collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: memaafkan sikap-sikap yang muncul dari karakterisik yang tidak menyenangkan  (Dibaca 3273 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Selain menguraikan kalimat ke dalam term-term dan menelusuri argumen, untuk mengembangkan logika dapat dilakukan dengan cara memperhatikan sebab dan tujuan sebuah kalimat atau term. Contoh :

“Karakteristik setiap orang itu berbeda”.

Kita dapat menganalisis dan memperkirakan, apakah kalimat ini bersifat argumentatif atau tidak. Apakah ini sebuah conclusi atau hanya sebuah proposisi? Jika ini sebuah proposisi, maka dapat kita memikirkan tentang “apakah akibat yang ditimbulkan oleh perbedaan karakteristik tersebut?” atau “apakah yang menyebabkan perbedaan karakteristik tersebut” ? bandingkan perbedaan pertanyaan ini dengan pertanyaan “mengapa karakteristik setiap orang itu berbeda?” Pertanyaan “mengapa” ini cenderung dimaknai menanyakan sebuah argumentasi logic. Sedangkan pertanyaan “apa sebab” cenderung dimaknai mempertanyakan “sebab ilmiah”.

Menyoroti suatu dari dengan sebab dan tujuan diri tersebut merupakan salah satu metoda berpikir logika yang diajarkan pada bab kategori. Di mana pada bab tersebut dijelaskan bahwa segala sesuatu bisa diuraikan melauli 10 kategori tersebut. Dua diantaranya adalah “sebab dan akibat” dari segala sesuatu itu.

Menyoroti diri dari hal sebab dan tujuan tidak berarti harus selalu melakukan sebuah penelitian ilmiah. Tetapi untuk menguraikan dengan jelas, apakah di dalam pengetahuan yang telah kita miliki ada diantara pengetahuan mengenai sebab dan akibat tersebut ataukah tidak. Menurut kita sendiri, apakah yang menyebabkan perbedaan karakteristik orang itu? Jika kita dapat menjawab pertanyaan ini, berati kita tau bahwa telah ada pengetahuan tentng hal itu di dalam diri kita. Dengan cara demikian logika kita akan berkembang.

Menguraikan kembali apa yang telah pernah ketahui bukanlah persoalan mudah. Kita harus tidak malas untuk mengingat-ingat sesuatu dan hubungan satu pengetahuan dengan pengetahuan lainnya. Adanya kemalasan untuk berpikir dan mengingat-ngingat akan menyebabkan kegagalan logika untuk berkembang. Oleh karena itu dikatakan bahwa logika bukanlah untuk orang-orang yang malas berpikir.

Apakah sebenarnya yang menjadi sebab perbedaan karakteristik seseorang? Keunikan orang itu sendiri. Setiap orang dilahirkan secara unik. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang sama dengan orang lain. Setiap orang berbeda di dalam jiwa dan raganya. Inilah yang menjadi perbedaan karakteristik seseorang yang menjadi keniscayaan. Lalu, apakah yang diakibatkan perbedaan karakteristik ini? Salah satu contoh akibat yang saya amati secara lansung adalah perbedaan sikap warga Bandung yang saya undang makan gratis di warung mie ayam cikasungka. Banyak orang yang bergembira ketika diundang makan gratis, tapi justru ada yang curiga, merasa tidak suka, berusaha menghindar, atau langsung menolak sebelum saya menjelaskan undangan apa yang saya berikan.

Ada sekelompok gadis berkerudung di sekitar Jl. Merdeka Bandung. Mereka sekitar 5 atau 6 orang. Cantik-cantik orangnya. Saya mengucapkan salam dan berkata, “Maaf mengganggu perjalanannya sebentar, saya mau mengundang anda semua untuk makan-makan gratis di warung saya.” Tapi mereka semua seakan tidak mendengar perkataan saya. Mereka terus berjalan, menoleh ke kiri, ke kanan, ke atas seperti ada yang mereka cari dan amati. Sebenarnya itu sikap yang kurang menyenangkan, mengapa gadis muslimah yang cantik-cantik itu seperti tuli ketika dijakan berbicara oleh orang lain. Tapi, hal tersebut dapat dimaklumi bahwa mungkin berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka, menanggapi dan berbicara dengan orang yang tidak dikenal itu adalah berbahaya. Seringkali orng tua menasihatkan kepada anak-anaknya, “Jangan berbicara dengan orang asing!” Maka saya berlalu dan mencoba memberikan undangan itu kepada orang lainnya.

Di depan gedung BIP ada dua orang gadis bule sedang bercengkrama. Saya berkata, “Permisi nona-nona, menganggu waktunya sebentar?” mereka merespon dan tersenyum ramah. Lalu berbicara dalam bahasa Inggris. Sayang, saya tak ngerti bahasa Inggris. Lalu saya mencoba menawarkan undangan, masih tetap dalam bahasa Indonesia. Mereka dengan sungguh-sungguh memperhatikan apa yang saya bicarakan, walaupun dengan susah payah, tampaknya mereka bisa mengerti juga. Lalu salah satu diantara dua gadis itu berbicara dengan terhenti-henti kaerna mungkin bahasa Indonesia mereka belum lancar, “Kami …. Senang diundang … tapi …. Mohon maaf …. Kami  tidak bisa. Kami …. Akan segera pulang … rumah kami …. Jauh!” manis sekali senyumnya itu. Sangat menyenangkan sekali sikap dan cara merespon itu.

Ribuan orang yang telah saya temui dan saya tawari undangan makan gratis. Ribuan karakter yang teramati. Semua itu adalah nikmat pengetahuan. Semakin lama, sya smakin mampu membaca karakteristik orang. Keragaman karakteristik itu kadang memang menimbulkan reaksi menyenangkan atau tidak menyenangkan, tapi karena saya memahami bahwa perbedaan karakteristik manusia itu adalah keniscayaan, maka saya selalu dapat mengerti dan memaafkan sikap-sikap yang muncul dari karakteristik yang tidak menyenangkan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Monox D. I-Fly

Ngomong-ngomong alasan Akang ngundang mereka makan mie ayam gratis apa? Apa karena ingin mengamati dan membandingkan reaksi mereka? Semisal saya yang diajak, saya pasti bakal mau, tapi tetep waspada sambil tanya-tanya dan memperhatikan keadaan sekitar.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
kalo saya menjalankan perintah atasan.

atasan saya menjelaskan niatnya membagikan, yaitu pertama dengan niat sedekah. kedua, sambil promosi.  :wink:

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Monox D. I-Fly

Oh, saya kira Akang sendiri yang punya.
 

Offline Ziels

Wah saya kira2 dimaafkan gak karena dulu saat awal daftar disini sering mencela dgn kata2 "kumpulan org2 edan, gila gak waras gak umum dsb"?
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Pada dasarnya, saya orang yang selalu berusaha memaafkan, karena tahu bahwa untuk memperoleh ampunan Tuhan, saya harus mengampuni semua orang yang saya anggap bersalah pada diri saya. Jika saya tidak mampu memaafkan seseorang yang bersalah pada diri saya, itu bencana bagi diri saya sendiri. karena itu berarti Tuhan tidak akan mengampuni saya.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ziels

Ah sudah kuduga...Terimakasih banyak Kang Asep dan Dia yg sudah mengizinkanku untuk melihat.  :c017:
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
1550 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 30, 2015, 11:08:31 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
3019 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 07, 2012, 12:56:45 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1553 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 16, 2013, 04:37:07 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
946 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 22, 2014, 01:25:10 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1912 Dilihat
Tulisan terakhir November 29, 2015, 09:09:38 PM
oleh Monox D. I-Fly
2 Jawaban
758 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 20, 2016, 10:59:23 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
358 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 07, 2016, 12:18:45 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
293 Dilihat
Tulisan terakhir September 18, 2016, 07:49:16 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
245 Dilihat
Tulisan terakhir April 15, 2017, 09:26:12 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
884 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 24, 2017, 04:30:11 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan