collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Menangkal Faham Radikal  (Dibaca 167 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Menangkal Faham Radikal
« pada: Mei 18, 2018, 06:44:48 AM »
Ada yang bertanya bagaimana caranya menangkal faham radikal ? Apakah Anda mengetahui jawabannya ? Saya tidak mengetahuinya.

Bahkan berdasarkan pandangan batin saya, di negeri kita ini tak ada jalan untuk menghadang masuknya arus faham radikal. Faham radikal akan terus bergerak masuk dan berkembang. Walaupun banyak usaha dikerahkan, walau banyak orang bijak memberi nasihat bijak, namun semua itu tidak akan sebanding dengan besarnya arus radikalisme yang masuk. Tak ada jalan, kita akan menghadapi zaman yang memprihatinkan. Ini hanyalah pesimisme atau memang kebenaran.

Banyak orang yang gigih berjuang, memperjuangkan hidupnya kekuatan cinta kasih di tengah masyarakat. Tapi para pejuang yang berhati mulia ini, tidak sebanyak jumlah zombie-zombie penebar virus radikalisme.

Cinta kasih, seiring dengan kebijaksanaan, lahir dari pengetahuan yang benar serta kemampuan berpikir logis. Tidak mudah orang untuk mencapai derajat yang mulia ini. Sementara untuk kebencian, tidak perlu banyak modal harus dikeluarkan. Cukup menjadi orang gila, tukang hasut dan provokasi, maka dapat dipastikan mendapatkan banyak pengikut. Karena untuk ikut membenci tidak harus sepandai orang yang mencinta.

Jangan berdiri di hadapan seorang radikal untuk menghadangnya serta menempatkan diri Anda sebagai musuhnya. Karena musuh, adalah santapan empuk mereka. Apabila mereka kehilangan musuh, maka hidup mereka akan kehilangan makna. Mereka akan menjadi gila bila tidak mendapatkan musuh. Bila kita mundur beberapa langkah, tidak menempatkan diri sebagai musuh mereka ataupun kawan mereka, maka mereka satu sama lain akan melihatnya sebagai musuh dan lalu saling menghajar. Lalu kita dapat datang untuk memberi perlindungan, dengan memberi petunjuk ke jalan yang benar untuk keselamatan dan kebahagiaan hidup dunia dan akhirat.

Hal yang menyedihkan kita semua, mereka telah menyerang orang-orang yang tak bersalah, yang tidak tahu menahu sama sekali tentang apa mau mereka dan sama sekali tidak pernah mengerti, mengapa mereka harus menjadi korban. Serangan kekerasan seperti itu bisa menimpa siapa saja, termasuk saya ataupun Anda. Namun tak ada yang bisa kita lakukan atas semua kecemasan ini, kecuali berdoa memohon keselamatan kepada Tuhan penguasa alam, selebihnya mencoba untuk melupakan dan bertawakal. Di sisi lain, hal dapat terlihat seperti sikap tak peduli.

Bagaimana kita akan dapat menangkal radikalisme di tengah masyarakat yang lebih tertarik pada radikalisme dari pada logikaisme. Di grup-grup diskusi, kalau ada topik-topik tentang radikalisme, topik ramai ditanggapi, tapi kalau topik-topik yang membahas tentang logika, sangat sepi tanggapan. Kalau bahas matematika, semua diam seribu bahasa. Mendadak semua orang bilang "nilai matematika saya di sekolah jelek". Kalau bahas agama, semua orang terlihat sebagai masternya agama. Kalau ada hal-hal salah, sangat cepat kritikannya, tapi kalau ada hal-hal benar, lupa untuk mengapresiasi. Ada berita buruk, semua orang bagai lalat mengeremuni tahi kebo, tertarik sangat. Kalau ada berita baik, orang-orang terlihat tidak peduli. Banyak orang hampir lupa dengan yang namanya bahasa mendukung, dan tahu nya hanya bahasa menentang. Karena itu, mereka tidak eksis, kecuali untuk menentang.

Dengan mengamati pola orang-orang dalam berdiskusi, karakteristik keteetarikan banyak orang terhadap informasi, maka lahirlah dari situ suatu kesimpulan bahwa datang dan berkembangnya arus radikalisme tidak akan dapat dibendung, karena budaya kita sendiri yang telah membuka pintu lebar-lebar terhadap masuknya radikalisme tersebut.

Walaupun demikian, tidak berarti kita harus berputus asa. Seandainya kita mau belajar dan dapat menjaga diri sendiri sehingga tidak terkontaminasi oleh faham radikal, maka setidaknya satu orang teroris telah berkurang, atau jumlah teroris tidak bertambah. Tidak banyak yang dapat kita harapkan untuk dapat mengubah keyakinan orang lain, karena kita tidak memiliki kontrol atas tubuh dan pikiran orang lain. Karena itu, jangan tanya bagaimana cara mengubah keyakinan seorang radikal, tapi tanyalah bagaimana cara mengubah akhlak kita agar menjadi lebih baik setiap harinya. Bila kita berperilaku baik, keindahannya akan terlihat oleh orang lain, bahkan orang yang berhati keras jadi luluh, seorang yang berjiwa radikal menjadi berjiwa lembut.

Bagaimana kiranya orang yang berhati keras menjadi lunak, bila kita menunjukan hati yang keras pula padanya ? Bagaimana kita akan dapat mengajarkan tentang cinta, bila tatap mata kita sudah menunjukan rasa tak suka ? Tidak perlu mengajari, apalagi ingin mengubah keyakinan orang lain. Kita dapat mulai dari diri sendiri dan biarkan orang lain mengerti dengan melihat bukan hanya dengan mendengar apa yang kita katakan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ziels

Re:Menangkal Faham Radikal
« Jawab #1 pada: Juni 14, 2018, 10:08:41 PM »
maksud dari 'faham radikal' disini yg seperti apa pak? krna saya search di google ternyata banyak versi
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Menangkal Faham Radikal
« Jawab #2 pada: Juni 14, 2018, 11:01:50 PM »
Yang memaksanakan keyakinan beragama dengan cara kekerasan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ziels

Re:Menangkal Faham Radikal
« Jawab #3 pada: Juni 14, 2018, 11:48:18 PM »
Saya mengerti tp bingung mau ngomong apalagi.
 

Offline Ziels

Re:Menangkal Faham Radikal
« Jawab #4 pada: Juni 14, 2018, 11:56:45 PM »
itu melaksanakan apa memaksakan? sengaja ya?
 

Offline Ziels

Re:Menangkal Faham Radikal
« Jawab #5 pada: Juni 15, 2018, 12:11:07 AM »
lama jawabnya nih,,,saya emosi nih merasa dikerjain...asw..

bilang saja "iya"
iya lebih baik daripada kau menangis
penguasa...
penguasa...
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9592
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 483
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Menangkal Faham Radikal
« Jawab #6 pada: Juni 15, 2018, 12:21:46 AM »
itu melaksanakan apa memaksakan? sengaja ya?

memaksakan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ziels

Re:Menangkal Faham Radikal
« Jawab #7 pada: Juni 15, 2018, 01:13:03 AM »
hehe trims pak. Tak menata batin dulu.

 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
15 Jawaban
2895 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 26, 2015, 11:28:35 PM
oleh lngoc81
3 Jawaban
1771 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 20, 2015, 12:20:19 AM
oleh Ziels
0 Jawaban
865 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 10, 2014, 07:36:21 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
822 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 29, 2014, 06:16:16 PM
oleh comicers
0 Jawaban
1559 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 25, 2014, 05:44:53 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
993 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 08, 2015, 09:55:43 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
361 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 16, 2016, 11:58:16 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
205 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 10, 2016, 10:49:17 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
569 Dilihat
Tulisan terakhir November 09, 2016, 02:41:00 PM
oleh seorang
0 Jawaban
400 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 15, 2017, 06:13:17 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan