collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Murka Fatimah az Zahra  (Dibaca 21359 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Murka Fatimah az Zahra
« pada: Desember 21, 2012, 04:55:39 AM »
   
Murka Fatimah Kepada Abu Bakar

Berita tentang murka dan marah Fatimah az Zahra as adalah berita pasti, ia telah dilaporkan oleh para Ulama terpercaya, tidak terkecuali Imam Bukhari dalam Shahihnya. Dan agar tidak muncul anggapan bahwa kisah itu adalah kepalsuan buatan kelompok tertentu yang tidak bertanggung jawab, maka saya akan sebutkan beberapa laporan Imam Bukhari dalam shahihnya yang diakui sebagai kitab nomor wahib, dan seluruh hadis yang termuat di dalamnya adalah shaheh. Kitab paling shaheh setelah al Quran.

Dari Urwah binu Az Zubair, bahwa Aisyah Ummul Mukminin berbicara kepadanya bahwa Fatimah as Putri Rasulullah saw meminta bagian warisannya dari Rasulullah saw, lalu Abu Bakar berkata kepadanya, “Rasulullah saw telah bersabda `kami tidak diwarisi. Apa yang kami tinggalkah adalah shadaqah`, maka murkalah Fatimah Putri Rasulullah, dan ia memutus persahabatan dengan Abu Bakar. Dan ia putus dengan Abu Bakar hingga ia meninggal dunia.” (Shaheh Bukhari, Kitab Fadhlul Jihad, Bab Fardhul Khumus, 4/96)


Sumber : Ali Umar Al-Habsyi, Didiklah..Putra-putri Anda Mencintai Nabi dan Keluarganya, Hal. 122

Artikel Terkait :

http://medialogika.org/diskusi-umum/perdebatan-mengharukan-antara-fathimah-as-dengan-abu-bakar-ra/
« Edit Terakhir: Desember 25, 2012, 06:06:20 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline arya

Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #1 pada: Desember 21, 2012, 09:18:14 AM »
Saya sendiri penasaran, benarkah fatimah ra sampai sebegitunya, bukankah abu bakar ra telah menjelaskan apa yang telah ayahnya sabdakan
 

Offline arya

Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #2 pada: Desember 21, 2012, 09:23:15 AM »
dengan adanya hadist tersbut diatas saya menangkap seolah2 fatimah ra hubbu dunya, trus makna "disucikan" menurut kepercayaan syiah terhadap ahlul bait gimna dengan adanya hadist tersebut.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #3 pada: Desember 21, 2012, 09:46:05 AM »
kesannya sih seperti itu. kita berharap fatimah tidak berbuat seperti itu, karena terkesan hubbudunya. tapi masalahnya riwayat itu ada di dalam bukhari. kita perlu cek, benar atau tidak ada riwayat seperti itu dalam bukhari? kalau benar-benar ada, maka apakah kita bisa menyebutnya dusta, padahal kitab bukhari diakui kesahihannya? jika tidak bisa dinilai dusta, berarti fatimah benar-benar melakukan hal itu.

adapun "kesan" hubudunya, barangkali itu hanyalah kesan.

seperti dalam kasus menangisi jenazah. kebanyakan orang mengharamkan menangisi jenazah. karena dianggap hal itu bentuk ketidak ikhlasan, dan dianggap akan memberatkan orang mati yang ditangisi. padahal Rasulullah sendiri sering menangis, termasuk ketika anaknya bernama Ibrahim meninggal dunia. bahkan Rasulullah mengajarkan umat untuk belajar menangis. adapun larangan menangisi jenazah, dalam literatur syiah adalah akibat Muamiyah yang membayar para ulama untuk membuat hadits-hadits palsu seputar ketidak bolehan menangisi jenazah. salah seorang ulama syiah berkata, "kenapa menangisi jenazah dilarang? itu karena dulu, kalau ada keluarga Rasulullah meninggal, maka orang-orang menangis, seluruh penduduk negeri berkabung dan bersedih. sedangkan ketika ada keluarga dari bani umayah meninggal, tak ada seorangpun yang menangisi. maka Muawiyah menjadi iri hati. laul keluarlah hadits-hadits larangan menangisi jenazah."
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #4 pada: Desember 21, 2012, 09:48:01 AM »
demikian pula halnya dengan persoalan "mengapa meminta hak terkesan hubudunya?"
dan apakah kemurkaan fatimah merupakan sebuah dosa?

sesungguhnya orang-orang beriman mencintai karena Allah dan membenci karena Allah.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline arya

Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #5 pada: Desember 21, 2012, 10:02:37 AM »
klu hadist itu benar adanya,

posisi abu bakar ra berdasarkan hadist tersebut pada posisi yang benar, beliau menyampaikan sesuai dengan sunnah. 

"sesungguhnya orang-orang beriman mencintai karena Allah dan membenci karena Allah."

Membenci karena allah pada orang yang benar, gmana...
 

Offline Sandy_dkk

Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #6 pada: Desember 21, 2012, 10:18:56 AM »
tak bisa disalahkan memang jika ada yang mengesani  Fatimah az Zahra hubuddunya dalam persoalan ini, walaupun kesan yang muncul tak selalu menggambarkan hal yang sebenarnya.

demikian pula halnya dengan persoalan "mengapa meminta hak terkesan hubudunya?"

jika benar itu adalah hak Fatimah az Zahra, maka lebih baik membuang jauh2 kesan hubuddunya dalam masalah ini. karena menuntut hak sama sekali tak terkait langsung dengan hubuddunya.

tapi yang jadi pertanyaan, apakah benar hal itu merupakan hak Fatimah az Zahra?
bagaimana dengan hal ini: “Rasulullah saw telah bersabda `kami tidak diwarisi. Apa yang kami tinggalkan adalah shadaqah`...?
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #7 pada: Desember 21, 2012, 10:45:22 AM »
kita coba menggunakan Logika.

mengupas problem-problem agama, filsafat, sejarah, bisa dimulai dari mengurai problem bahasa dengan menyoroti pertentangan.

menurut Fatimah, Tanah Fadak itu adalah hak dirinya. menurut Abu Bakar, Tanah Fadak adalah bukan hak Fatimah.

di sini terdapat pertentangan yang disebut dengan kontrari, yaitu :

(1) Tanah Fadak adalah hak Fatimah.
(2) Tanah Fadak bukan hak Fatimah.

mana yang benar, proposisi 1 atau 2 ?

sifat kontrari adalah "mungkin sama-sama salah, tapi mustahil sama-sama benar".

jika ada orang yang berkata, "kedua proposisi tersebut benar", maka secara logika, hal itu tidak bisa diterima dan melawan akal sehat.

jika ada yang mengatakan kedua proposisi tersebut sama-sama "salah", maka dia harus membuktikan letak kesalahannya.

jika mengatakan bahwa "proposisi 1 benar", berarti sama dengan mengatakan "proposisi 2 salah" demikian pula sebaliknya.

dengan demikian, menurut hukum kontrari, jika mengatakan bahwa pendapat Abu Bakar benar, berarti sama dengan dia mengatakan pendapat Fatimah salah. kalau mengatakan pendapat Fatimah Benar, berarti dia mengatakan pendapat Abu Bakar salah.

tetapi, sepanjang praktik, orang sangat engggan menyalahkan Abu Bakar maupun Fatimah. dan mereka berkata, "keduanya adalah benar". kalau saya katakan, "hal itu tidak bisa diterima, karena melanggar hukum logika, maka merka tidak peduli, karena tidak cukup faham dan patuh pada hukum-hukum logika. Hal ini, berarti penyelidikan harus dimulai dari mempelajari sifat-sifat pertentangan proposisi terlebih dahulu, sampai tahu dengan yakin bahwa hukum-hukum pertentangan tersebut adalah hak.


Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #8 pada: Desember 21, 2012, 10:52:18 AM »
berdasarkan kalimat-kalimat yang sudah disampaikan di atas, apakah kita bisa mengetahui, pendapat siapa yang benar? pendapat Abu Bakar atau Fatimah?

jika kita tidak menemukan argumen yang merupakan bukti tak terbantahkan, bahwa proposisi 1 yang benar atau proposisi 2 yang benar, maka kita bisa berandai-andai bahwa karena ketidak tahuan, kini kita hanya dihadapkan hanya kepada salah satu dari dua pilihan, meyakini bahwa pendapat Abu Bakar itulah yang benar, atau meyakini bahwa pendapat Fatimah yang benar? sebelum kita, menggunakan Logika untuk menemukan dalil-dalil terkuat, kita bisa coba menggunakan intuisi atau perasaan kita terlebih dahulu, apakah anda merasa cenderung lebih berpihak kepada Abu Bakar atau kepada Fatimah?

tapi bila kita terlalu "tabu" untuk menjawab pilihan berdasarkan intuisi itu, maka lewatkan saja, mari kita lanjutkan menyelidiki argumentasinya dengan dalil-dalil logic!
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #9 pada: Desember 21, 2012, 10:57:05 AM »
sebelum kita, menggunakan Logika untuk menemukan dalil-dalil terkuat, kita bisa coba menggunakan intuisi atau perasaan kita terlebih dahulu, apakah anda merasa cenderung lebih berpihak kepada Abu Bakar atau kepada Fatimah?

tapi bila kita terlalu "tabu" untuk menjawab pilihan berdasarkan intuisi itu, maka lewatkan saja, mari kita lanjutkan menyelidiki argumentasinya dengan dalil-dalil logic!

dalam forum ilmiah, pertanyaan diatas bukanlah hal tabu untuk dijawab.
berdasarkan intuisi atau perasaan saya, untuk saat ini saya merasa cenderung lebih berpihak kepada Abu Bakar, bagaimana dengan kang Asep dan lainnya??


Quote (selected)
demi kebenaran ilmiah, tak ada hal tabu untuk ditanyakan, tak ada hal tabu untuk diutarakan sebagai pendapat. juga bukanlah hal tabu jika kemudian pendapatnya terbukti salah...
« Edit Terakhir: Desember 21, 2012, 01:07:58 PM oleh Biru Biru »
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline arya

Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #10 pada: Desember 21, 2012, 11:02:51 AM »
   
Murka Fatimah Kepada Abu Bakar

Dari Urwah binu Az Zubair, bahwa Aisyah Ummul Mukminin berbicara kepadanya bahwa Fatimah as Putri Rasulullah saw meminta bagian warisannya dari Rasulullah saw, lalu Abu Bakar berkata kepadanya, “Rasulullah saw telah bersabda `kami tidak diwarisi. Apa yang kami tinggalkah adalah shadaqah`, maka murkalah Fatimah Putri Rasulullah, dan ia memutus persahabatan dengan Abu Bakar. Dan ia putus dengan Abu Bakar hingga ia meninggal dunia.” (Shaheh Bukhari, Kitab Fadhlul Jihad, Bab Fardhul Khumus, 4/96)


Sumber : Ali Umar Al-Habsyi, Didiklah..Putra-putri Anda Mencintai Nabi dan Keluarganya, Hal. 122

Klu saya menelaah hadist diatas, sepertinya ada seseorang yang membuat konklusi yang gak beres.
« Edit Terakhir: Desember 21, 2012, 11:04:40 AM oleh arya »
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #11 pada: Desember 21, 2012, 12:55:26 PM »
dalam forum ilmiah, pertanyaan diatas bukanlah hal tabu untuk dijawab.
berdasarkan intuisi atau perasaan saya, untuk saat ini saya merasa cenderung lebih berpihak kepada Abu Bakar, bagaimana dengan kang Asep dan lainnya??



kalau saya cenderung berpihak kepada Fatimah az Zahra
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9589
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #12 pada: Desember 21, 2012, 12:56:37 PM »
Klu saya menelaah hadist diatas, sepertinya ada seseorang yang membuat konklusi yang gak beres.

silahkan jelaskan seperti apa konklusinya, dan di mana letak ketidak beresannya!
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline arya

Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #13 pada: Desember 21, 2012, 01:23:00 PM »
Dari Urwah binu Az Zubair, bahwa Aisyah Ummul Mukminin berbicara kepadanya bahwa Fatimah as Putri Rasulullah saw meminta bagian warisannya dari Rasulullah saw, lalu Abu Bakar berkata kepadanya, “Rasulullah saw telah bersabda `kami tidak diwarisi. Apa yang kami tinggalkah adalah shadaqah`, maka murkalah Fatimah Putri Rasulullah, dan ia memutus persahabatan dengan Abu Bakar. Dan ia putus dengan Abu Bakar hingga ia meninggal dunia.” (Shaheh Bukhari, Kitab Fadhlul Jihad, Bab Fardhul Khumus, 4/96)


Sumber : Ali Umar Al-Habsyi, Didiklah..Putra-putri Anda Mencintai Nabi dan Keluarganya, Hal. 122


Saya gak tau yang saya maksudkan disini konklusi atau persepsi.
--
analisa saya :

Orang yang terlibat dalam hadist tersebut adalah :
1. Fatimah ra, sebagai orang yang berbicara langsung denga Aisyah ra.
2. Aisyah ra yang memperoleh informasi dari Fatimah ra dan telibat langsung dlm pembicaraan tsebt.
3. Urwah bin Az Zubbair, saya gak tau apakah dia melihat pembicaraan langsung antara fatimah ra dengan aisyah, atau aisyah ra menceritakan kembali pada urwah mengenai pembicaraan dengan fatimah ra.
4. Bukhari, sebgai penulis hadist yang diperoleh dari urwah.
5. Pencetak/penerbit buku hadist bukhari.


berdasarkan telaah tersebut, antara fatimah ra dengan "ibu tiri"nya yaitu aisyah ra sekaligus anaknya abu bakar ra "curhat2an" mengenai tanah fadak. ini menandakan hubungan antara fatimah ra dan aisyah ra harmonis.

Dalam hadis tersebut tidak termaktub, perkataan fatimah ra bahwa beliau murka kepada abu bakar ra. yang ada hanyalah persepsi seseorang terhadap percakapan antara fatimah ra dan aisyah ra.

Masalahnya siapakah yang mempunyai persepsi tersebut shingga muncul pada akhir percakapan : "maka murkalah Fatimah Putri Rasulullah, dan ia memutus persahabatan dengan Abu Bakar. Dan ia putus dengan Abu Bakar hingga ia meninggal dunia."

Apakah aisyah ra, urwah, bukhari ataukah penerbit buku hadist bukhari dengan sengaja atau tidak sengaja menambahkan persepsi tersebut.
 

Offline arya

Re:Murka Fatimah az Zahra
« Jawab #14 pada: Desember 21, 2012, 01:40:23 PM »
Klu cerita dari cerita, biasanya cerita itu bisa sama, berkurang atau berlebih. tapi klu dari hadist tersebut, saya menilai "ditambahin/dilebihin" sama "biang kerok" biar umat islam berada pada kesesatan dan slalu bertikai satu sama lain.

Benci gua sama biang kerok.

Tapi betulkah pada hadist tersebut ada "biang keroknya".

Dan Klu ada siapakah biang keroknya ?

Wallohu 'alam
« Edit Terakhir: Desember 21, 2012, 01:45:00 PM oleh arya »
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1462 Dilihat
Tulisan terakhir April 24, 2012, 03:36:39 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
2283 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 11, 2016, 04:25:56 PM
oleh Ari saka
0 Jawaban
2704 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 10, 2012, 05:25:13 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
958 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 30, 2013, 02:50:48 PM
oleh Kang Asep
9 Jawaban
4518 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 20, 2013, 09:32:19 AM
oleh Abu Zahra
4 Jawaban
2160 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 06, 2015, 09:45:26 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
4013 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 25, 2014, 05:19:01 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
533 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 27, 2016, 11:58:19 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
217 Dilihat
Tulisan terakhir September 03, 2016, 08:45:34 PM
oleh Kang Erik
0 Jawaban
186 Dilihat
Tulisan terakhir September 12, 2016, 09:34:11 AM
oleh Kang Erik

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan