Penulis Topik: Satu Tambah Satu  (Dibaca 1038 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9202
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Satu Tambah Satu
« pada: Mei 24, 2014, 05:19:48 AM »
Artikel Sebelumnya : Pengantar Buku Mazhab Cinta


David, seorang teman dari Saksi Yehuwa, ketika ia hendak menjelaskan ajaran agamanya, ia menunjukan dua buah buku kecil pada saya. Dia mengatakan bahwa dua buah buku tersebut merupakan pelajaran dasar untuk memahami al Kitab, ibaratnya buku yang pertama itu adalah pelajaran “satu tambah satu”, buku yang kedua adalah “satu kali satu”. Artinya, penjelasannya harus sangat bertahap agar dapat difahami. Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh sang Buddha tentang cara menyampaikan kebenaran, yaitu dengan cara menyenangkan dan bertahap. Demikian pula para ustadz dari kaum muslimin, tampaknya sepakat dengan hal itu, karena saya mendengar dari banyak ustadz bahwa Rasulullah saw mengajarkan agama dengan menurut taraf kemampuan Berpikir masing-masing orang atau menurut kemampuan berpikir masyarakat yang ada pada waktu itu. Ternyata apa yang dikatakan oleh David tentang “satu tambah satu” adalah sinkron dengan perkataan sang Buddha dan para ustadz. Sayapun sepakat dengan mereka semua.

Sekarang, saya sangat berkeinginan untuk menjelaskan suatu Filsafat yang saya anggap berharga kepada orang-orang yang saya cintai. Anggaplah saya telah mempersiapkan buku yang berisi penjelasan yang sangat mendasar. Tapi saya tidak yakin, mereka mau menyimaknya. Saya bertanya kepada salah seorang dari mereka, “Jika saya memberi Anda buku, apakah Anda akan membacanya?” ia menjawab “Tergantung, .. kalau menarik tentu akan saya baca.” Masalahnya, saya tidak mengetahui pasti bacaan seperti apa yang dia anggap menarik. Selera setiap orang berbeda. Dari pengalaman sebelumnya, banyak orang yang saya hadiahi buku, tapi sampai tiga bulan kemudian buku tersebut masih terbungkus rapi seperti ketika pertama kali saya memberikannya. Dia tidak gemar membaca. Maka sayapun merasa telah melakukan hal yang sia-sia dengan memberinya buku bacaan yang telah saya buat dengan susah payah. Jika saya tahu bahwa dia tidak akan tertarik untuk membaca buku hasil karya saya, tentu saya tidak akan memberiakn buku itu padanya. Di satu sisi, tumbuh suatu kesadaran di dalam diri saya bahwa ternyata kemampuan saya di dalam menyelidiki dan mengetahui minat seseorang itu masih rendah.

Kesimpulannya, untuk dapat menjelaskan suatu pengetahuan yang berharga pada orang lain tidak cukup dengan memulainya dari pelajaran dasar “satu tambah satu”, melaian harus di dahului dengan kemampuan memahami minat orang lain. Walaupun penjelasan dalam suatu buku itu sangat sederhana dan mudah dimengerti, tapi kalau orang tidak menaruh minat pada isi materinya, maka tetap saja buku tersebut tidak akan dia baca.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags: mazhab cinta 
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
2408 Dilihat
Tulisan terakhir November 14, 2012, 09:39:57 AM
oleh kang radi
19 Jawaban
5166 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 25, 2015, 10:42:52 AM
oleh Monox D. I-Fly
2 Jawaban
2123 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 11, 2013, 10:22:34 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1290 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 28, 2014, 03:51:58 PM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
1167 Dilihat
Tulisan terakhir April 10, 2013, 10:26:37 PM
oleh kang radi
70 Jawaban
20738 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2013, 02:50:39 PM
oleh sky
3 Jawaban
2438 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 26, 2015, 12:43:08 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
775 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 19, 2013, 09:53:31 AM
oleh comicers
0 Jawaban
743 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 17, 2014, 05:24:31 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
169 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 28, 2016, 06:27:17 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan