Penulis Topik: Buku Filsafat Sejati  (Dibaca 258 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Buku Filsafat Sejati
« pada: April 12, 2017, 05:40:13 AM »

Kategori : Filsafat
Edisi : 11 April 2017
Judul : Buku Filsafat Sejati
Tujuan :
- memahami hikmah sebagai sumber filsafat
- memahami prinsip kehadiran hikmah
-  memahami apa yang dimaksud dengan Buku Filsafat Sejati.
===========

Hikmah adalah sumber filsafat. Karena itu untuk dapat berfilsafat, terlebih dahulu hikmah itu harus hadir di dalam jiwa. Ketika cahaya hikmah itu bersinar dalam jiwa, maka dia akan melihat alam dan dirinya dengan rasa takjub, semuanya terlihat ajaib. Karena itu, akhirnya begitu bersemangat dan tertarik merenungkan alam semesta dan dirinya. Kebahagiaan terletak pada proses Berpikir itu sendiri.

Bandingkan dengan mereka yang cahaya hikmah belum bersinar dalam jiwanya, akan melihat alam dan dirinya sebagai hal yang membosankan. Dia tidak begitu tertarik untuk merenungkan alam semesta dan dirinya, semangat dan ketertarikan terletak pada objek kesenangan. Mengejar kesenangan. Mereka tidak menyukai proses, damba akan hasil.

Hikmah membuat seseorang dapat menemukan kebahagiaan saat ini di sini dalam Setiap proses yang berlangsung, dalam Setiap tarikan dan hembusan nafas, dalam Setiap gerak tubuh dan pikirannya. Tetapi untuk dapat meraih kebahagiaan yang hakiki ini, anda harus mengucapkan "Good Bye!" Pada kesenangan duniawi. Ketika Anda beralih dari kebahagiaan semu, kebahagiaan yang hakiki akan menyambut anda dengan "hallo!"

Seperti seorang pria yang sudah berusia 70 tahun, namun selalu mesra dengan istrinya, seperti pengantin baru, ketika dia ditanya,"apa rahasia kemesraan kalian berdua?" Pria tua itu menjawab,"aku selalu menjaga pandangan ku dari wanita lain, sehingga aku selalu melihat istriku begitu cantik, selalu cantik bagaikan bidadari."

Bandingkan dengan pria yang berperilaku sex bebas, tidak pernah puas dengan satu wanita dan akhirnya semua wanita tak lagi menarik baginya, hingga akhirnya dia menemukan ketertarikan kepada sesama jenis. Dan itu menimbulkan banyak masalah bagi nya. Tiada lagi yang namanya keindahan cinta dan kecantikan, semuanya nafsu belaka dan dia menjadi budak nafsu itu. Siapa yang akan merasa bahagia hidup diperbudak nafsu ?

Warna warni yang sehari-hari kita saksikan, rasanya biasa saja, tak ada yang aneh dan dirasakan sebagai mukjizat. Karena itu anda tidak akan begitu terpesona bila saja berdiri di depan anda dengan kemeja biru. Tapi lain lagi, bila anda melihat saya dengan kemeja biru untuk pertama kalinya setelah 17 tahun mengalami kebutaan. Maka, warna biru kemeja saya akan terlihat menakjubkan dan mempesona anda. Dan anda akan merasakan sebagai sebuah mukjizat.

Demikian pula hikmah, untuk dapat melihat mukjizat yang menakjubkan yang ada di sekitar kita, bukan dengan cara berusaha mengubah alam itu dengan sesuatu semacam kekuatan mistik, tetapi hentikan seluruh gejolak nafsu, maka segalanya akan terlihat seperti mukjizat.

Angin semilir, awan berarak, hujan yang turun rintik-rintik, bumi yang terhampar luas serta langit yang tak berbatas, itu semua adalah keindahan yang menakjubkan, tetapi bagi pria yang sedang dimabuk asmara, segala keindahan tadi tak memuaskan bila belum dapat memandang wajah sang kekasih. Bahkan ketika dia kecewa, karena cinta bertepuk sebelah tangan, maka seakan langit hendak runtuh dan bumi diguncang bencana. Tiada lagi keindahan dan hal-hal menakjubkan dapat dilihat olehnya.

Karena itu, apabila anda menarik seluruh indera ke dalam jiwa anda, bagaikan kura-kura menarik diri ke dalam tempurung nya, di situ anda akan mengalami keheningan, dimana anda terbebas dari segala nafsu duniawi. Tak ada objek duniawi yang anda kejar, tak ada yang dipegang erat dan diinginkan. Sentosa dalam ketiadaan. Tetapi begitu anda menyelesaikan tugas anda di sana dan kembali ke dunia ini, maka segala sudah berubah menjadi mukjizat. Cahaya hikmah telah memancar dalam jiwa anda, sehingga Anda tak perlu lagi belajar filsafat dari buku-buku karena sekarang anda sudah dapat membaca buku filsafat yang sejati, yaitu alam semesta dan diri anda sendiri.
« Edit Terakhir: April 12, 2017, 07:33:17 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
Info Buku

Dimulai oleh Kang Asep Iklan

1 Jawaban
1026 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 14, 2015, 10:09:47 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
3279 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 20, 2012, 06:54:59 PM
oleh Kang Asep
10 Jawaban
2808 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 04, 2013, 09:13:29 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1154 Dilihat
Tulisan terakhir September 16, 2013, 07:46:38 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1168 Dilihat
Tulisan terakhir November 10, 2013, 10:59:29 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
655 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 23, 2014, 12:59:40 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
407 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 10, 2015, 01:21:07 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
233 Dilihat
Tulisan terakhir September 05, 2016, 01:14:00 PM
oleh Kang Erik
0 Jawaban
268 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 22, 2016, 09:34:56 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
297 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 11, 2017, 03:36:49 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan