collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Manusia sebagai Semesta Tak Terhingga  (Dibaca 3600 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Manusia sebagai Semesta Tak Terhingga
« pada: Pebruari 11, 2013, 03:43:01 PM »
Kau pikir dirimu adalah sebuah tubuh kecil. Namun tidak, di dalam dirimu tersimpan segala semesta. (Imam Ali bin Abi Thalib)

Pasase di atas adalah puisi dari sepupu sekaigus menanti Nabi, suami dari belahan jiwa Nabi saw, Fatimah Az Zahra, ayah dari dua ksatria penghulu para Syuhada (Hasan a.s dan Husain a.s). ungkapan yang bernada puitis ini menyimpan makna esoteris tersendiri. Manusia, demikian ditulis para penyair, seperti sebuah buku yang tidak akan tamat dibaca oleh umat manusia. Membincang manusia berarti pula menyibak realitas tak terhingga[1] .
 1. M. Said Marsaoly, Mulla Shadra, hal. 1
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Manusia sebagai Semesta Tak Terhingga
« Jawab #1 pada: Pebruari 11, 2013, 04:35:03 PM »
Quote (selected)
Kau pikir dirimu adalah sebuah tubuh kecil. Namun tidak, di dalam dirimu tersimpan segala semesta. (Imam Ali bin Abi Thalib)

wah,,, kata2 semacam ini pernah saya sebelumnya. namun saya baru tau sekarang kalau riwayat ini berasal dari Imam Ali.
dulunya saya pikir ide pada kalimat tsb lahir dari pemikiran seorang filsuf biasa.

segala semesta tersimpan dalam diri manusia.

kesadaran dalam diri manusia lah yang mampu menampung eksistensi keseluruhan alam semesta. ini menurut pandangan saya... bagaimana dengan teman2??
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Manusia sebagai Semesta Tak Terhingga
« Jawab #2 pada: Pebruari 11, 2013, 05:30:02 PM »
tubuh dan batin manusia, itu adalah "semesta" itu sendiri. oleh karena itu saya sering mengatakan "mempelajari diri sama dengan mempelajari alam semesta". sebagaimana pernah saya katakan, dulu saya memprediksi adanya lubang hitam dan lubang putih di langit, karena menemukan hal serupa di dalam tubuh manusia. jika manusia bisa membaca diri, niscaya ia melihat segala jenis ilmu pengatahuan pada dirinya itu.

Firman Allah :
Dan di bumi itu terdapat ayat-ayat bagi orang-orang yang yakin,(20)dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tiada memperhatikan?(21)(Q.S 51:20-21)

Kami akan memperlihatkan kepada mereka ayat-ayat Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, .... (Q.S 41:53)
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Manusia sebagai Semesta Tak Terhingga
« Jawab #3 pada: Pebruari 11, 2013, 05:32:08 PM »
artikel terkait :



Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan.

Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University . Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.


Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat "Fussilat" ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada. Penemuanny tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: "...Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq..."

Yang artinya; ”Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran".

Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata "ayatinaa" yang memiliki makna "Ayat Allah", dijelaskan oleh Allah bahwa tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).

Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama "Bismillahir Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq"; "bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan" . Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A`laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.

Dalam wawancara yang dikutip "Ummi" edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: "Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.

Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuanny a dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.

Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan "Semoga penerbitan buku saya "Alquran dan Genetik", semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkanagama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker) yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial

Subhanallah, Allahu Akbar !!

http://zilzaal.blogspot.com/2012/11/ayat-suci-dalam-kromosom-manusia.html
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Manusia sebagai Semesta Tak Terhingga
« Jawab #4 pada: Pebruari 11, 2013, 05:58:50 PM »
saya teringat, dulu pernah bertemu dengan seorang orang tua yang disebut nama Pak Haji. dia seorang pengikut aliran tarekat. kepada saya dia meriwayatkan sebuah hadis, dari guru-gurunya dari Rasulullah, dimana Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang belajar agama selain ke dalam dirinya sendiri, niscaya ia tersesat."

dan sejak dulu, saya menyebut mereka yang gemar mempelajari kitab-kitab agama, tanpa ngaji diri, saya menyebut mereka "Ahlul Kitab", yakni penganut Agama Buku. pernah saya posting di sini =>

http://myquran.org/forum/index.php/topic,66711.0.html
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Manusia sebagai Semesta Tak Terhingga
« Jawab #5 pada: Pebruari 11, 2013, 08:53:41 PM »
tubuh dan batin manusia, itu adalah "semesta" itu sendiri. oleh karena itu saya sering mengatakan "mempelajari diri sama dengan mempelajari alam semesta". sebagaimana pernah saya katakan, dulu saya memprediksi adanya lubang hitam dan lubang putih di langit, karena menemukan hal serupa di dalam tubuh manusia. jika manusia bisa membaca diri, niscaya ia melihat segala jenis ilmu pengatahuan pada dirinya itu.

Firman Allah :
Dan di bumi itu terdapat ayat-ayat bagi orang-orang yang yakin,(20)dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tiada memperhatikan?(21)(Q.S 51:20-21)

Kami akan memperlihatkan kepada mereka ayat-ayat Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, .... (Q.S 41:53)

apakah tubuh dan batin manusia semacam miniatur semesta? ataukah tubuh dan batin memang semesta yang sebenarnya??
ada jutaan tubuh dan batin yang pernah Allah ciptakan, apakah ini berarti ada jutaan miniatur semesta? ataukah ada jutaan semesta yang sebenarnya??
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Manusia sebagai Semesta Tak Terhingga
« Jawab #6 pada: Pebruari 11, 2013, 10:33:40 PM »
hal ini kembail kepada sudut pandang. apabila manusia dipandang sebagai salah satu makhluk "kecil" di tengah jagat raya yang luas ini, maka tubuh-batin manusia merupakan miniatur dari semesta.

tapi ketika manusia dipandang sebagai keberadaan tak terhingga dan tidak terpisahkan dari wujud lainnya, maka ia adalah semesta.

kebergantungan dari sudut pandang ini seperti halnya sebuah benda dimasukan ke dalam bus, lalu bus itu melaju. maka, apakah benda itu dikatakan diam atau bergerak? kalau benda dikatakan diam bisa, bergerak pun bisa, bergantung sudut pandang mana yang kita gunakan. benda itu diam, bila dipandang dari sudut pandang ruangan di dalam bus. benda itu bergerak bila dipandang dari sudut pandang luar bus. demikian pula, sudut pandang "miniatur semesta" dan "semesta" itu sendiri.

sang guru sering memberi contoh dengan "tetes air". ketika ia melihat ke dalam dirinya, ia melihat bahwa ia hanyalah setetes air. tapi ketika ia menebarkan pandangan ke laut lepas, ia melihat bahwa dirinya adalah lautan yang luas.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ziels

Re:Manusia sebagai Semesta Tak Terhingga
« Jawab #7 pada: April 13, 2015, 02:13:00 AM »
Saya ingat betul bahwa Syekh Abdul Qadir RA jg pernah mengatakan dlm khutbahnya yg saya baca dlm buku. Tp sayang barusan saya cari kalimatnya tp gak ketemu... Dulu saya hanya sekedar percaya, tp alhamdulillah dengan tulisan dan pengalaman teman2 disini jd tambah meyakinkan saya akan isi hati manusia dan kebenaran ucapan Syekh tsb.  :c017:

 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
17 Jawaban
5874 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 26, 2013, 02:01:32 AM
oleh ratna
8 Jawaban
5884 Dilihat
Tulisan terakhir September 24, 2013, 06:37:43 PM
oleh Kang Asep
12 Jawaban
2743 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 21, 2015, 12:22:45 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
512 Dilihat
Tulisan terakhir September 08, 2013, 08:20:10 PM
oleh ratna
0 Jawaban
478 Dilihat
Tulisan terakhir September 08, 2013, 10:09:51 PM
oleh ratna
10 Jawaban
2173 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 18, 2015, 11:06:27 AM
oleh Kang Asep
8 Jawaban
2663 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 21, 2015, 09:31:13 PM
oleh Seremonia
2 Jawaban
1364 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 30, 2018, 07:36:01 PM
oleh Purnama
7 Jawaban
1579 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 06, 2016, 12:37:52 PM
oleh ratna
0 Jawaban
361 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 17, 2017, 05:54:24 PM
oleh comicers

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan