collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: membangun ketenangan dan semangat melalui meditasi  (Dibaca 2221 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9202
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
membangun ketenangan dan semangat melalui meditasi
« pada: Maret 08, 2012, 11:08:24 AM »

Ketenangan dan semangat hidup merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Setiap orang berupaya lepas dari kegelisahan hidup serta mencari jalan untuk mencapai ketenangan, semangat dan kebahagiaan. Sebagian orang telah menemukan jalan itu, tapi sebagian lagi belum menemukan jalan itu. Mereka yang belum menemukan jalan kebahagiaan ini bergelut dengan penderitaan yang lahir dari kegelisahan.

Banyak jalan yang ditempuh manusia untuk tercapainya kebahagiaan. Trik-trik yang ditawarkan Psikologi merupakan salah satu jalan mencapai kebahagian mental itu. Disamping itu, ada trik lain yang tak kalah manfaatnya, yaitu meditasi.

Meditasi adalah sistem olah tubuh dan mental sehingga menciptakan suatu kondisi jasmani dan ruhani yang lebih baik dari keadaan sebelumnya. Ada banyak ragam meditasi, tapi instisari dari ragam meditasi tersebut adalah dua saja, yaitu meditasi konsentrasi dan meditasi kesadaran.

Meditasi konsentrasi adalah meditasi yang dilakukan untuk mengembangkan daya konsentrasi. Apabila konsentrasi yang tinggi tercapai, maka tiga jalan terbentang baginya. Pertama, jalan ketenangan. Kedua jalan pengetahuan/kebijaksanaan. Ketiga jalan mistik. Semangat dan kegembiraan hidup dapat diperoleh pada jalan konsentrasi yang pertama itu.

Meditasi kesadaran adalah meditasi yang dilakukan untuk mengembangkan kesadaran. Apabila kesadaran tinggi tercapai, maka terbentang tiga jalan baginya. Pertama jalan ketenangan. Kedua jalan pengetahuan. Ketiga jalan mistik. Tampaknya fungsi meditasi kesadaran ini sama dengan fungsi konsentrasi, tetapi berbeda di dalam cara dan berbeda pula dala jenis ketenangan, pengetahuan dan mistik yang dicapai.

Seseorang yang tidak memiliki cukup ketenangan, kesadarannya akan kacau. Dia akan mengalami kesulitan untuk mengembangkan kesadaran melalui meditasi kesadaran. Seharusnya orang ini berlatih untuk mengembangkan konsentrasi melalui meditasi konsentrasi. Apabila pikirannya sudah tenang, dan terbentang tiga jalan kepadanya, maka dia dapat mengembangkan meditasi kesadaran. 

Sebaliknya, orang yang selalu sulit berkonsentrasi karena terganggu oleh gerakan-gerakan mentalnya sendiri, maka mungkin perlu berlatih sedikit pengembangan kesadaran hingga menyadari hal-hal yang menganggu konsentrasinya. Konsentrasi adalah seperti obat bagi rasa sakit. Tapi bila rasa sakit tidak kunjung sembuh, maka perlu penyelidikan, apakah gerangan yang menjadi sebab terjadinya rasa sakit itu. Dengan mengenali penyebabnya, maka obat yang tepat dapat pula dikenali. Seperti itu pulalah fungsi meditasi kesadaran.

Meditasi konsentrasi maupun meditasi kesadaran, keduanya melahirkan ketenangan dan semangat. Ini disebut mental hasil. Tapi untuk mempraktikan kedua teknik meditasi itupun membutuhkan ketenangan dan semangat. Mental pendahuluan. Jika mewujudkan mental hasil itu dengan praktik meditasi, maka dengan apa mewujudkan mental pendahuluan? Dengan filsafat.

Kendatipun seseorang sedang merasa malas, kurang bergairah dalam hidup serta dipenuhi dengan kegelisahan, tetapi pikirannya tidak bisa berhenti untuk berpikir, bahkan ketika berusaha untuk dihentikan, pikirannya terus berpikir-pikir, nakal dan liar. Yang perlu dilkukan bagi orang ini adalah mengarahkan pikirannya kepada persoalan filsafat. Kemudian secara perlahan-lahan akan muncul ketenangan, pengetahuan dan semangat pendahuluan untuk mampu tergerak mempraktikan meditasi.

Sumber : A. Rochman, MEDITASI,  No.12431
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline gumalta

Re:membangun ketenangan dan semangat melalui meditasi
« Jawab #1 pada: September 05, 2015, 12:00:04 AM »
Awalnya saya menemui permasalahan. Saya merasa marah dan gelisah. Kemudian saya berusaha berkonsentrasi terhadap rasa marah dan gelisah tersebut. Esoknya, saya merasa ingin mencari "kesadaran" saya.

Kendatipun seseorang sedang merasa malas, kurang bergairah dalam hidup serta dipenuhi dengan kegelisahan, tetapi pikirannya tidak bisa berhenti untuk berpikir, bahkan ketika berusaha untuk dihentikan, pikirannya terus berpikir-pikir, nakal dan liar.

Ya, seperti itu.

Yang perlu dilkukan bagi orang ini adalah mengarahkan pikirannya kepada persoalan filsafat. Kemudian secara perlahan-lahan akan muncul ketenangan, pengetahuan dan semangat pendahuluan untuk mampu tergerak mempraktikan meditasi.

Filsafat yang dimaksudkan di sini maksudnya bagaimana dan seperti apa?
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2049 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 04, 2012, 04:36:50 PM
oleh Kang Asep
15 Jawaban
4351 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 06, 2013, 06:57:09 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2003 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 09, 2013, 10:13:31 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
2335 Dilihat
Tulisan terakhir April 22, 2013, 05:48:59 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1627 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 28, 2013, 10:42:19 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
936 Dilihat
Tulisan terakhir September 06, 2015, 08:46:01 PM
oleh gumalta
0 Jawaban
1844 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 21, 2013, 11:34:08 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1191 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 01, 2015, 11:26:29 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
587 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 22, 2015, 01:46:53 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1732 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 26, 2015, 03:53:22 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan