collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Menegaskan Kembali Pertanyaan  (Dibaca 994 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Menegaskan Kembali Pertanyaan
« pada: Pebruari 27, 2015, 10:56:40 PM »
Dalam perdebatan, seringkali kita tidak mengkap pokok pertanyaan lawan debat kita. Hal itu biasa. Apalagi bila egosisme, kesombongan dan emosi lebih banyak bermain. Tapi hal itu memang wajar. banyak yang mungkin menjadi sebab, kenapa pertanyaan kita tidak ditangkap dengan benar olehnya. selain karena faktor emosi, mungkin pula karna lawan debat kita sedang tergesa-gesa, kurang tertarik untuk menyimak, atau memang punya sifat ceroboh. apapun alasannya, Kita hanya perlu menegaskan sekali lagi dan lalu sekali lagi untuk mempertegas apa pertanyaan kita. Setelah diulang dua atau tiga kali penegasan pertanyaan, jawaban lawan debat kita masih gak nyambung, itu pertanda dia mmang tidak ingin menjawab pertanyaan kita dengan benar. Jika ini terjadi, tinggalkan saja! Karena itu lebih buruk dari bertanya kepada batu.



contoh :

Kutip dari: kang_asepr
secara rasional, tawaran kelompk kedua itu lebih menarik dan lebih diinginkan dari tawaran kelompok pertama. benar atau salah ?

Kutip dari: agams
Kalau menurut saya, kelompok yg pertama itu adalah kelompok yg berakal, sedangkan yg kedua itu kelompok yg tdk berakal

Saya tidak menanyakan kelompok mana yang berakal. saya bertanya tentang nilai “benar” atau “salah”. Saya ulangi sekali lagi pertanyaanya :

Kutip dari: kang_asepr
coba kita bandingkan, ada dua kelompok dengan versi ulil amri yang berbeda.

kelompok pertama menawarkan kepada masyarakat, "Ikutilah ulil amri kami ! tapi ulil amri kami kadang-kadang taat kepada Allah dan kadang-kadang maksiat kepada Allah. dan perintahnya bisa haq bisa pula bathil.".

kelompok kedua menawarkan kepada masyarakat, "ikutilah ulil amri kami! ulil amri kami senantiasa taat kepada Allah, tidak pernah maksiat. dan perintahnya mustahil bathil."

secara rasional, tawaran kelompk kedua itu lebih menarik dan lebih diinginkan dari tawaran kelompok pertama. benar atau salah ?

saya mengharapkan Anda menjawab “benar” atau “salah” atau “saya tak bisa jawab” atau “saya tidak ingin jawab”

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
4062 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 14, 2012, 06:48:12 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
890 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 28, 2013, 05:52:22 PM
oleh verdilaurent
0 Jawaban
664 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 30, 2014, 02:07:01 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
653 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 17, 2014, 06:36:51 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
537 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 11, 2014, 02:53:05 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
734 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 13, 2014, 08:06:17 AM
oleh Kang Asep
8 Jawaban
1575 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 05, 2015, 11:48:22 AM
oleh wa2nlinux
0 Jawaban
523 Dilihat
Tulisan terakhir September 15, 2015, 08:07:14 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
538 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 22, 2015, 07:42:36 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
32 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 30, 2018, 04:58:20 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan