collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Wahabi Tersingkir dari Jakarta  (Dibaca 4582 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Wahabi Tersingkir dari Jakarta
« pada: Januari 21, 2013, 04:22:12 PM »
Dikutip dari media online majelisrasulullah.org, seorang bernama Hendriawandwi melaporkan :

Habib,di desa asal saya, wahabi sudah mulai masuk,Mohon kiranya Habib mendoakan desa sy agar selamat dr ajaran ini ,dan saya juga mohon ijin Habib, unt mengkopy dari web/kenali aqidahmu untuk berbagi sedikit2 mulai dari sodara dan teman saya,

Kemudian Munzir (Habib Munzir) menjawab :

wilayah anda mulai mendapat cobaan untuk kebangkitan ahlussunnah waljamaah, berjuanglah dengan tenang, damai, ramah, tanpa emosi, maka mereka akan mulai mengenal kebenaran, mereka akan berubah dan kembali pada jalan yg benar, atau menyingkir dan tersudut, sebagaimana kini di Jakarta mereka sudah surut dan tersudut, dibenci masyarakat umum dan sebagian besar kembali ke jalan yg benar, dan sebagian kecil yg terus bersikeras, hanya bisa terus mencaci atau menyingkir keluar kota. semoga di wilayah andapun demikian, jalin silaturahmi dg para ustaz dan ulama ahlussunnah waljamaah untuk bangkit mengenalkan kebenaran, tanpa kekerasan dan kebengisan, tapi dengan penjelasan yg kongkrit, shahih dan dalil2 yg kuat, niscaya mereka akan surut, semoga Allah swt memberi mereka hidayah[1] .

 1. http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=27971&catid=7
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Wahabi Tersingkir dari Jakarta
« Jawab #1 pada: Januari 21, 2013, 04:42:23 PM »
apakah benar demikian?

di jogja, perkembangan kelompok ini begitu pesat. saya sendiri, sering hadir di majlis2nya ketika berada di jogja.
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Wahabi Tersingkir dari Jakarta
« Jawab #2 pada: Januari 21, 2013, 04:53:23 PM »
Benar tidaknya saya tidak tahu. itu hanya laporan dari Habib Munzir dari forum beliau.

tidak jauh dari wilayah tempat tinggal saya, di daerah Sekejengkol, Wahabi berkembang pesat dalam tahun-tahun terakhir ini. Demikian pula dengan LDII. kalau di Cikuda, yang berkembang Jamaah Tabligh. dan di berbagai wilayah lain di kota Bandung, mazhab Ahlul Bait juga berkembang pesat. tampaknya semua mazhab berkembang pesat. tapi yang surut mazhab mana nih? kemungkinan Nahdiyin. soalnya, umat Nahidyin banyak kaum awam, yang kemudian ditarik ke berbagai mazhab yang sedang berkembang tadi.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Wahabi Tersingkir dari Jakarta
« Jawab #3 pada: Januari 21, 2013, 05:25:40 PM »
ya, mungkin karena nahdliyin mempunyai jamaah terbanyak, jadi kaum awamnya tentu terbanyak juga. banyak jamaah nahdliyin merupakan jamaah keturunan.
banyak pula jamaah nahdliyin yang hampir tidak pernah mengikuti majlis2 ilmu mazhabnya sendiri. ini berbeda dengan kelompok lain yang biasanya selalu rutin mengikuti majlis2 ilmu kelompoknya.
tanya saja pada anggota kelompok selain nahdliyin, biasanya mereka selalu mengikuti majlis ilmu rutin minimal seminggu sekali. sedangkan pada majlis nahdliyin, saya lebih sering mendapati majlis2 amal daripada majlis2 ilmu untuk memperkuat keyakinan mereka akan kebenaran mazhabnya.
mungkin inilah yang mempengaruhi surutnya jamaah ini.
« Edit Terakhir: Januari 21, 2013, 05:27:23 PM oleh Biru Biru »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline patriana

Re:Wahabi Tersingkir dari Jakarta
« Jawab #4 pada: Juni 19, 2013, 10:03:41 PM »
Pada jumat pertama pada setiap bulan, di gedung bursa efek selalu diisi oleh penceramah yang menurut saya selalu menyulut pertempuran madzhab, betapa tidak api selalu dikobarkan kepada syiah, syiah adalah sesat, syiah adalah pembantai kaum sunni di suriah, syiah bla bla bla, yang paling mengherankan ulama sekaliber beliau masih sempatnya mengeluarkan perkataan syiah mentuhankan ali,

bagaimana menurut kang Asep, apakah syiah mentuhankan Ali?
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Wahabi Tersingkir dari Jakarta
« Jawab #5 pada: Juni 22, 2013, 06:51:31 AM »
selama 8 tahun saya bergaul dengan orang-orang syiah, tidak ada satupun yang mengku menyembah Ali bin Abi Thalib. yang saya lihat, orang-orang di luar syiah itu memaksa orang syiah mengakui kalau umat syiah itu menyembah Ali bin Abi Thalib. sungguh ajaib.

Guru saya di bidang ilmu kebatinanpun menganggap syiah adalah kelompok pemuja Ali. ketika beliau mengetahui saya sering menghadiri majelis syiah, beliau mengatakan bahwa ada dua kelompok yang masuk neraka karena Ali bin Abi Thalib, yaitu pertama kelompok yang terlalu mencintai Ali bin Abi Thalib sehingga menuhankannya. kedua, kelompok yang membenci Ali bin Abi Thalib, sehingga mengkafirkannya. yang membenci Ali bin Abi Thalib, itulah khawarij. sedangkan syiah, itulah kelompk yang menuhankan Ali bin Abi Thalib.

saya menghormati beliau dan menghormati perbedaan pendapat. saya membenarkan bahwa orang yang menuhankan Ali bin Abi Thalib tentu masu neraka. tapi saya tidak dapat menerima suatu pendapat bahwa kaum syiah menuhankan Ali bin Abi Thalib. dari mana beliau bisa mengatakan begitu. apa beliau pernah melakukan wawancara terhadap orang-orang syiah? apakah menyaksikan orang-orang syiah sedang menyembah patung ali bin Abi Thalib? atau ada seorang syi`i yang pernah mengku kepadanya bahwa dia setiap pagi dan petang menyembah Ali bin Abi Thalib sedangkan di malam hari dia menyembah Allah? tidak ada. beliau mengatakan demikian karena menerima kabar dari musuh-musuh syiah bahwa syiah adalah penyembah Ali bin Abi Thalib. coba kita tanya, mereka yang menuduh syiah menyembah Ali bin Abi Thalib, "Apakah tahu, bagaimana cara orang syiah menyembah Ali?"
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Alfas

Re:Wahabi Tersingkir dari Jakarta
« Jawab #6 pada: November 03, 2015, 12:05:37 PM »
Paham Syi'ah  pertama kali lahir di Iran sana..
Kenapa di Iran, kenapa bukan di Madinah?
Dan waktu lahirnya paham Syiah bukan dijaman Nabi..

Ajaran yang benar, semestinya lahir di Madinah dan dijaman Nabi.. Tapi ini tidak.. lahir di Iran setelah Nabi Wafat.

Saat Abu Bakar dan Umar di kubur dekat Rasul, tidak ada satupun penduduk Madinah yang keberatan dengan itu..
Ini artinya, pada saat itu tidak ada Syiah.. tidak ada ajaran membenci Sahabat Nabi selain Sahabat Ali..
Kemana mereka saat itu jika ajaran Syi'ah itu benar?
Ajaran yang benar, semestinya bersambung dengan masa dimana pembawa kebenaran itu masih ada.. yaiu Nabi Muhammad SAW masih hidup..
Tapi ajaran Syi'ah tidak demikian.. karena ia pertama kali lahir dijaman Ali..  dan di Iran..  :57:

Iran bukan tempat kelahiran Islam..  dan bukan tempat dimana para Sahabat Nabi hidup..

Masalah mencintai Ahlul Bait itu bukan termasuk RUKUN ISLAM.. karena Islam ini bukan tahta kerajaan Nabi yang  diwariskan ke ahlul Bait..
Islam adalah  AGAMA TUHAN, AJARAN TUHAN.. bukan tahta kerajaan seorang..


Sayyidina Ali sendiri tidka pernah mengajarkan ajaran yang serupa dengan Syiah manapun dan membenci Shabat yang lain...

Jadi, faktor kesesatan Syiah bukan karena mereka terbukti menyembah Ali, tapi menyimpang dari ajaran Nabi SAW.

 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Wahabi Tersingkir dari Jakarta
« Jawab #7 pada: November 03, 2015, 12:23:55 PM »
Saat Abu Bakar dan Umar di kubur dekat Rasul, tidak ada satupun penduduk Madinah yang keberatan dengan itu..
Ini artinya, pada saat itu tidak ada Syiah.. tidak ada ajaran membenci Sahabat Nabi selain Sahabat Ali..

Apa yang terjadi di antara para sahabat nabi saw di hari kamis, tiga hari menjlang wafat Rasul Allah ?

Pada saat Rasul Allah wafat, di mana Abu Bakar dan Umar ?

Apa yang terjadi di Saqifah ketika Rasul Allah baru saja wafat ?

Siapa yang memenggal sahabat nabi saw bernama Malik bin Nuwairah pada zaman khalifah Abu Bakar ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
23 Jawaban
5440 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 02, 2013, 07:22:51 AM
oleh ratna
11 Jawaban
5246 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 05, 2014, 07:46:45 PM
oleh arya
6 Jawaban
1418 Dilihat
Tulisan terakhir April 26, 2014, 05:02:01 PM
oleh Asep
3 Jawaban
1001 Dilihat
Tulisan terakhir April 05, 2016, 03:01:40 PM
oleh rusa
1 Jawaban
978 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 20, 2016, 08:56:16 PM
oleh rusa
0 Jawaban
489 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 05, 2016, 06:31:09 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
170 Dilihat
Tulisan terakhir September 03, 2016, 09:17:10 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
135 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 07, 2017, 11:02:45 AM
oleh namsancourse
0 Jawaban
49 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2018, 12:13:31 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
64 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 01, 2018, 01:34:02 PM
oleh pahlawanbertopengmu

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan