Penulis Topik: Realitas  (Dibaca 104 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9522
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 480
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Realitas
« pada: Januari 22, 2018, 11:57:40 PM »
Apa itu Realitas ?

Dalam sebuah buku yang ditulis oleh Team Ahlul Bait Indonesia, Realitas didefinisikan sebagai berikut :

Realitas adalah pasangan objektif konsep yang dalam istilah ilmiah disebut ekstensi atau mishdaq. (TAB, "SMS, Hal. 43)

Sedangkan dalam buku berjudul "Rasionalitas Pengalaman Sufi" karya Siti Maryam, Hal. 59 berkenaan dengan definisi tentang realitas ditulis sebagai berikut :

`Suhrawardi mengakui bahwa realitas itu rangkaian kesatuan yang satu lagi homogen (One Homogen Continuum) yang hanya diputus-putus oleh "lebih atau kurang" atau "tingkat-tingkat wujud". Keseluruhan wujud adalah Tuhan`.

Karena itu orang yang mencari Tuhan seumpana ikan di dalam lautan yang mencari samudera. "Di manakan laut ? Di manakah Samudera ? Mengapa aku tidak pernah melihat bentuk dari samudera ?" Tentu saja, dia tidak dapat melihat bentuk samudera, kerena ia ada di dalam bentuk tersebut.

Allah berfirman :Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Q.S 2:115)

ke manapun kamu memandang, disitulah kamu melihat wajah Tuhan. Segala apa yang tampak, segala realitas, keseluruhan wujud, itulah wujud Tuhan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sultan

  • Sang Pengembara Yang Mencari Kepingan - Kepingan Pecahan Cermin Kebenaran Yang Berserakan Di Segala Penjuru Alam Semesta
  • Sahabat
  • ***
  • Tulisan: 203
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 27
  • Jenis kelamin: Pria
  • Spiritualitas dan Kebatinan
    • Lihat Profil
Re:Realitas
« Jawab #1 pada: Pebruari 14, 2018, 04:07:57 PM »
        la maujuda illa Allah
(Tiada yang eksis kecuali Allah).

Tidak ada saya dan Kang Asep tetapi yang ada hanyalah Allah.
Sirnalah saya dan akang, maka hanya Allah yang ada.

Bagai sirnanya es yang melebur menjadi air.
Es adalah aktualisasi dari air dan kepada airlah es kembali.
Ketika es mencair hanya airlah yang ada.

Kita adalah bayangan dan aktualisasi dari potensi-Nya yang Maha Ada dan Maha Kaya.
Inalillahi Wa Inailahi Roji'un; Dari-Nya kita berasal dan kepada-Nyalah kita kembali.
Aktualisasi akan kembali pada potensinya.
Saat kita melebur di dalam-Nya, hanya dialah yang ada.
Saat setetes air melebur ke dalam samudera nan luas, hanya samuderalah yang ada.

Ini adalah kalimat - kalimat hikmat yang saya turunkan dari alam hakikat lalu saya tuangkan ke dalam seposting komentar ini.


Mohon maaf kang Asep kalau kata - kata saya sedikit ngaco.
Saya terpaksa harus mengeluarkan kata - kata ini disini karena kata - kata ini terus memberontak dari alam pikiran saya untuk keluar dan menunjukan eksistensinya.
« Edit Terakhir: Pebruari 14, 2018, 04:15:32 PM oleh Sultan »
Kebenaran itu ibarat cermin yang pecah berkeping - keping. Masing - masing kepingnya adalah kebenaran. Namun kepingan - kepingan pecahan cermin tersebut berserakan di segala tempat. Tugas kitalah untuk memungut kepingannya satu per satu kemudian menyusunnya agar menjadi cermin yang utuh.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1620 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 09, 2013, 06:14:49 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1979 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 21, 2013, 07:58:20 AM
oleh Abu Zahra
6 Jawaban
1199 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 13, 2016, 04:23:48 PM
oleh Sandy_dkk
2 Jawaban
167 Dilihat
Tulisan terakhir November 30, 2017, 01:15:35 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan