collapse

* Komentar Kajian Ilmiah

Kang Asep
Mei 21, 2016, 11:52:53 AM oleh Kang Asep
Views: 607 | Comments: 1


Eksperimen yang menarik. Mengapa hal tersebut bisa terjadi ? hukum apa yang bekerja padanya ?

kang radi
Maret 29, 2016, 12:01:07 PM oleh kang radi
Views: 1542 | Comments: 0







Marah sendiri merupakan emosi alami yang biasa terjadi pada setiap orang.
Jika emosi marah dapat dikendalikan, maka tidak akan membawa efek negatif, namun apa yang terjadi jika lepas kendali,
maka fisik serta mental kita akan mendapat efek negatifnya.



pada saat orang esmosi berlebihan maka kortisol akan dikeluarkan dalam jumlah berlebihan sehingga tekanan darah meninggi,
dan akan menyebabkan arteriosklerosis penggumpalan plak lemak pada dinding pembuluh darah dan bisa menjadikan penyebab jantung koroner.



Secara bahasa sederhananya jantung akan berpacu kencang dan memompa secara tiba-tiba saat kita marah,
dimana jantung merupakan organ yang sangat vital bagi tubuh, jika pada saat itu saat jantung mengalami gangguan,
maka peredaran darah ke seluruh tubuh pun tidak akan normal dan apabila dalam pembuluh-pembuluh darah mengalami penyumbatan,
maka kerja jantung pun semakin berat.


Terus bagaimana cara memananganinya ?  :undecided:


Sebelum membahas itu mari kita cari tahu dulu sebelum berefek ke jantung , bagian mana dulu yang menangani marah.
Menurut wikipedia dan beberapa situs penelitian bahwa


Kutip

Secara Ilmiah marah disebabkan Amygdala yang merupakan bagian otak yang bentuknya menyerupai biji almond.
Amygdala ini merupakan bagian otak yang mengatur emosi, kegelisahan dan ketakutan.
Sehingga saat kita merasa gelisah, terancam & tertekan yang mengakibatkan kemarahan,
Amygdala bekerja lebih cepat 20 miliperdetik dibandingkan bagian otak lainya yang menyebabkan logika dikalahkan emosi
hasilnya kalian akan bereaksi berlebihan Dan memerlukan waktu sejenak untuk mengubah respon sebaliknya.



Cara menghilangkan rasa marah
1. Berdiri, Duduk, Berba...
Sandy_dkk
Maret 03, 2016, 10:37:06 AM oleh Sandy_dkk
Views: 1404 | Comments: 4

====================
[07:21, 3/1/2016] ‪+62 877-7724-4156‬:
Gerhana Matahari dan Bumi Mengelilingi Matahari

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumumkan bahwa peristiwa gerhana matahari total jatuh pada Rabu pagi, 9 Maret 2016. Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab Lembaga Falakiyah PBNU dengan menggunakan markaz Jakarta.
^
^
Apa yang penting dari informasi ini?
---

BUMI MENGELILINGI MATAHARI
...
Kang Asep
September 09, 2015, 12:51:05 PM oleh Kang Asep
Views: 972 | Comments: 0

Kutip
Syarat-syarat atau kompentensi sehingga termasuk ulama yang menguasai fiqih (hukum-hukum dalam Islam) adalah sebagaimana yang disampaikan oleh KH. Muhammad Nuh Addawami sebagai berikut,

*****awal kutipan *****

a. Mengetahui dan menguasai bahasa arab sedalam-dalamnya, karena al-Qur’an dan as-sunnah diturunkan Allah dan disampaikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam bahasa Arab yang fushahah dan balaghah yang bermutu tinggi, pengertiannya luas dan dalam, mengandung hukum yang harus diterima. Yang perlu diketahui dan dikuasainya bukan hanya arti bahasa tetapi juga ilmu-ilmu yang bersangkutan dengan bahasa arab itu seumpama nahwu, sharaf, balaghah (ma’ani, bayan dan badi’).

b. Mengetahui dan menguasai ilmu ushul fiqh, sebab kalau tidak, bagaimana mungkin menggali hukum secara baik dan benar dari al-Qur’an dan as-Sunnah padahal tidak menguasai sifat lafad-lafad dalam al-Qur’an dan as-Sunnah itu yang beraneka ragam yang masing-masing mempengaruhi hukum-hukum yang terkandung di dalamnya seperti ada lafadz nash, ada lafadz dlahir, ada lafadz mijmal, ada lafadz bayan, ada lafadz muawwal, ada yang umum, ada yang khusus, ada yang mutlaq, ada yang muqoyyad, ada majaz, ada lafadz kinayah selain lafadz hakikat. ada pula nasikh dan mansukh dan lain sebagainya.

c. Mengetahui dan menguasai dalil ‘aqli penyelaras dalil naqli terutama dalam masalah-masalah yaqiniyah qath’iyah.

d. Mengetahui yang nasikh dan yang mansukh dan mengetahui asbab an-nuzul dan asbab al-wurud, mengetahui yang mutawatir dan yang ahad, baik dalam al-Quran maupun dalam as-Sunnah. Mengetahui yang sahih dan yang lainnya dan mengetahui para rawi as-Sunnah.

e. Mengetahui ilmu-ilmu yang lainnya yang berhubungan dengan tata cara menggali hukum dari al-Quran dan as-Sunnah.
[1]
 1. - See more at: http://hakamabbas.blogspot.com/2013/12/siapakah-ulil-amri-yang-harus-ditaati.html
Kang Asep
Agustus 13, 2015, 07:18:57 AM oleh Kang Asep
Views: 840 | Comments: 1

Nomor: PST.KI/Log-038/5217
Edisi : 17 Desember 2016
Judul : Metoda Perbedaan
Tujuan :
1) mengembangkan pemahaman prinsip kausalitas ilmiah
2) mempelajari metoda perbedaan dalam penelitian ilmiah
3) dapat menentukan hubungan sebab-akibat berdasarkan metoda perbedaan
=================

Jika terjadi dua peristiwa atau lebih pada fenomena Y, di mana masing2 peristiwa memiliki faktor yg sama, kecuali X, di mana X ditemukan ketika Y terjadi, maka X merupakan sebab bagi Y.

Misal, empat orang karyawan A, B, C dan D semuanya dimarahi oleh bos.. semua tersinggung dan sakit hati dengan caci maki bos. Tiga org karyawan kemudian resign. tapi org ke-4 tidak resign. walau dia juga tersinggung dan sakit hati, tapi dia masih memiliki cukup kesabaran untuk bertahan.

Y = tetap bekerja
X = sabar atas perlakuan bos


faktor T adalah fakor yg sama pada semua pegawai, yaitu tersinggung.

tetapi X, hanya ada pada pegawai D, di mana dia sat-satunya yang tidak resign (Y). maka benar X merupakan sebab bagi Y.
Kang Asep
Agustus 10, 2015, 07:55:32 PM oleh Kang Asep
Views: 785 | Comments: 0

Kang @Hendra

Jika A, maka B
B karena A
Karena A, maka N
Akibat A adalah B
A mengakibatkan B
B akibat dari A
Penyebab B adalah A
A adalah sebab dari B

dalam pernyataan2 tersebut terdapat kausalitas, yaitu hubungan sebab akibat yg ilmiah.

Logika tidak mengukur kebenaran kausalitas sebab akibat tersebut, kecuali jika hubungan antara jika dan maka itu adalah hubungan premis dengan konklusinya. di luar itu adalah wilayah ilmiah, bukan logika.

Jika matahari terbit, maka hari siang.

kita yakin bahwa kausalitasnya benar. karena kita saksikan sendiri, setiap matahari terbit, maka harupun siang. dan tiada siang, kecuali matahari terbit. Pembuktiannya adalah dengan pengamatan langsung.

Tapi, suatu waktu banyak warga yg terkena penyakit diare. Orang2 mencari tau, apa yg menyebabkan mereka terkena wabah diare.

Ada yg menduga bahwa diare disebabkan oleh air isi ulang yg tidak higienis. tapi yg lain meragukan hal itu. Ada yg berpendapat bahwa wabah diare tsb akibat perubahan cuaca. Lalu, mana yg benar ?

siapa yg dapat membuktikan bahwa pendapatnya benar secara ilmiah ? dan pembuktiannya dengan cara bagaimana ? siapa yg sanggup membuktikan bahwa A benar2 merupakan sebab bagi B atau B akibat dari A atau jika dan hanya jika A, maka B ?

Pembuktiannya adalah dengan sistem induksi yg berlandas pada dua prinsip kausalitas ilmiah.

Untuk memahami sistem induksi, harap dicatat dan dimengerti Prinsip kausalitas berikut :

1) X bukan sebab bagi Y, jika X ditemukan pada saat Y tidak terjadi.
2) X bukan sebab bagi akibat bagi Y, jika X tidak ditemukan pada saat Y terjadi.

Kalo perlu hafalkan prinsip kausalitas ini.
Sandy_dkk
Juni 16, 2015, 06:44:01 PM oleh Sandy_dkk
Views: 3804 | Comments: 17




bayangkan sebuah alam semesta nyaris kosong, tidak ada apapun disana kecuali dua buah titik yang sepanjang waktu jaraknya semakin menjauh.
ada beberapa kemungkinan kejadian untuk keadaan tsb:
  • mungkin titik pertama diam, dan titik kedua bergerak menjauhi titik pertama.
  • mungkin titik pertama bergerak menjauhi titik kedua, dan titik kedua diam.
  • mungkin kedua titik sama-sama bergerak menjauh, dengan kecepatan v1 = -v2.
  • mungkin kedua titik sama-sama bergerak menjauh, dengan kecepatan v1 >< -v2.
  • mungkin titik pertama bergerak mendekati titik kedua, dan titik kedua bergerak menjauhi titik pertama, dengan kecepatan v1 < v2.
  • mungkin titik pertama bergerak menjauhi titik kedua, dan titik kedua bergerak mendekati titik pertama, dengan kecepatan v1 > v2.

dari kemungkinan-kemungkinan tsb, bagaimana cara kita mengetahui kemungkinan mana yang sebenarnya terjadi?
Pages: 1 [2] 3 4 ... 8

Kajian Ilmiah

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan