Penulis Topik: Melaknat Yazid bin Muawiyah  (Dibaca 893 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Melaknat Yazid bin Muawiyah
« pada: Desember 12, 2014, 07:39:25 PM »
Berdasar penuturan Ibnu al Jawzi, sebab penulisn buku ini[1] adalah adanya pertanyaan salah seorang anggota Majelis Nasihatnya, tentang bolehnya melaknat Yazid. Pertanyaan ini sangat rumit baginya, mengingat posisinya sebagai orator ulung di Baghdad – sebuah kota yang disalamnya tumbuh subur berbagai aliran dan sekte – dan banyaknya kaum hipokrat yang memsuhinya. Sebab menurutnya, pertanyaan tersebut memiliki dua implikasi pasti, menjatuhkan dan provokatif.

Akhirnya beliau menjawab, “Diam adalah lebih baik.”

Merka mengejarnya dengan pertanyaan lagi, “Kami tahu, diam adalah lebih baik. Tapi bolehkah kami melaknatnya ?”

Belai menjawab, “lelaki ini (Yazid bin Muawiyah) berkuasa selama tiga tahun. Tahun pertama, ia membunuh al Husain. Tahun kedua ia membuat teror di kota Madinah dan menghalalkan wanita-wanitanya. Tahun ketiga, ia menyerang Ka`bah, lalu menghancurkannya.”

Mereka spontan berkata, “Kami akan melaknatnya.”

Ibnu Jawzi berkata, “Laknatlah!”

Beliupun melaknat Yazid di atas mimbar di Baghdad, di hadapan Imam (khalifah) an Nashir dan pembesar ulama.

Banyak masyarakat bawah yang perti dari majelisnya kala itu. iapun melantunkan ayat, “Ingatlah kebinasaan bagi penduduk Madyan, sebagaimana kaum Tsamud telah binasa[2]

Mendapati keberanian Ibnu Al Jawzi ini, Abdul Mughits al Hanbali menulis atu buku, yang didedikasikan untuk sang penguasa. Buku itu berjudul, Fadhailu Yazid (keutamaan Yazid). Kemudian Ibnu al Jawzi menuliskan sssanggahan buku tersebut dengan judul yang keras, Arradd `ala al Muta`asshib al `anid al Mani` min Dzammi Yazid (Sanggahan untuk sang fanatis yang keras kepala, yang telah melarang mencacat Yazid).

Sumber : Ibnu Jawzi, Khalifah Yazid bin Muawiyah, Hal. 11-12, terbitan Ilya tahun 2014.
 1. buku karya Ibnu Jawzi yang mengupas mengenai boleh tidaknya melaknat Yazid bin Muawiyah
 2. Q.S 11:95
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
1896 Dilihat
Tulisan terakhir November 29, 2012, 04:26:27 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1760 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 04, 2012, 09:21:16 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
986 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 06, 2013, 09:52:52 PM
oleh Kang Asep
Umar bin Khattab

Dimulai oleh ratna « 1 2 » Sejarah

20 Jawaban
4199 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 20, 2013, 03:53:42 AM
oleh molecullarafric
8 Jawaban
1944 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 05, 2013, 01:01:08 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
1080 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2013, 09:47:32 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
687 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 06, 2014, 04:30:00 PM
oleh Kang Asep
12 Jawaban
4175 Dilihat
Tulisan terakhir November 11, 2015, 12:52:41 PM
oleh mooses
0 Jawaban
721 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 21, 2014, 12:52:11 AM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
1421 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 30, 2015, 08:55:48 AM
oleh Ziels

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan