Penulis Topik: Mengenal Allah  (Dibaca 552 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Mengenal Allah
« pada: Pebruari 22, 2016, 01:40:13 PM »
[13:28 22/02/2016] ‪+62 812-1964-8986‬: Imam al-Bukhari (w 256 H) Berkeyakinan "Allah Ada Tanpa Tempat Dan Tanpa Arah"

Aqidah Rasulullah, para sahabatnya, para ulama salaf saleh, dan aqidah mayoritas umat Islam; Ahlussunnah Wal Jama’ah ialah bahwa Allah ada tanpa tempat dan tanpa arah. Kita akan banyak menemukan pernyataan para ulama terkemuka dari generasi ke generasi dalam menetapkan keyakinan suci ini. Keyakinan bahwa Allah ada tanpa tempat dan arah juga merupakan keyakinan Syaikhul Muhadditsin al-Imam Abu ‘Abdillah Muhammad ibn Isma’il al-Bukhari (w 256 H), penulis kitab yang sangat mashur; Shahih al-Bukhari. Para ulama yang datang sesudah beliau yang menuliskan syarh bagi kitabnya tersebut menyebutkan bahwa al-Imam al-Bukhari adalah seorang ahli Tauhid, beliau mensucikan Allah dari tempat dan arah.

 

 

Salah seorang penulis Syarh Shahih al-Bukhari, as-Syekh ‘Ali ibn Khalaf al-Maliki yang dikenal dengan Ibn Baththal (w 449 H) menuliskan sebagai berikut:

 

غَرْضُ البُخَارِيّ فِي هذَا البَاب الرّدُّ عَلَى الْجَهْمِيّةِ الْمُجَسِّمَةِ فِي تَعَلُّقِهَا بِهذِه الظّوَاهِر، وَقَدْ تَقَرّرَ أنّ اللهَ لَيْسِ بِجِسْمٍ فَلاَ يَحْتَاجُ إلَى مَكَانٍ يَسْتَقِرّ فِيْهِ، فَقَدْ كَانَ وَلاَ مَكَان، إنّمَا أضَافَ المَعَارِجَ إلَيْه إضَافَةُ تَشْرِيفٍ، وَمَعْنَى الارْتفَاعِ إلَيْهِ اعْتِلاؤُه، أى تَعَالِيْهِ، مَعَ تَنْزِيْهِهِ عَنِ الْمَكَانِ.

 

“Tujuan al-Bukhari dalam membuat bab ini adalah untuk membantah kaum Jahmiyyah Mujassimah, di mana kaum tersebut adalah kaum yang hanya berpegang teguh kepada zhahir-zhahir nash. Padahal telah ditetapkan bahwa Allah bukan benda, Dia tidak membutuhkan kepada tempat dan arah. Dia Ada tanpa permulaan, tanpa arah dan tanpa tempat. Adapun penisbatan “al-Ma’arij” adalah penisbatan dalam makna pemuliaan (bukan dalam pengertian Allah di arah atas). Juga makna “al-Irtifa’” adalah dalam makna bahwa Allah maha suci, Dia maha suci dari tempat” (Fath al-Bari, j. 13, h. 416).

 

Pernyataan Ibn Bathal ini dikutip oleh al-hafizh Ibn Hajar al-‘Asqalani dalam Fath al-Bari dan disepakatinya. Dengan demikian berarti keyakinan Allah ada tanpa tempat adalah merupakkan keyakinan para ahli hadits secara keseluruhan.
[13:30 22/02/2016] ‪+62 812-1964-8986‬: MENGENAL ALLAH

Sesungguhnya mengenal Allah adalah perkara yang teragung dalam agama.
Karena seluruh amal ibadah seseorang tidaklah sah kecuali telah mengenal Allah yang wajib disembah. Sebagaimana yang dituturkan oleh al Imam al Ghazali:
لا تصح العبادة إلا بعد معرفة المعبود
Maknanya: "tidak sah ibadah (seorang hamba) kecuali telah mengenal Tuhan yang wajib disembah."
Karena agungnya mengenal Allah para ulama memprioritaskan ilmu tersebut dari pada ilmu-ilmu selainnya.
- ketika al Imam asy Syafi'i ditanya tentang ilmu tersebut beliau menjawab:
اتقنا ذاك قبل هذا
"Kami terlebih dahulu menguasai ilmu tersebut sebelum ilmu ini (ilmu fiqh)."
- karena agungnya ilmu tersebut al Imam Abu hanifah mengkhususkan karyanya dalam penjelasan ilmu tersebut dan menamakannya "al Fiqhu al Akbar" fikih yang besar.
- karena agungnya hal tersebut nabi memprioritaskan dirinya dengan lebih mengetahuinya dari yang lain, beliaupun bersabda:
إني أعلمكم بالله واخشاكم له
Maknanya: "sesungguhnya aku lebih mengenal Allah dari pada kalian dan lebih takut kepada-Nya dari pada kalian."

Rasulullah yang lebih mengetahui dan mengenal Allah memberikan kita kaidah dalam mengenal Allah bahwa Allah tidak bisa difikirkan dan dibayangkan. Rasul bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh al Hafizh abu al Qasim al Anshari dalam Syarhu al Irsyad:
لا فكرة في الرب
Maknanya: "Allah tidak bisa difikirkan."

Akidah inilah yang diajarkan oleh para ulama kita seperti al Imam Ahmad bin Hanbal dan Dzu an Nun al Mishri. Mereka berkata:
مهما تصورت ببالك فالله بخلاف ذلك
Maknanya: "apapun yang terlintas dalam fikiran mu maka Allah tidak seperti itu."

Jika ada pertanyaan, lantas bagaimana cara kita mengenal Allah? Maka jawablah dengan perkataan al Imam ahmad al Rifa'i:
غاية المعرفة بالله الإيقان بوجوده تعالى بلا كيف ولا مكان
Maknanya: "puncak pengetahuan hamba kepada Allah adalah meyakini keberadaan-Nya tanpa "kaif" (disifati dengan sifat makhluk) dan tanpa tempat."

Mengenal Allah adalah dengan mengetahui apa-apa yang wajib ada bagi Allah, mengetahui apa-apa yang mustahil bagi Allah dan apa-apa yang layak bagi Allah. Mengenal Allah adalah dengan meyakini Allah ada tidak bertempat, tidak berarah dan tidak disifati dengan sifat makhluk.  BUKAN DENGAN MEMBAYANGKAN DAN MEMIKIRKANNYA.
Ketahuilah saudara saudariku orang yang membayangkan Allah kemudian menyembah-Nya, orang tersebut sama dengan penyembah berhala, sama-sama menyembah makhluk. Yang satu menyembah pikiran yang sudah dibentuk dengan batu atau semisalnya dan yang satu lagi menyembah bentuk yang berada difikirannya. Jika seseorang mati dalam aqidah ini maka benar-benarlah ia menjadi orang yang merugi.

Sebarkan lillahita'alaa..!!!
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
2216 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 03, 2013, 04:31:24 PM
oleh Kang Asep
5 Jawaban
1758 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 05, 2013, 02:28:53 PM
oleh Kang Asep
27 Jawaban
9569 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 27, 2013, 04:58:16 AM
oleh Kang Asep
11 Jawaban
2125 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 18, 2016, 06:59:36 PM
oleh Ziels
19 Jawaban
2853 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 27, 2014, 05:47:01 AM
oleh wa2nlinux
2 Jawaban
3739 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 21, 2015, 04:05:31 PM
oleh cikande
0 Jawaban
467 Dilihat
Tulisan terakhir April 10, 2015, 11:15:52 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
765 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 03, 2016, 10:05:34 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
217 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 29, 2016, 06:30:29 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
3 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 10, 2017, 08:08:38 AM
oleh comicers

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan