Penulis Topik: Shalat Malam [2]  (Dibaca 787 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Abu Zahra

Shalat Malam [2]
« pada: Juli 30, 2013, 07:35:18 PM »
Shalat Malam [2]

Doa Hendak Tidur
بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَ بِاسْمِكَ أَمُوْتُ
Bismikallâhumma ahyâ wa bismika amût.
Dengan nama-Mu yâ Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.

Doa Bangun dari Tidur
الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي أَحْيَانِي بَعْدَ مَا أَمَاتَنِي وَ إِلَيْهِ النُّشُوْرُ
1. Alhamdu lillâhilladzî ahyânî ba‘da mâ amâtanî wa ilaihin nusyûr.
Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkanku setelah Dia mematikanku dan kepada-Nya menjadi hidup kembali (nusyûr). 
Atau berdoa dengan doa berikut:

سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ النَّبِيِّيْنَ, وَ إِلَهِ الْمُرْسَلِيْنَ, وَ رَبِّ الْمُسْتَضْعَفِيْنَ. وَ الْحَمْدُ ِللهِِ الَّذِي يُحْيِ الْمَوْتَى، وَ هُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
2. Subhânallâhi rabbin nabiyyîn, wa ilâhil mursalîn, wa rabbil mustadh‘afîn. Walhamdu lillâhil ladzî yuhyil mautâ, wa huwa ‘alâ kulli syai`in qadîr.
Maha suci Allah Tuhan yang mengatur para nabi, Tuhan me- reka yang diutus, dan Tuhan kaum yang tertindas. Dan segala puji bagi Allah yang menghidupkan mereka yang telah mati, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu.

Doa ketika Mendengar Kokok Ayam
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ الْمَلاَئِكَةِ وَ الرُّوْحِ، سَبَقَتْ رَحْمَتُكَ غَضَبَكَ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ، عَمِلْتُ سُوْءً وَ ظَلَمْتُ نَفْسِي، فَاغْفِرْ لِي إِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Subbûhun quddûsun rabbul malâ`ikati war rûh, sabaqat rahmatuka ghadhabak, lâ ilâha illâ anta, subhânaka wa bihamdik, ‘amiltu sû`an wa zhalamtu nafsî faghfir lî, innahu lâ yaghfirudz dzunûba illâ ant.
Maha suci maha quddûs Tuhan para malaikat dan rûh, kasih-Mu mendahului murka-Mu, tidak ada tuhan selain Engkau, maha suci Engkau dan dengan memuji-Mu, aku telah melakukan keburukan dan menganiaya diri sendiri, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Engkau. 

Doa ketika Hendak Shalat Malam
اللَّهُمَّ إِنِّي أَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ وَ آلِهِ، وَ أُقَدِّمُهُمْ بَيْنَ يَدَيْ حَوَائِجِي، فَاجْعَلْنِي بِهِمْ وَجِيْهًا فِي الدُّنْيَا وَ اْلآخِرَةِ وَ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ. اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِهِمْ وَ لاَ تُعَذِّبْنِي بِهِمْ، وَ اهْدِنِي بِهِمْ وَ لاَ تُضِلَّنِي بِهِمْ، وَ ارْزُقْنِي بِهِمْ وَ لاَ تَحْرِمْنِي بِهِمْ، وَ اقْضِ لِي حَوَائِجِي لِلدُّنْيَا وَ اْلآخِرَةِ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ, وَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ.‏ٌ
Allâhumma innî atawajjahu ilaika binabiyyika nabiyyir rahmati wa ãlih, wa uqaddimuhum baina yadai hawâ`ijî, faj‘alnî bihim wajîhan  fid dun-yâ wal ãkhirati wa minal muqarrabîn. Allâhummarhamnî bihim walâ tu‘adzdzibnî bihim, wahdinî bihim wa lâ tudhillanî bihim, warzuqnî bihim walâ tahrimnî bihim, waqdhi lî hawâijî lid dunyâ wal ãkhirah, innaka ‘alâ kulli syai`in qadîr, wa bikulli syai`in ‘alîm.
Ya Allah, sesungguhnya aku menghadap kepada-Mu dengan Nabi-Mu, Nabi pembawa rahmat dan keluarganya. Aku kedepankan mereka di hadapan hajat-hajatku, maka dengan mereka jadikanlah aku mulia di dunia dan akhirat serta digabungkan bersama muqarrabîn. Ya Allah, sayangilah aku karena mereka dan janganlah Engkau siksa aku karena mereka, tunjukilah aku karena mereka dan janganlah Engkau sesatkan aku karena mereka, beri aku rezeki karena mereka dan jangan-lah Engkau tahan rezekiku karena mereka, dan penuhilah untukku kebutuhan-kebutuhanku untuk dunia dan akhirat. Sesungguhnya Engkau maha kuasa atas segala sesuatu, dan maha tahu kepada segala sesu-atu. 

Bacaannya
Pada dua raka‘at pertama dari shalat tahajjud, bacaannya yang dianjurkan pada raka‘at pertama setelah Al-Fâtihah adalah Al-Ikhlâsh, dan pada raka‘at kedua setelah Al-Fâtihah adalah sûrah Al-Kâfirûn. Adapun pada raka‘at yang lainnya kita bisa memilih sûrah yang kita suka.
Atau pada dua raka‘at yang pertama setelah Al-Fâtihah membaca sûrah Qul huwallâhu ahad enam puluh kali, yaitu pada raka‘at pertama tiga puluh dan pada raka‘at kedua tiga puluh kali.

Shalat Syafa‘  dan Watir/Witir
Allah ‘azza wa jalla berfirman:

وَ الشَّفْعِ وَ الْوَتْرِ. سورة الفجر 89/3
Demi syaf‘ dan watr. 
Syaf‘ artinya genap (dua raka‘at) dan watr (witir) artinya ganjil (satu raka‘at), dan terkadang ketiganya suka disebut shalat witir.

عَنِ ابْنِ سِنَانٍ قَالَ سَأَلْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ ع عَنِ الْوَتْرِ مَا يُقْرَأُ فِيهِنَّ جَمِيعاً قَالَ بِقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ قُلْتُ فِي ثَلَاثِهِنَّ قَالَ نَعَمْ
Ibnu Sinân berkata: Saya bertanya kepada Abû ‘Abdillâh as tentang witir dan sûrah yang dibaca padanya semua (raka‘atnya). Beliau berkata, "Qul huwallâhu ahad (sûrah Al-Ikhlâsh)." Saya bertanya: Pada ketiga raka‘atnya? Beliau berkata, "Ya."   
Dan dibaca pada dua raka‘at syafa‘ dan satu raka‘at watir (sûrah) Qul huwallâhu ahad, dan pisahkan antara syafa‘ dan witir dengan salâm. 


قَالَ أَبُو جَعْفَرٍ ع كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ص .... وَ أَوْتَرَ فِي الرُّبُعِ الْأَخِيرِ مِنَ اللَّيْلِ بِثَلَاثِ رَكَعَاتٍ فَقَرَأَ فِيهِنَّ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ وَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَ يَفْصِلُ بَيْنَ الثَّلَاثِ بِتَسْلِيمَةٍ ....
Abû Ja'far as berkata, "Adalah Rasûlullâh saw…dan beliau witir tiga raka‘at, maka beliau membaca padanya Fâtihatul Kitâb dan (sûrah) Qul huwallâhu ahad, dan beliau memisahkan di antara yang tiga dengan taslîm (salâm setelah dua raka‘at)…"   

Doa Qunût Shalat Witir
   عَنِ الْحَلَبِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع عَنِ الْقُنُوتِ فِي الْوَتْرِ هَلْ فِيهِ شَيْ‏ءٌ مُوَقَّتٌ يُتَّبَعُ وَ يُقَالُ فَقَالَ لَا أَثْنِ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ وَ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ ص وَ اسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ الْعَظِيمِ ثُمَّ قَالَ كُلُّ ذَنْبٍ عَظِيمٌ   
Al-Halabi bertanya kepada Imam Ja‘far Al-Shâdiq as ten-tang qunût dalam shalat watir: Apakah padanya ada suatu (doa qunût) yang ditentukan yang mesti diikuti dan diucapkan? Beliau berkata, "Tidak ada, pujilah Allah ‘azza wa jalla dan sampaikanlah permohonan shalawât buat Nabi saw, dan minta ampunlah untuk dosa kamu yang besar." Kemudian beliau mengatakan, "Setiap dosa itu (hukumannya) besar."   

Qunût Rasûlullâh saw
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَ عَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَ تَوَلَّنِي فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَ بَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَ قِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَ لاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، سُبْحَانَكَ رَبَّ الْبَيْتِ، أَسْتَغْفِرُكَ وَ أَتُوبُ إِلَيْكَ، وَ أُؤْمِنُ بِكَ وَ أَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ، لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِكَ يَا رَحِيْمُ
Allâhummahdinî fîman hadait, wa ‘âfinî fîman ‘âfait, wa tawallânî fîman tawallait, wa bârik lî fîmâ a‘thait, wa qinî syarra mâ qadhâit, fainnaka taqdhî walâ yuqdhâ ‘alaik, subhânaka rabbal bait, astaghfiruka wa atûbu ilaik, wa u`minu bika wa atawakkalu ‘alaik, lâ haula walâ quwwata illâ bika yâ rahîm.
Ya Allah, tunjukilah aku bersama orang-orang yang Engkau tunjuki, kuatkanlah diriku pada orang-orang yang Engkau telah berikan kekuatan, bimbinglah aku pada orang-orang yang Engkau bimbing, berkahilah aku pada apa-apa yang Engkau berikan, jagalah aku dari kejahatan yang telah Engkau tetapkan, karena sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ditetapkan atas-Mu. Maha suci Eng-kau wahai pemilik Al-Bait. Aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu, aku beriman kepada-Mu dan ber-tawakkal kepada-Mu, tidak ada daya dan tidak ada kekuatan selain dengan-Mu, wahai yang maha penyayang. 
Setelah selesai qunût, tangan yang kanan diturunkan untuk menghitung istighfâr sebanyak tujuh puluh kali, sementara telapak tangan yang kiri masih di depan wajah. Dan kalimat is-tighfâr-nya:
 
أَسْتَغْفِرُاللهَ رَبِّي وَ أَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullâha rabbî wa atûbu ilaih.
Aku memohon ampunan kepada Allah Tuhan yang mengaturku dan aku bertobat kepada-Nya. (Diucapkan tujuh puluh kali)
Setelah mengucapkan istighfâr tujuh puluh kali, bacalah dzikir berikut ini sebanyak tujuh kali:

هَذَا مَقَامُ الْعَائِذِ بِكَ مِنَ النَّارِ
Hâdzâ maqâmul ‘â`idzi bika minan nâr.
Inilah maqâm (tempat berdiri) orang yang berlindung kepada-Mu dari api neraka.
Selanjutnya tangan kiri diturunkan, kemudian takbîr lalu ruku‘ dan seterusnya.

 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1072 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 10, 2012, 05:18:06 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1241 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 14, 2013, 10:14:02 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
724 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 30, 2013, 07:23:53 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
779 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 30, 2013, 07:28:46 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
850 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 07, 2013, 09:03:02 PM
oleh Abu Zahra
6 Jawaban
981 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 14, 2015, 08:05:56 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
604 Dilihat
Tulisan terakhir November 14, 2014, 01:21:07 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
447 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 26, 2015, 11:14:02 PM
oleh Monox D. I-Fly
HAIKU Malam Ini

Dimulai oleh ratna Puisi

0 Jawaban
346 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2016, 11:32:22 PM
oleh ratna
0 Jawaban
155 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 24, 2017, 08:25:51 PM
oleh bayu rey

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan