Penulis Topik: Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib  (Dibaca 2224 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9203
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib
« pada: Pebruari 04, 2014, 12:05:01 PM »
Kutip dari: Mushab bin Umair
Untuk menyegarkan kembali ingatan kita, saya kutip lagi di sini perkataan al-Khumaini ar-Rafidhi, salah seorang ulama Syi’ah muta-akhirin yang pernah menjadi panutan orang2 Syi’ah (khususnya di Indonesia). Dia mengatakan :
الإيمان ولا يحصل إلا بواسطة ولاية علي وأوصيائه من المعصومين الطاهرين عليهم السلام ، بل لا يقبل الإيمان بالله ورسوله من دون الولاية
“Iman seseorang itu tidaklah diterima kecuali harus melalui perantaraan al-wilayah ‘Ali dan para pewarisnya yang ma’shum ‘alaihimussalaam. Bahkan tidak akan diterima iman kepada Allah dan rasul-Nya jika tidak disertai dengan beriman kepada al-wilayah ‘Ali dan para pewarisnya yang ma’shum ini.”
(Al-Arba’un Haditsan hal.551)

Kemudian…
Tahukah kita bahwa ‘aqidah al-Khumaini Ar-Rafidhi itu bukanlah ‘aqidah hasil karangan dia sendiri melainkan itu adalah ‘aqidah yang menjadi peganggan para ulama besar Syi’ah sejak dulu, turun temurun dan sambung bersambung hingga sekarang?

Sumber : Mushab bin Umair, Ahlus-Sunnah versus Syiah, #Jawab56

Mushab bin Umar mengutip pernyataan Imam Khumaini. Dan saya katakan “Benar, kaum syiah meyakini hal sebagimana yang dikatakan oleh Imam Khumaini tersebut.”

Saya bertanya,  lalu mana kritikannya ? manakah dalil Mushab yang bisa membuktikan kesalahan pernyataan Imam Khumaini ?

Jika Allah memerintah manusia untuk thaat kepada RasulNya, dan Rasul memerintahkan umatnya untuk berwiayah kepada Ali bin Abi Thalib, maka apakah seseorang bisa dikatakan berima kepada Allah jika dia tidak beriwalayah kepada Ali bin Abi Thalib? Bacalah dalam : beriman kepada wilayah ali bin Abi Thalib
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9203
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib
« Jawab #1 pada: Pebruari 04, 2014, 06:06:28 PM »
Kutip dari: mushab bin Umair
Khumaini ar-Rafidhi mengatakan :
“Iman seseorang itu tidaklah diterima kecuali harus melalui perantaraan al-wilayah ‘Ali dan para pewarisnya yang ma’shum ‘alaihimussalaam. Bahkan tidak akan diterima iman kepada Allah dan rasul-Nya jika tidak disertai dengan beriman kepada al-wilayah ‘Ali dan para pewarisnya yang ma’shum ini.”

Jika menurut Al-Khumaini iman seseorang itu tidaklah diterima kecuali harus melalui perantaraan al-wilayah ‘Ali dan para pewarisnya yang ma’shum, maka Abu Bakar radhiyallaahu ‘anhu dan ‘Umar radhiyallaahu ‘anhu sama sekali tidak beriman melalui wilayah ‘Ali radhiyallaahu ‘anhu dan keturunannya yang dianggap ma’shum oleh Syi’ah.
Itu berarti iman Abu Bakar radhiyallaahu ‘anhu dan ‘Umar radhiyallaahu ‘anhu sia-sia dan tidaklah akan diterima oleh Allah menurut Syi’ah.
Itu berarti keduanya kalau tidak munafik, maka kafir menurut Syi’ah.
Lalu, bagaimana bisa kemudian Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dengan tegas malah menjanjikan keduanya surga?
Apakah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah salah karena telah menjanjikan surga kepada 2 orang kafir atau munafik ataukah Khumaini dan Syi’ah yang salah?
Jawabnya jelas bahwa yang salah adalah Khumaini dan orang2 Syi’ah.

Kemudian, ‘Ali radhiyallaahu ‘anhu dengan tegas mengatakan :
“Orang yang terbaik diantara umat ini setelah Nabi mereka adalah Abu Bakar dan Umar.”
(Musnad Ahmad 1/115 no.926. Syaikh Syu’aib rahimahullah mengatakan : “Isnadnya shahih.”)

Apakah mungkin dua orang kafir atau  munafik itu ‘Ali radhiyallaahu ‘anhu tetapkan sebagai 2 manusia terbaik setelah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam?
Apakah ‘Ali radhiyallaahu ‘anhu yang salah ataukah Khumaini dan Syi’ah yang salah?
Jawabnya jelas bahwa yang salah adalah Khumaini dan orang2 Syi’ah.

@Muhsab bin Umair

Antum tahu dari mana kalau Abu Bakar tidak berwilayah kepada Ali bin Abi Thalib ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9203
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib
« Jawab #2 pada: Pebruari 04, 2014, 06:33:54 PM »
^
Sama sekali tidak, dan tidak pula kepada keturunan2 'Ali radhiyallaahu 'anhu yang dianggap ma'shum oleh Syi'ah.


iya ...

pengetahuan antum tersebut dari mana asal usulnya? antum mengarangnya sndiri  atau ada riwayat dimana Abu Bakar berkata, "Aku tidak berwilayah kepada Ali bin Abi Thalib" ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 15
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib
« Jawab #3 pada: Pebruari 04, 2014, 09:08:52 PM »
Apakah yang dimaksud dengan berwilayah kepada Ali bin Abi Tholib?
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9203
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib
« Jawab #4 pada: Pebruari 04, 2014, 11:53:48 PM »
wali = pelindung.

dalam agama Buddha adalah istilah Triratana = tiga serangkai / perlindungan, yaitu Buddha, Dhamma dan Sangha

dalam islam juga ada Tiga perlindungan = Allah, Rasul dan Ulil Amri.

orang beriman harus berlindung kepada Allah, sehingga kaum muslimin sering membaca taudz "Aku berlindung kepada Allah, dari dogaan syaitan yang terkutuk."

tetapi, orang kafir berlindung kepada syaitan dari petunjuk Tuhan. mereka berlindung kepda iblis, syaitan dan wali syaitan.

Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (Q.S 2:257)

Berlindung kepada Allah, berarti taat kepada Allah. tidak bisa disebut taat kepada Allah, kalau tidak taat kepada ulil amri.
jadi berlindung kepda allah,berarti taat kepada ulil amri. Berwilayah kepada Allah, berarti berwilayah kepada ulil amri. tidak disebut berwilayah kepada Allah, bila tidak berwilayah kepada ulil amri. Tidak termasuk berlindung kepada allah, kalau tidak berlindung kepada ulil Amri. dan Ali bin Abi Thalib, itulah dia Ulil Amri.

manusia itu, kalau walinya bukan Ulil Amri, maka walinya syaitan. Kalau tidak taat pada ulil amri, maka tentu dia taat pada syaitan. Abu Zahra berkata, "orang itu kalau tidak berjalan untuk menjadi wali Allah, dia berjalan untuk menjadi wali syaitan."
« Edit Terakhir: Pebruari 05, 2014, 12:09:45 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9203
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib
« Jawab #5 pada: Pebruari 05, 2014, 12:48:45 AM »
Kutip dari: Mushab bin Umair
Bagaimana Abu Bakar radhiyallaahu 'anhu akan berwilayah kepada 'Ali radhiyallaahu 'anhu dan keturunan2 'Ali radhiyallaahu 'anhu yang dianggap ma'shum oleh Syi'ah, sedangkan konsep wilayah 'ala Syi'ah seperti itu baru dikenal jauh sesudah beliau wafat?

coba jelaskan, konsep wilayah versi syiah menurut yang antum ketahui itu seprti apa ?

Kutip dari: mushab
Bahkan, sebaliknya, malah 'Ali radhiyallaahu 'anhu lah yang berbai'at kepada Abu Bakar radhiyallaahu 'anhu saat Abu Bakar radhiyallaahu 'anhu diangkat menjadi khalifah.

Ini membuktikan apa ? apakah baiatnya Ali kepada Abu Bakar membuktikan bahwa imam Ali berwilayah kepada Abu Bakar ? atau membuktian bahwa Abu Bakar tidak berwilayah kepada Ali ? atau membuktikan keduanya ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 15
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib
« Jawab #6 pada: Pebruari 05, 2014, 10:53:00 PM »
Apakah Imam Ali ra telah menjelaskan bahwa Beliau adalah Ulil Amri yang dimaksud ?
 

Offline Sandy_dkk

Re:Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib
« Jawab #7 pada: Pebruari 05, 2014, 11:05:01 PM »
mengenai penjelasan dari Imam Ali saya tidak tahu. namun, saya mengetahui adanya satu riwayat mengenai ini yang bersumber dari Rasulullah:

Jabir Al-Anshari (ra), ia berkata: Ketika Allah menurunkan ayat ini aku bertanya: Ya Rasulallah, kami telah mengetahui Allah dan Rasul-Nya, tetapi siapakah yang dimaksud dengan Ulil-amri yang ketaatannya kepada mereka Allah kaitkan dengan ketaatan kepada-Nya dan Rasul-Nya? Rasulullah saw menjawab:
Wahai Jabir, mereka itu adalah para penggantiku: Pertama, Ali bin Abi Thalib, kemudian Al-Hasan, kemudian Al-Husein, kemudian Ali bin Al-Husein, kemudian Muhammad bin Ali, kemudian Muhammad bin Ali yang dalam Taurat gelarnya masyhur Al-Baqir. Wahai Jabir, kamu akan menjumpai dia, sampaikan salamku kepadanya. Kemudian Ash-Shadiq Ja’far bin Muhammad, kemudian Musa bin Ja’far, kemudian Ali bin Musa, kemudian Muhammad bin Ali, kemudian Al-Hasan bin Muhammad, kemudian dua nama Muhammad dan yang punya dua gelar Hujjatullah di bumi-Nya dan Baqiyatullah bagi hamba-hamba-Nya yaitu Ibnul Hasan, dialah yang Allah perkenalkan sebutan namanya di seluruh belahan bumi bagian barat dan timur, dialah yang ghaib dari para pengikutnya dan kekasihnya, yang keghaibannya menggoyahkan keimamahannya kecuali bagi orang-orang yang Allah kokohkan keimanan dalam hatinya.
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 15
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Berwilayah Kepada Ali bin Abi Thalib
« Jawab #8 pada: Pebruari 05, 2014, 11:23:13 PM »
mengenai penjelasan dari Imam Ali saya tidak tahu. namun, saya mengetahui adanya satu riwayat mengenai ini yang bersumber dari Rasulullah:

Jabir Al-Anshari (ra), ia berkata: Ketika Allah menurunkan ayat ini aku bertanya: Ya Rasulallah, kami telah mengetahui Allah dan Rasul-Nya, tetapi siapakah yang dimaksud dengan Ulil-amri yang ketaatannya kepada mereka Allah kaitkan dengan ketaatan kepada-Nya dan Rasul-Nya? Rasulullah saw menjawab:
Wahai Jabir, mereka itu adalah para penggantiku: Pertama, Ali bin Abi Thalib, kemudian Al-Hasan, kemudian Al-Husein, kemudian Ali bin Al-Husein, kemudian Muhammad bin Ali, kemudian Muhammad bin Ali yang dalam Taurat gelarnya masyhur Al-Baqir. Wahai Jabir, kamu akan menjumpai dia, sampaikan salamku kepadanya. Kemudian Ash-Shadiq Ja’far bin Muhammad, kemudian Musa bin Ja’far, kemudian Ali bin Musa, kemudian Muhammad bin Ali, kemudian Al-Hasan bin Muhammad, kemudian dua nama Muhammad dan yang punya dua gelar Hujjatullah di bumi-Nya dan Baqiyatullah bagi hamba-hamba-Nya yaitu Ibnul Hasan, dialah yang Allah perkenalkan sebutan namanya di seluruh belahan bumi bagian barat dan timur, dialah yang ghaib dari para pengikutnya dan kekasihnya, yang keghaibannya menggoyahkan keimamahannya kecuali bagi orang-orang yang Allah kokohkan keimanan dalam hatinya.

Itu adalah dalil yang jelas dan tegas seperti juga hadits ghadir khum. Kemudian yang belum saya ketahui adalah ketika Imam Ali ra menggunakan hadits hadits tersebut sebagai dasar argumentasi.
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
4 Jawaban
4851 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 13, 2012, 06:45:33 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
3477 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 16, 2012, 06:55:32 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
15171 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 03, 2013, 03:51:11 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
1106 Dilihat
Tulisan terakhir April 27, 2013, 04:52:10 PM
oleh Abu Zahra
2 Jawaban
1396 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 07, 2013, 04:17:26 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
3985 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 14, 2013, 11:14:49 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1129 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 27, 2013, 11:07:30 AM
oleh kang radi
0 Jawaban
1369 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 07, 2014, 07:11:22 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
748 Dilihat
Tulisan terakhir April 08, 2014, 10:46:24 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
716 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 27, 2015, 04:51:06 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan