collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Ulil Amri Versi Sunni  (Dibaca 1239 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Ulil Amri Versi Sunni
« pada: Agustus 12, 2014, 07:27:21 PM »
Sebagian orang tidak menerima Imamah sebagai bagian dari ajaran Islam. Ada dua alasan yang saya ketahui, pertama karena mereka tidak mengetahui dalil-dalil dari imamah. Kedua, mereka mengetahui dalil imamah tapi menganggapnya dalilnya lemah, tidak valid atau tidak sah.

Hadist Nabi yang menyebutkan nama dua belas imam yang diriwayatkan oleh Jabir tidak termuat di dalam kitab shaheh bukhari muslim. Mungkin karena itu, kaum sunni meragukan kebenaran hadits tersebut. Tetapi, saya belum pernah mendengar orang sunni yang menyatakan bahwa hadits tersebut lemah atau dusta. Apabila saya membacakan hadits ini, mereka lebih memilih “diam”, tidak menanggapi hadits tersebut, tidak membenarkannya, tidak pula menyalahkannya.

Dalam pikiran orang yang ragu, kemungkinan ada pemikiran tentang dua kemungkinan hadits tersebut. Kemungkinan pertama adalah hadits tersebut dusta. Kemungkinan kedua hadits tersebut berisi kebenaran. Lalu mereka berpikir bahwa jika hadits tersebut dusta, maka rugilah mereka, karena telah mempercayai hadis yang sebenarnya palsu. Sebaliknya, mereka juga sadar bahwa mereka akan rugi akibat tidak mempercayai hadis tersebut, bila ternyata memang Rasulullah benar-benar telah menyebut nama 12 imam penerus risalahnya. Akhirnya, untuk mencari cara aman adalah dengan abstain, tidak membenarkan, tidak pula mendustakan.

Tetapi, bagi saya keberadaan hadis nama 12 imam tersebut merupakan keniscayaan atau kemestian akan kejelasan makna ulil Amri. Allah berfirman, “Athiiullaha waatii urrasuula wa ulil amri minkum ...”  ini adalah perintah yang pokok, inti dari agama. Kita diperintah untuk taat kepada Allah, Rasul dan Ulil Amri. Jika tidak ada kejelasan, siapakah Ulil Amri itu, berarti perintah itu adalah perintah yang tidak jelas. Bagaimana mungkin Allah menyuruh kita mentaati sesuatu yang gek jelas ? Faktanya, setiap kali saya bertemu orang sunni yang kelihatan faham soal agama, saya selalu tanyakan makna ulil  Amri kepada mereka, wallahi  ... tidak satupun yang bisa menjelaskan secara gamblang, kecuali menurut perkiraan-perkiraan mereka saja.

Sekarang di hadapan kita ada dua kelompok sunni dan syiah. yang satu tidak dapat menjelaskan makna dari ulil Amri. Dan yang satu lagi dapat menjelaskan secara gamblang dan tegas siapa itu ulil amri. Maka siapa yang akan kita ikuti ? kelompok orang yang perintah Tuhannya jelas ? atau kepada kelompok orang yang perintah Tuhannya tidak jelas ?

Apakah Anda seorang sunni ? apakah Anda bisa menjelaskan makna “Ulil Amri “ menurut versi sunni ? Jika Anda tidak mengetahuinya, maka tanyakanlah pada guru dan ulama Anda dan kemukakan di sini. Karena saya sangat menunggu jawabannya.

Beberapa jawabn telah saya dapatkan dari ulama sunni. Diantarnya sebagai berikut :

Ulil Amri sudah tidak ada

Jawaban Pertama

Menurut jawaban pertama dari orang sunni, katanya Ulil Amri itu hanya ada pada zaman Nabi saw. Dan sekarang ini sudah tidak ada ulil Amri. Jadi, kita hanya perlu taat kepada Allah dan Rasul saja, dan tidak ada kewajiban taat kepada Ulil Amri.

Anda setuju dengan jawaban ini ? jika setuju, mari kita diskusikan sehingga saya akan membuktikan bahwa itu adalah jawaban yang keliru.

Jawaban Kedua

Ulil Amri adalah pemerintah setempat.

Jawaban kedua ini pun keliru, karena bertolak belakang dengan ciri-ciri ulil Amri yang terdapat dalam al Quran.

Jawaban Ketiga

Menurut jawaban ketiga, Ulil Amri adalah teka teki Allah yang harus dipecahkan oleh akal manusia.

Jauh pangang dari pada api. Jawaban yang jauh dari kebenaran, seperti jauhnya antara langit dan bumi.

Jawaban Keempat

Ulil Amri adalah para ulama mazhab.

Jawaban ini pun tidak bisa dipertnggung jawabkan.

Anda punya jawaban lain yang didukung oleh nash ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1037 Dilihat
Tulisan terakhir April 24, 2013, 08:06:37 PM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
906 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 13, 2013, 07:59:40 PM
oleh Abu Zahra
12 Jawaban
3062 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 17, 2014, 01:23:28 AM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
1419 Dilihat
Tulisan terakhir April 26, 2014, 05:02:01 PM
oleh Asep
0 Jawaban
536 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 18, 2014, 07:23:08 AM
oleh Sandy_dkk
4 Jawaban
1316 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 25, 2015, 09:50:11 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
806 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 27, 2015, 05:24:25 PM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
1427 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2015, 08:30:20 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
973 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 25, 2015, 10:07:23 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
527 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 01, 2015, 07:51:13 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan