan Asep Zainal, dia mampu menghafal hingga 500 jurus dalam waktu 3 tahun. Dalam seminggu, saya menambahkan 10 hingga 20 jurus. Ini juga merupakan sesuatu yang tampaknya tidak mungkin. Tetapi, bagi yang menjalaninya, ketidak mungkinan ini tidak berlaku. Justru, itu menjadi manfestasi TD yang ajaib dan kasat mata. Berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya, di mana keajaiban TD terjadi, namun tidak kasat mata, sehinggan jangankan oleh pihak lain, oleh dirinya sendiripun hal itu diduga dan dicurigai sebagai kebohongan. Apalagi oleh pihak lain. Tetapi manifestasi TD yang kasat mata dari gerakan-gerakan silat, menjadi sesuatu yang tidak dapat disangkal oleh diri sendiri, maupun oleh orang lain yang menyaksikan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
16 Jawaban
10325 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 21, 2012, 01:51:05 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
1559 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2015, 11:16:46 PM
oleh gumalta
2 Jawaban
3313 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 31, 2013, 10:10:26 PM
oleh comicers
1 Jawaban
1405 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 30, 2015, 10:16:44 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
608 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 05, 2015, 06:09:21 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
383 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 25, 2016, 10:38:35 AM
oleh kang radi
0 Jawaban
544 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 25, 2016, 06:21:37 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
215 Dilihat
Tulisan terakhir September 12, 2017, 01:20:58 AM
oleh Sultan
0 Jawaban
53 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 28, 2018, 02:09:28 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
13 Dilihat
Tulisan terakhir April 27, 2018, 11:59:28 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan