Penulis Topik: Keberadaan Tak Berawal itu Ada  (Dibaca 8002 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Seremonia

Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« pada: Januari 16, 2015, 11:00:34 AM »
Kang Asep. Mohon ijin membahas tentang KeTak Berawalan. Hatur nuhun.

Argumentasi saya didasarkan kepada kebenaran axiomatis dan konsekuensi konsekuensinya. Beranikah kita menerima kebenaran ketika ia hadir, walaupun kita merasa ada keanehan dengan yang dialami sehari-hari ? Dan beranikah kita tidak bersepakat tentang suatu kebenaran bukan karena kebenaran tersebut dirasa janggal tidak sesuai dengan pengalaman sehari-hari, tetapi karena kita memang belum paham atau mengakui sebagai ketidakbenaran lalu bersedia berdiskusi lebih lanjut ?

Sebenarnya bagi suatu dugaan kebenaran yang terbukti melanggar salah satu saja dari axioma, sudah menunjukkan ketidak-validan sesuatu dugaan kebenaran tersebut (menjadi tidak benar). Hanya saja ada beberapa orang yang mungkin tidak semudah itu memahami suatu axioma tertentu, maka saya sertakan dua axioma, agar salah satu ada yang dapat dipahami dan pada akhirnya dapat diketahui dimanakah letak pelanggarannya.

Disini saya tidak menghadirkan formalitas penulisan sebagaimana umumnya menggunakan proposisi, melainkan meletakkan elemen-elemen dugaan kebenaran kepada kerangka kebenaran axioma, dan jika tidak terdapat kesesuaian maka dugaan kebenaran menjadi sesuatu yang tidak benar. Hanya saja walaupun cara penyajian tidak runut, tidak berarti tidak valid melainkan saya lakukan atas dasar kebenaran yang mengalir satu terhadap lainnya. Tetapi kalaupun dipaksakan untuk diatur menjadi format premis dan konklusi maka tidak ada pertentangan dan otomatis kaidah proposisi universal dan proposisi partikular telah terpenuhi.

Sehingga disini hanya menjelaskan konsekuensi-konsekuensi logis yang ditinjau dari arah manapun menegaskan adanya suatu kebenaran tertentu.

Kebenaran Aksioma:
  • Ketiadaan tidak memiliki wilayah sedangkan keberadaan memiliki wilayah (dimana ada keberadaan disitu ada wilayah)
  • Sesuatu tidak dapat melampaui dirinya sendiri kecuali mendapatkan penambahan dari lainnya

UJI KEMUNGKINAN 1:

- Jika penciptaan “ada” berasal dari “ketiadaan”, maka ini berarti =  “adanya sesuatu” berasal dari “yang tidak memiliki wilayah” = “adanya sesuatu (yang memiliki wilayah)” berasal dari “yang tidak memiliki wilayah” = “wilayah” berasal dari bukan wilayah” = “yang tidak memiliki wilayah” dapat menghadirkan “wilayah” = “yang tidak memiliki wilayah” (harus) memiliki wilayah bagi kehadiran “wilayah” lainnya = “ketiadaan memiliki wilayah” = MELANGGAR KEBENARAN AKSIOMA KE-1

Konsekuensi logis:
  • Penciptaan adalah bukan dari “ketiadaan” menghadirkan “ada”, melainkan dari “ada” menghadirkan “ada” lainnya
  • Ini juga menegaskan bahwa penciptaan sesuatu selalu berada dalam wilayah keberadaan, karena di luar dari keberadaan hanya ada keberadaan itu sendiri.

UJI KEMUNGKINAN 2 :

- Jika penciptaan “ada” berasal dari “keberadaan”, maka ini berarti =  “adanya sesuatu yang lain” berasal dari “keberadaan (yang memiliki wilayah)” = “adanya sesuatu lainnya (yang memiliki wilayah)” berasal dari “sesuatu yang juga memiliki wilayah”. Ini berarti telah terdapat penambahan luas wilayah sebelumnya = MELANGGAR KEBENARAN AKSIOMATIS NOMER 2

Konsekuensi logis:
  • Tidak terdapat penambahan perluasan wilayah yang baru, melainkan kemunculan keberadaan yang baru berada dalam wilayah yang sama.
  • Ini juga menegaskan bahwa penciptaan sesuatu selalu berada dalam wilayah keberadaan, karena di luar dari keberadaan hanya ada keberadaan itu sendiri.

KONSEKUENSI LEBIH LANJUT:

- Jika semua keberadaan yang telah diciptakan (diadakan) dilenyapkan, maka ia lenyap ke wilayah yang sama, atau hilang ke keberadaan yang sama. Ini bagaikan terciptanya es yang tidak menambahkan luas air yang mewadahinya (es), dan lenyapnya es adalah merupakan tersembunyinya es ke dalam air

- Jika seluruh keberadaan yang melalui proses penciptaan (dihadirkan) untuk kemudian ditiadakan, maka peniadaan keseluruhan dari keberadaan tersebut masih selalu di wilayah (keberadaan), sehingga menelusuri mundur sejarah penciptaan dari telah hadirnya segala sesuatu yang pernah diciptakan (dihadirkan) kepada masa dimana keberadaan hasil ciptaan tersebut belum pernah hadir, maka selalu ada keberadaan yang lebih luas (meliputi) dari seluruh keberadaan yang pernah dihadirkan, sehingga selalu berakhir kepada Yang Serba Meliputi.

Jika DIPAKSAKAN bahwa selalu ada pencipta Tuhan, atau Yang Meliputi selalu menjadi yang diliputi oleh yang meliputi lainnya (hanya ada keberadaan berawal dan tidak ada keberadaan tak berawal), maka ini sama saja menegaskan telah terjadi penambahan perluasan keberadaan dari sebelumnya yang merupakan kemustahilan (MELANGGAR KEBENARAN AKSIOMA KE-2).
  • Sehingga, Keberadaan Yang Serba Meliputi itu Ada, dan HARUS merupakan Keberadaan Yang Tak Berawal
« Edit Terakhir: Januari 16, 2015, 11:15:28 AM oleh Seremonia »
Saya bebas bukan karena memiliki pilihan, tetapi saya bebas karena saya bersandar kepada Tuhan!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #1 pada: Januari 16, 2015, 02:09:53 PM »
"Keberadaan Yang Tak Berawal", lebih suka saya sebut dengan "Keberadaan Yang Tak Dikenai Dengan Waktu". sehingga tak ada dulu, kini, dan nanti. dan tak ada perubahan sama sekali.
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Seremonia

Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #2 pada: Januari 16, 2015, 02:26:43 PM »
"Keberadaan Yang Tak Berawal", lebih suka saya sebut dengan "Keberadaan Yang Tak Dikenai Dengan Waktu". sehingga tak ada dulu, kini, dan nanti. dan tak ada perubahan sama sekali.

Iya Kang Sandy
Saya bebas bukan karena memiliki pilihan, tetapi saya bebas karena saya bersandar kepada Tuhan!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #3 pada: Januari 19, 2015, 07:13:30 AM »
ini ada korelasinya dengan filsafat Kemustahilan Daor Wa Tasalsul, akal dapat menerimanya sebagai kebenaran, tapi bagaimana kalo saya ingin menyusunnya dalam bentuk syllogisme formal ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Seremonia

Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #4 pada: Januari 19, 2015, 10:23:31 AM »
Iya, dipersilahkan Kang Asep, hatur nuhun.
Saya bebas bukan karena memiliki pilihan, tetapi saya bebas karena saya bersandar kepada Tuhan!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #5 pada: Januari 19, 2015, 02:48:35 PM »
kenapa Yang Tak Berawal itu ada ?

dapatkah pertanyaan tsb dijawab dengan satu kalimat saja ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Seremonia

Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #6 pada: Januari 19, 2015, 03:37:40 PM »
kenapa Yang Tak Berawal itu ada ?

dapatkah pertanyaan tsb dijawab dengan satu kalimat saja ?

Yang Tak Berawal itu Ada karena negasinya mengisyaratkan ketak-terbatasan yang merupakan kemustahilan.
Saya bebas bukan karena memiliki pilihan, tetapi saya bebas karena saya bersandar kepada Tuhan!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #7 pada: Januari 19, 2015, 03:49:48 PM »
bagaimana bisa didapat kesimpulan bahwa yang tidak berawal tsb adalah Tuhan Sang Pencipta? bagaimana jika yang tidak beawal tsb adalah alam semesta ini sendiri?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Seremonia

Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #8 pada: Januari 19, 2015, 03:57:32 PM »
bagaimana bisa didapat kesimpulan bahwa yang tidak berawal tsb adalah Tuhan Sang Pencipta? bagaimana jika yang tidak beawal tsb adalah alam semesta ini sendiri?

Yang Tak Berawal bisa dianggap Tuhan atau tidak, tetapi argumentasi ini tidak lengkap, dan memang tidak menegaskan keberadaan Tuhan, melainkan penegasan bahwa Ada Sesuatu Yang Serba Meliputi. Diperlukan argumentasi lebih lanjut untuk menegaskan konsekuensi adanya Tuhan.
« Edit Terakhir: Januari 19, 2015, 04:01:49 PM oleh Seremonia »
Saya bebas bukan karena memiliki pilihan, tetapi saya bebas karena saya bersandar kepada Tuhan!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #9 pada: Januari 19, 2015, 04:11:44 PM »
Yang Tak Berawal itu Ada karena negasinya mengisyaratkan ketak-terbatasan yang merupakan kemustahilan.

kenapa "Yang Tak berawal itu mustahil tiada" ?

(jawabannya dalam bentuk satu kalimat )
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #10 pada: Januari 19, 2015, 04:14:05 PM »
Sebab yang tidak berujung itu mustahil. kanapa ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #11 pada: Januari 19, 2015, 04:17:14 PM »
bagaimana bisa didapat kesimpulan bahwa yang tidak berawal tsb adalah Tuhan Sang Pencipta? bagaimana jika yang tidak beawal tsb adalah alam semesta ini sendiri?

di dalam kitab-kitab suci tidak ada yang disebut "yang tidak berawal", kecuali Tuhan. oleh karena itu "Yang Tidak Berawal" identik dengan Tuhan sebagaimana yang disebut dalam kitab suci. ujungnya kita berasumsi bahwa "yang tidak berawal" yang kita temukan dengan akal inilah yang dimaksud oleh Tuhan dalam kitab suci. benar tidaknya asumsi ini dikembalikan kepada penafsir yang sah dari kitab suci itu sendiri.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Seremonia

Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #12 pada: Januari 19, 2015, 04:18:02 PM »
kenapa "Yang Tak berawal itu mustahil tiada" ?

(jawabannya dalam bentuk satu kalimat )

Karena ketiadaan Yang Tak Berawal menegaskan adanya keberawalan yang tak-terbatas yang mengisyaratkan keberasalan sesuatu dari ketiadaan yang merupakan kemustahilan.
Saya bebas bukan karena memiliki pilihan, tetapi saya bebas karena saya bersandar kepada Tuhan!
 

Offline Seremonia

Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #13 pada: Januari 19, 2015, 04:20:24 PM »
Sebab yang tidak berujung itu mustahil. kanapa ?

Benar Kang Asep.
Saya bebas bukan karena memiliki pilihan, tetapi saya bebas karena saya bersandar kepada Tuhan!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Keberadaan Tak Berawal itu Ada
« Jawab #14 pada: Januari 19, 2015, 04:23:44 PM »
Karena ketiadaan Yang Tak Berawal menegaskan adanya keberawalan yang tak-terbatas yang mengisyaratkan keberasalan sesuatu dari ketiadaan yang merupakan kemustahilan.

jadi, jika dikatakan bahwa "keberawalan itu tidak terbatas", maka konsekuensinya adalah "keberadaan itu berasal dari ketiadaan" ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
2674 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 27, 2013, 02:20:57 AM
oleh ratna
24 Jawaban
8292 Dilihat
Tulisan terakhir April 27, 2013, 05:26:48 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2591 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 08, 2013, 10:24:21 AM
oleh ratna
18 Jawaban
8249 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 07, 2015, 08:01:14 PM
oleh Monox D. I-Fly
16 Jawaban
3161 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 06, 2013, 07:09:19 PM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
2742 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 21, 2015, 03:58:48 PM
oleh cikande
10 Jawaban
2175 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 18, 2015, 11:06:27 AM
oleh Kang Asep
44 Jawaban
9245 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 24, 2015, 07:27:15 AM
oleh Seremonia
8 Jawaban
2663 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 21, 2015, 09:31:13 PM
oleh Seremonia
0 Jawaban
639 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 26, 2015, 02:06:34 PM
oleh comicers

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan