Penulis Topik: Filsafat Cinta  (Dibaca 261 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Filsafat Cinta
« pada: Juli 22, 2017, 05:42:10 AM »
Daftar Isi
====================
1. Filsafat Cinta Dan Sastra
2. Lima Bentuk Cinta
====================

1. Filsafat Cinta Dan Sastra
Edisi : 22 Juli 2017, 05:36:37

Filsafat cinta adalah pemikiran-pemikiran yang menjawab pertanyaan, "apa itu cinta ?" Sedangkan sastra adalah seni menungkapkan keindahan melaui bahasa. Cara menyampaikan filsafat Cinta itu dapat dengan bahasa logika, dapat pula dengan bahasa sastra.  Perhatikan, bagaimana Rumi menjelaskan filsafat Cinta melalui puisi :

KERANA CINTA

Kerana cinta duri menjadi mawar
kerana cinta cuka menjelma anggur segar
Kerana cinta keuntungan menjadi mahkota penawar
Kerana cinta kemalangan menjelma keberuntungan
Kerana cinta rumah penjara tampak bagaikan kedai mawar
Kerana cinta tompokan debu kelihatan seperti taman
Kerana cinta api yang berkobar-kobar
Jadi cahaya yang menyenangkan

Kerana cinta syaitan berubah menjadi bidadari
Kerana cinta batu yang keras menjadi lembut bagaikan mentega
Kerana cinta duka menjadi riang gembira
Kerana cinta hantu berubah menjadi malaikat
Kerana cinta singa tak menakutkan seperti tikus
Kerana cinta sakit jadi sihat
Kerana cinta amarah berubah
menjadi keramah-ramahan

Cinta itu sesuatu yang dirasakan oleh orang yang mengalami sebagai sesuatu yang indah.  Karenanya keindahan itu, darinya lahirlah sastra. Di dalam setiap keindahan yang dirasakan oleh seorang insan, di situ ada cinta.

Salah satu bentuk karya sastra itu adalah prosa dan puisi. Dan karena orang yang sedang jatuh cinta mengalami kesan keindahan yang mendalam terhadap objek yang dicintai, maka lahirlah puisi-puisi tentang cinta itu. Bahkan kita mendapati mayoritas lagu-lagu bernuansakan cinta asmara. Sedangkan lainnya mendengakan lagu-lagu cinta ilahi.

Bagi seorang pria yang sedang dilanda asmara, puisi cinta yang memuja muji kecantikan seorang wanita adalah sesuatu yang indah. Lagu-lagu asmara adalah hal yang menarik. Nada-nada sendu terasa menyentuh kalbu. Tapi, bagi orang yang telah mencapai tingkat spiritual tertentu, lagu-lagu dan puisi cinta seperti itu tak ada bedanya dengan tangisan dan rintihan kesakitan seseorang yang hidup dalam penderitaan, terlhat memprihatinkan. Bagi yang mengenal cinta ilahiah, lagu dan puisi cinta terlihat sebagai hal yang memalukan, tapi bagi para pecinta itu sendiri tak ada yang memalukan, melainkan keniscayaan. Mengungkapkannya seperti kebutuhan untuk buang hajat. Cinta asmara yang terasa indah itu, juga diselimuti oleh rasa penderitaan. Dengan menumpahkannya dalam bentuk puisi, adalah sebagai suatu cara untuk mengurangi beban penderitaannya. Perhatikan puisi cinta dan rindu seseorang ini :

MENGAGUMIMU

dalam sepihnya waktu
tak jeddah ku sulam rindu di jiwa
dalam sunyinya lara
tak sirna ku rajut kasih di muara kalbu
bahwasanya akulah pengagum
di balik tabir rahasia
setiap senyum karismamu
melekat erat di benak malamku
menghantarkan hasratku ke tepi bahagia
walau aral nan jadi ruang pemisah
mengagumimu bukanlah dosa

lelah cucuran keringat dalam munajat
tiada terbilang oleh hitungan dalam angka ,dalam aksara
tuk cumbui bayangmu pda rembulan
tuk datangi jiwamu dalam impian
meski terkadang dalam bisu
ku kemas tetes -tetes bening yang jatuh
meski terkadang dalam senyumku
ku basuh luka merona oleh rajam lakumu
aku tetaplah sang bidadari rahasia
yang menyulam sebuah harapan
di balik tirai yang menerungku
dalam bias malam- malam sepihku
sampai bila airmataku kering
sampai bila napasku henti
ku masih di sini dalam malamku
merajut sejuta impian indah
bersama bayanganmu

Karya : Uthe Mariane

Puisi itu merupakan gambaran jiwa si pembuatnya. Orang yang dimabuk cinta ialhiah, tidaklah mungkin membuat lagu dan cinta tentang "mabuk asmara", tak bicara tentang kerinduan pada seorang wanita, apalagi memuja mujinya, atau lebih dari itu melihat keindahan dalam cinta seksual. Perhatikan puisi seksual berikut :

PACARAN

awalnya saya juga tidak percaya
dan selalu bertanya-tanya
kok bisa
setelah saya tanyai dia
“sudah makan atau belum?”
kami langsung jadian
padahal sekali pun saya
belum pernah menanyainya
“mau makan apa, di mana?”
apalagi
“mau tidak jadi pacar saya?”

mungkin benar kata orang
romantisme yang hakikatnya basa basi
memang tidak diperlukan lagi
oleh cewek modern pemegang gadget
yang makannya serba instan seperti nugget

tiap bangun pagi
handphone saya berbunyi
“sayang….” katanya terlihat di notifikasi
“kok kamu belum nanya aku udah makan atau belum?”

seminggu dua minggu
sebulan dua bulan
saya masih bisa tahan
lama-lama saya makin bertanya-tanya
apa masih relevan ucapan nenek saya
“cu, jangan pacaran, berbahaya!”
nah, kalau pacaran tiap hari cuma nanya
udah makan atau belum
itu bahayanya di mana?

di bulan ke tiga
dia makin sering ngambek
pada puncaknya dia murka
“kamu berubah!” katanya
saya heran, apa yang berubah dari saya?
saya masih saya yang seperti biasanya
“kamu nggak pernah lagi nanyain aku udah makan atau belum!”

saking kesalnya
saya cipok saja bibirnya
“nih, baru pacaran!” ucap saya
sebel saya

eh, dia minta putus
“kamu jahat!” katanya
dua hari kemudian
dia minta balikan
“maafin aku ya.” rengeknya

saya belai rambutnya
“kamu udah makan atau belum?”
“nggak usah nanya itu lagi.”
“terus?”
dia menciumi bibir saya
sampai saya megap-megap

dia buka satu per satu kancing bajunya
dia buka resleting celana saya
“wah, relevan nih, relevan.” ucap saya
“relevan?” tanyanya
“ternyata ucapan nenek masih relevan.”
“apaan sih?”
“berbahaya. pacaran berbahaya.”
“ya udah, nggak jadi aja.” dia tutup lagi resleting saya
“iya… jangan ya, sayang… kita makan aja, yuk.”
“iya… hehehe… by the way, nugget kamu boleh juga.”
“hussy..! berbahaya!”
“oya, tapi pembaca puisimu nanti kecewa lho, adegannya nggak jadi.”
“bodo amat lah!”

Bekasi, 31 Januari 2017
Norman Adi Satria

Bandingkan lagi dengan puisi Sang Pecinta Ilahi :

CINTA

“Dia adalah, orang yang tidak mempunyai ketiadaan,
Saya mencintainya dan Saya mengaguminya,
Saya memilih jalannya dan Saya memalingkan muka ke jalannya.
Setiap orang mempunyai kekasih, dialah kekasih saya,
Kekasih yang abadi. Dia adalah orang yang Saya cintai,
Dia begitu indah, oh dia adalah yang paling sempurna.
Orang-orang yang mencintainya adalah para pecinta
yang tidak pernah sekarat. Dia adalah dia dan
dia dan mereka adalah dia.Ini adalah sebuah rahasia
Jika kalian mempunyai cinta, kalian akan memahaminya.

By : Rumi

DISEBABKAN RIDHO-NYA

Jika saja bukan karena keridhaan-Mu,
Apa yang dapat dilakukan oleh manusia yang seperti debu ini
dengan Cinta-Mu?

By : Rumi

AKU ADALAH KEHIDUPAN KEKASIHKU

Apa yang dapat aku lakukan, wahai umat Muslim?
Aku tidak mengetahui diriku sendiri.
Aku bukan Kristen, bukan Yahudi,
bukan Majusi, bukan Islam.
Bukan dari Timur, maupun Barat.
Bukan dari darat, maupun laut.
Bukan dari Sumber Alam,
Bukan dari surga yang berputar,
Bukan dari bumi, air, udara, maupun api;
Bukan dari singgasana, penjara, eksistensi, maupun makhluk;
Bukan dari India, Cina, Bulgaria, Saqseen;
Bukan dari kerajaan Iraq, maupun Khurasan;
Bukan dari dunia kini atau akan datang:
surga atau neraka;
Bukan dari Adam, Hawa,
taman Surgawi atau Firdaus;
Tempatku tidak bertempat,
jejakku tidak berjejak.
Baik raga maupun jiwaku: semuanya
adalah kehidupan Kekasihku …

By : Rumi

Puisi dari Cinta. Tapi cinta itu ternyata berbeda-beda jenisnya. Apa saja itu ? Lihat dalam tulisan : Lima Bentuk Cinta.

_______________
puisi-puisi Rumi di atas saya peroleh dari sini : https://addinie.wordpress.com/2011/09/16/kumpulan-puisi-dan-syair-indah-jalaluddin-rumi/

2. Lima Bentuk Cinta
Edisi : 21 Juli 2017, 08:37:41

Ketika orang mengatakan "cinta" maknanya bisa berbeda-beda, sehingga terjadinya mis persepsi. Untuk memastikan, kita dapat menanyakan langsung apa arti Cinta yang dia maksud. Tapi sebagai landasan pengetahuan, saya akan menjelaskan lima bentuk cinta sebagai berikut :

1) Metta

Metta adalah cinta kasih. Jenis cinta ini lahir dari kedamaian dan kebahagiaan diri Anda sendiri. Ketika Anda mengalami suatu kebahagiaan, Anda berharap agar orang lain juga merasakan kebahagiaan seperti yang Anda rasakan. Cinta metta membuat Anda ingin memberikan sesuatu bagi sesama makhluk tanpa mengharapkan balasan apapun dari mereka. Ini disebut cinta yang tulus murni. Sifat cinta ini seperti sinar matahari dalam sebuah lagu anak berjudul kasih ibu, "Hanya memberi, tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia." Ini sekedar gambaran, yang pada umumnya seorang ibu memang memiliki cinta yang tulus murni ini pada anaknya. Namun di luar kebiasaan, bisa jadi cinta tulus seperti ini lenyap pada pribadi seorang ibu, karena jiwa yang ternoda. Sebaliknya, cinta tulus ini tidak hanya dimiliki oleh seorang ibu, melainkan bisa pula dimiliki oleh setiap orang.

Pada dasarnya, sifat sejati manusia adalah memancarkan metta. Apabila sejak bayi hingga jiwanya tidak ternoda, maka seorang anak manusia akan selalu memancarkan metta. Tapi karena noda-noda yang bahkan terjadi sejak dalam kandungan, maka seringkali metta ini tertutup oleh noda-noda sehingga lebih menonjol jenis-jenis cinta lainnya.

2) Karuna

Karuna adalah belas kasihan. Ketika Anda merasa berbelas kasihan atas penderitaan yang dialami orang lain, Anda berharap orang lain bebas dari penderitaan itu, ini termasuk jenis cinta.

3) Muditta

Walaupun Anda miskin, tapi Anda bahagia ketika melihat orang lain memperoleh kekayaan. Anda mengagumi kelebihan-kelebihan orang lain dengan tulus. Itu semua muncul dari faktor mental yang disebut muditta.

4) Asmara

Asmara adalah cinta yang berlandaskan rasa suka, berhubungan dengan kecantikan, kesenangan dan samyojana (keterikatan batin). Ini salah satu bentuk cinta.

Apabila Anda merasa bahagia dan tersenyum saat membayangkan wajah seseorang, itu pertanda Anda mengalami cinta Asmara. Anda lalu ingin mengingatnya kembali, mengingat dan terus mengingat. Apabila jauh dengannya, terasa ingin berjumpa. Anda merasakan kerinduan dan ingin selalu dekat dengannya. Inilah asmara.

Biasanya asmara dirasakan oleh para kawula muda. Saat mulai berumah tangga, dan menjalani hubungan seksual, biasanya cinta asmara memudar, dan lebih menonjol cinta birahi. Pada sebagian orang perumah tangga, cinta asmara sudah tidak dapat lagi dimengerti artinya. Karena itu, seringkali ditemukan kasus pertentangan pendapat antara orang tua dan anaknya soal cinta, di mana anak muda memilih pasangan hidupnya berdasarkan cinta asmara ini. Sedangkan orang tuanya lebih memandang jauh ke depan. Bagi anak mudah, ada pepatah, "cinta itu buta". Tapi pepatah orang tua, "rumah tangga tak bisa hanya makan cinta". Orang tua dalam memilh menantu, lebih mempertimbangkan baik buruk, untung rugi. Urusan cinta belakangan. Sedangkan anak muda yang dilanda asmara, seringkali tak peduli pasangannya itu urakan, pengangguran, atau bahkan berperilaku buruk, karena asmara tetap ingin memilihnya sebagai pasangan hidup.  Kadang para orang tua lupa dengan jenis cinta asmara ini, sehingga tak habis pikir karena anaknya memilih pasangan hdiup yang menurutnya tak layak.

Ketika saya mengisahkan kisah asmara saya, mencintai seorang gadis anak rektor.  Seorang pria berumur 40 tahunan berkomentar, "mengapa kamu tidak berterus terang dengan mengatakan `i want to sex with you` ?" Hal itu menunjukan, bahwa dia lupa dengan namanya asmara. Kini yang dia tahu `cinta adalah sex`, padahal asmara bukan soal sex. Saat seseorang dilanda asmara, dia tidak mengalami rangsangan-rangsangan seksual.

5) Birahi

Birahi atau sex, yaitu ketertarikan terhadap lawan jenis berhubung kebutuhan biologis, obsesi terhadap keindahan bentuk tubuh wanita, suara, dan sentuhannya.

Jika Anda merasakan cinta, maka selidikilah cinta mana yang Anda rasakan itu. Setelah Anda terampil melihat jenis cinta pada diri sendiri, Anda akan dapat lebih mudah mengetahui pada diri orang lain tentang cinta semacam apa yang ada di dalam hatinya.

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2210 Dilihat
Tulisan terakhir September 16, 2012, 06:11:37 AM
oleh Kang Asep
19 Jawaban
6782 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 11, 2013, 05:24:42 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
2167 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 08, 2014, 03:30:35 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1618 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 01, 2014, 10:12:08 AM
oleh Kang Asep
Filsafat

Dimulai oleh Kang Asep Filsafat

0 Jawaban
782 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 05, 2015, 10:26:06 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1682 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 07, 2015, 07:28:30 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
949 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 07, 2015, 07:31:59 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
807 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 10, 2015, 11:02:26 PM
oleh Akang
0 Jawaban
868 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 18, 2015, 01:21:03 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
311 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2016, 09:24:28 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan