collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Surga - Neraka dan Takdir serta sifat Tuhan yg maha mengetahui  (Dibaca 2697 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline beng

Rekan,

Selama ini saya merasa selalu ada ganjalan dalam masalah subyek diatas. Penjelasan yg saya peroleh selalu tidak memuaskan, dan kadang kontradiksi.

Apakah takdir bisa kita ubah?

Kalau iya bukankah itu menafikan ke-maha tahu-an Tuhan?
Kalau tidak, bukankah akan tidak ada artinya kita berusaha dan bukankah takdir kita masuk neraka atau surga juga tidak akan bisa berubah? dan apakah itu sifat Tuhan yg menciptakan mahluknya hanya untuk disiksa?

Ataukah ada yang salah dengan konsep seperti dalam subyek diatas?

Salam.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9276
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Surga - Neraka dan Takdir serta sifat Tuhan yg maha mengetahui
« Jawab #1 pada: Juli 30, 2013, 10:04:41 PM »
rekan Beng yang Budiman, saya harapkan Anda menyimak diskusi kami di topik " diskusi tentang takdir " terlebih dahulu. pelajari setahap demi setahap. sisanya, bila masih ada ganjalan, silahkan tanyakan di sini!
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Surga - Neraka dan Takdir serta sifat Tuhan yg maha mengetahui
« Jawab #2 pada: Juli 30, 2013, 10:18:07 PM »
Rekan,

Selama ini saya merasa selalu ada ganjalan dalam masalah subyek diatas. Penjelasan yg saya peroleh selalu tidak memuaskan, dan kadang kontradiksi.

Apakah takdir bisa kita ubah?

Kalau iya bukankah itu menafikan ke-maha tahu-an Tuhan?
Kalau tidak, bukankah akan tidak ada artinya kita berusaha dan bukankah takdir kita masuk neraka atau surga juga tidak akan bisa berubah? dan apakah itu sifat Tuhan yg menciptakan mahluknya hanya untuk disiksa?

Ataukah ada yang salah dengan konsep seperti dalam subyek diatas?

Salam.

justru, jika takdir tidak bisa kita rubah, maka saya akan meragukan ke-Maha Kuasa-an Tuhan.
ternyata Tuhan hanya menciptakan makhluk yang tidak bisa memilih jalan hidupnya sendiri, apa bedanya dengan robot ciptaan manusia? Maha Kuasa Allah yang mampu menciptakan makhluk yang bisa memilih jalan hidupnya sendiri, manusia tak mampu menciptakan robot yang seperti ini...
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Sandy_dkk

Re:Surga - Neraka dan Takdir serta sifat Tuhan yg maha mengetahui
« Jawab #3 pada: Juli 30, 2013, 10:46:28 PM »
adapun mengenai ke-Maha Tahu-an Tuhan, jika takdir bisa kita rubah, maka ini tidak ada pengaruhnya terhadap ke-Maha Tahu-an Nya.
nampak terlihat dengan nyata dan jelas, apa yang telah, sedang, dan akan kita lakukan, bagi Tuhan semuanya adalah "kekinian" yang begitu jelas dan nyata di Mata-Nya...
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline beng

Re:Surga - Neraka dan Takdir serta sifat Tuhan yg maha mengetahui
« Jawab #4 pada: Juli 31, 2013, 06:46:59 AM »
Terima kasih banyak atas jawabannya Kang Asep.

Ternyata topik tersebut sudah pernah dibahas, saya sudah baca dan simak pembahasannya, sekali lagi terima kasih. Berikut adalah kesimpulan yg saya dapat dari pembahasan topik takdir tersebut. Kang Asep, tolong dikoreksi kalau ada kesimpulan saya yang kurang/tidak tepat.

Dari beberapa pendapat di topik "takdir" tsb, hampir/tidak ada yang sepemahaman dengan Kang Asep. Berikut saya coba simpulkan pemahaman Kang Asep:
- bahwa Allah menciptakan alam semesta beserta hukum-2 alam yg melekat didalamnya.
- bahwa takdir/kadha akan mengikuti hukum-2 alam tersebut

Lebih lanjutnya dapat saya simpulkan bahwa Allah hampir/tidak pernah ikut campur/mengintervensi hukum-2 alam yang telah ditetapkannya. Dan ilmu pengetahuan dewasa ini adalah untuk mempelajari hukum-2 alam tersebut. Sepertinya Kang Asep sudah pernah baca "The brief history of time"nya stephen hawkin?

Dan juga mungkin boleh saya simpulkan bahwa sholat, doa, puasa, haji dll syariat agama tersebut adalah sebagai "alat" (bukan tujuan) untuk meningkatkan kemampuan manusia (termasuk kemampuan berpikir) dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi.  Apalah artinya Alqur'an jika tidak disertai pemahaman yang baik dan benar.

Luar biasa sekali, ternyata masih ada pemikiran yang demikian dari umat islam kita sekarang ini.
Dan satu lagi pertanyaan untuk Kang Asep, apakah guru/imam yang Kang Asep anut sekarang ini memiliki pemahaman seperti tersebut diatas?

Salam.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9276
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Surga - Neraka dan Takdir serta sifat Tuhan yg maha mengetahui
« Jawab #5 pada: Juli 31, 2013, 11:35:04 AM »
Kutip dari: beng
Sepertinya Kang Asep sudah pernah baca "The brief history of time"nya stephen hawkin?

belum pernah

Kutip dari: beng
Dan satu lagi pertanyaan untuk Kang Asep, apakah guru/imam yang Kang Asep anut sekarang ini memiliki pemahaman seperti tersebut diatas?

benar. tapi guru saya ada banyak. saya akan perkenalkan kepada Anda.

pertama, guru dalam bidang kebatinan. nama beliau adalah Irman Noor. Anda bisa mengunjungi blognya di sini => irmanndimyatie.blogspot.com

kedua, guru dalam bidang ilmu agama. ini banyak sakali, salah satunya aadlah Abu Zahra, yang menjadi pengasuh rubrik kajian islam di forum ini. Anda bisa menanyakan banyak hal seputar Islam padanya di board berikut : http://medialogika.org/kajian-islam/

Ketiga, masih guru dalam bidang ilmu agama, beliau adalah Habib Abu Bakar. pemahaman tentang takdir itu saya belajar dari Habib Abu Bakar. Cukup banyak yang telah beliau jelaskan mengenai takdir itu, penjelasannya sangat luar biasa dan memuaskan akal. tapi saya belum mencerap semuanya. tapi sayang sekali, beliau tidak mempunyai blog, akun facebook dan semacamnya, sehingga kalau kita mau belajar darinya kita harus bertemu muka.

setiap guru-guru tersebut mempunyai gaya dan cara berbeda dalam mengajar, mempunyai keutamaan sendiri-sendiri.

Kang Irman, ketika beliau mengajar saya, nyaris tanpa teori, tanpa dalil tapi langsung praktik. kalau sekali-kali mengobrol itu itu hanya dianggap "sekedar intermezo". wasiat beliau yang paling saya ingat adalah "Manusia itu jangan mengerti dulu, baru benar, tapi harus benar dulu baru mengerti. kalau mengerti dulu, susah benarnya." dari beliau saya belajar ilmu-ilmu yang berkenaan dengan ilmu gaib atau mistik. dan beliau seorang Master English di salah satu universitas di Bandung. beliau juga seorang seniman, dan suka main dalam film sinetron. Murid beliau dalam bidang ilmu kebatinan, lebih dari sepuluh ribu orang.

Abu Zahra, atau Ust. Hasan Rahmat, atau Ust. Hasan Al Askari, saya belajar banyak tentang akhlakul karimah dari beliau. dulu saya orang yang keras, maen pukul, maen santet, gemar sekali berkelahi. dan kalau berdebat sangatlah frontal. bisa dilihat bagaimana gaya debat saya yang keras di myquran.org dengan id Jhana78. tapi setelah mendapatkan banyak pendidikan akhlak, saya jadi cool, calm, lembut, tidak keras hati, ramah, calm, tenang dan sabar. Abu Zahra banyak memberikan perubahan yang berharga pada diri saya. Beliau sangat fasih berpidato dalam bahasa Sunda, uraiannya mudah dicerna oleh umat awam. wasiat beliau yang selalu saya ingat adalah "Janganlah seperti berhala. bagaimana itu berharal? perhatikan saja bagaimana berhala, latta dan uzza, dia mau dikunjungi orang, tapi tidak mau mengunjungi orang." beliau mewsiatkan silaturahim, jangan hanya mau dikunjungi orang lain, tapi kunjugilah juga orang lain.

Habib Abu Bakar, kalau diibaratkn ilmu silat, beliau itu seperti mengajarkan jurus-jurus pamungkas. apabila beradu argumentasi dengan beliau, nyaris tak terbantahkan. gaya penalarananya, dan penguasaannya akan kitab suci al Quran sangat luar biasa. beliau mengajari saya metoda tafsir Quran bil Quran. Beliau yang membuat saya mengerti bahwa al quran adalah "Tibyanan likuli syai", yakni "yang menjelaskan segala sesuatu".
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
2219 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 03, 2013, 04:31:24 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
8366 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 18, 2013, 11:46:05 AM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
3358 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 13, 2013, 03:49:43 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
723 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 29, 2013, 07:01:44 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
3687 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 30, 2015, 12:50:32 PM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
1473 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 30, 2013, 06:43:47 AM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
23996 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 12, 2016, 04:21:20 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
956 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 19, 2016, 03:43:51 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
165 Dilihat
Tulisan terakhir September 17, 2016, 09:56:52 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
165 Dilihat
Tulisan terakhir April 25, 2017, 09:35:54 PM
oleh Sultan

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan