Penulis Topik: MOHON JANGAN DIBACA (21++)  (Dibaca 2572 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Awal Dj

  • Logicer
  • *****
  • Tulisan: 503
  • Total likes: 7
  • Jenis kelamin: Pria
  • Keep On smile And Do It
    • Lihat Profil
    • http://bloggawaldjaloly.blogspot.com/2010/05/smk-plus-almaarif-singosari-semakin.html
MOHON JANGAN DIBACA (21++)
« pada: April 10, 2013, 05:17:59 PM »


 :D :D :D :D :D :D

Tidak aneh jika mendapati dinding yang penuh coretan tangan iseng, meski di dinding itu sudah ada sebuah peringatan "Dilarang coret-coret". Semakin dilarang semakin penuh coretannya. Pernah ada anak sekolah yang mencoret bis kota dengan spidol dengan alasan, "Saya cuma menambah coretan yang sudah ada kok..." sambil menunjuk tulisan "dilarang mencoret" yang dianggapnya sebagai coretan pertama.

Kalau ada pojok jalanan, sudut pasar atau tempat-tempat yang dianggap strategis lainnya yang beraroma tak sedap alias bau pesing, selalu saja ada peringatan "Dilarang kencing di sini". Bukan karena sebelumnya tempat itu selalu jadi tempat aman untuk buang hajat, melainkan memang sampai detik ini masih selalu dipakai oleh mereka yang kesulitan menemukan toilet yang sebenarnya.

Sering juga lihat tulisan "Dilarang dicoba sebelum membeli" di antara tumpukan buah lengkeng di sebuah pusat perbelanjaan. Menarik sekali karena justru tulisan itu dikelilingi orang-orang yang tengah memilih sambil menikmati manisnya buah kelengkeng. Alasannya sih masuk akal, "Kalau manis baru kita beli, makanya dicoba dulu". Tapi kenapa nyobanya berkali-kali?

Tidak berbeda ketika memberikan larangan kepada anak-anak. Misalnya, "jangan disentuh" pasti disentuh, atau "jangan berisik" justru gaduhnya minta ampun.

Ini logika terbalik, dilarang justru dilakukan, tidak boleh diartikan sebagai izin, namun ketika diizinkan malah tidak melakukan apa-apa. Perintah tidak digubris, yang tidak diperintah malah dikerjakan.

Secara psikologis, kalimat "jangan", "tidak boleh" atau "dilarang" mengandung rasa ingin tahu. Anak-anak maupun orang dewasa memiliki kecenderungan yang sama, jika dilarang lantas bertanya, "kenapa?", maka reaksi selanjutnya adalah melakukan apa-apa yang "tidak boleh" dan "dilarang" itu untuk mengetahui sebab apa sesuatu itu dilarang.

Dilarang main api, maka ada yang nekat main api. Ketika terjadi kebakaran, barulah ia mengerti kenapa main api itu dilarang. Orang belum bisa percaya bahwa membuang sampah sembarangan itu bisa menyebabkan banjir, bahkan menebang pohon secara serampangan akan mengakibatkan banjir bandang. Nanti jika sudah benar-benar terjadi banjir, barulah ia mengerti akibat perbuatannya. Masalahnya, sudah terlambat.

Seperti tulisan ini, meskipun judulnya "Mohon Jangan Dibaca", Anda membaca juga kan? Begitulah kita, selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Tidak masalah, sepanjang perasaan itu mampu diarahkan kepada hal-hal yang positif.
 

Offline Sandy_dkk

Re:MOHON JANGAN DIBACA (21++)
« Jawab #1 pada: April 10, 2013, 05:28:22 PM »
anehnya, kenapa belum ada yang mencoba membuat iklan dengan memanfatkan fenomena ini ya?
misalnya, dibuat iklan sampo dengan slogan "jangan gunakan sampo ini", atau iklan motor dengan slogan "jangan beli motor ini".
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Awal Dj

  • Logicer
  • *****
  • Tulisan: 503
  • Total likes: 7
  • Jenis kelamin: Pria
  • Keep On smile And Do It
    • Lihat Profil
    • http://bloggawaldjaloly.blogspot.com/2010/05/smk-plus-almaarif-singosari-semakin.html
Re:MOHON JANGAN DIBACA (21++)
« Jawab #2 pada: April 10, 2013, 05:32:23 PM »
hmbbtszz ntar yang Ada Juga pabrik samp0 pada Tutup kang Sandy....hehehehhe ada2 ajha kang sandy Nii??? hehehehhe.....
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1061
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:MOHON JANGAN DIBACA (21++)
« Jawab #3 pada: April 10, 2013, 06:30:28 PM »
anehnya, kenapa belum ada yang mencoba membuat iklan dengan memanfatkan fenomena ini ya?
misalnya, dibuat iklan sampo dengan slogan "jangan gunakan sampo ini", atau iklan motor dengan slogan "jangan beli motor ini".

ada kok tapi bukan iklan hanya promosi kampanye nih contoh nya



Atau ada iklan yang jujur kalo produk dia hanya no dua bukan no satu


 

Offline Sandy_dkk

Re:MOHON JANGAN DIBACA (21++)
« Jawab #4 pada: April 10, 2013, 06:51:29 PM »
@kang radi:
nah,, apakah iklan tsb sukses meraih pelanggan?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1061
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:MOHON JANGAN DIBACA (21++)
« Jawab #5 pada: April 10, 2013, 07:16:57 PM »
@kang radi:
nah,, apakah iklan tsb sukses meraih pelanggan?

wah kalo masalah itu belum tau soalnya gambar2 itu adie dapet dari malesbanget.com dan tidak ada penjelasan sudah sukses laku atau belum ^_^,
adie cuma nyoba nunjukin kalau ada yang emncoba fenomena diatas
 

Offline Sandy_dkk

Re:MOHON JANGAN DIBACA (21++)
« Jawab #6 pada: April 10, 2013, 07:58:26 PM »
jika begitu, saya akan kembali menyoroti apa yang ditulis oleh kang Awal.

pada tulisan pertama, yang bisa saya tangkap adalah bahwa kalimat larangan justru akan memancing orang untuk melanggar larangan tsb.
tapi pada komentar berikutnya menyiratkan bahwa kalimat larangan jika diterapkan pada iklan akan membuat produk tidak laku sehingga pabriknya bakal tutup.

nampaknya ada pertentangan disini. kalimat larangan akan menarik minat orang untuk mencoba atau justru membuat orang sama sekali tak berminat untuk mencoba?

bagaimana kang Awal?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Awal Dj

  • Logicer
  • *****
  • Tulisan: 503
  • Total likes: 7
  • Jenis kelamin: Pria
  • Keep On smile And Do It
    • Lihat Profil
    • http://bloggawaldjaloly.blogspot.com/2010/05/smk-plus-almaarif-singosari-semakin.html
Re:MOHON JANGAN DIBACA (21++)
« Jawab #7 pada: April 11, 2013, 09:28:05 AM »
@Kang Sandy : itu sihh menurut pandangan masing2 person kang" mungkin ada orang yang tertarik dengan Iklan yang sebagaimana di poskan oleh  kang Radyy...mungkin juga ada orang yang sama sekali tidak tertarik,,,,, jadi kesimpulannya orang yang akan membuat iklan dengan cara tulisan di atas...dia juga seharusnya dah sedikit paham dengan ssituasi dan kondisi yang ada pada suatu kalangan masyarakat teersebut kang"
 

Offline Ziels

Re:MOHON JANGAN DIBACA (21++)
« Jawab #8 pada: Mei 24, 2015, 02:59:39 AM »
Faktor emosi atau faktor niat mungkin...
 

Tags:
 

GoogleTagged

com


Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
1669 Dilihat
Tulisan terakhir April 20, 2012, 09:58:50 PM
oleh Kang Asep
29 Jawaban
10006 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 09, 2012, 05:41:26 AM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
2138 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 01, 2015, 12:51:48 AM
oleh Monox D. I-Fly
5 Jawaban
3806 Dilihat
Tulisan terakhir November 26, 2015, 12:03:40 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
660 Dilihat
Tulisan terakhir April 09, 2013, 12:33:43 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
1544 Dilihat
Tulisan terakhir April 14, 2013, 07:23:20 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
431 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 31, 2015, 11:11:15 AM
oleh Kang Asep
8 Jawaban
1321 Dilihat
Tulisan terakhir September 28, 2015, 09:43:19 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
427 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 16, 2016, 01:32:51 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
164 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 02, 2016, 03:29:14 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan