Penulis Topik: SHAUM BULAN RAMADHÂN [22]  (Dibaca 844 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Abu Zahra

SHAUM BULAN RAMADHÂN [22]
« pada: Juli 17, 2013, 07:46:26 PM »
SHAUM BULAN RAMADHÂN [22]

Hukum-hukum bulan Ramadhân
عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ ع قَالَ خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ ص النَّاسَ فِي آخِرِ جُمُعَةٍ مِنْ شَعْبَانَ فَحَمِدَ اللَّهَ وَ أَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهُ قَدْ أَظَلَّكُمْ شَهْرٌ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ وَ هُوَ شَهْرُ رَمَضَانَ فَرَضَ اللَّهُ صِيَامَهُ
Dari Abû Ja‘far as berkata: Rasûlullâh saw berkhotbah di hadapan manusia pada akhir Jumat dari Sya‘bân, lalu beliau memuji Allah dan menyanjung-Nya, kemudian beliau berkata, "Wahai manusia, sesungguhnya telah menaungi kalian suatu bulan yang di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu bulan Ramadhân yang Allah telah mewajibkan menshauminya." 
 
عَنْ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ النَّخَعِيِّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ ع يَقُولُ إِنَّ شَهْرَ رَمَضَانَ لَمْ يَفْرِضِ اللَّهُ صِيَامَهُ عَلَى أَحَدٍ مِنَ الْأُمَمِ قَبْلَنَا فَقُلْتُ لَهُ فَقَوْلُ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ يا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيامُ كَما كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ قَالَ إِنَّمَا فَرَضَ اللَّهُ صِيَامَ شَهْرِ رَمَضَانَ عَلَى الْأَنْبِيَاءِ دُونَ الْأُمَمِ فَفَضَّلَ بِهِ هَذِهِ الْأُمَّةَ وَ جَعَلَ صِيَامَهُ فَرْضاً عَلَى رَسُولِ اللَّهِ ص وَ عَلَى أُمَّتِهِ
   Dari Hafsh bin Ghyâts berkata: Saya telah mendengar Abû 'Abdillâh as mengatakan, "Sesungguhnya bulan Ramadhân itu, Allah tidak mewajibkan menshauminya atas seseo-rang dari ummat-ummat sebelum kita." Saya bertanya kepada-nya, "Bagaimana tentang firman Allah ‘azza wa jalla, Wahai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atasmu shiyâm sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelummu?" Beliau berkata, "Allah hanya mewajibkan shiyâm bulan Ramadhân atas para nabi, tidak atas ummatnya, maka Dia te-lah mengutamakan ummat ini dan menjadikan shiyâmnya se-bagai fardhu atas Rasûlullâh saw dan atas ummatnya." 
 
عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ ع أَنَّهُ قَالَ جَاءَ نَفَرٌ مِنَ الْيَهُودِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ص فَسَأَلَهُ أَعْلَمُهُمْ عَنْ مَسَائِلَ فَكَانَ فِيمَا سَأَلَهُ أَنَّهُ قَالَ لَهُ لِأَيِّ شَيْ‏ءٍ فَرَضَ اللَّهُ الصَّوْمَ عَلَى أُمَّتِكَ بِالنَّهَارِ ثَلَاثِينَ يَوْماً وَ فَرَضَ اللَّهُ عَلَى الْأُمَمِ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ فَقَالَ النَّبِيُّ ص إِنَّ آدَمَ لَمَّا أَكَلَ مِنَ الشَّجَرَةِ بَقِيَ فِي بَطْنِهِ ثَلَاثِينَ يَوْماً فَفَرَضَ اللَّهُ عَلَى ذُرِّيَّتِهِ ثَلَاثِينَ يَوْماً الْجُوعَ وَ الْعَطَشَ وَ الَّذِي يَأْكُلُونَهُ بِاللَّيْلِ تَفَضُّلٌ مِنَ اللَّهِ عَلَيْهِمْ وَ كَذَلِكَ كَانَ عَلَى آدَمَ ع فَفَرَضَ اللَّهُ ذَلِكَ عَلَى أُمَّتِي ثُمَّ تَلَا هَذِهِ الْآيَةَ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيامُ كَما كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ أَيَّاماً مَعْدُوداتٍ قَالَ الْيَهُودِيُّ صَدَقْتَ يَا مُحَمَّدُ فَمَا جَزَاءُ مَنْ صَامَهَا قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ ص مَا مِنْ مُؤْمِنٍ يَصُومُ شَهْرَ رَمَضَانَ احْتِسَاباً إِلَّا أَوْجَبَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَ تَعَالَى لَهُ سَبْعَ خِصَالٍ أَوَّلُهَا يَذُوبُ الْحَرَامُ فِي جَسَدِهِ وَ الثَّانِيَةُ يَقْرُبُ مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ وَ الثَّالِثَةُ يَكُونُ قَدْ كَفَّرَ خَطِيئَةَ آدَمَ أَبِيهِ وَ الرَّابِعَةُ يُهَوِّنُ اللَّهُ عَلَيْهِ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَ الْخَامِسَةُ أَمَانٌ مِنَ الْجُوعِ وَ الْعَطَشِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَ السَّادِسَةُ يُعْطِيهِ اللَّهُ بَرَاءَةً مِنَ النَّارِ وَ السَّابِعَةُ يُطْعِمُهُ اللَّهُ مِنْ طَيِّبَاتِ الْجَنَّةِ قَالَ صَدَقْتَ يَا مُحَمَّدُ
   Dari Al-Hasan bin ‘Ali bin Abî Thâlib as bahwa beliau berkata, "Ada serombongan yahudi datang kepada Rasûlullâh saw, lalu yang paling alimnya bertanya kepada beliau tentang beberapa persoalan, maka di antara yang ditanyakan adalah dia berkata kepadanya, 'Mengapakah Allah mewajibkan sha-um atas ummatmu pada siang hari selama tiga puluh hari se-dang Allah mewajibkannya atas ummat-ummat yang lain lebih banyak dari itu?' Lalu Nabi saw berkata, 'Sesungguhnya Ãdam tatkala memakan buah dari pohon itu menetaplah sarinya di dalam perutnya selama tiga puluh hari, maka Allah fardhukan atas keturunannya lapar dan dahaga selama tiga puluh hari sedang yang mereka makan di malam hari adalah karunia da-ri Allah atas mereka, demikian pula apa yang difardhukan atas Ãdam, difardukan pula atas ummatku.' Kemudian beliau membaca ayat, Telah diwajibkan atasmu shiyâm sebagaima-na telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu supaya kamu ber-taqwâ, beberapa hari yang dihitung.' Orang yahudi itu berkata, 'Anda benar wahai Muhammad, maka apa bala-san bagi orang yang menshauminya?' Nabi saw berkata, 'Ti-dak seorang yang beriman pun yang menshaumi bulan Rama-dhân karena ihtisâb melainkan Allah tabâraka wa ta'âlâ wa-jibkan baginya lima perkara: Yang pertamanya yang haram menjadi lebur dalam jasadnya, kedua dekat dari rahmat Allah 'azza wa jalla, ketiga menjadi kafarat bagi kesalahan Ãdam ayahnya, keempat Allah ringankan sakaratul maut atasnya, kelima keamanan dari kelaparan dan kehausan pada hari kia-mat, keenam Allah memberikan padanya kebebasan dari api neraka, dan ketujuh Allah memberinya makan dengan makanan-makanan surga yang baik.' Dia berkata, 'Anda benar wa-hai Muhammad.'" 
 
عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ قَالَ عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ ع يَوْماً يَا زُهْرِيُّ مِنْ أَيْنَ جِئْتَ فَقُلْتُ مِنَ الْمَسْجِدِ فَقَالَ فَفِيمَ كُنْتُمْ قُلْتُ تَذَاكَرْنَا أَمْرَ الصَّوْمِ فَأَجْمَعَ رَأْيِي وَ رَأْيُ أَصْحَابِي عَلَى أَنَّهُ لَيْسَ مِنَ الصَّوْمِ شَيْ‏ءٌ وَاجِبٌ إِلَّا صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ فَقَالَ يَا زُهْرِيُّ لَيْسَ كَمَا قُلْتُمُ الصَّوْمُ عَلَى أَرْبَعِينَ وَجْهاً فَعَشَرَةُ أَوْجُهٍ مِنْهَا وَاجِبَةٌ كَوُجُوبِ شَهْرِ رَمَضَانَ وَ عَشَرَةُ أَوْجُهٍ مِنْهَا صِيَامُهُنَّ حَرَامٌ وَ أَرْبَعَةَ عَشَرَ وَجْهاً مِنْهَا صَاحِبُهَا فِيهَا بِالْخِيَارِ إِنْ شَاءَ صَامَ وَ إِنْ شَاءَ أَفْطَرَ وَ صَوْمُ الْإِذْنِ عَلَى ثَلَاثَةِ أَوْجُهٍ وَ صَوْمُ التَّأْدِيبِ وَ صَوْمُ الْإِبَاحَةِ وَ صَوْمُ السَّفَرِ وَ الْمَرَضِ قُلْتُ جُعِلْتُ فِدَاكَ فَسِّرْهُنَّ لِي قَالَ أَمَّا الْوَاجِبُ فَصِيَامُ شَهْرِ رَمَضَانَ وَ صَوْمُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ الْحَدِيثَ
   Dari Al-Zuhri berkata: Suatu hari 'Ali bin Al-Husain as berkata, "Wahai Zuhri, dari mana engkau?" Aku berkata, "Da-ri masjid." Beliau bertanya, "Apa yang telah engkau lakukan?" Aku berkata, "Kami mendiskudikan masalah shaum, lalu pendapatku dan pendapat sahabat-sahabatku sepakat bahwa tidak ada shaum yang wajib selain shaum bulan Ramadhân." Beliau berkata, "Wahai Zuhri, tidak sebagaimana yang engkau kata-kan, shaum itu ada empat puluh wajah: Sepuluh wajah dari-nya wajib seperti wajibnya shaum bulan Ramadhân, sepuluh wajah darinya haram menshauminya, empat belas wajah dari-nya orangnya bisa memilih; jika mau, dia shaum dan apabila mau, dia berbuka, shaum izin ada tiga wajah, shaum ta`dîb, shaum safar dan sakit." Aku berkata, "Kujadikan diriku seba-gai tebusanmu, jelaskanlah semuanya itu padaku!" Beliau berkata, "Adapun shaum yang wajib, maka shaum bulan Rama-dhân dan shaum dua bulan berturut-turut…." 
 
عَنِ الْفَضْلِ بْنِ شَاذَانَ عَنِ الرِّضَا ع قَالَ إِنَّمَا جُعِلَ الصَّوْمُ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ خَاصَّةً دُونَ سَائِرِ الشُّهُورِ لِأَنَّ شَهْرَ رَمَضَانَ هُوَ الشَّهْرُ الَّذِي أَنْزَلَ اللَّهُ فِيهِ الْقُرْآنَ إِلَى أَنْ قَالَ وَ فِيهِ نُبِّئَ مُحَمَّدٌ ص وَ فِيهِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ الَّتِي هِيَ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ وَ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَ هُوَ رَأْسُ السَّنَةِ وَ يُقَدَّرُ فِيهَا مَا يَكُونُ فِي السَّنَةِ مِنْ خَيْرٍ أَوْ شَرٍّ أَوْ مَضَرَّةٍ أَوْ مَنْفَعَةٍ أَوْ رِزْقٍ أَوْ أَجَلٍ وَ لِذَلِكَ سُمِّيَتْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ قَالَ وَ إِنَّمَا أُمِرُوا بِصَوْمِ شَهْرِ رَمَضَانَ لَا أَقَلَّ مِنْ ذَلِكَ وَ لَا أَكْثَرَ لِأَنَّهُ قُوَّةُ الْعِبَادِ الَّذِي يَعُمُّ فِيهِ الْقَوِيُّ وَ الضَّعِيفُ وَ إِنَّمَا أَوْجَبَ اللَّهُ الْفَرَائِضَ عَلَى أَغْلَبِ الْأَشْيَاءِ وَ أَعَمِّ الْقُوَى ثُمَّ رَخَّصَ لِأَهْلِ الضَّعْفِ وَ رَغَّبَ أَهْلَ الْقُوَّةِ فِي الْفَضْلِ وَ لَوْ كَانُوا يَصْلُحُونَ عَلَى أَقَلَّ مِنْ ذَلِكَ لَنَقَصَهُمْ وَ لَوِ احْتَاجُوا إِلَى أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ لَزَادَهُمْ
   Dari Al-Fadhl bin Syâdzân dari Al-Ridhâ as berkata, "Sesungguhnya shaum itu ditetapkan pada bulan Ramadhân secara khusus tidak pada bulan-bulan yang lain, karena bulan Ramadhân itu adalah bulan yang padanya Allah telah menu-runkan Al-Quran---dan padanya nubbi`a (diturunkan kenabian) Muhammad saw, dan padanya ada malam qadr yang ia itu lebih baik dari seribu bulan, dan pada malam qadr itu dipu-tuskan setiap perkara yang bijak, dan ia adalah awal tahun ditaqdirkan pada malam tersebut apa yang bakal terjadi pada tahun itu dari kebaikan atau keburukan, madarat atau manfaat, rezeki dan ajal, dan karena itu dinamakan malam qadr (penentuan)." Beliau berkata, "Dan sesungguhnya telah dipe-rintahkan dengan shaum bulan Ramadhân tidak lebih sedikit dari yang demikian itu dan tidak lebih banyak, sesungguhnya kekuatan para hamba yang meliputi padanya orang yang kuat dan yang lemah, Allah hanya mewajibkan kewajiban-kewajiban atas yang kuat, kemudian dia memberikan kelonggaran atas orang yang lemah, dan Dia menyukakan pada orang yang kuat pada keutamaan, dan kalaulah mereka hanya cukup dengan yang sedikit, Dia mengurangi mereka, dan bila mereka membutuhkan kepada yang lebih banyak dari itu, Dia menambahkan pada mereka." 
 
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
944 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 07:13:00 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
900 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 07:22:23 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1231 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 07:23:38 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1060 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 07:25:31 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
971 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 22, 2013, 11:45:24 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1054 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 04:26:34 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1012 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 04:29:20 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
848 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 04:30:52 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
891 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 04:45:29 AM
oleh Abu Zahra
2 Jawaban
1241 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2013, 05:22:36 AM
oleh Abu Zahra

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan