collapse

* Komentar Board Katolik

No posts were found.
Maret 10, 2015, 09:34:22 AM oleh comicers | Views: 1294 | Comments: 1

dlm sumber2 Kristen, disebutkan bahwa kerajaan Romawi Kuno menindas & menganiaya org2 non-Romawi termasuk org2 Yahudi, org2 Kristen bahkan 12 murid & Yesus sendiri yg disalib

kemudian pd masa selanjutnya keadaan berbalik 180 derajat, Kristen jadi diterima di kerajaan Romawi oleh Kaisar Konstantinus yg jg menganut Kristen, bahkan hingga ke ranah politik

kemudian pd masa selanjutnya, menurut sumber2 anti-Kristen, kerajaan Romawi & Eropa disebut malah mengalami Dark Ages, Inkuisisi, dlsb dimana agama Kristen yg disalahkan

hal ini dapat menuai beberapa persepsi:
- agama Kristen sendiri tak dapat mengubah sifat buruk kerajaan Romawi pd era pra-Kristen, malah sebaliknya, meneruskan sifat tersebut
- mungkin penindasan kerajaan Romawi Kuno terhadap Kristen sebetulnya cuman buat menutup2i kisah tentang penganiayaan yg dilakukan oleh Kristen
- mungkin kabar penganiayaan terhadap orang Kristen dijadikan sebagai suatu peniruan atw bahan pembalasan pd penganiayaan yang dilakukan oleh Kristen, contohnya seperti Yahudi/Israel yg dianggap melakukan penganiayaan terhadap Palestina dikatakan dikarenakan Holocaust (penganiayaan Yahudi oleh Jerman Nazi) pd masa lampau & Holocaust dituduh sebagai pembenaran terhadap aksi Israel terhadap Palestina. selain itu, ane jg pernah liat seorang Katolik yg ngebaca suatu artikel tentang penganiayaan Kristen oleh Muslim & ia langsung berkoar2 utk membalas bantai & sembelih. ane pernah baca sebuah buku bahwa pd masa Inkuisisi pun, org Kristen dituduh menganiaya org2 Yahudi dgn alasan balas dendam krn org2 Yahudi dianggap tersangka dibalik penyaliban Yesus
- mungkin ini semacam bom waktu yg dipasang Romawi. kerajaan Romawi menerima agama Kristen dgn tujuan agar tanggungan keburukan Romawi pd masa selanjutnya berpindah dr Pagan Romawi ke agama Kristen & justru menjelekkan umat Kristen, dima...
Maret 06, 2015, 10:44:25 PM oleh comicers | Views: 919 | Comments: 0

di sebuah forum kristen, diadakan sebuah jajak pendapat mengenai apakah Islam termasuk salah satu denominasi Kristen: http://forumimankristen.com/index.php/topic,1526.0.html

sebagian besar pemberi pendapat tidak menyetujui pernyataan tersebut BAHKAN bila dimasukkan ke dalam kelompok heretik sekalipun. padahal Islam dianggap memiliki kesamaan dengan Gereja Mormon (alasannya bisa dilihat di link) & Gereja Mormon sendiri masih dimasukkan ke dlm denominasi Kristen.

muncul pertanyaan, terlepas dr kebenaran dr pendapat tersebut, kenapa org2 Kristen sampai begitu semangatnya utk tidak menyetujui bahwa Islam termasuk salah satu denominasi Kristen ? pastilah penolakan tersebut dikarenakan adanya hal2 yg dianggap buruk atw tak sesuai dgn keinginan mereka

nyata saja, selama ini Islam dicap kejam, teroris, sadis, jahat, dlsb dlsb oleh Kristen sendiri jd jika Islam dimasukkan ke dlm denominasi Kristen, maka yg ditakutkan adlh seluruh denominasi Kristen akan terkena getah penyalahannya jg dimana beberapa denominasi Kristen sendiri jg telah memiliki beban negatif macam pencapan kasus pedofilia, bisnis gereja, penipuan pendeta, dlsb. jika ditambah, maka bebannya akan semakin berat. sama saja dgn penolakan sejumlah gereja Protestan yg tidak mau menerima Gereja Katolik krn dianggap ngelakuin inkuisisi, Dark Ages, dlsb dlsb

mungkin beda lagi ceritanya jika Islam tidak dicap negatif atw malah dicap positif, jgnkan heretik, bisa aja ntar statusnya masuk Aliran Gereja Utama macam Katolik & Protestan.

& jika pemasukan denominasi adlh sebuah ketakutan, bagaimana jika pengenaan getahnya jg merembet pd agama lainnya ? misal, Islam masuk denominasi Kristen & Kristen sendiri (dituduh) jiplakan dr Buddha yg Buddha itu sendiri (CMIIW) sodaraan ama Hindu. pastilah lama2 tak hanya 1 atw 2 agama lagi yg kena getahnya, bahkan mungkin lebih atw malahan semuanya.
Kang Asep
November 12, 2014, 01:34:00 PM oleh Kang Asep
Views: 1092 | Comments: 1


Seorang Imam Besar Katolik Ortodoks, Dmitri Smirnov, menyampaikan sebuah khutbah gereja yang menggemparkan di depan ratusan jemaatnya.

Dia mengatakan masa depan Rusia akan menjadi milik pemeluk Islam. Berikut ini ceramahnya kepada jemaatnya sebagaimana Muslimina beritakan:

Kalian lihat, ketika umat Islam merayakan hari besar keagamaannya, tidak satu pun orang yang berani melewati mereka, karena di seluruh dunia di masjid-masjid dan jalan-jalan kota di padati jutaan ribu umat Islam yang sedang bersujud kepada Tuhannya.

Saksikanlah, barisan jutaan umat manusia yang beribadah dengan sangat teratur dan mengikuti shaf mereka masing-masing, dan hal itu tidak perlu diajarkan. Mereka berbaris dengan tertib tanpa harus di perintah.

Lalu dimana kalian bisa melihat pemeluk Kristen seluruh dunia, bisa beribadah bersama? Dan hal itu tidak ada dalam Kristen, kalian tidak akan pernah melihatnya.

Lihatlah mereka, orang Muslim kerap membantu dengan sukarela tanpa berharap imbalan, tapi pemeluk Kristen malah sebaliknya.

Kalian tanyakan pada wanita tua itu (sambil menunjuk wanita yang lumpuh yang berada di gerejanya). Menurut wanita tua itu, seorang pengemudi Muslim sering menyediakan jasa transportasinya untuk mngantarnya ke gereja di Moskow.

Dan setiap wanita tua itu ingin memberinya upah, tapi pengemudi Muslim selalu menolaknya dengan alasan bahwa Islam melarang mengambil upah pada wanita lansia, jompo, dhuafa dan anak-anak yatim di berbagai panti dan yayasan.

Dengarkanlah persaksiannya, padahal wanita tua itu bukan ibu atau kerabatnya, tapi pengemudi Muslim mengatakan dalam Islam wajib menghormati orang yang lebih tua, apalagi orang tua yang lemah dan tak berdaya tersebut.

Keikhlasan pribadi pengemudi Muslim tersebut tidak ada ditemukan dalam pemeluk Krist...
September 10, 2014, 05:20:11 PM oleh comicers | Views: 723 | Comments: 0

Dalam hal masalah menyitir Alkitab, perpuluhan adalah bagian paling utama yang dilakukan pada hal tersebut. Salah satu ayat yang sering digembar-gemborkan pada perpuluhan adalah mengenai Yesus memberikan pajak pada pemerintah Romawi. Padahal sudah jelas yang Yesus berikan uang adalah pemerintah dalam hal ini penguasa seperti halnya saat ini orang membayar pajak, bukan kepada gereja seperti halnya yang dilakukan oleh para pendukung perpuluhan.

Namun, karena hasil sitiran dari Alkitab itulah malahan orang-orang pendukung perpuluhan menjadikannya kepastian pada kegiatan mereka. Padahal, adapula orang jahat atau iblis yang dianggap dapat pula menyitir ayat dalam Alkitab, seperti ayat-ayat yang dianggap sebagai pegangan Adolf Hitler misalnya.

Berbeda dengan ayat untuk mendukung Israel, ada orang yang menentangnya karena menganggap Israel yang dimaksud dalam Alkitab berbeda dengan Israel pada zaman sekarang. Padahal perkataan tersebut dapat pula berlaku pada perpuluhan, keuangan dalam Alkitab yang menggunakan uang pada zamannya (koin emas, perak, dlsb) tentunya berbeda dengan keuangan zaman sekarang yang menggunakan uang kertas, ATM, dlsb. Sehingga, jikalau perpuluhan itu benar adanya, harusnya yang diberikan pada aksi perpuluhan adalah uang-uang pada zaman Alkitab yang tentunya akan susah dicarinya.

Selain itu, ayat-ayat macam penyembelihan hewan, pengorbanan, dlsb yang terdapat dalam Alkitab pun juga pada saat ini pun umat Kristen tak menggunakannya. Dalam hal ini, tentunya jika orang yang menyitir ayat dalam Alkitab sebagai pedoman untuk mendukung Israel dianggap bodoh, maka orang yang menyitir ayat dalam Alkitab sebagai pedoman untuk perpuluhan dapat dianggap sama donk.

Sudah seharusnya gereja semestinya mendapatkan dana bukan hasil dari jemaatnya melainkan dari dermawan seperti halnya yang dilakukan oleh Dokter Lo Siaw Ging.
Juni 21, 2014, 07:41:24 PM oleh comicers | Views: 774 | Comments: 0


Petugas keamanan berjaga-jaga di lokasi kejadian, di Sleman Yogyakarta, hari Minggu (1/6).

Penyerangan terhadap umat Katolik yang tengah beribadah di rumah di Sleman, Yogyakarta, perlu dibahas dan didudukkan dengan benar. Hal ini justru menjadi makin urgen ketika Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Sutarman memberikan komentar.

Kapolri mengatakan kepada media bahwa  rumah tidak boleh digunakan sebagai tempat ibadah. Bahkan menyebutkan ibadah di rumah sebagai ilegal. Alasannya untuk mencegah kejadian penyerangan serupa terjadi lagi atas umat Kristen.

Pernyataan ini sangat bias, karena cenderung menyalahkan warga yang beribadah dan “membenarkan” mereka yang menyerang. Padahal tindakan kekerasan yang dilakukan memberikan indikasi kuat pelanggaran hukum negara.

Hal kedua yang membahayakan dari pernyataan ini adalah ibadah dimaknai secara sempit sebagai ritual belaka. Dan hal ini bisa mereduksi makna ibadah dan kehidupan keberagamaan. Bahkan jika pun dimaknai sebagai ritual, sejauh tidak mengganggu ketertiban umum, tidak ada konflik dengan hukum negara.

Hal yang ketiga, yang menjadi masalah dalam pernyataan Kapolri ini adalah konstitusi menyebut dengan jelas negara menjamin kebebasan beragama dan menjalankan ibadah bagi pemeluknya. Tetapi pernyataaan itu justru mengabaikan tugas negara (yang juga tugas Polri) untuk menjamin hak yang hakiki itu, dan cenderung untuk menempatkan negara dengan tindakan “membatasi.”

Oleh karena itu, pernyataan Kapolri bukan sekadar pernyataan yang bias, tetapi bisa menjadi gangguan serius bagi sendi penting kehidupan negara dan dasar hukumnya atau konstitusi. Dan hal ini terjadi pada pimpinan tertinggi Polri.

Pernyataan ini dan sikap Polri selama ini terhadap masalah serupa mencerminkan bahwa negara bukan saja membiarkan kasus-kasus pe...
Pages: 1 2 3 [4]

Katolik

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan