collapse

* Komentar Board Katolik

No posts were found.
Desember 10, 2017, 08:08:38 AM oleh comicers | Views: 93 | Comments: 0

Pada 1517, Luther menjadi sangat prihatin saat jemaat parokinya, sekembalinya mereka dari membeli indulgensi Tetzel, mengklaim bahwa mereka tidak lagi perlu bertobat dan mengubah hidup mereka agar dapat diampuni dosanya. Setelah mendengar apa yang dikatakan Tetzel mengenai indulgensi dalam khotbah-khotbahnya, Luther mulai mempelajari isu tersebut dengan lebih seksama, dan menghubungi para ahli terkait subjek tersebut. Ia berkhotbah tentang indulgensi beberapa kali pada 1517, menjelaskan bahwa pertobatan yang sebenarnya lebih baik ketimbang membeli suatu indulgensi. Ia mengajarkan kalau menerima suatu indulgensi mensyaratkan bahwa peniten telah mengakukan dosa-dosanya dan bertobat, karena jika tidak demikian maka indulgensi tidak berguna. Menurutnya, pendosa yang benar-benar bertobat juga tidak akan mencari suatu indulgensi, karena mereka mencintai kebenaran dari Allah dan menginginkan hukuman batin atas dosa-dosa mereka. Khotbah-khotbahnya tampaknya dihentikan sejak April sampai Oktober 1517, diperkirakan saat itu Luther sedang menulis 95 Tesis. Ia menyusun sebuah Risalah tentang Indulgensi, sepertinya pada awal musim gugur 1517. Dikatakan bahwa tulisannya itu merupakan suatu penelitian menyeluruh dan cermat terkait subjek tersebut. Ia menghubungi para pemimpin gereja untuk membahas subjek tersebut melalui surat, termasuk superiornya Hieronymus Schulz, Uskup Brandenburg, sekitar atau sebelum 31 Oktober, saat ia mengirim tesis-tesisnya kepada Uskup Agung Albertus dari Brandenburg.

Albertus tampaknya telah menerima surat Luther yang dilampiri 95 Tesis sekitar akhir November. Ia meminta pendapat para teolog di Universitas Mainz dan berdiskusi dengan para penasihatnya. Para penasihatnya merekomendasikan agar ia melarang Luther berkhotbah menentang indulgensi sesuai dengan bulla indulgensi. Albertus mengajukan permohonan agar tindakan tersebut dilakukan Kuria Roma. Di Roma, Luther segera dipandang sebagai suatu ancaman.[48] Pada Februari 1518, Paus Leo ...
Desember 10, 2017, 07:54:38 AM oleh comicers | Views: 42 | Comments: 0

Paus Fransiskus Ingin Ubah Kalimat dalam Doa Bapa Kami


Paus Fransiskus berbicara saat konferensi pers di pesawat usai mengakhiri kunjungan 7 hari di Myanmar dan Bangladesh, pada Sabtu (2/12/2017). (AFP/Vincenzo Pinto)

VATICAN CITY, KOMPAS.com — Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus, memiliki keinginan untuk mengubah kalimat dalam Doa Bapa Kami.

Dalam wawancaranya dengan televisi Italia, seperti dilansir Sky News Jumat (8/12/2017), Paus Fransiskus berkata dia tidak nyaman dengan kalimat "dan jangan masukkan kami ke dalam pencobaan".

Fransiskus berujar, kalimat itu seolah-olah hendak menjelaskan bahwa Tuhan sendiri yang membuat pencobaan kepada manusia.

Penganut agama Kristen, dalam pandangan Fransiskus, jelas canggung dengan kalimat ini. Sebab, selama ini orang percaya bahwa setanlah yang membuat pencobaan.


"Saya sendiri yang terjatuh. Dia (Tuhan) tentu tidak akan dengan sengaja mendorong saya ke dalam pencobaan hanya untuk melihat seberapa jauh saya terjatuh," beber Fransiskus.

Paus 80 tahun itu berkata, sebagai sosok seorang ayah, Tuhan jelas tidak menginginkan hal itu.

"Seorang ayah akan menolong saya agar bangkit secepatnya. Setan yang memberi pencobaan karena itu tugasya," tegas Fransiskus.

Komentar Fransiskus bakal membuat Doa Bapa Kami, yang diambil dari Injil, berada dalam perdebatan apakah akan diubah.

Versi yang saat ini digunakan merupakan terjemahan 1966. Saat itu, Konsili Vatikan II menetapkan harus ada versi Bapa Kami yang bisa digunakan dalam misa sehari-hari dibanding menggunakan bahasa Latin.

Sebelum diterjemahkan dari Latin, Doa Bapa Kami diartikan dari bahasa Yunani.

Adapun bahasa asli doa tersebut adalah Aramic, yang digunakan oleh Yesus Kristus. Bagian dari doa itu yang paling membin...
Mei 24, 2017, 03:26:47 PM oleh comicers | Views: 395 | Comments: 4

https://id.wikipedia.org/wiki/Kasus_Mortara


Pada petang 23 Juni 1858, carabinieri (polisi militer) kepausan pimpinan Marsekal Pietro Lucidi dan Brigadir Giuseppe Agostini datang ke apartemen Mortara di Bologna. Setelah menanyai beberapa pertanyaan tentang keluarga tersebut, Lucidi menyatakan: "Signor Mortara, Aku minta maaf untuk memberitahukanmu bahwa kamu adalah korban pengkhianatan", dan menjelaskan bahwa mereka diperintah Romo Feletti untuk mengambil Edgardo karena ia telah dibaptiskan. Edgardo Levi Mortara, anak keenam dari delapan bersaudara yang lahir dari pasangan Salomone "Momolo" Mortara, seorang pedagang Yahudi, dan istrinya Marianna (née Padovani), lahir pada 27 Agustus 1851 di Bologna, salah satu Legasi Kepausan di utara jauh negara kepausan. Keluarganya pindah pada 1850 dari Kadipaten Modena, tepat di barat Bologna.

Ya, pada Oktober 1857, inkuisitor Bologna, seorang frater Dominikan bernama Romo Pier Gaetano Feletti, mengetahui rumor dari dampak bahwa sebuah pembaptisan rahasia telah dilakukan kepada salah satu anak Yahudi di kota tersebut oleh seorang pelayan Katolik. Jika benar, hal ini akan membuat anak tersebut menjadi Katolik di mata Gereja—sebuah fakta dengan ramifikasi sekuler serta spiritual semenjak Gereja menganggap bahwa anak-anak yang mereka anggap Kristen tidak dapat dibesarkan oleh non-Kristen, dan harus diambil dari orangtua mereka dalam keadaan semacam itu. Kasus-kasus semacam ini merupakan hal lazim di Italia pada abad ke-19, dan seringkali melibatkan pembaptisan seorang anak Yahudi oleh seorang pelayan Kristen. Gereja secara resmi menyatakan bahwa orang Katolik tidak dapat membaptis anak Yahudi tanpa memberitahukan kepada orangtuanya, kecuali jika anak tersebut dalam keadaan sekarat—dalam kasus semacam itu, Gereja dapat menghiraukan ketentuan orangtua dengan memberatkan bahwa dampaknya jiwa anak tersebut dapat se...
Maret 15, 2017, 06:49:28 PM oleh comicers | Views: 187 | Comments: 0

saudara2 sekalian, setujukah Anda dgn pendapat ane

menurut ane imam2 Yahudi nolak Yesus bukan dr murni niatan sendiri, melainkan krn pengaruh Romawi agar org2 Kanaan dlm hal ini Yahudi agar tetap berada di bawah pengaruh Romawi & kaisar Romawi (NB: bagi yg tau sejarah Romawi pasti tau begimana nasionalisme & kaisar Romawi dipuja bak dewa)

coba Anda liat lagi di cerita2 tentang masa kecil Yesus, Yesus kan plg awal, sejak bayi, justru dikejar2 ama Herodes, yg Romawi
pas Yesus ditemukan di Bait Allah, justru diceritakan kl para imam Yahudi di Bait Allah tertegun sama Yesus, tidak seperti perlakuan para imam Yahudi terhadap Yesus pd masa2 selanjutnya (ini yg aneh, pd masa Yesus berusia 12 tahun, para imam Bait Allah dibuat tertegun, tp giliran pas masa dewasa, ceritanya malah beda lagi)

lagipula, meskipun Yesus gak dianggep ama para imam Yahudi, toh Yesus sendiri jg diakui kemuliaannya oleh sejumlah Yahudi, termasuk imam Nikodemus & tentunya 12 murid-Nya

& kondisi Yahudi pd masa itu tentunya ya gak seperti pas jamannya Hakim2 & Raja2 lah dimana kaum Yahudi merdeka, di jaman Yesus kan Yahudi diduduki Romawi, ya kembali lagi pd kalimat diatas, "Yahudi berada di bawah pengaruh Romawi & Kaisar Romawi", tentu Anda bisa membedakan kan maksud dari "merdeka" dan "berada di bawah pengaruh"

jika ada Ateis yg ngatain kl Kristen adlh "boneka-nya Romawi" (padahal sebetulnya pas jaman gereja perdana, Kristen sendiri jg udah nyebar ke luar Romawi, bahkan India) maka justru saya anggep Kristen lah yg berhasil "menaklukan" Romawi, krn apa ? krn Kristen sendiri bisa mendompleng Romawi dr Kekaisaran pagan menjadi kekaisaran Kristen & menjadikan Roma dr kota pagan menjadi kota Kristen

begimana menurut Anda ?
Pebruari 18, 2017, 10:34:34 AM oleh comicers | Views: 317 | Comments: 1

1. Non-Muslim dilarang masuk Mekkah tp non-Kristen boleh masuk Vatikan

bagi yg tau tentang seluk beluk Mekkah, org non-Muslim pasti dilarang masuk Mekkah & jalannya langsung dialihin (ada gambar plangnya) kecuali kl orgnya nyamar jd Muslim kek Snouck Hurgronje (mata2 Belanda di Aceh) nih gambarnya


tp sebaliknya, menurut penuturan org yg pernah dateng ke Vatikan, cewe2 berjilbab dibolehin masuk Vatikan. jikalau Vatikan ngelakuin prinsip balas dendam, harusnya non-Kristen jg gak dibolehin masuk Vatikan seperti halnya non-Muslim gak dibolehin masuk Mekkah donk, tp kenyataan malah sebaliknya

2. Ada masjid yg gak ngebolehin non-Muslim masuk tp Muslim ada yg dibolehin ngungsi di gereja

sama kek yg diatas, ada suatu masjid di Chungkuo yg katanya gak ngebolehin non-Muslim buat masuk ke dalem, meskipun sebetulnya gak semua mesjid jg yg gak ngebolehin non-Muslim masuk. tp sebaliknya, malahan pernah ada kabar kl Muslim di wilayah mana gitu dibolehin ngungsi di gereja, salat di gereja, hal berbeda dgn tanggapan negatif terhadap suatu mushola yg malah dijadiin wihara di Malaysia. bahkan Gusdurian pun malah pernah kunjungan di gereja & nyanyi disana. nih videonya
<a href="http://www.youtube.com/watch?v=m6v0Ut-19K4" target="_blank">http://www.youtube.com/watch?v=m6v0Ut-19K4</a>

3. Israel difitnah Palestina tp Israel tetep ngebantuin Palestina

seperti biasa, Israel selalu difitnah oleh Palestina ngelakuin genosida lah, ngelakuin Palestinian Holocaust lah, ngelakuin pembantaian terhadap anak2 & perempuan lah, ngelakuin pengeboman lah, apa ini lah itu lah. tp jg banyakan org Palestina yg jd korban perang jg larinya ke RS2nye Israel tanpa memandang kl si Palestina ini udah ngejahatin Israel, walaupun RS2 Israel ini jg gw yakin gak mungkin ngedukung niatnye Palestina. Bahkan cuc...
Pages: [1] 2 3 4

Katolik

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan