collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: kesombongan  (Dibaca 1816 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
kesombongan
« pada: Juli 14, 2012, 09:16:36 PM »
yang dimaksud dengan kesombongan adalah membandingkan "aku" dan "yang "bukan aku" sehingga dengan perbandingan itu menumbuhkan rasa bangga diri, rasa gembira, atau rasa sedih dan duka cita di mana semua itu menghalangi dirinya dari melihat sesuatu sebagaimana adanya. dengan demikian, yang disebut sombong bukan saja sikap merendahkan orang lain, tapi juga sikap merendahkan diri dari orang lain.

kesombongan muncul apabila di dalam diri muncul pemikiran sebagai berikut :

aku lebih baik dari mu
aku lebih rendah dari mu
aku sama dengan mu

bila dua orang murid SD berdiri berdampingan, lalu guru bertanya kepada mereka berdua, "siapa yang lebih tinggi tubuhnya di antara kalian berdua?" lalu murid yang memang lebih tinggi berkata, "saya lebih tinggi". pernyataan ini bukanlah sebagai kesombongan, walaupun dia melakuan perbandingan dengan temannya. hal ini karena menyatakan sesuatu sebagaimana adanya.

orang yang bebas dari kesombongan, tidak akan muncul di dalam pikirannya pemikiran tentang perbandingan si "aku" dan "yang bukan aku". dia tidak menyekat antara dirinya dengan orang lain dengan "aku-kamu". sehingga tidak pernah terpikir adanya "aku" yang lebih baik, lebih rendah maupun yang lebih tinggi dari "yang bukan aku". bahkan dia tidak dapat menemukan "aku" sebagi yang eksis. maka tidak akan pernah muncul di dalam benaknya "aku lebih baik dari kamu" atau "aku lebih rendah dari kamu" atau "aku sama dengan kamu".

berhati-hatilah! ketika kita sedang menjalin suatu dialog dengan orang lain, apabila kita terlalu banyak menyebut kata "anda", kita bisa terjebak dalam kesombongan merendahkan si "anda" atau meninggikan si "anda" di hadapan si "aku". sbaliknya bila kita terlalu banyak menyebut kata "saya", kita bisa terjebak dalam kesombongan merendahkan si "saya" atau menginggikan  si "saya" di hadapan si "kamu".

bila saja, kita merasakan adanya getar-getar kesombongan di dalam diri kita, ketika kita menjalin suatu dialog dengan orang lain, maka segera hilangkanlah kata-kata "saya", "aku", "anda", atau  "kamu" di dalam kata-kata yang kita sampaikan. hal ini berguna untuk melatih pikiran, serta mengurangi kesombongan dan egoisme.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:kesombongan
« Jawab #1 pada: Juli 16, 2012, 09:20:19 PM »
jika kita melihat ada orang yang baik, maka katakan , "orang ini adalah baik" tapi jangan katakan "orang ini lebih baik dariku!"

jika kita melihat ada orang yang mulia, maka katakan "orang ini adalah mulia, tapi jangan ktakan "orang ini lebih mulia dariku".

bolehlah kita mengatakan "aku adalah manusia yang bodoh", tapi jangan katakan "aku adalah manusia yang lebih bodoh dari mu".
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ratno Golan

Re:kesombongan
« Jawab #2 pada: Juli 17, 2012, 07:09:22 PM »
renungan & nasehat yg bagus kang, terima kasih
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
1623 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 01, 2013, 02:53:30 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan