Penulis Topik: Persoalan Transmutasi Seks  (Dibaca 31 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9276
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Persoalan Transmutasi Seks
« pada: November 21, 2017, 10:57:33 PM »
Mas Sultan, [21.11.17 15:24]
---------------------------
@

Ada pertanyaan Kang Asep mengenai persoalan syahwat.

Ketika saya merasa lapar dan menahannya dalam beberapa waktu; tidak segera makan, maka rasa lapar tersebut berubah menjadi dorongan syahwat. Pada saat rasa lapar tersebut telah berubah menjadi dorongan syahwat, saya langsung bergegas untuk makan. Seusai makan, dorongan syahwat tersebut kemudian hilang. Tetapi anehnya, setiap dorongan syahwat yang muncul akan hilang dengan makan. Jadi, ketika dorongan syahwat muncul saya bisa enghilangkannya dengan makan ! Ini serius Kang Asep.


Seringkali saya berpikir di dalam hati "kok bisa ya syahwat hilang dengan makan ? Kalau begitu, setiap syahwat muncul lebih baik aku makan saja untuk menghilangkannya".

Ketika lapar, syahwat pun muncul.
Ketika syahwat muncul, rasa lapar pun muncul.
Hal inilah yang menjadi keheranan saya.

Kadangkala saya sudah merasa kenyang tetapi syahwat masih muncul, yaitu pada saat saya merasa kantuk tetapi saya tidak segera tidur.
Setiap saya merasa kantuk dan menahannya, munculah syahwat.
Tetapi syahwat tidak selalu muncul karena rasa kantuk yang ditahan.
Hal inilah yang menjadi keheranan saya.

Pertanyaannya adalah bagaimana hal ini bisa terjadi ?
===============

kita pernah membahas masalah ini secara panjng lebar. Tak mengapa, kita bahas ulang.

Jadi, apa yang dialami oleh Mas Sultan itu disebut dengan Tranmutasi Seks. Apa itu transmutasi seks, yaitu "pengalihan energi seks".

Pada dasarnya, nafsu makan, nafsu seks, nafsu amarah, nafsu intelektual, kesemuanya itu mempunyai sumber yang sama, yaitu "nafsu badan" atau "nafsu indrawi".

Nafsu inderawi ini seperti energi listri, yang akan menunjukan wujud yang berbeda, ketika salurannya berbeda. Contohnya, apabila energi listrik disalurkan ke bola lampu, maka akan menjadi energi cahaya, disalurkan kepada alat setrika menjadi energi panas, disalurkan ke radio menjadi suara, dll. Demikian pula nafsu indrawi, bila menyalur ke perut menjadi nafsu makan, bila menyalur ke bawa perut, maka menjadi energi seks. Tapi kadang terjadi pembelokan, setelah tersalur ke perut menjadi nafsu makan, kemudian berbelok ke arah libido, lalu menjadi nafsu seks, atau nafsu ini menyebar ke dua arah sehingga merasakan lapar sekaligus merasakan ghairah seks yang tinggi.

Pada sebagian orang, nafsu seks muncul ketika dia merasa malu, merasa marah, merasa takut, merasa sakit, dll. Hal ini dapat coba ditanyakan pada ahli seksologi.  Karena saya bukan ahli seksologi, tapi meninjaunya dari sudut krachtology. Jadi, secara krachtology nafsu indrawi itu dapat bertranformasi dengan cepat diantara enam bentuk nafsu. Yang lima nafsu adalah nafsu panca indera dan yang keenam nafsu intelektual. Karena itu, daya seks seseorang juga dapat dilihat dari ghairah intelektualnya. Para ahli pikir, ahli diskusi, ahli debat, para filsuf, tentu memiliki daya libido yang tinggi. Tetapi seringkali mereka tidak menyadarinya, karena daya libido tersebut ditranmutasikan kepada gairah intelektual.  Karena itu, pada zaman kuno, kaum intelektual, para penulis, tukang diskusi, tukang debat, itu dipandang rendah, karena sejatinya mereka mewujudkan nafsu indrawi melalui kegiatan intelektual. Tapi karena perubahan zaman, pandangan menjadi terbalik, kegiatan intelektual jadi dipandang luhur dan mulia. Sebenarnya itu "memalukan", tetapi itu rahasia.  Kalau memahami hakikat ini, maka kita akan melihat, orang-orang yang menghabiskan waktu di media sosial, menghabiskan waktu untuk kegiatan omong-omong, apalagi saling hujat satu sama lain, itu tak jauh beda dari "kegiatan ngeseks", yang intinya suatu cara memuaskan diri melalui kegiatan intelektual.  Mereka yang nafsu indrawinya sudah mereda, akan sedikit bicara. Tapi tetapi yang sedikit bicara, tidak selalu karena nafsu indrawinya mereda, tetapi karena malas, lemah semangat seperti lemah syahwat. Ini kalau diulas, akan menjadi sangat panjang dan lebar.

Gairah intelektual sebagai salah satu perwujudan nafsu, ini harus dimengerti.  Ia menempati derajat yang tertinggi, sedangkan nafsu seks menempati yang ternedah dalam hirarti nafsu inderawi. Maksudnya, orang yang terlalu banyak menyalurkan nafsu indrwinya pada kegiatan seksual disebut memiliki selera yang rendah, sedangkan bila nafsu itu banyak ditransmutasikan kepada nafsu intelektual, maka disebut memiliki selera yang tinggi.

Kemarahan dan kebencian juga merupakan trasmutasi dari energi seks. Tapi karena kebencian itu memuat energi negatif, maka orang yang banyak mengumbar kebencian, maka akan memiliki kecenderungan melakukan penyimpangan seksual.

Manfaat dari memahami persoalan transmuasi seks ini adalah dapat mengatur dan mengendalikan energi seks untuk hal-hal yang lebih bemanfaat.  Misalnya, seseorang mengurangi aktifitas seks agar lebih kuat bekerja, lebih kuat daya serapnya terhadap pengetahuan, atau agar dapat mengembangkan kekuatan-kekuatan supranatural tertentu. Kita dapat memperhatikan, bahwa apabila kita terlalu banyak menyalurkan energi pada aktifitas seksual, maka akan mengalami penurunan dalam daya intelektual.  Dan kaum intelektual, banyak yang lemah dalam urusan syahwat, karena energinya habis dalam aktifitas intelektual tadi.  Energi intelektual juga dapat dengan cepat bertransmutasi menjadi energi seks. Sehingga bila mas sultan merasakan ghairah seks yang tinggi ketika merasa lapar, sebagian orang merasakan gairah seks yang tinggi setelah dia membaca buku, setelah berpikir panjang, setelah diskusi, dll. Itu menunjukan adanya tranmutasi seks.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1110 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 26, 2012, 02:49:08 PM
oleh Asro
6 Jawaban
4780 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 07, 2012, 07:54:51 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
1430 Dilihat
Tulisan terakhir September 06, 2015, 08:47:31 PM
oleh gumalta
2 Jawaban
5830 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 31, 2013, 02:39:36 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
784 Dilihat
Tulisan terakhir November 27, 2013, 09:07:00 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
871 Dilihat
Tulisan terakhir September 14, 2014, 06:17:25 AM
oleh ratna
2 Jawaban
633 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 30, 2014, 06:23:09 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
357 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 06, 2016, 02:49:19 PM
oleh Kang Asep
5 Jawaban
416 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 28, 2017, 12:51:04 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
222 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2017, 07:52:44 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan