Penulis Topik: Sunat dapat Mencegah Penyakit HIV  (Dibaca 2239 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline comicers

Sunat dapat Mencegah Penyakit HIV
« pada: Pebruari 20, 2013, 07:57:35 PM »
Pakar epidemiologi terkemuka Amerika Dr. Daniel Halperin mengungkapkan pandangannya dalam buku baru "Tinderbox: How the West Sparked the AIDS Epidemic and How the World Can Finally Overcome It." Buku itu ditulisnya bersama mantan redaktur harian Washington Post, Craig Timberg.

Kedua penulis mengatakan ada cara yang relatif murah, bahkan tradisional untuk mengurangi penularan baru HIV, virus penyebab AIDS. Salah satunya adalah sunat pada laki-laki - praktek yang menurut mereka menekan tingkat penularan tetap rendah di tempat-tempat di mana sunat umum dilakukan.

Wartawan Washington Post Craig Timberg menjelaskan mengapa penyakit tersebut tidak terlalu berdampak di sebagian Afrika dibandingkan bagian lain Afrika. Ia menyampaikan komentarnya dalam siaran baru-baru ini di Book-TV pada jaringan televisi C-Span:

“Begitu rute transportasi membaik, virus HIV mendapat jalan untuk menulari Afrika Timur yaitu Rwanda, Uganda, dan bagian-bagian Kenya dekat Danau Victoria, di mana laki-laki tidak disunat. Itu karena tradisi etnis mereka berbeda. Virus itu tidak datang dari Nigeria dan Afrika Barat, melainkan dari Sudan dan Lembah Nil. Di sana, jutaan laki-laki tidak disunat. Ketika virus itu menulari penduduk, mendadak terjadi semacam ledakan penularan. Bukan tingkat penularan satu atau dua persen orang dewasa, melainkan 10, 15, malah di beberapa tempat, 20 persen orang dewasa,” papar Timberg..

Selain sunat, menurut Timberg, beberapa negara telah menggalakkan kampanye yang efektif untuk mengubah perilaku.

Ia mengungkapkan tingkat penularan baru turun di beberapa negara, termasuk Uganda dan Zimbabwe, jauh sebelum tersedia obat yang memperpanjang hidup.

Di Uganda, kampanye pemerintahan Presiden Yoweri Museveni hampir 20 tahun lalu menyentil ketakutan dan kasih sayang masyarakat. Kampanye itu mencakup papan media luar ruang yang menampilkan tengkorak, tulang bersilang, dan genderang perang; memperingatkan pendengar radio dini hari tentang keseriusan HIV/AIDS; dan iklan yang menampilkan suara gadis muda yang mendesak ayahnya agar setia.

Kampanye tersebut juga mendesak pemberlakuan yang disebut "Nol Penggembalaan". Kampanye itu mendorong laki-laki dan perempuan untuk membatasi jumlah pasangan.

Timberg mengatakan sekitar 12 tahun lalu di Zimbabwe, krisis ekonomi yang diperburuk oleh program reformasi tanah yang kontroversial menyebabkan berkurangnya pemasukan uang bagi laki-laki untuk dihabiskan di bar dan berpacaran.

Yang lebih penting, para pemimpin masyarakat madani, bahkan bintang pop negara itu mulai bicara tentang satu-satunya cara menghindari penularan dan kematian yaitu mengubah perilaku seksual.

Timberg mengatakan, berbagai survei kesehatan internasional menunjukkan, antara tahun 1999 dan 2005, jumlah laki-laki menikah yang melaporkan seks di luar nikah turun 30 persen di Zimbabwe. Tingkat HIV pada orang dewasa turun dari tingkat tertinggi sebesar 29 persen menjadi setengahnya. Penulis kedua "Tinderbox," pakar epidemiologi dan antropolog medis Daniel Halperin, memuji perubahan itu sebagian besar akibat ketakutan, serta partisipasi luas para pemimpin rakyat dan pemuka agama.

http://www.voaindonesia.com/content/pakar-sarankan-sunat-untuk-cegah-penyebaran-hiv/1455711.html
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9342
  • Thanked: 57 times
  • Total likes: 382
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Sunat dapat Mencegah Penyakit HIV
« Jawab #1 pada: Pebruari 20, 2013, 08:12:08 PM »
selalu ada khasiat di balik sunnah
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline comicers

Khitan Beri Banyak Manfaat Pada Pria
« Jawab #2 pada: Maret 15, 2013, 12:08:09 PM »
Karena manfaat kesehatannya yang tinggi, kini prosedur khitan alias sunat dikabarkan tengah populer di masyarakat Barat. Diperkirakan separuh bayi laki-laki di AS pun telah menjalani prosedur ini pasca persalinan. Namun sebuah studi dari Belgia menyatakan khitan mengurangi sensitivitas penis pada pria yang melakukannya.

Menurut peneliti, pria yang telah dikhitan sejak kecil atau ketika beranjak dewasa dilaporkan kurang dapat merasakan kenikmatan seksual dan orgasme.

"Namun kami tak tidak mengatakan adanya penurunan aktivitas seksual maupun kepuasannya, hanya sensitivitas penisnya saja yang berkurang," kata peneliti Dr. Piet Hoebeke dari Ghent University Hospital, Belgia seperti dikutip dari nydailynews, Minggu (17/2/2013).

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal BJU International ini didasarkan pada pengamatan terhadap 1.369 pria berusia di atas 18 tahun yang diminta mengisi leaflet berisi kuesioner yang dibagikan di berbagai stasiun di penjuru Belgia.

Kuesioner tersebut berisi sejumlah pertanyaan seperti apakah partisipan melakukan khitan atau tidak, seberapa sensitif penis partisipan, seberapa intens orgasme yang dimiliki partisipan ketika berhubungan seksual dan apakah partisipan pernah mengalami nyeri atau mati rasa saat terangsang.

Tingkat sensitivitas penis partisipan pun dinilai menggunakan skala 0-5 dengan angka tertinggi menunjukkan tingkat sensitivitas penis paling tinggi.

Dari situ diketahui bahwa 310 responden dikhitan dan 1.059 responden lainnya tidak melakukan prosedur tersebut. Tapi pria yang tidak disunat dilaporkan memiliki tingkat sensitivitas penis dan kenikmatan seksual antara 0,2 hingga 0,4 lebih tinggi ketika kepala penisnya (glans) dibelai, dibandingkan dengan pria yang disunat. Selain itu, pria yang tidak disunat dilaporkan memiliki orgasme yang lebih intens.

Pria yang dikhitan juga dilaporkan lebih sering mengalami nyeri dan mati rasa saat terangsang dibandingkan pria yang tidak dikhitan. Hoebeke menduga hal ini disebabkan oleh adanya jaringan luka akibat prosedur khitan.

Menurut Hoebeke dan rekan-rekannya, perbedaan sensitivitas ini terjadi karena bagian kulit yang diambil (foreskin) saat khitan itu sebenarnya melindungi kepala penis ketika bergesekan dengan celana dalam dan pakaian. Jadi karena bagian kulit tersebut dihilangkan maka kepala penis pria yang dikhitan menjadi lebih tebal, lebih kering sekaligus menjadi kurang sensitif.

Kendati begitu pakar lain, Dr. Aaron Tobian dari Hopkins University, Baltimore, AS justru melihat manfaatb besar dari khitan.

"Temuan ini tampaknya mengabaikan berbagai bukti medis yang menyatakan besarnya manfaat kesehatan prosedur ini. Di luar sana tak ada vaksin yang bisa mengurangi risiko HIV hingga 60 persen, herpes 30 persen dan kanker penis yang menyebabkan HPV sebesar 35 persen seperti halnya khitan," tutup Tobian.

http://detik.com/health/read/2013/02/17/160619/2172257/1390/khitan-beri-banyak-manfaat-pada-pria-meski-sensitivitas-penis-berkurang
 

Offline Awal Dj

  • Logicer
  • *****
  • Tulisan: 503
  • Total likes: 7
  • Jenis kelamin: Pria
  • Keep On smile And Do It
    • Lihat Profil
    • http://bloggawaldjaloly.blogspot.com/2010/05/smk-plus-almaarif-singosari-semakin.html
Re:Sunat dapat Mencegah Penyakit HIV
« Jawab #3 pada: Maret 15, 2013, 12:48:20 PM »
Untungnya Saya dah Sunat....hehehehheeh :p
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
6 Jawaban
7818 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 23, 2013, 01:19:50 PM
oleh Awal Dj
1 Jawaban
737 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 21, 2014, 06:30:30 PM
oleh kang radi
0 Jawaban
804 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 31, 2014, 07:18:50 AM
oleh Kang Asep
5 Jawaban
1226 Dilihat
Tulisan terakhir September 30, 2015, 06:12:16 PM
oleh Ziels
0 Jawaban
450 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 22, 2015, 12:26:00 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
983 Dilihat
Tulisan terakhir April 01, 2015, 10:06:00 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
325 Dilihat
Tulisan terakhir April 11, 2016, 07:45:52 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
406 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 25, 2016, 04:26:45 PM
oleh Sultan
0 Jawaban
319 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 20, 2016, 11:28:09 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
274 Dilihat
Tulisan terakhir September 15, 2016, 01:36:19 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan