collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Muter Sampai Ke Ancol  (Dibaca 1038 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Muter Sampai Ke Ancol
« pada: September 16, 2015, 07:47:49 AM »
Kutip dari: mushab bin umair;2330512
Bacalah kembali apa sebenarnya yang telah dituliskan oleh orang lain.

dan antum silahkan fahami, apa yang sebenarnya saya permasalahkan ! jangan mudah menuding orang lain tak faham maksud antum, dan selalu ingin agar orang lain memhami antum, tap belajarlah juga memahami orang lain ! Dengan semua pertanyaan yang saya ajukn, sebenarnya saya berusaha memahami antum. tapi antum payah dalam memahami pertanyaan-pertanyaan saya.


Kutip dari: mushab
Perhatikanlah kembali postingan yang telah lalu.

silahkan antum lakukan sendiri. saya akan melakukannya juga jika perlu. tapi saat ini saya tidak perlu. Untuk apa ? itu sekedar tudingan antum bahwa saya tidak cukup cerdas dalam menangkap maksud dari postingan-postingan antum. saya tidak perlu menyangkal penilaian antum. tapi tentu saya pun boleh menilai bahwa antumlah yg semestinya memeriksa dengan teliti dan menanangkap maksud dari komentar-komentar saya.

Kutip dari: mushab

Dan saya sudah menjawab apa yang perlu saya jawab tentang masalah ulil-‘amri ini, tanpa pernah saya abaikan satupun pertanyaan anda.
Itu semua sebenarnya sudah sangat mencukupi bagi anda.

Anda mengabaikan pertanyaan saya dan menganggapnya tidak berguna.

saya tanya, "Jika ada ulil amri yang tidak maksum dan ada ulil amri yang maksum, yang keduanya sesuai dengan syariat, maka ulil amri mana yang akan antum pilih sebagai pemimpin antum ?"

saya sekedar ingin mendapatkan jawaban dri pertanyaan sederhana ini, tapi kenapa jawaban antum muter-muter sampai ke ancol ?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ziels

Re:Muter Sampai Ke Ancol
« Jawab #1 pada: September 17, 2015, 11:13:03 PM »
Quote (selected)
saya sekedar ingin mendapatkan jawaban dri pertanyaan sederhana ini, tapi kenapa jawaban antum muter-muter sampai ke ancol ?

Mungkin, seandainya mereka jawab dgn pilihan "ulil amri yg maksum", maka mereka takut dgn jawaban tsb mereka akan dikira oleh Kang Asep atau orang lain mempercayai adanya keberadaan ulil amri yg maksum. Padahal tidak ada sangkut pautnya.

Atau sbgai tindakan berhati-hati terhadap lawan bicara, seakan mereka menduga pertanyaan tsb adalah jebakan atas pertanyaan jebakan lainnya yg sudah dipersiapkan oleh lawan. Kan tidak ada yang tahu, apakah lawan bicara mereka adalah benar2 orang baik, orang biasa atau orang jahat yg benar2 hendak menyesatkan?

Atau harga diri atau lainnya.
 

 

GoogleTagged

com


Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1805 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 08, 2012, 01:39:34 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
2389 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 03, 2013, 07:45:13 PM
oleh kang radi
0 Jawaban
652 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 04, 2014, 06:12:36 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2131 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 01, 2014, 05:46:17 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
481 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 16, 2015, 11:28:55 AM
oleh joharkantor05
0 Jawaban
567 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 14, 2015, 11:44:00 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
620 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 01, 2015, 10:41:53 AM
oleh joharkantor05
2 Jawaban
469 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 09, 2015, 11:01:39 AM
oleh joharkantor05
1 Jawaban
478 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 16, 2016, 11:58:06 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
19 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 11, 2018, 09:57:35 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan