Penulis Topik: Ciri Khas dan Prinsip Dasar Krachtology  (Dibaca 353 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Ciri Khas dan Prinsip Dasar Krachtology
« pada: Mei 06, 2018, 09:36:42 AM »
Rumusan Masalah :
Praktik meditasi Samatha Vipassana memiliki persamaan dengan praktik Krachtology, yaitu pada titik konsentrasi. Keduanya sama-sama berlandaskan pada pengembangan konsentrasi. Namun, apakah ciri khas Krachtology yang membedakannya dengan praktik Meditasi Samatha-Vipassana ? Bagaiman prinsip Dasar dari sistem Krachtology ?

Tujuan :
- mengidentifikasi ciri khas Krachtology yang membedakannya dari sistem meditasi Samatha Vipassana dan sistem mistik lainnya.
- menjelaskan prinsip Dasar sistem Krachtology
================

Ciri khas Krachtology yang membedakan nya dari praktik Samatha Vipassana terletak pada visualisasi energi. Krachtology tidak terlalu fokus pada apa yang disebut pengembangan konsentrasi dan kesadaran, tapi lebih banyak bermain pada sistem gerak energi yang dikendalilan oleh visualisasi dan dikembangkan oleh sistem gerak, nafas dan konsentrasi berlandas pada filsafat tubuh dan alam. Gambaran ekstremnya, ada praktisi meditasi samatha vipassana yang konsentrasinya sudah mencapai Jhana-jhana, tapi tidak terampil bermain bio energi yang tersedia pada tubuhnya, tidak dapat berinteraksi dengan alam menggunakan sistem energi tersebut. Sebaliknya, dari sisi Krachtology untuk memiliki energi Kracht yang powerfull tidak memerlukan daya konsentrasi yang terlalu tinggi. Gambaran ekstrem nya, bahkan seorang yang daya konsentrasinya rendah, tanpa berlatih dan tanpa usaha konsentrasi, tiba-tiba bisa memiliki energi yang powerfull hanya karena tubuhnya dititipi energy Kracht oleh seorang master. Tapi tentu yang demikian hanya bersifat sementara. Tapi itu menunjukan bahwa sistem pengembangan Kracht tidak identik dengan sistem pengembangan konsentrasi dan kesadaran ala samatha vipassana.

Dalam pengembangan energy Kracht, prinsip primernya adalah sebagai berikut :

1) Prinsip gerak
Tubuh harus bergerak dengan ritme yang teratur, berulang, continue dan monoton. Semakin gerak tersebut monoton, maka semakin baik untuk pengembangan Kracht. Dari gerak yang monoton itu muncul rasa bosan. Dan rasa bosan itu adalah stimulus yang paling efektif untuk membangkitkan energy Kracht. Sedangkan dari prinsip gerak tubuh yang berulang-ulang, akan menimbulkan medan Kracht pada alur gerak tubuh tadi.

2) Prinsip Nafas
Diantara gerakan tubuh yang berulang dan monoton tadi, harus ada moment diam (thuma`ninah). Pada saat diam ini, yang harus diam bukan hanya gerak tubuh, tapi juga nafas. Karena itu harus ada proses menahan nafas, sehingga ada moment beberapa detik nafas ditahan dan tubuh diam tak bergerak.

3) Prinsip Konsentrasi
Saar bergerak, perhatian tubuh difokuskan pada gerak tubuh, mata memandang tajam pada satu titik pada objek di depan. Padan saat menahan nafas, perhatian dipusatkan pada titik kontraksi otot dada atau perut saat menahan nafas. Ditahan pada posisi itu dalam 5 atau 7 detik, lalu hembuskan nafas secara perlahan seperti balon kempes. Begitu terus hingga berkembangnya Kracht.

Adapun Prinsip Sekunder nya sebagai berikut :

1) Kontraksi Otot Perut
Sistem gerak Krachtology mengharuskan adanya gerak kontraksi otot dada atau perut. Pada saat menahan nafas, otot perut harus mengeras. Saat menghembuskan nafas, otot perut harus tetap kontraksi, hanya boleh sedikit dikendurkan. Saat menahan nafas kembali, kontraksi otot perut dilakukan secara full.

2) Gerakan Bahu
Kracht itu bahu. Sehingga ciri khas gerak Krachtology ada pada hentakan bahu. Sebenarnya ini ada hubungannya dengan kontraksi otot, bahwa kontraksi otot lebih efektif dengan adanya hentakan bahu.

3) Gesekan Pada Bumi
Latihan Krachtology meniscayakan adanya gesekan kaki pada bumi/tanah. Karena itu, latihan Krachtology harus dilakukan tanpa alasa kaki, tidak boleh menggunakan sepatu. Karena pada dasarnya, energi diambil dari alam, termasuk dari bumi. Jika praktik dilakukan menggunakan sepatu, atau diruangan gedung lantai 3, maka energy yang dihasilkan tidak akan maksimal.

4) Gesekan Tubuh
Gerak krachtology juga mengharuskan adanya gesekan tangan pada tubuh. Karena itu apabila gerak Krachtology dilakukan dengan tanpa baju, maka akan terlihat guratan-guratan merah seperti kerokan, karena tubuh tergesek tangan atau lengan secara berulang, sehingga meninggalkan bekas merah.

5) Tarik Anus
Pada saat menahan nafas, anus harus sedikit ditarik.

 Ini agak sulit dijelaskan, tapi sangat penting. Karena bukan saja untuk efektifitas energy, melainkan juga untuk keselamatan. Bahaya yang dapat terjadi, apabila prosedur ini tidak dilakukan, maka dapat menimbulkan ambevent (ambeyen). Karena selalu manahan nafas berulang-ulang, tenaga dtekan ke bawah dengan kontraksi otot perut, maka usus dapat turun dan keluar dari anus. Ini sangat berbahaya. Karena itu praktik tarik Anus jadi penting untuk keselamatan. Hanya perlu tarik sedikit, dan tidak boleh over (terlalu keras menarik)

6) Kepekaan
Proses latihan yang benar akan melahirkan kepekaan tubuh terhadap munculnya energy. Jika secara tiba-tiba seseorang terpental pada moment menahan nafas, maka orang tersebut disebut peka. Maksudnya, terpentalnya orang tersebut bukan semata-mata karena energy yang kuat, tapi karena kemampuannya dalam merasakan keberadaan energy tersebut. Karena faktanya, banyak orang yang memiliki energy yang kuat, tetapi tidak peka, bahkan tidak pernah tahu kalau dirinya memiliki energy Kracht yang kuat.

Pada dasarnya, energy Kracht sangatlah lembut, lebih lembut dari angin. Karena itu, seorang praktisi Krachtology yang sudah  puluhan tahun berlatih Krachtology sekalipun belum tentu dapat menerbangkan selembar kertas dengan energy nya tersebut. Maka bagaimana dapat menjatuhkan tubuh orang yang bobotnya lebih dari 50 kg ? Tidak dapat. Pelatih Krachtology tidak akan pernah dapat menjatuhkan muridnya. Jika ada yang jatuh, itu karena apa yang disebut dengan Peka terhadap energy Kracht. Lain kali akan saya jelaskan lebih rinci terkait hal ini..insya Allah.

Selain dengan terpentalnya tubuh saat menahan nafas, kepekaan juga dapat dilihat pada praktik Gerak Rasa, yaitu di mana tubuh dibiarkan bergerak mengikuti arah arus energi yang bergerak.

7) Kontak
Krachtology kadang disebut juga kontakisme, karena setelah munculnya kepekaan, maka lahirlah daya kontak, yaitu kemampuan kontak energy antara Krachtolog dengan orang lain. Setelah itu, Krachtolog akan merasakan terjadinya kontak energy antara dirinya dengan orang-orang yang ada di sekitarnya, juga dengan tumbuhan, hewan-hewan dan makhluk astral sepeti jin.

Kontak ini bisa jadi searah atau timbal balik. Searah artinya, hanya kractolog itu sendiri yang merasakan kontak terhadap orang yang ada di sampingnya, temannya. Sedangkan temannya tidak merasakan kontak itu. Adapun kontak timbal balik, artinya keduanya merasakan adanya kontak.

8) Visualisasi
Kontak terjadi seperti garputala, di mana dua garputala, bila yang satu dipukul, maka yang lainnya bergetar. Karena itu, untuk mengecek adanya kontak timbal balik, saya dapat melakukannya dengan cara menggerakan jari telunjuk saya, setelah sebelumnya menghubungkan energy dengan seorang teman. Apabila jari telunjuk teman saya bergerak, bersamaan dengan jari telunjuk saya, maka itu menunjukan terjadi kontak timbal balik.

Prinsip kontak ini menjadi dasar untuk menjatuhkan seseorang dari jarak jauh. Dan menjawab pertanyaan, jika energy Kracht bahkan tidak dapat digunakan untuk mengangkat selembar kertas sekalipun, bagaimana dapat menjatuhkan tubuh orang yang berbobot puluhan kg ? Jawabannya adalah karena dalam sistem Krachtology, orang tidak dijatuhkan dengan tenaga kita, tapi oleh dirinya sendiri. Namun dengan terjadinya kontak tadi, maka sejenak kita adalah dia. Dengan begitu, ketika kita berpikir bahwa dia jatuh, maka dia pun berpikir dirinya jatuh. Ketika dia berpikir dirinya jatuh, maka dia jatuh. Ini berarti proses visualisasi. Bahwa dengan membayangkan tubuh orang lain jatuh, maka orang tersebut juga di alam bawah sadarnya setuju bahwa dia jatuh seperti yang saya bayangkan, maka jatuhlah dia.

Kemampuan kontak dengan orang lain, tidak dapat terjadi sebelum munculnya kepekaan. Semakin peka seseorang, maka daya kontak semakin kuat. Sedangkan visualisasi diperlukan untuk apa yang hendak dilakukan apabila sudah terjadi kontak.

Ini adalah prinsip dasar dari Krachtology yang belum pernah ada Krachtolog yang mengungkapkan rahasia ini. Namun saya memutuskan untuk mempublikasikannya. Karena tidak ada dasar hukum untuk tetap merahasiakannya. Dan memiliki alasan untuk menyampaikannya.

Dari ulasan di atas, dapat diketahui ciri khas dan prinsip dasar Krachtology, bahwasannya sistem kontraksi otot, kontak energy, teknik gerak bahu dan sebagainya, semua itu tidak ditemukan dalam sistem meditasi Samatha-Vipassana, serta sistem-sistem mistik lainnya, sehingga dapat disebut sebagai khas Krachtology.

Soal Penyalahgunaan
Sekilas, Krachtology berbahaya karena berpotensi disalahgunakan orang jahat. Benarkah ? Segala sesuatu juga kalau digunakan orang jahat, pasti menimbulkan kerusakan. Tapi tidak perlu terlalu dirisaukan. Karena di dunia kebatinan juga seperti di dunia nyata, ada aturan hukum, ada polisinya juga. Jika orang berlaku semena-mena dengan ilmu-ilmu supranatural, hukumannya bisa lebih berat dari vonis penjara 20 tahun penjara. Jadi, seseorang tidak dapat mempelajari Krachtology dengan niat balas dendam atau menjahili orang, misalnya. Tidak bisa begitu.

Konsep Bimbingan
Pada dasarnya, Krachtology harus dipelajari dengan bimbingan dan pengawasan seorang guru, walaupun tidak mustahil seseorang berhasil belajar melalui otodidak. Karena itu, di sini saya  memberi penjelasan sekedar untuk memberikan gambaran ciri khas dan prinsip Dasar Krachtology, tapi bukan untuk Anda praktikan secara otodidak. Bila anda bermaksud mempraktikannya secara otodidak, tanpa pengawasan langsung dari saya, maka saya nyatakan dari sekarang bahwa saya tidak bertanggungjawab atas apa yang akan terjadi pada Anda akibat kekeliruan dalam praktik.

Supaya berhati-hati perlu pula saya ingatkan, beberapa bahaya yang mungkin terjadi, bila latihan Krachtology dilakukan secara otodidak diantaranya :

1) ambevent
2) munculnya energy tak terkendali
3) munculnya fenomena-fenomena aneh yang membigungkan atau menakutkan
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
1683 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2012, 09:10:35 PM
oleh kang radi
4 Jawaban
54174 Dilihat
Tulisan terakhir September 22, 2013, 06:14:22 AM
oleh Kang Asep
12 Jawaban
4864 Dilihat
Tulisan terakhir April 29, 2013, 06:31:21 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1421 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 04, 2015, 12:46:35 AM
oleh gumalta
3 Jawaban
757 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 27, 2016, 12:25:08 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
418 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 15, 2017, 06:13:17 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
428 Dilihat
Tulisan terakhir April 08, 2017, 06:57:51 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
412 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 03, 2017, 05:07:47 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
318 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 31, 2017, 03:05:11 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
271 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 31, 2018, 07:53:29 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan