Penulis Topik: Tabur Bunga di Kuburan  (Dibaca 220 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Tabur Bunga di Kuburan
« pada: September 20, 2016, 08:56:39 AM »
TRADISI TABUR BUNGA DIMAKAM

Tradisi tabur bunga di makam bukanlah tradisi yang tanpa dasar hukum, namun tradisi ini di himpun berdasarkan dari Al-Quran dan as-sunnah.

Di dalam Al-Quran di sebutkan :
"Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya,"
(QS. Al-Isra': Ayat 44)

Di dalam Tafsir Ibnu Katsir di jelaskan bahwa :
Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna ayat tersebut adalah setiap sesuatu yang memiliki Ruh (jiwa/nyawa) senantiasa bertasbih, dari jenis tumbuh-tumbuhan dan segala sesuatu yang hidup

Al-Hasan dan Ad-Dahhak mengatakan bahwa yang dimaksud adalah segala sesuatu yang memiliki Ruh (bernyawa).

Dikisahkan bahwasanya Jarir Abul Khattab ketika sedang bersama Yazid Ar-Raqasyi yang saat itu bersama Al-Hasan dalam suatu hidangan makan, kemudian mereka makan di piring besar yang terbuat dari kayu. Maka Yazid Ar-Raqasyi berkata, "Hai Abu Sa'id, apakah piring kayu ini bertasbih?" Maka Al-Hasan menjawab, "Ia pernah bertasbih." Seakan-akan Al-Hasan berpendapat bahwa ketika kayu itu masih berbentuk sebatang pohon dan hidup, ia bertasbih. Tetapi setelah menjadi piring kayu dan mati, maka berhentilah tasbihnya .

Pendapat ini merujuk kepada suatu hadits yang diriwayatkan melalui Ibnu Abbas radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah ﷺ . melewati dua kuburan, lalu beliau bersabda:
Sesungguhnya keduanya sedang disiksa dan bukanlah kedua­nya disiksa karena dosa besar. Salah seorang di antara kedua­nya tidak pernah membersihkan diri setelah buang air kecil, sedangkan yang satunya suka mengadu domba. Setelah itu Nabi ﷺ mengambil pelepah kurma, kemudian membelah­nya menjadi dua, dan menanamkannya pada masing-masing kuburan tersebut.
Dan setelah itu Nabi ﷺ bersabda: semoga di ringankan siksa dari keduanya selama kedua pelepah kurma ini belum kering. (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebagian ulama yang membahas hadits ini mengatakan bahwa sesungguhnya Nabi ﷺ . mengatakan, "selama kedua pelepah kurma ini belum kering," karena keduanya tetap bertasbih selama masih hijau warnanya, dan apabila telah kering, maka berhentilah tasbih­nya.

والله أعلم...

DOWNLOAD scan kitabNya

https://goo.gl/Ct3V2A

Jadi sangatlah jelas dan tegas bahwasanya tradisi tabur bunga di makam bukanlah tradisi yang tanpa dasar dan tanpa dalil apalagi sampai disebut bid'ah.

وربنا الرحمن المستعان ....

http://bit.ly/sahabataswaja
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
5 Jawaban
4473 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 14, 2013, 07:22:19 AM
oleh dw4ryf
2 Jawaban
1137 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 21, 2013, 10:13:10 AM
oleh Awal Dj
7 Jawaban
2427 Dilihat
Tulisan terakhir April 22, 2013, 11:08:43 AM
oleh Abu Zahra
13 Jawaban
2723 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 25, 2015, 12:55:32 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
2384 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 18, 2013, 09:21:38 PM
oleh Kang Asep
Gadis Penebar Bunga

Dimulai oleh kang radi « 1 2 » Cerpen

18 Jawaban
3124 Dilihat
Tulisan terakhir April 04, 2014, 09:13:11 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
389 Dilihat
Tulisan terakhir April 14, 2015, 01:27:17 PM
oleh Kang Asep
Bunga Mawarku

Dimulai oleh ratna Puisi

1 Jawaban
296 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 18, 2016, 12:43:27 PM
oleh Kang Erik
0 Jawaban
42 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 07, 2018, 08:47:05 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
10 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 13, 2018, 07:44:31 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan