Penulis Topik: dua realitas  (Dibaca 36 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
dua realitas
« pada: November 20, 2017, 08:55:34 AM »
SK : Filsafat Ketuhanan
====================
1. Keberadaan
2. Hanya Ada Allah
3. Kehendak Tuhan
4. Melihat Tuhan
5. Fungsi Tuhan
6. Teori Penggerak
7. Sifat Tuhan
8. Jalan Untuk Mengenal Tuhan

Jumlah Karakter : 3.967
Kira-kira : 2 halaman A5
====================

SK : Teori Penggerak
====================
6.1. Non Materi
6.2. Wujud Abadi
6.3. Penggerak Yang Tak Digerakan
6.4. Wajibul Wujud

Jumlah Karakter : 4.103
Kira-kira : 2 halaman A5
====================

SB : Penggerak Yang Tak Digerakan
====================
6.4.1. Wajibul Wujud
6.4.1.1. Dua Realitas

Jumlah Karakter : 4.149
Kira-kira : 2 halaman A5
====================

6.4.1.1. Dua Realitas
Edisi : 20 Nopember 2017, 08:30:38

Kutip : [1]
-----------------
Berdasarkan asumsi rasional, realitas terbagi dua ; wajibul wujud (yang pasti adanya) dan mumkinul wujud (yang mungkin adanya ). Secara rasional, tidak ada satu realitas pun yang keluar dari asumsi tersebut. Dan kita tidak mungkin mengatakan seluruh realitas itu mumkinul wujud. Karena setiap mumkinul wujud membutuhkan kepada sebab.
============

Sebagian realitas tidak membutuhkan sebab
Setiap mumkinul wujud itu membutuhkan sebab
Jadi, sebagian realitas bukan mumkinul wujud

Logis, tapi bagaimana kita mengetahui kebenaran bahwa sebagian realitas tidak membutuhkan sebab ?

---------------
Apabila setiap sebab adalah mumkinul wujud, maka ia adalah akibat yang membutuhkan kepada sebab yang lain. Dan pada akhirnya tidak ada realitas apapun sama sekali.
===========

Dengan kata lain, jika tidak ada wajibul wujud, maka tidak akan ada realitas apapun. Tapi ternyata kita menyaksikan keberadaan realitas, dengan demikian niscaya ada wajibul wujud. Bagaimana kalau ternyata ada realitas, tapi memang tidak ada wajibul wujud ? Ini berarti pernyataan "jika tidak ada wajibul  wujud, maka tidak ada realitas apapun" merupakan kebohongan. Tapi jika implikasi tadi diterima sebagai kebenaran, maka keberadaan realitas apapun menjadi bukti adanya wajibul wujud.

Jika ada realitas, maka ada wajibul wujud.

Dalam pernyataan ini, hubungan antara pengantar dan pengiring, apakah hubungan kaulitas ilmiah ataukah logika ? Jika ini merupakan kausalitas logika, maka diperlukan premis minornya.


Premis minor : .................................
Premis mayor : Realitas itu ada
Konklusi : wajibul wujud itu ada

apa isi dari premis minornya? Apakah "wajibul wujud itu realitas" ?  Jika "ya", maka konklusi logis. Hanya pertanyaan selanjutnya, apa argumentasi dari "wajibul wujud itu realitas". Bagaimana kebenaran ini dapat dimengerti ? Sampai di sini, belum ada paparan bukti kebenaran argumentasi dari wajibul wujud sebagai realitas. Tetapi dengan menyepakati bahwa "tidak mungkin adanya tasalsul" atau "sebagian realitas tidak membutuhkan sebab", maka konsekunsinya adalah menerima keyakinan bahwa wajibul wujud itu pasti ada karena realitas ada.
__________
1) http://w.tt/2AfE1Qf

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Purnama

Re:dua realitas
« Jawab #1 pada: November 29, 2017, 09:24:04 PM »
Tanya Kang...
Setiap yang membutuhkan sebab adalah realitas
Setiap yang tidak membutuhkan sebab adalah realitas
Menurut Kang Asep, apakah kedua proposisi tsb benar? atau ada yang salah?
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:dua realitas
« Jawab #2 pada: November 30, 2017, 01:15:35 AM »
ada yang salah.

"setiap yang tidak membutuhkan sebab adalah realitas".

ini proposisi yang salah.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1558 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 09, 2013, 06:14:49 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1899 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 21, 2013, 07:58:20 AM
oleh Abu Zahra
6 Jawaban
1148 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 13, 2016, 04:23:48 PM
oleh Sandy_dkk

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan