Penulis Topik: SHAUM BULAN RAMADHÂN [26]  (Dibaca 825 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Abu Zahra

SHAUM BULAN RAMADHÂN [26]
« pada: Juli 20, 2013, 07:46:11 PM »
SHAUM BULAN RAMADHÂN [26]

Orang yang shaum pada hari ketiga puluh dari bulan Ramadhân, kemudian ada dua orang yang adil ber-saksi telah melihat hilâl, wajib atasnya berbuka walau setelah zawâl
عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ ع قَالَ إِذَا شَهِدَ عِنْدَ الْإِمَامِ شَاهِدَانِ أَنَّهُمَا رَأَيَا الْهِلَالَ مُنْذُ ثَلَاثِينَ يَوْماً أَمَرَ الْإِمَامُ بِالْإِفْطَارِ ذَلِكَ الْيَوْمَ إِذَا كَانَا شَهِدَا قَبْلَ زَوَالِ الشَّمْسِ وَ إِنْ شَهِدَا بَعْدَ زَوَالِ الشَّمْسِ أَمَرَ بِإِفْطَارِ ذَلِكَ الْيَوْمِ وَ أَخَّرَ الصَّلَاةَ إِلَى الْغَدِ فَصَلَّى بِهِمْ
   Dari Muhammad bin Qais dari Abû Ja'far as berkata, "Jika bersaksi di sisi Imam dua orang saksi bahwa mereka telah melihat hilâl setelah tiga puluh hari Imam memerintahkan untuk berbuka pada hari itu apabila mereka bersaksi sebelum zawâl matahari, dan jika mereka bersaksi setelah zawâl matahari, dia perintahkan untuk berbuka pada hari tersebut dan menangguhkan shalat ke hari esok, lalu dia shalat dengan me-reka." 

قَالَ وَ فِي خَبَرٍ آخَرَ قَالَ إِذَا أَصْبَحَ النَّاسُ صِيَاماً وَ لَمْ يَرَوُا الْهِلَالَ وَ جَاءَ قَوْمٌ عُدُولٌ يَشْهَدُونَ عَلَى الرُّؤْيَةِ فَلْيُفْطِرُوا وَ لْيَخْرُجُوا مِنَ الْغَدِ أَوَّلَ النَّهَارِ إِلَى عِيدِهِمْ
   Dia berkata: Dan pada hadîts yang lain beliau berkata, "Jika pagi-pagi manusia shaum dan mereka tidak melihat hilâl, lalu datang satu kaum yang adil yang bersaksi bahwa mereka melihat hilâl, maka hendaklah orang-orang berbuka dan keluar keesokan harinya pada awal siang kepada (shalat) 'îd mereka." 

Orang muslim yang ditawan atau ditahan kalau tidak mengetahui bulan Ramadhân, wajib atasnya sengaja shaum sebulan, bila bertepatan dengan bulan Rama-dhân atau setelahnya dia telah memadai, jika ternyata sebelumnya, dia wajib membayarnya
عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع قَالَ قُلْتُ لَهُ رَجُلٌ أَسَرَتْهُ الرُّومُ وَ لَمْ يَصْحُ لَهُ شَهْرُ رَمَضَانَ وَ لَمْ يَدْرِ أَيُّ شَهْرٍ هُوَ قَالَ يَصُومُ شَهْراً يَتَوَخَّى وَ يَحْسَبُ فَإِنْ كَانَ الشَّهْرُ الَّذِي صَامَهُ قَبْلَ شَهْرِ رَمَضَانَ لَمْ يُجْزِهِ وَ إِنْ كَانَ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ أَجْزَأَهُ
Dari 'Abdurrahmân bin Abû 'Abdillâh dari Abû 'Abdi-llâh as dia berkata: Aku bertanya kepadanya, "Ada orang yang ditawan kaum Romawi, dan tidak jelas baginya bulan Ramadhân dan dia tidak tahu di bulan apa dia berada?" Beliau ber-kata, "Dia shaum sebulan dengan sengaja dan dia menghitung (tiga puluh hari), maka jika bulan yang dia shaumi itu sebelum bulan Ramadhân, shaum dia tidak memadai, tetapi jika ternyata setelah bulan Ramadhân, dia telah memadainya." 
 
عَنِ الصَّادِقِ ع قَالَ أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ رَجُلٍ أَسَرَتْهُ الرُّومُ فَحُبِسَ وَ لَمْ يَرَ أَحَداً يَسْأَلُهُ فَاشْتَبَهَتْ عَلَيْهِ أُمُورُ الشُّهُورِ كَيْفَ يَصْنَعُ فِي صَوْمِ شَهْرِ رَمَضَانَ فَقَالَ يَتَحَرَّى شَهْراً فَيَصُومُهُ يَعْنِي يَصُومُ ثَلَاثِينَ يَوْماً ثُمَّ يَحْفَظُ ذَلِكَ فَمَتَى خَرَجَ أَوْ تَمَكَّنَ مِنَ السُّؤَالِ لِأَحَدٍ نَظَرَ فَإِنْ كَانَ الَّذِي صَامَهُ كَانَ قَبْلَ شَهْرِ رَمَضَانَ لَمْ يُجْزِ عَنْهُ وَ إِنْ كَانَ هُوَ هُوَ فَقَدْ وُفِّقَ لَهُ وَ إِنْ كَانَ بَعْدَهُ أَجْزَأَهُ
Dari Al-Shâdiq as bahwa beliau ditanya tentang seseo-rang yang ditawan oleh kaum Romawi, lalu dia ditahan dan dia tidak melihat seseorang yang bisa dia tanya, maka samar-lah baginya urusan bulan-bulan, bagaimanakah dia harus ber-buat tentang bulan Ramadhân? Maka beliau berkata, "Dia pilih sebulan, lalu dia menshauminya yaitu dia shaum tiga puluh hari, kemudian hal itu dia jaga, maka kapan dia keluar atau bisa bertanya pada seseorang, dia perhatikan, jika yang dia shaumi itu sebelum tiba bulan Ramadhân, maka tidak mema-dai darinya, dan jika ternyata bulan Ramashan, maka dia telah diberi taufîq baginya, dan jika ternyata setelahnya, shaum-nya telah memadainya."   

Anjuran melakukan mujâma'ah pada malam pertama dari bulan Ramadhân
عَنْ أَبِي بَصِيرٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ آبَائِهِ ع أَنَّ عَلِيّاً ع قَالَ يُسْتَحَبُّ لِلرَّجُلِ أَنْ يَأْتِيَ أَهْلَهُ أَوَّلَ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ لِقَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيامِ الرَّفَثُ إِلى نِسائِكُمْ وَ الرَّفَثُ الْمُجَامَعَةُ
Dari Abû Bashîr dari Abû 'Abdillâh dari ayahnya dari ayah-ayahnya as bahwa 'Ali as telah berkata, "Dianjurkan bagi lelaki mendatangi istrinya pada awal malam dari bulan Rama-dhân karena firman Allah 'azza wa jalla, Dihalalkan bagi kalian pada malam shiyâm melakukan rafats dengan istri-istri kalian. Dan rafats itu mujâma'ah (hubungan suami istri)." 

Anjuran memperbanyak ibadah pada hari Jumat bulan Ramadhân
عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ أَبُو جَعْفَرٍ ع يَقُولُ إِنَّ لِجُمَعِ شَهْرِ رَمَضَانَ لَفَضْلًا عَلَى جُمَعِ سَائِرِ الشُّهُورِ كَفَضْلِ شَهْرِ رَمَضَانَ عَلَى سَائِرِ الشُّهُورِ وَ فِي نُسْخَةٍ كَفَضْلِ رَسُولِ اللَّهِ ص عَلَى سَائِرِ الرُّسُلِ ع.
   Dari Jâbir berkata: Adalah Abû Ja'far as berkata, "Se-sungguhnya bagi hari-hari Jumat bulan Ramadhân ada keuta-maannya atas seluruh hari Jumat semua bulan seperti keutamaan bulan Ramadhân atas seluruh bulan." Dan dalam satu naskah: "Seperti keutamaan Rasûlullâh saw atas seluruh rasûl ‘alaihimus salâm." 

Boleh memberi makan orang yang tidak shaum di bu-lan Ramadhân apabila orang membutuhkan pekerjaannya
عَنِ ابْنِ فَضَّالٍ قَالَ كَتَبْتُ إِلَى أَبِي الْحَسَنِ الرِّضَا ع أَسْأَلُهُ عَنْ قَوْمٍ عِنْدَنَا يُصَلُّونَ وَ لَا يَصُومُونَ شَهْرَ رَمَضَانَ وَ رُبَّمَا احْتَجْتُ إِلَيْهِمْ يَحْصُدُونَ لِي فَإِذَا دَعَوْتُهُمْ إِلَى الْحَصَادِ لَمْ يُجِيبُونِي حَتَّى أُطْعِمَهُمْ وَ هُمْ يَجِدُونَ مَنْ يُطْعِمُهُمْ فَيَذْهَبُونَ إِلَيْهِمْ وَ يَدَعُونِي وَ أَنَا أَضِيقُ مِنْ إِطْعَامِهِمْ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ فَكَتَبَ بِخَطِّهِ أَعْرِفُهُ أَطْعِمْهُمْ
   Dari Ibnu Al-Fadhdhâl berkata: Aku telah menulis surat kepada Abû Al-Hasan Al-Ridhâ as, aku bertanya kepadanya tentang suatu kaum yang ada pada kami, mereka shalat tetapi tidak shaum bulan Ramadhân, adakalanya aku membutuhkan mereka untuk memanen ladangku, namun mereka tidak mau hingga aku memberi mereka makan, maka mereka akan me-ngabulkan orang lain yang memberi mereka makan dan mengabaikanku, aku tidak merasa tenang kalau memberi mereka makan dalam bulan Ramadhân, maka beliau menulis dengan tulisannya, “Aku mengetahuinya, berilah mereka makan.”   

Orang yang berada pada hari ketiga puluh dari bulan Ramadhân dalam keadaan shaum, kemudian ada dua orang saksi yang adil bersaksi telah melihat hilâl, ma-ka majib atasnya berbuka walaupun sudah lewat sete-ngah hari
عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ ع قَالَ إِذَا شَهِدَ عِنْدَ الْإِمَامِ شَاهِدَانِ أَنَّهُمَا رَأَيَا الْهِلَالَ مُنْذُ ثَلَاثِينَ يَوْماً أَمَرَ الْإِمَامُ بِالْإِفْطَارِ ذَلِكَ الْيَوْمَ إِذَا كَانَا شَهِدَا قَبْلَ زَوَالِ الشَّمْسِ وَ إِنْ شَهِدَا بَعْدَ زَوَالِ الشَّمْسِ أَمَرَ بِإِفْطَارِ ذَلِكَ الْيَوْمِ وَ أَخَّرَ الصَّلَاةَ إِلَى الْغَدِ فَصَلَّى بِهِمْ
   Dari Muhammad bin Qais dari Abû Ja'far as berkata, "Apabila bersaksi di sisi imam dua orang saksi bahwa mereka telah melihat hilâl sesudah tiga puluh hari, imam memerintah-kan berbuka pada hari itu, jika keduanya bersaksi sebelum zawal matahari, (maka diselenggarakan shalat), dan bila mereka bersaksi setelah zawâl, dia perintahkan dengan berbuka pada hari itu dan menangguhkan shalat 'îd ke hari esok, lalu beliau shalat dengan mereka." 
   Dalam hadîts yang lain beliau berkata, "Apabila manu-sia berpagi dalam keadaan shaum karena mereka tidak meli-hat hilâl, dan datanglah kaum yang adil bersaksi bahwa mere-ka melihat hilâl, maka hendaklah mereka berbuka, dan keluarlah keesokan harinya pada awal siang ke tempat shalat 'îd mereka."
 
Tawanan dan orang yang dipenjara jika tidak tahu bulan Ramadhân, wajib atasnya shaum sebulan, jika cocok atau terus samar atau ternyata shaum yang dia lakukan itu setelahnya, maka hal itu telah memadai-nya, dan bila ternyata sebelumnya, dia wajib meng-qadhâ`-nya
عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع قَالَ قُلْتُ لَهُ رَجُلٌ أَسَرَتْهُ الرُّومُ وَ لَمْ يَصْحُ لَهُ شَهْرُ رَمَضَانَ وَ لَمْ يَدْرِ أَيُّ شَهْرٍ هُوَ قَالَ يَصُومُ شَهْراً يَتَوَخَّى وَ يَحْسَبُ فَإِنْ كَانَ الشَّهْرُ الَّذِي صَامَهُ قَبْلَ شَهْرِ رَمَضَانَ لَمْ يُجْزِهِ وَ إِنْ كَانَ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ أَجْزَأَهُ
   Dari 'Abdurrahmân bin Abû 'Abdillâh dari Abû 'Abdillâh as dia berkata: Saya berkata kepadanya, "Ada seorang lelaki yang ditawan oleh Romawi sedang bulan Ramadhân tidak jelas baginya, dan dia tidak tahu ada di bulan apa dia?" Beli-au berkata, "Dia shaum sebulan yang dia sengaja dan dia hi-tung, jika bulan yang dia shaumi itu sebelum bulan Rama-dhân, maka tidak memadai baginya, tetapi bila setelah bulan Ramadhân, maka hal itu telah memadainya." 
 
عَنِ الصَّادِقِ ع قَالَ أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ رَجُلٍ أَسَرَتْهُ الرُّومُ فَحُبِسَ وَ لَمْ يَرَ أَحَداً يَسْأَلُهُ فَاشْتَبَهَتْ عَلَيْهِ أُمُورُ الشُّهُورِ كَيْفَ يَصْنَعُ فِي صَوْمِ شَهْرِ رَمَضَانَ فَقَالَ يَتَحَرَّى شَهْراً فَيَصُومُهُ يَعْنِي يَصُومُ ثَلَاثِينَ يَوْماً ثُمَّ يَحْفَظُ ذَلِكَ فَمَتَى خَرَجَ أَوْ تَمَكَّنَ مِنَ السُّؤَالِ لِأَحَدٍ نَظَرَ فَإِنْ كَانَ الَّذِي صَامَهُ كَانَ قَبْلَ شَهْرِ رَمَضَانَ لَمْ يُجْزِ عَنْهُ وَ إِنْ كَانَ هُوَ هُوَ فَقَدْ وُفِّقَ لَهُ وَ إِنْ كَانَ بَعْدَهُ أَجْزَأَهُ
   Dari Al-Shâdiq as bahwa beliau ditanya tentang seorang lelaki yang ditawan Romawi, lalu dia dipenjarakan dan dia ti-dak melihat seseorang yang dia bisa bertanya kepadanya, maka samarlah perkara bulan, lalu bagaimanakah dia harus ber-buat dalam shaum bulan Ramadhân? Maka dia berkata, "Dia pilih sebulan, lalu dia menshauminya, yakni dia shaum tiga puluh hari, kemudian dia menjaganya, maka jika dia keluar atau memungkinkan untuk bertanya pada seseorang, bila yang dia shaumi itu ternyata sebelum bulan Ramadhân, maka tidak memadai darinya, dan apabila yang dia shaumi itu adalah bu-lan Ramashân, maka sesungguhnya dia telah diberi taufîq baginya, dan bila ia itu setelahnya, dia telah memadainya." 
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
907 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 07:13:00 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
871 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 07:22:23 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1117 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 07:23:38 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1000 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 07:25:31 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
934 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 11:45:24 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
966 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 04:26:34 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
966 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 04:29:20 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
821 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 04:30:52 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
856 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 04:45:29 AM
oleh Abu Zahra
2 Jawaban
1185 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 05:22:36 AM
oleh Abu Zahra

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan