Penulis Topik: Dzat Tuhan  (Dibaca 90 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9268
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Dzat Tuhan
« pada: Agustus 21, 2017, 07:38:38 AM »
Daftar Isi
====================
1. Dzat Tuhan
1.1. Tersentuh Bathin
1.2. Sumber Ketentraman
====================

1. Dzat Tuhan
Edisi : 21 Agustus 2017, 05:47:58

Bahagavad Gita banyak bicara tentang Dzat Tuhan. Apa dan bagaimana Dzat Tuhan itu menurut Gita, saya kemukakan sebagianya dalam catatan ini. Kemudian sebagian persoalan yang dibahas dalam Bhagavad Gita akan saya tinjau dari sudut pandang Islam.

1.1. Tersentuh Bathin
Edisi : 21 Agustus 2017, 07:35:31

Gita menggambarkan bahwa Dzat Tuhan itu tidak dapat dijangkau oleh panca indera, tetapi ia adalah sesuatu yang tersentuh oleh Bathin. Dengan kata lain, Tuhan dapat dilihat oleh mata batin orang-orang bijaksana. Bathin dengan Tuhan, seperti laron dengan api lilin. Laron tertarik kepada api lilin, sehingga niscaya mendekati dan menyentuhnya. Tetapi ketika menyentuhnya, laron musnah. Sri Kresna berkata, "Jika apa yang diharapkan sudah terpisah dari jiwanya yang sentosa, maka yang tertinggal hanyalah perasaannya. Walaupun perasaannya itu sekalipun akan musnah ketika Yang Maha Luhur sudah terihat."

Sri Kresna juga berkata, "Karena kehendaknya sudah menjadi satu oleh karena panunggal, ia melihat Dzat itu berada dalam segala bentuk dan semua keadaan ada di dalam Dzat. Di situ dia melihat bahwa di manapun sama saja."

"Barang siapa melihat Aku di mana-mana dan melihat semua ada di dalam dirinya, manusia yang demikian sudah tidak kehilangan Aku. Aku juga sudah tidak kehilangan dia."

"Barang siapa berdiam di dalam keesaan, menjunjung tinggi Aku dalam segala keadaan, meski hidupnya seperti apapun, itulah yogi yang hidup di dalam diri Ku"

"Para yogi yang kesadaranya dapat mengenai diri Ku, yang memuliakan dan percaya kepada Ku, itulah Yogi yang paling mulia."

Demikianlah penjelasan dalam Bhagavad Gita tentang bathin yang menyentuh keberadaan Tuhan.

"mustail meihat Tuhan dengan panca indera, tetapi Tuhan dapat dilihat oleh mata bathin" ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Ali bin Abi Thalib, ketika seorang Yahudi bertanya, "Hai Ali, apakah kamu melihat Tuhan mu ?"

Imam Ali menjawab, "Demi Allah, aku tidak akan menyembah Tuhan yang tidak aku lihat."

Yahudi itu berkata, "Dengan apa kamu melihat Tuhanmu ?"

"Tuhan terlalu suci untuk dijangkau oleh mata (kepala), tetapi dapat dilihat oleh mata (bathin). Sesungguhnya orang beriman itu memiliki empat mata, dua mata di kepala, dan dua mata di hati nya."

1.2. Sumber Ketentraman
Edisi : 21 Agustus 2017, 07:31:36

Bhagavad Gita menggambarkan bahwa Dzat Tuhan merupakan sumber ketentraman.

Kresna berkata pada Arjuna, "Hai anak Kunti, jika manusia terpenuhi keinginannya, sudah puas di dalam Dzat, itu disebut sudah mantap pikirannya."

"Orang cerdik pandai yang senang di rumah Dzat, ia sudah merdeka (bebas), tak ada sesuatu yang perlu dikerjakan."

"semua perbuatanmu, serahkanlah padaku. Tanamkanlah daya cipta mu di dalam dzat, dengan tanpa suatu pengharapan dan keinginan."

"Lama kelamaan akan memperoleh ketentraman, karena budhi selalu kuat menahan, sesudah pikirannya dimaukan ke dalam Dzat, ia kemudian tidak memikirkan apapun."

"puas di dalam Dzat", dalam bahasa tasawuf disebut Fanaa.

Kemudian Kresna berkata lagi, "dengan kekuasaan Dzat, di dalam mengendalikan kehendak, menjadi jauh dari hawa nafsu dan dendam, sehingga kelakukan kehendak dapat ditaklukan. Hal itu akan membawa ketentraman. Di dalam ketentraman itu akan lenyap segala keprihatinan. Barang siapa sudah tentram pikirannya, keadaan bathin akan seimbang. "

Kemudian Sri Kresna berkata, "Barang siapa yang menguntal Dzat, barang siapa yang pribadinya bertempat pada Dzat, itulah yang pergi dan sudah tak kembali lagi. Dialah yang sudah terbebas dari dosa, karena kebijaksanaan."

Dalam istilah Islam "menguntal dzat" itu artinya "selalu mengingat Allah". Di dalam al Quran tertulis, "ingtlah, hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tentram."

"Jika keadaan pikiran yang sudah dikuasai itu sudah mapan di dalam Dzat, tidak damba akan milik orang lain, itu disebut sudah menyatu pikirannya." kata Kresna. "Di situ ciptanya sudah tidak mengembara, dikendalikan oleh panunggal, di dalam Dzat ada Dzat, itulah cara tentram di dalam dzat".

"Barang siapa yang telah menuasai pribadinya, sudah tentram dan tidak membedakan panas dan dingin, untung dan rugi, apalagi penghargaan dan hinaan, itu berarti sudah seperti dengan Dzat."

"Bagaikan lampu yang dikurung, pasti akan memancar nyalanya, demikian perumpamaan meditator yang berusaha menyatu dengan Dzat. Di situ ciptanya sudah tidak mengembara, dikendalikan oleh perbuatan panunggal, di dalam Dzat ada Dzat. Itulah cara untuk tentram di dalam Dzat. Di situ dia teringat akan kemuliaan yang tidak berakhir, dan akan kelhatan jika budhinya telah berada di atas kehendak, pada saat itu akan memperoleh kemuliaan abadi. "

"Barang siapa yang sudah sempurna ilmunya karena Dzat, kemudian tidak membedakan satu dengan yang lain, meskipun beruntung atau celaka, dianggap sama saja."

« Edit Terakhir: Agustus 21, 2017, 07:44:18 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
5 Jawaban
2403 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 29, 2013, 09:14:33 PM
oleh ratna
0 Jawaban
1519 Dilihat
Tulisan terakhir November 23, 2013, 06:49:57 AM
oleh Kang Asep
Perbuatan Tuhan

Dimulai oleh Sandy_dkk « 1 2 3 » Filsafat

39 Jawaban
7335 Dilihat
Tulisan terakhir November 21, 2014, 06:07:34 PM
oleh Kang Asep
Membela Tuhan

Dimulai oleh Kang Asep « 1 2 » Filsafat

27 Jawaban
3861 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 24, 2015, 01:26:05 AM
oleh Ziels
0 Jawaban
479 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 31, 2015, 08:25:31 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1059 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 01, 2015, 07:19:13 PM
oleh Ziels
1 Jawaban
647 Dilihat
Tulisan terakhir September 06, 2015, 07:38:45 PM
oleh Ziels
0 Jawaban
361 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 27, 2016, 11:58:19 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
108 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 11, 2017, 07:48:13 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
181 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 22, 2017, 06:49:07 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan