collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Sebab-sebab Keyakinan  (Dibaca 2937 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Sebab-sebab Keyakinan
« pada: Agustus 28, 2012, 09:09:31 PM »
Sebab-sebab Keyakinan

Sebab munculnya keyakinan pada diri seseorang adalah tiga hal :

Pertama, hadirnya objek-objek ilmiah
Kedua, terpenuhinya mokadimah-mukadimah logis
Ketiga, terbukanya alam malakut

Matahari terbit dari timur, Api bersifat panas, dan setiap benda memiliki luasan. Hal ini merupakan pengetahuan yang menjadi keyakinan banyak orang, karena pengetahuan itu muncul dari objek-objek ilmiah yang mudah ditangkap oleh pancaindra. Tidak sulit meyakinakan manusia dengan kebenaran kalimat-kalimat tersebut. contoh lainnya Allah berfirman dalam al Quran, “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”. Inilah pengetahuan, sebagai disebut di dalam al Quran dengan sebutan ilmu.

Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (Q.S 102:3)

Keyakinan manusia terbentuk secara bertahap. Oleh karena itu, pengajaran pada tahap pertama adalah pengajaran ilmiah. Dengan objek-objek pengetahuan ilmiah inilah. keyakinan manusia dibangun. Tetapi secara naluriah, hanya berpegang kepada keyakinan yang muncul dari pengetahuan ilmiah saja tidaklah memuaskan akal. Pada saatnya, manusia akan mengaitkan satu objek ilmiah dengan objek ilmiah lainnya, terlahirlah filsafat yang merupakan pengetahuan pada tahap yang lebih tinggi dari pengetahuan ilmiah.

Segala kejadian pasti ada sebab yang menjadikannya. Dan sebab ini menjadi syarat keberlangsungan akibat. Bila sebab musnah, maka akibatpun musnah. Oleh karena itu pastilah ada sebab yang tidak musnah, ada sebab yang tidak bersebab, yang paling awal dan tidak berakhir. Karena tanpanya tentu alam semesta inipun mustahil wujudnya. Sesuatu yang tidak berawal, yang tidak bersebab, yang berdiri sendiri, dan yang kekal, itu semua identik dengan sifat-sifat tuhan. Maka tidak ada yang lebih mungkin bagi sebab seluruh sebab dan akibat,kecuali tuhan itu sendiri Hal ini adalah pengetahuan yang menjadi keyakinan sedikit orang. Di dalam pengetahuan tersebut terdapat mukadimah-mukadimah logic (premise) yang meyakinkan dan memuaskan akal, sehingga melahirkan keyakinan akan keberadaan Tuhan secara akliah. Tidak mudah meyakinkan orang dengan mukadimah-mukadimah logic, karena objeknya tidak dapat ditangkap oleh pancaindra. Diperlukan kemampuan ketenangan dan kejernihan pikiran untuk dapat melihat kebenaran-kebenaran logic sehingga akhirnya kebenaran-kebenaran logic ini menjadi sebab munculnya keyakinan di dalam diri seseorang.

Filsafat telah membawa manusia dari sekedar pengetahuan-pengetahuan indrawi ke pengetahuan akliah, memprediksi adanya berbagai keberadaan yang tidak disaksikan oleh pancaindra, tapi jelas adanya. Jarak antara bumi dan matahari dapat diukur tanpa menggunakan alat ukur seperti tali yang membentang. Berapa luas persegi empat, bila panjang 5 meter dan lebar 3 meter, berapa besar diameter bumi atau bulan, berapa lama waktu yang diperlukan untuk sampai ke kota tujuan yang berjarak 200 km dari kota keberngkatan, bila rata-rajat kecepatan laju kendaraan adalah 40 km/jm. Semua itu dapat diketahui secara akurat atau mendekati dengan logika matematika. Tapi ada keberadaan lain yang bisa diprediksi oleh akal selain dengan objek-objek matematis tersebut, yaitu keberadaan benda-benda di dalam malakut, seperti sorga dan neraka. Akan tetapi, bukan logika matematika yang bisa mengidentifikasi keberadaannya, melainkan logika filsafat. Bahkan dengan Logika filsafat ini, Tuhan yang Maha Esa dengan segala sifat-sifatnya dapa pula dikenali. Inilah yang disebut dengan Ilmal Yaqin.

Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan Ilmu Yakin (Q.S 102:5)

Ilmu Yakin ini adalah yang mengantarkan manusia untuk mengetahui adanya sorga dan neraka.

“Jika kamu mengetahui dengan Ilmu Yakin, niscaya kamu melihat nereka jahim.”  (Q.S 102:5-6)

Akan tetapi pengetahuan seperti itu bisa lenyap sewaktu-waktu pada diri seorang manusia. Sehingga walaupun seseorang telah melihat “neraka jahim” dengan ilmu yakin, ia masih mungkin berbuat dosa. Mengapa? Karena ketika seseorang lupa pada mukadimah-mukadimah logis, maka hilang pulalah kemampuan melihat nereka jahim, sehingga kemungkinan berbuat dosa masih terbuka lebar.

Secara naluriah, manusia tidak puas dengan pengetahuan yang tidak mencegahnya dari perbuatan dosa. Dalam mencapai kesempurnaannya, manusia terus mengembangkan pengetahuannya hingga sampai pada pengetahuan “Ainal Yakin”, yakni pengetahuan yang muncul karena tersingkapnya tabir alam malakuat, sehingga alam malakut terlihat secara langsung dan terang benderang. Tiada yang menghalangi penglihatannya dari sorga dan neraka.

dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya (neraka jahim itu)  dengan `ainulyaqin, (Q.S 102:7)

pada tahapan ini, tingkat keyakinan seseorang sudah tidak tergoyahkan. Objek-objek alama malakuti menjadi sebab bagi keyakinan yang hadir dalam jiwanya. Inilah ishmah, yang dengannya dia menjadi mustahil berbuat salah dan dosa. Bagaimanakah mungkin seseorang berani berbuat dosa, apabila neraka yang menyala-nyalah jelas tampak di hadapan matanya? Dan bagaimana mungkin dia tidak menjadi orang yang paling bagus amalannya apabila sorga dan Pemiliknya, selalu tampak dipelupuk matanya? 



Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
3 Jawaban
2654 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 16, 2013, 09:11:41 PM
oleh Kang Asep
22 Jawaban
4704 Dilihat
Tulisan terakhir November 01, 2014, 03:18:14 PM
oleh Sandy_dkk
4 Jawaban
1976 Dilihat
Tulisan terakhir November 25, 2013, 01:41:13 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1117 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 12, 2015, 03:38:01 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
710 Dilihat
Tulisan terakhir April 12, 2016, 04:52:56 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
425 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 02, 2017, 01:11:59 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
415 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 04, 2017, 11:31:54 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
201 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 09, 2018, 07:50:20 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
162 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 04, 2018, 04:57:52 PM
oleh comicers
0 Jawaban
189 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 24, 2018, 12:05:52 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan