collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Mencintai Ahlul Bait Nabi saw sebagai syarat Ketenangan Sejati  (Dibaca 3286 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Mencintai Ahlul Bait Nabi saw sebagai syarat Ketenangan Sejati
« pada: Desember 20, 2012, 06:54:59 PM »
13.   Mencintai Ahlul Bait Nabi saw sebagai syarat Ketenangan Sejati

Kutipan[1]:

Allah berfirman : “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram” (Q.S 13:28)

Salah satu dimenti pengertian “mengingat Allah” adalah mencintai Allah dan RasulNya, serta Ahlul Bait as dan hamba-hambaNya yang mukmin.

Imam Ali as. Meriwayatkan dari Rasulullah saw, “Ketika ayat “Ingatlah! Hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram” turun, beliau bersabda, “itu adalah orang-orang yang mencintai Allah dan RasulNya, dan mencintai Ahlul Baitku dengan hati jujur tidak palsu, serta mencintai kaum mukmin, baik dikala hadir maupun ghaib, ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah mereka saling mencintai.” [134]


Komentar :

Sebelumnya Ust. Hasan Rahmat pernah menjelaskan hal serupa kepada saya, bahwa dalam surah 13;28 tersebut terkandung pengertian
 “mencintai Ahlul Bait Nabi saw”. Beliau berkata, “Ketenangan yang tidak berdasar kepada Cinta Ahlul Bait adalah ketenangan yang semu.”

Mulanya saya menolak perkataan ust. Hasan Rahmat tersebut. karena ketenangan itu bisa diperoleh oleh siapa saja, bahkan oleh mereka yang non muslim sekalipun. Dan para salik dari kaum tarekat biasa menenangkan diri dengan cara berdzikir, walaupun mereka tidak mengenal baik Ahlul Bait Nabi. Di dalam agama lain, seperti dalam agama Buddha, mereka terbiasa dengan ritual untuk menenangkan diri seperti praktik meditasi Samatha. Bahkan kaum atheispun memiliki cara-cara tersendiri untuk menenangkan diri.

Tapi kemudian terpikir oleh saya bahwa tentu Allah lah yang merupakan sumber ketenangan sejati. Maka, apakah mungkin seseorang memiliki ketenangan sejati, apabila ia mengingkari Allah? Jika ia mengetahui bahwa Rasulullah saw benar-benar utusan Allah, dan ia tetap mengingkari Rasul Allah, maka bagaimana caranya ia bisa menjadi tenang? Demikian pula ketika orang mengetahui bahwa Ahlul Bait Nabi adalah para siddiqin, yang wajib untuk dicintai dan ditaati, tetapi orang mengingkari ahlul bait nabi, maka bagaimana pula ia bisa merasa tenang. Setelah muncul suatu pengetahuan bahwa dirinya berada di pihak yang salah, dan ahlul Bait Nabi dipihak yang benar, tapi ia tidak bergerak untuk berpindah kepada pihak yang benar, maka sistem mediasi apa yang bisa membuatnya tenang? Tidak ada, kecuali ketenangan yang semu. Dengan demikian, akhirnya saya mengakui kebenaran perkataan ustadz Hasan tersebut.
 1. Ali Umar Al-Habsyi, Didiklah..Putra-putri Anda Mencintai Nabi dan Keluarganya, Hal. 145
[134] Kanz al Umal 2, 442, Hadis No. 4448, Tafsir al Dur al Mansur 4, 642, menukil dari ibnu Mardawaih.
« Edit Terakhir: Januari 27, 2013, 07:31:07 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2110 Dilihat
Tulisan terakhir September 23, 2012, 09:40:32 PM
oleh Kang Asep
15 Jawaban
6978 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 15, 2012, 05:50:02 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2091 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 15, 2012, 01:07:20 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
1133 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 14, 2013, 08:06:09 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1154 Dilihat
Tulisan terakhir September 16, 2013, 07:46:38 AM
oleh Abu Zahra
0 Jawaban
1168 Dilihat
Tulisan terakhir November 10, 2013, 10:59:29 PM
oleh Kang Asep
9 Jawaban
1800 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 23, 2013, 06:46:22 AM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
1494 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 07, 2014, 03:35:13 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
573 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 22, 2015, 12:34:49 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1722 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 19, 2015, 01:40:55 PM
oleh hamaslover

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan