Penulis Topik: Mikah Mut'ah [4]  (Dibaca 1016 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Abu Zahra

Mikah Mut'ah [4]
« pada: Agustus 13, 2013, 08:42:25 PM »
'Iddah Mut'ah
عَنْ زُرَارَةَ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع أَنَّهُ قَالَ إِنْ كَانَتْ تَحِيضُ فَحَيْضَةٌ وَ إِنْ كَانَتْ لَا تَحِيضُ فَشَهْرٌ وَ نِصْفٌ.
Dari Zurârah dari Abû 'Abdillâh as bahwa dia telah berkata, "Jika dia haid, maka satu kali haid, dan jika tidak haid, maka satu bulan setengah." 

عَنْ أَبِي الْحَسَنِ الرِّضَا ع قَالَ قَالَ أَبُو جَعْفَرٍ ع قَالَ عِدَّةُ الْمُتْعَةِ خَمْسَةٌ وَ أَرْبَعُونَ يَوْماً وَ الِاحْتِيَاطُ خَمْسَةٌ وَ أَرْبَعُونَ لَيْلَةً.
Dari Abû Al-Hasan Al-Ridhâ as berkata: Abû Ja'far as telah berkata, "'Iddah mut'ah itu 45 hari dan hati-hatinya 45 malam." 

عَنْ زُرَارَةَ قَالَ عِدَّةُ الْمُتْعَةِ خَمْسَةٌ وَ أَرْبَعُونَ يَوْماً كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى أَبِي جَعْفَرٍ ع يَعْقِدُ بِيَدِهِ خَمْسَةً وَ أَرْبَعِينَ فَإِذَا جَازَ الْأَجَلُ كَانَتْ فُرْقَةٌ بِغَيْرِ طَلَاقٍ.
Dari Zurârah berkata, "'Iddah mut'ah 45 hari sea-kan aku melihat kepada Abû Ja'far mengisyaratkan de-ngan tangannya, maka bila telah lewat waktunya ber-arti pisah tanpa thalâq." 

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَجَّاجِ قَالَ سَأَلْتُ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ ع عَنِ الْمَرْأَةِ يَتَزَوَّجُهَا الرَّجُلُ مُتْعَةً ثُمَّ يُتَوَفَّى عَنْهَا هَلْ عَلَيْهَا الْعِدَّةُ فَقَالَ تَعْتَدُّ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَ عَشْراً وَ إِذَا انْقَضَتْ أَيَّامُهَا وَ هُوَ حَيٌّ فَحَيْضَةٌ وَ نِصْفٌ مِثْلُ مَا يَجِبُ عَلَى الْأَمَةِ الْحَدِيثَ.
Dari 'Abdurrahmân bin Al-Hajjâj berkata: Saya bertanya kepada Abû 'Abdillâh as tentang perempuan yang dinikahi lelaki secara mut'ah, kemudian lelaki itu wafat darinya, "Apakah wajib 'iddah bagi perempuan itu?" Maka beliau berkata, "Dia ber-'iddah empat bulan sepuluh hari, dan jika hari-harinya telah berlalu sedang le-laki itu hidup, maka 'iddah-nya satu kali haid dan setengah semisal yang wajib bagi hamba sahaya."   






Perempuan yang Nikah Mut'ah dengan Dukhûl tidak Boleh Menikah dengan Lelaki Lain Kecuali setelah Ha-bis Masa 'Iddah dan Dia Boleh Nikah dengan Mantan Suaminya dalam Masa 'Iddah
عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مُسْلِمٍ فِي حَدِيثٍ أَنَّهُ سَأَلَ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ ع عَنِ الْمُتْعَةِ فَقَالَ إِنْ أَرَادَ أَنْ يَسْتَقْبِلَ أَمْراً جَدِيداً فَعَلَ وَ لَيْسَ عَلَيْهَا الْعِدَّةُ مِنْهُ وَ عَلَيْهَا مِنْ غَيْرِهِ خَمْسَةٌ وَ أَرْبَعُونَ لَيْلَةً.
 Dari Muhammad bin Muslim dalan sebuah ha-dîts bahwa dia bertanya kepada Abû 'Abdillâh as ten-tang nikah mut'ah, maka belaiu berkata, "Jika dia ingin melakukan akad yang baru, dia bisa lakukan, dan tidak wa-jib 'iddah bagi perempaun itu  dari mntan suaminya, tetapi dia wajib 'iddah dari laki-laki yang lainnya selama 45 ma-lam." 

عَنْ أَبِي بَصِيرٍ قَالَ لَا بَأْسَ أَنْ تَزِيدَكَ وَ تَزِيدَهَا إِذَا انْقَطَعَ الْأَجَلُ فِيمَا بَيْنَكُمَا تَقُولُ لَهَا اسْتَحْلَلْتُكِ بِأَجَلٍ آخَرَ بِرِضًا مِنْهَا وَ لَا يَحِلُّ ذَلِكَ لِغَيْرِكَ حَتَّى تَنْقَضِيَ عِدَّتُهَا.
Dari Abû Bashîr berkata, "Dia menambahmu dan kamu menambahnya apabila telah terputus tempo di antara kamu berdua, kamu katakan kepadanya, 'Sa-ya minka kamu menghalalkan dengan tempo yang la-in.' Dengan keridoan darinya, dan tidak halal yang de-mikian itu bagi lelaki selainmu hingga berakhir 'iddah-nya."   

Tidak Boleh Nikah Mut'ah dengan Perempuan yang Se-dang Di-mut'ah-inya (untuk memperpanjang waktu) ke-cuali setelah Habis Masanya atau setelah Dihibahkannya
عَنْ أَبَانِ بْنِ تَغْلِبَ قَالَ قُلْتُ لِأَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع الرَّجُلُ يَتَزَوَّجُ الْمَرْأَةَ مُتْعَةً فَيَتَزَوَّجُهَا عَلَى شَهْرٍ ثُمَّ إِنَّهَا تَقَعُ فِي قَلْبِهِ فَيُحِبُّ أَنْ يَكُونَ شَرْطُهُ أَكْثَرَ مِنْ شَهْرٍ فَهَلْ يَجُوزُ أَنْ يَزِيدَهَا فِي أَجْرِهَا وَ يَزْدَادَ فِي الْأَيَّامِ قَبْلَ أَنْ تَنْقَضِيَ أَيَّامُهُ الَّتِي شَرَطَ عَلَيْهَا فَقَالَ لَا يَجُوزُ شَرْطَانِ فِي شَرْطٍ قُلْتُ كَيْفَ يَصْنَعُ قَالَ يَتَصَدَّقُ عَلَيْهَا بِمَا بَقِيَ مِنَ الْأَيَّامِ ثُمَّ يَسْتَأْنِفُ شَرْطاً جَدِيداً.
Dari Abân bin Taghlib berkata: Saya bertanya kepada Abû 'Abdillâh as, "Ada lelaki menikah mut'ah dengan perempuan, dia menikahinya untuk waktu se-bulan, kemudian niatnya berubah, dia ingin syaratnya itu lebih lama dari sebulan, bolehkah dia menambah maharnya dan menambah hari-harinya sebelum masa-nya yang dia syaratkan berakhir?" Beliau berkata, "Ti-dak boleh dua syarat dalam satu syarat." Saya bertanya, "Bagaimana dia harus berbuat?" Beliau berkata, "Dia sedekahkan kepadanya sisa waktunya, kemudian dia mulai dengan syarat yang baru."   

Nikah Mut'ah dengan Seorang Perempuan Bisa Beru-lang Kali tanpa Batas
عَنْ زُرَارَةَ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ ع قَالَ قُلْتُ لَهُ الرَّجُلُ يَتَزَوَّجُ الْمُتْعَةَ وَ يَنْقَضِي شَرْطُهَا ثُمَّ يَتَزَوَّجُهَا رَجُلٌ آخَرُ حَتَّى بَانَتْ مِنْهُ ثُمَّ يَتَزَوَّجُهَا الْأَوَّلُ حَتَّى بَانَتْ مِنْهُ ثَلَاثاً وَ تَزَوَّجَتْ ثَلَاثَةَ أَزْوَاجٍ يَحِلُّ لِلْأَوَّلِ أَنْ يَتَزَوَّجَهَا قَالَ نَعَمْ كَمْ شَاءَ لَيْسَ هَذِهِ مِثْلَ الْحُرَّةِ هَذِهِ مُسْتَأْجَرَةٌ وَ هِيَ بِمَنْزِلَةِ الْإِمَاءِ.
Dari Zurârah dari Abû Ja'far as dia (Zurârah) berkata: Saya berkata kepadanya, "Ada laki-laki meni-kah mut'ah dan berakhirlah syaratnya, kemudian pe-rempuan itu dinikahi oleh lelaki lain hingga nyata (pi-sah) darinya, kemudian dia dinikahi lagi oleh lelaki yang pertama hingga nyata darinya sebanyak tiga kali, dan perempuan tersebut menikah dengan tiga suami, apakah halal bagi lelaki yang pertama untuk menika-hinya lagi?" Beliau berkata, "Ya, berapa kali saja dia mau ini tidak semisal perempuan merdeka (yang dinikahi secara dâ`im), ini disewa dan ia kedudukannya sebagaimana perni-kahan dengan hamba sahaya." 

عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْحَكَمِ عَنْ أَبَانٍ عَنْ بَعْضِ أَصْحَابِهِ عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ ع فِي الرَّجُلِ يَتَمَتَّعُ مِنَ الْمَرْأَةِ الْمَرَّاتِ قَالَ لَا بَأْسَ يَتَمَتَّعُ مِنْهَا مَا شَاءَ.
Dari 'Ali bin Al-Hakam dari Abân dari sebagian sahabatnya dari Abû 'Abdillâh as tentang lelaki meni-kah mut'ah dengan satu perempuan berkali-kali, beliau berkata, "Tidak mengapa dia melakukan mut'ah dengannya menurut yang dia mau."   





Lelaki yang Menghibahkan Sisa Waktu tidak Boleh Ru-juk
عَنْ عَلِيِّ بْنِ رِئَابٍ قَالَ كَتَبْتُ إِلَيْهِ أَسْأَلُهُ عَنْ رَجُلٍ تَمَتَّعَ بِامْرَأَةٍ ثُمَّ وَهَبَ لَهَا أَيَّامَهَا قَبْلَ أَنْ يُفْضِيَ إِلَيْهَا أَوْ وَهَبَ لَهَا أَيَّامَهَا بَعْدَ مَا أَفْضَى إِلَيْهَا هَلْ لَهُ أَنْ يَرْجِعَ فِيمَا وَهَبَ لَهَا مِنْ ذَلِكَ فَوَقَّعَ ع لَا يَرْجِعُ.
Dari 'Ali bin Ri`âb berkata, "Saya menulis surat kepadanya bertanya tentang seorang lelaki yang mela-kukan nikah mut'ah dengan seorang perempuan, ke-mudian laki-laki itu menghibahkan hari-harinya kepa-danya sebelum melakukan hubungan dengannya, apa-kah dia boleh kembali pada apa yang dia hibahkan ba-ginya dari hal itu?" Maka beliau as menulis jawaban-nya, "Dia tidak boleh rujuk."   

Apabila Perempuan Menghibahkan Maharnya dan Lela-ki memberikan waktunya sebelum Dukhûl
عَنْ زُرْعَةَ عَنْ سَمَاعَةَ قَالَ سَأَلْتُهُ عَنْ رَجُلٍ تَزَوَّجَ جَارِيَةً أَوْ تَمَتَّعَ بِهَا ثُمَّ جَعَلَتْهُ مِنْ صَدَاقِهَا فِي حِلٍّ يَجُوزُ أَنْ يَدْخُلَ بِهَا قَبْلَ أَنْ يُعْطِيَهَا شَيْئاً قَالَ نَعَمْ إِذَا جَعَلَتْهُ فِي حِلٍّ فَقَدْ قَبَضَتْهُ مِنْهُ فَإِنْ خَلَّاهَا قَبْلَ أَنْ يَدْخُلَ بِهَا رَدَّتِ الْمَرْأَةُ عَلَى الرَّجُلِ نِصْفَ الصَّدَاقِ.
Dari Zur'ah dari Samâ'ah dia berkata, Saya ber-tanya kepadanya tentang lelaki menikahi perempuan atau nikah mut'ah denganya, lalu perempuan tersebut membebaskan maharnya, bolehkah lelaki tersebut me-lakukan dukhûl (hubungan badan) sebelum dia menye-rahkan mahar kepadanya?" Dia menjawab, "Boleh, jika perempuan memberikan maharnya, maka hakikatnya dia telah memegangnya darinya, apabila lelaki mele-paskannya sebelum dukhûl dengannya, maka perem-puan tersebut mengembalikan setengah dari mahar itu kepada laki-laki."   
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2234 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 27, 2012, 09:17:30 PM
oleh Kang_Asep
2 Jawaban
2182 Dilihat
Tulisan terakhir April 21, 2013, 12:45:01 PM
oleh Awal Dj
3 Jawaban
1658 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 07, 2013, 02:38:21 AM
oleh Abu Zahra
26 Jawaban
5959 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 27, 2013, 07:41:58 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1144 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 13, 2013, 08:38:15 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1101 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 13, 2013, 08:40:39 PM
oleh Abu Zahra
2 Jawaban
1244 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 15, 2013, 06:47:05 PM
oleh Abu Zahra
13 Jawaban
2963 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 27, 2013, 07:36:15 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1854 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 29, 2013, 07:54:27 PM
oleh ratna
2 Jawaban
935 Dilihat
Tulisan terakhir April 19, 2015, 10:24:25 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan