Penulis Topik: Shalat Malam [1]  (Dibaca 746 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Abu Zahra

Shalat Malam [1]
« pada: Juli 30, 2013, 07:28:46 PM »
Shalat Malam [1]

   وَ مِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Dan dari sebagian malam maka hendaklah kamu shalat tahajjud sebagai nâfilah bagimu, semoga Tuhanmu membang-kitkanmu pada maqâm (tempat berdiri)  yang terpuji. 
Shalat malam dan shalat fajar, walaupun kedua shalat ini termasuk shalat sunnah, tetapi di buku ini dipisahkan dari bab shalat-shalat sunnah, karena kedua shalat ini pembicaraannya agak panjang dan punya ta‘qîb tersendiri, apalagi shalat malam dalilnya terdapat dalam Al-Quran, dan ini menunjukkan sangat penting sebagaimana pada firman-Nya yang disebutkan di atas.

Keutamaan Shalat Malam
   Shalat malam itu banyak keutamaannya yang antara lain kemuliaan bagi orang yang beriman, mendatangkan rahmat, mengusir penyakit dari dalam tubuh dan menghilangkan dosa-dosa yang diamalkan di siang hari.
   
   نَزَلَ جَبْرَئِيلُ ع عَلَى النَّبِيِّ ص فَقَالَ لَهُ يَا جَبْرَئِيلُ عِظْنِي فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ وَ أَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ فَإِنَّكَ مُفَارِقُهُ وَ اعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مُلَاقِيهِ شَرَفُ الْمُؤْمِنِ صَلَاتُهُ بِاللَّيْلِ وَ عِزُّهُ كَفُّ الْأَذَى عَنِ النَّاسِ
Jabra`îl as telah turun kepada Nabi saw, kemudian beliau bertanya kepadanya, "Wahai Jabra`îl, nasihatilah aku!" Dia berkata, "Wahai Muhammad, hiduplah kamu menurut yang kamu kehendaki, tetapi ingatlah kamu akan menjadi mayit, cintailah orang yang kamu cintai, tetapi ingatlah kamu akan berpisah dengannya, dan kerjakanlah apa yang kamu kehendaki, tetapi ingatlah kamu akan menemukan hasilnya. Kemuliaan orang yang beriman itu adalah shalatnya di waktu malam, dan keperkasaannya adalah tidak mengganggu orang lain." 
   
   عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع قَالَ إِنَّ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ ثَلَاثَةً التَّهَجُّدَ بِاللَّيْلِ وَ إِفْطَارَ الصَّائِمِ وَ لِقَاءَ الْإِخْوَانِ
Abû ‘Abdillâh as berkata, "Sesungguhnya di antara rauh (rahmat) Allah ‘azza wa jalla itu ada tiga: Tahajjud di malam hari, memberi makanan untuk berbuka kepada orang yang shaum, dan berkunjung menjumpai ikhwân (saudara-saudara sesama muslim)."   
   
   قَالَ أَبُو الْحَسَنِ الْأَوَّلُ ع فِي قَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ وَ رَهْبانِيَّةً ابْتَدَعُوها ما كَتَبْناها عَلَيْهِمْ إِلَّا ابْتِغاءَ رِضْوانِ اللَّهِ قَالَ صَلَاةُ اللَّيْلِ
Abû Al-Hasan as yang pertama berkata tentang firman Allah ‘azza wa jalla, Ruhbâniyyah yang mereka adakan padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka, tetapi (mereka sendiri yang mengadakannya) untuk mencari keridhaan Allah.   Berliau berkata, "Yakni shalat malam."
    
   قَالَ الصَّادِقُ ع عَلَيْكُمْ بِصَلَاةِ اللَّيْلِ فَإِنَّهَا سُنَّةُ نَبِيِّكُمْ وَ أَدَبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ وَ مَطْرَدَةُ الدَّاءِ عَنْ أَجْسَادِكُمْ
Al-Shâdiq as berkata, "Hendaklah kamu melaksanakan shalat malam, sebab ia itu sunnah Nabi kamu, adab orang-orang saleh sebelum kamu, dan ia dapat mengusir penyakit dari badan-badan kamu." 
   
   قَالَ ع فِي قَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ إِنَّ الْحَسَناتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئاتِ قَالَ صَلَاةُ الْمُؤْمِنِ بِاللَّيْلِ تَذْهَبُ بِمَا عَمِلَ مِنْ ذَنْبٍ بِالنَّهَارِ
Beliau as berkata tentang firman Allah ‘azza wa jalla, Se-sungguhnya kebaikan-kebaikan itu akan menghilangkan keburukan-keburukan.  Beliau berkata, "Yaitu shalat orang yang ber-iman di malam hari akan menghilangkan dosa-dosa yang dia amalkan di siang hari," 

Waktu Shalat Malam
Waktu shalat malam adalah dari tengah malam sampai menjelang adzân shubuh. Firman Allah ‘azza wa jalla:

يَا أَيُّهَا الْمُزَمِّلُ قُمِ اللَّيْلَ إِلآَّ قَلِيْلاً, نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيْلاً, أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيْلاً
Wahai orang yang berselimut, bangunlah pada waktu malam kecuali sedikit (kamu tidur), yaitu pertengahannya atau kurangilah darinya sedikit atau lebihkan darinya dan bacalah Al-Quran dengan tartîl. 

Shalat malam ini dilaksanakan setelah atau sebelum tidur, hanya kebiasaan Rasûlullâh saw segera tidur setelah mendirikan shalat ‘isya guna persiapan ibadah malam.
رَوَى عُبَيْدُ بْنُ زُرَارَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع أَنَّهُ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ص إِذَا صَلَّى الْعِشَاءَ أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ فَلَمْ يُصَلِّ شَيْئاً حَتَّى يَنْتَصِفَ اللَّيْلُ
 ‘Ubaid bin Zurârah meriwayatkan dari Abû 'Abdillâh as bahwa dia berkata, “Adalah Rasûlullâh saw apabila beliau telah shalat ‘isya, beliau pergi ke peraduannya, maka beliau tidak melaksanakan su-atu shalat pun hingga pertengahan malam tiba.” 

Jumlah Raka‘at Shalat Malam
   Adapun jumlah raka‘at shalat malam sebelas raka‘at, yaitu tahajjud delapan raka‘at (empat kali salâm), shalat syafa‘ (genap) dua raka‘at, dan witir (tunggal) satu raka‘at, atau tiga raka‘at yang terakhir itu suka disebut witir.

Adab-adab Shalat Malam
Di antara adab-adab shalat malam adalah berdoa sebelum tidur dan setelah bangun dari tidur, membaca doa sebelum shalat malam, dan membaca ta‘qîb atau berdoa setelahnya, yaitu setelah dua raka‘at yang pertama, setelah delapan raka‘at dan setelah selesai shalat malam.
« Edit Terakhir: Juli 30, 2013, 07:30:47 PM oleh Abu Zahra »
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1053 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 10, 2012, 05:18:06 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1163 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 14, 2013, 10:14:02 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
696 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 30, 2013, 07:23:53 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
765 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 30, 2013, 07:35:18 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
831 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 07, 2013, 09:03:02 PM
oleh Abu Zahra
6 Jawaban
935 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 14, 2015, 08:05:56 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
552 Dilihat
Tulisan terakhir November 14, 2014, 01:21:07 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
423 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 26, 2015, 11:14:02 PM
oleh Monox D. I-Fly
HAIKU Malam Ini

Dimulai oleh ratna Puisi

0 Jawaban
316 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2016, 11:32:22 PM
oleh ratna
0 Jawaban
141 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 24, 2017, 08:25:51 PM
oleh bayu rey

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan