collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Tujuan Belajar Logika  (Dibaca 12592 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 354
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Tujuan Belajar Logika
« pada: Januari 23, 2013, 06:00:02 AM »
Jika kita belajar asal belajar, atau sekedar belajar, mungkin kita akan belajar dengan cara yang tidak benar, atau mempelajari hal yang tidak terlalu penting untuk dipelajari, mengingat-ingat hal yang tidak penting untuk diingat-ingat. Lalu umur kita akan habis untuk hal-hal yang kurang berguna. Oleh karena itu proses belajar kita harus memiliki arah tujuan yang jelas dan perlu dilakukan dengan cara yang benar. Demikian pula ketika kita mempelajari logika, haruslah jelas apa tujuannya.

lalu apa tujuan yang benar dari mempelajari logika? Sebagaimana fungsi dari Logika itu sendiri, yaitu untuk terhindar dari kesalahan berpikir. Tapi apa tujuan dari "terhindar dari kesalahan berpikir"? Untuk membebaskan diri dari penderitaan dan mencapai kebahagiaan. Kenapa? Karena penderitaan dapat muncul apabila keliru dalam berpikir.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 354
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Tujuan Belajar Logika
« Jawab #1 pada: Januari 23, 2013, 06:05:47 AM »
Membebaskan diri sendiri dari penderitaan akibat keliru berpikir, berarti menolong diri sendiri. Apabila diri telah tertolong dari suatu penderitaan dan sampai pada suatu kebahagiaan, maka kita akan melihat makhluk-makhluk lain yang berada dalam kegelapan dan menderita akibat keliru pikirannya. Lalu kita bertanya, bagaimana cara menolong mereka? Dan kita menemukan jawaban, menolong mereka adalah dengan cara seperti kita menolong diri kita sendiri.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 354
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Logika Untuk Menolong
« Jawab #2 pada: Januari 23, 2013, 07:08:12 AM »
Bagaimana contoh seseorang tertolong dengan logika? Baca saja kisah-kisah Ali bin Abi Thalib yang menyelamatkan banyak orang dari hukuman berat. Dari kisah-kisah tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa dengan logika, seseorang bisa menyelamatkan nyawa orang lain, mengeluarkannya dari penderitaan. Oleh karena itu jangan sekedar belajar logika. Tapi gunakan logika untuk menolong sesama. Apakah Anda sudah menggunakan logika untuk menolong? Ataukah Anda hanya menggunakan logika untuk mengotak-atik kata-kata saja?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Logika Untuk Menolong
« Jawab #3 pada: Januari 23, 2013, 07:54:13 AM »
saya menggunakan logika untuk mengutak-atik kata, simbol, dan gambar.
masih belum tau apakah ada yang tertolong atau tidak.

mudah2an ada. tapi walaupun belum, mudah2an setelah membaca ini saya segera bisa mempraktekkannya...  :)
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 354
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Tujuan Belajar Logika
« Jawab #4 pada: Januari 23, 2013, 01:12:46 PM »
Jadi, sebelum kita bermaksud menolong orang lain, ada baiknya kita bertanya kepada diri kita sendiri. Sejauh mana kita telah merasa tertolong dengan logika? Ataukah terasa oleh kita, tidak ada sesuatupun dari bagian kesulitan kita yang ditolong oleh logika? Jika kita belum pernah merasa penderitaan kita terenyahkan, atau kesulitan-kesulitan kita terpecahkan dengan logika, maka bagaimana kita akan menolong kesulitan-kesulitan orang lain dengan logika?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1061
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Tujuan Belajar Logika
« Jawab #5 pada: Januari 23, 2013, 01:18:33 PM »
Kalo adie belajar logika, untuk mengobati plin plan (tidak teguh pendirian) ketika membaca atau mendengarkan orang.
karena adie tidak tebang pilih kalau membaca buku apapun dibaca termasuk buku-buku islam yang bermazhab-mazhab.
sisi jeleknya ketika membaca buku , adie suka membenarkan apa yang ada pada buku itu karena alur penulisan dan logika si penulis mudah dipahami dan adie pun membenarkan lagi ketika membaca buku mazhab lainnya.

adie merasa ada yang salah dengan memahami semua buku itu, pasti diantara buku itu ada pemahaman yang benar.
akhirnya adie memilih sikap cuek ,

Setelah bertemu pak asep pun , adie masih ragu karena ilmu logika belum sepenuhnya dibawa ke kehidupan adie.
dengan itu adie mencoba membiasakan diri dengan dipraktekan ketika membaca koran , walaupun masih bingung karena harus mencari SPOK nya, cari rumus apa yang tepat dan bagaimana mempraktekannya pada tulisan yang berbanyak pragraf.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 354
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Tujuan Belajar Logika
« Jawab #6 pada: Januari 23, 2013, 01:23:43 PM »
Sebagaimana sayapun telah bertanya kepada diri saya sendiri. Penderitaan mana yang telah sirna, kesulitan mana yang telah terpecahkan oleh logika dalam kehidupan saya? Jika saya tidak menemukan jawaban dari pertanyaan ini, maka bagaimana saya mempunyai keyakinan bahwa saya akan dapat menjadikan logika sebagai alat untuk menolong?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 354
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Tujuan Belajar Logika
« Jawab #7 pada: Januari 23, 2013, 01:26:20 PM »
Kalo adie belajar logika, untuk mengobati plin plan (tidak teguh pendirian) ketika membaca atau mendengarkan orang.
karena adie tidak tebang pilih kalau membaca buku apapun dibaca termasuk buku-buku islam yang bermazhab-mazhab.
sisi jeleknya ketika membaca buku , adie suka membenarkan apa yang ada pada buku itu karena alur penulisan dan logika si penulis mudah dipahami dan adie pun membenarkan lagi ketika membaca buku mazhab lainnya.

adie merasa ada yang salah dengan memahami semua buku itu, pasti diantara buku itu ada pemahaman yang benar.
akhirnya adie memilih sikap cuek ,

Setelah bertemu pak asep pun , adie masih ragu karena ilmu logika belum sepenuhnya dibawa ke kehidupan adie.
dengan itu adie mencoba membiasakan diri dengan dipraktekan ketika membaca koran , walaupun masih bingung karena harus mencari SPOK nya, cari rumus apa yang tepat dan bagaimana mempraktekannya pada tulisan yang berbanyak pragraf.

juga obat dari bingung serta ragu.

kita tidak bahagia bila kita bingung dan slalu berada dalam keraguan. benar atau tidak?

jika logika menjadi obat bagi kebingungan dan ragu tersebut, bearrti logika menjdi jalan bagi kebahagiaan kita. benar atau salah?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 354
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Tujuan Belajar Logika
« Jawab #8 pada: Januari 23, 2013, 01:54:01 PM »
Cara menolong mereka adalah dengan mengajari bagaimana cara berpikir dengan benar. Apabila mereka mengetahui cara berpikir benar, maka mereka bisa berpikir benar. apabila mereka bisa berpikir benar, maka mereka bisa berkata benar, dan berbuat dengan benar. bila mereka berpikir benar, berkata benar dan berbuat benar, maka kebahagiaan akan menjadi bagian dari hidup mereka.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1061
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Tujuan Belajar Logika
« Jawab #9 pada: Januari 23, 2013, 03:12:25 PM »
juga obat dari bingung serta ragu.

kita tidak bahagia bila kita bingung dan slalu berada dalam keraguan. benar atau tidak?

jika logika menjadi obat bagi kebingungan dan ragu tersebut, bearrti logika menjdi jalan bagi kebahagiaan kita. benar atau salah?

Betul pak,
 

Tags: logika tujuan 
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
641 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 01, 2013, 02:41:46 PM
oleh Kang Asep
13 Jawaban
2814 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 05, 2015, 11:10:54 AM
oleh k3ror0
0 Jawaban
454 Dilihat
Tulisan terakhir November 16, 2014, 02:04:37 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
555 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 18, 2015, 07:45:34 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
856 Dilihat
Tulisan terakhir April 23, 2016, 11:35:52 AM
oleh Ardi lg
0 Jawaban
498 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2016, 12:42:09 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
278 Dilihat
Tulisan terakhir September 22, 2016, 11:02:47 PM
oleh Kang Erik
0 Jawaban
92 Dilihat
Tulisan terakhir September 08, 2017, 07:49:59 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
51 Dilihat
Tulisan terakhir September 08, 2017, 08:54:04 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
22 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 06, 2017, 01:18:55 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan