Penulis Topik: siapakah orang yang mau mengikuti jalannya orang bodoh  (Dibaca 5386 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
siapakah orang yang mau mengikuti jalannya orang bodoh
« pada: Oktober 13, 2012, 11:20:38 PM »
Siapakah Yang Mau Mengikuti Jalannya Orang Bodoh

Mengapa aku ingin membangun forum logika? Apakah tujuan aku sebenarnya? Apakah aku membangun forum ini untk kepentingan aku pribadi? Mengapa aku merasa harus memperkenalkan diri kepada dunia dan berusaha keras menyebar luaskan ilmu logika? Apakah semua ini demi kepuasa diri aku pribadi?

Inilah jalan yang aku tempuh tanpa perlu difahami lebih jauh tentang apa yang aku inginkan dan apa yang menjadi tujuan dari semua ini. Aku makan karena lapar, aku bekerja karena kebutuhan hidup, aku terjaga karena tak tanggup terus menerus terbaring di tempat tidur, aku tertidur karena ngantuk, aku belajar karena rasa ingin tahu atau karena kebutuhan untuk mengetahui, aku berbicara karena ada hal yang ingin atau harus aku sampaikan, dan aku membangun forum ini karena inilah yang aku inginkan. apa yang aku lakukan, seperti yang dilakukan air ketika ia harus mengalir.

Bisa berbagi pikiran adalah hal  yang menyenangkan. Tapi jelas, jika tujuan aku sekedar ingin berbagi pikiran, niscaya aku tidak akan membuat forum ini. Cukuplah dengan facebook, tweeter, Gplus, atau forum diskusi isalam seperti myquran.org. Aku ingin membangun forum yang memiliki karakter khas sebagaimana yang aku harapkan. Karakteristik khas forum logika ini adalah logika, dengan sentuhan estetika dalam board-board sastra. Tapi dibalik itu semua terkuak pulalah rahasia-rahasia alam mistik dan menjadi kajian yang lebih utama, yang merupakan perlawanan terhadap umat manusia yang berupaya memisah-misahkan persoalan mistik dari ilmu, bahkan dari agama.

Logika hanyalah sekedar untuk mengekang pikiran agar tidak menjadi terlalu liar. Bahasa sastra untuk menyentuh dan melembutkan hati. Apabila logika dan sastra saling sentuh secara berimbang, maka lahirkan jalan menuju alam-alam gaib dengan disertai munculnya rasa keindahan dan kebahagiaan. Inilah al Hikmah.

Dengan membuka forum ini, dan memperkenalkannya kepada dunia, kelak akan terlihatlah siapa saja orang yang mengikuti jalanku dan siapa yang mengingkari. Tapi aku tidak menempatkan diriku seperti nabi, tidak pula mengaku memiliki akhlak “uswatun hasanah”, sehingga patut untuk diikuti oleh orang-orang. Sebab jalan yang aku tempuh adalah jalan kerendahan hati, jalan kepada suatu penyadaran tentang diri yang tiada arti. Aku nyatakan diriku hanyalah manusia hina dan bodoh, yang karenanya aku bermaksud belajar. Jadi, barang siapa yang mengikuti jalanku berarti akan merasakan dirinya hina dan bodoh seperti diriku. Tapi siapakah orang yang sudi mengikuti jalannya orang-orang yang hina dan bodoh? Mungkin tak satupun. Lalu, mengapa pula aku ingin melihat, siapa yang mengikuti jalanku? Ya, itulah bodohnya diriku. Bila aku menampakan bahwa aku sangat menginginkan jalanku ditempuhi oleh orang-orang yang mencintai dan memuji-muji diriku, maka nyatalah kehinaan diriku.



Tidak perlu mencari tahu, siapa orang yang memuji-muji dan mengikuti jalannya manusia suci? Tidak perlu mencari tahu, siapa yang menjadi pengikut Muhammad dan mana yang bukan. Karena tanpa dicari, mereka sudah terlihat banyak berserakan. Sepertinya hampir semua orang mengaku diri mengikuti dan mencintai  Muhammad saw, dan merasa diri sebagai hamba Allah. Sedangkan diriku yang hina dan bodoh ini tidak pernah berani mengaku sebagai pengikut Muhammad, umat Muhammad atau hamba Allah. Tapi aku berharap saja, semoga Muhammad sang Nabi yang mulia itu berkenan menyebut namaku kelak di akhirat dan mengakuiku sebagai bagian dari umatnya dan semoga Allah berkenan memasukan diriku ke dalam golongan hambaNya. Tapi apakah mungkin ada umat Muhammad yang hina dan bodoh? Apakah mungkin Muhammad saw mengakui orang yang hina dan bodoh sebagi umatnya? Saya hanya bertanya dan tidak bisa menjawab dikarenakan kebodohan dan ketidak tahuan saya. Silahkan Anda menjawabnya bila memang Anda mengetahui dan tidak bodoh seperti diri saya ini.
« Edit Terakhir: Desember 10, 2012, 06:00:03 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:siapakah orang yang mau mengikuti jalannya orang bodoh
« Jawab #1 pada: Oktober 14, 2012, 09:20:00 AM »
^Tidak ada yang akan menjawab pertanyaan akang, kecuali orang yang tahu dan tidak bodoh
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1061
  • Thanked: 3 times
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:siapakah orang yang mau mengikuti jalannya orang bodoh
« Jawab #2 pada: Oktober 16, 2012, 04:43:26 PM »
Intermezo : Orang Bodoh sama Orang Pintar katanya beda tipis  pak ^_^
orang gila dan orang jenius juga beda tipis

jadi inget kata2 guru : semakin orang mencari ilmu maka akan merasa semakin bodoh
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
92 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 10, 2017, 07:43:07 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
149 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 11, 2017, 11:59:25 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
94 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 12, 2017, 03:39:25 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
188 Dilihat
Tulisan terakhir April 30, 2017, 03:03:53 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
24 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 30, 2017, 07:47:39 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
46 Dilihat
Tulisan terakhir November 01, 2017, 03:03:32 PM
oleh comicers
0 Jawaban
25 Dilihat
Tulisan terakhir November 28, 2017, 01:43:36 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
18 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2017, 01:52:23 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan