collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Kepada Siapa Anda Hendak Berguru  (Dibaca 3259 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Kepada Siapa Anda Hendak Berguru
« pada: Desember 16, 2012, 06:38:12 AM »
Kepada Siapa Anda Hendak Berguru?

Allah menganugrahkan al hikmah  kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia telah dianugrahi kebaikan yang banyak. Dan tidaklah berdzikir, kecuali ulil albab. (Q.S 2:269)

Dalam hal ini, hikmah itu bukan merupakan teori yang diyakini oleh seseorang, melainkan perpindahan rohani secara praktis dari alam kegelapan, yang di dalamnya pengetahuan dan kebahagiaan merupakan hal yang mustahil, kepada cahaya yang bersifat akal, yang di dalamnya pengetahuan dan kebahagiaan dicapai bersama-sama. (Siti Maryam, Rasionalitas Pengalaman Sufi, hal. 52)


Tetapi, sebagian manusia terjebak dalam teori-teori agama dan filsafat sehingga mereka menelantarkan jiwa mereka yang kegelapan. Pikiran mereka sangat fokus kepada teor-teori tersebut, tapi tidak secara praktis menjadikan teori tersebut sebagai jalan untuk mencapai al Hikmah. Dengan demikian teori-teori itu sejatinya tidak membuat mereka berpindah dari kegelapan menuju alam terang, melainkan hanya berupa pertambahan pengetahuan intelektual belaka. Mereka berdzikir dan shalat, tapi tidak mampu melihat bagaimana pengaruh dzikir dan shalat kepada jiwanya.

Bila orang membersihkan rumahnya mulai dari dapur hingga ruang tamu, lalu setelah selesai mengerjakannya ia bisa melihat kini rumahnya telah menjadi bersih. Kalau rumahnya sudah terlihat bersih, berarti ia tahu bahwa ia telah bekerja dengan benar. Kalau masih kotor, berarti pekerjaanya tidak beres.

Lalu bagaimana dengan orang yang membersihkan jiwanya dengan shalat? Apakah setiap selesai melakukan shalat ia memeriksa keadaan batinnya, apakah sudah terlihat bersih ataukah masih dipenuhi dengan kotoran? Kebanyakan orang tidak memeriksa keadaan jiwanya. Tolak ukur kebenaran menjalankan syariat shalat adalah “teori al Quran dan Hadits”., lalu cukuplah mereka percaya dan yakin bahwa shalatnya sudah sesuai prosedur, benar menurut ulama, dan tidak menyalahi teori Quran dan Hadis, dan mereka tidak merasa perlu memeriksa bagaimana kondisi jiwanya. Hal demikian disebabkan mereka belajar dengan cara yang salah dari guru yang salah. Yaitu, para Guru mereka hanya mengajari agama dan filsafat tidak lebih dari sekedar teori-teori belaka, tanpa memeriksa keadaan jiwa mereka. Sedangkan guru yang bijaksana, seperti dokter yang mendiagnosa pasien sebelum memutuskan obat apa yang tepat yang harus diberikan kepada pasienya.

Sesungguhnya al Quran adalah obat. Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. (Q.S 10:57). Lalu, bagaimana seorang guru agama bisa memberikan obat jiwa dengan benar, sebelum dia mendiagnosa penyakit hati yang ada pada diri murid-muridnya?

Ada banyak guru agama. Ada guru yang terampil mengajarkan teori-teori belaka. Dan ada pula yang membimbing kita menuju suatu pencerahan jiwa. Manakah guru yang akan kita pilih?
« Edit Terakhir: Desember 16, 2012, 06:39:58 AM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Kepada Siapa Anda Hendak Berguru
« Jawab #1 pada: Desember 16, 2012, 11:55:14 AM »
Pilih no 3 membimbing kita menuju suatu pencerahan jiwa.

maaf kalau OOT
Tapi serupa tapi tak sama , sebagian guru akademis juga tidak banyak yang mencetak murid yang kreativitas atau bisa tegak dalam menghadapi kedepannya karena kebanyakan dari mereka hanya mengejar silabus saja,mengenai murid paham atau enggak, atau terarah dengan baik atau enggak , sepertinya bukan urusan mereka.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Kepada Siapa Anda Hendak Berguru
« Jawab #2 pada: Desember 16, 2012, 12:59:10 PM »
^ kenapa ya bisa begitu?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Re:Kepada Siapa Anda Hendak Berguru
« Jawab #3 pada: Desember 16, 2012, 01:41:26 PM »
Pilih no 3 membimbing kita menuju suatu pencerahan jiwa.

maaf kalau OOT
Tapi serupa tapi tak sama , sebagian guru akademis juga tidak banyak yang mencetak murid yang kreativitas atau bisa tegak dalam menghadapi kedepannya karena kebanyakan dari mereka hanya mengejar silabus saja,mengenai murid paham atau enggak, atau terarah dengan baik atau enggak , sepertinya bukan urusan mereka.

ya,, kita harus jeli melihat perbedaan antara bisa dan paham.
sebagai seorang guru akademisi, seharusnya jangan merasa tugasnya sudah selesai saat muridnya sudah bisa menjawab soal2 yang diberikan. akan tetapi berusahalah agar si murid paham kenapa soal2 tersebut jawabannya adalah 'itu'? kenapa kalau bukan 'itu' jawabannya menjadi salah??
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1062
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 21
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:Kepada Siapa Anda Hendak Berguru
« Jawab #4 pada: Desember 16, 2012, 02:03:08 PM »
ya,, kita harus jeli melihat perbedaan antara bisa dan paham.
sebagai seorang guru akademisi, seharusnya jangan merasa tugasnya sudah selesai saat muridnya sudah bisa menjawab soal2 yang diberikan. akan tetapi berusahalah agar si murid paham kenapa soal2 tersebut jawabannya adalah 'itu'? kenapa kalau bukan 'itu' jawabannya menjadi salah??

betul sekali kang, karena adalah salah satu sekolah ada miniatur latihan mental,.
Soal pelajaran  bisa diasosiasikan dengan masalah, gimana kita menghadapi soal pelajaran sama juga menghadapi masalah yang akan dihadapi ,mengembangkan kreativitas berpikir dalam memecahkan soal itu sama dengan melatih dan membiasakan pikiran kita untuk kreatif menghadapi masalah. Kalau yang dituju nya cuma nilai pelajaran tanpa ada pengembangan diri untuk kedepannya makin banyak lah pengangguran yang salah satunya bukan salah si murid/mahasiswa tapi sistem pendidikan yang salah.

wah jadi keluar dari Judul Thread ini ^_^
Ok kembali lagi ke judul "Kepada Siapa Anda Hendak Berguru".

Mengenai judul itu adie ada pertanyaan pak, bagaimana kita tau bahwa guru itu termasuk guru yang membimbing kita menuju suatu pencerahan jiwa, apa ada ciri2 yang tampak dan tidak tampaknya?
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Kepada Siapa Anda Hendak Berguru
« Jawab #5 pada: Desember 17, 2012, 04:38:54 AM »
salah satu cirinya, ajarannya menentramkan, menyenangkan, menggembirakan, bertahap, masuk akal dan atas dasar kasih sayang. semua itu bisa kelihatan dengan jelas, kan?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ziels

Re:Kepada Siapa Anda Hendak Berguru
« Jawab #6 pada: April 13, 2015, 03:02:48 AM »
Alhamdulillah di daerah saya malang sini mungkin ada org sperti itu, mungkin sebagian org tertarik akan kekeramatannya atau keteguhan ibadahnya. Tp bagi saya pribadi orang tersebut tidak hanya ceramah tp sekaligus mengobati dan menyembuhkan penyakit2 hati saya.

Padahal disitu saya hanya datang, duduk, dengar ceramah dan pulang.  Tidak ada istilah amalan atau wirid dan tidak ada embel2 tarekat atau organisasi lainnya. Tp ya anehnya tanpa usaha pribadi banyak sifat2 jelek saya sekarang sudah berkurang drastis atau hilang sampai skrg,
 

Tags:
 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
29 Jawaban
6485 Dilihat
Tulisan terakhir November 05, 2012, 07:43:17 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1073 Dilihat
Tulisan terakhir September 27, 2013, 07:48:10 AM
oleh Sandy_dkk
2 Jawaban
1363 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2013, 09:55:05 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
535 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 20, 2016, 11:56:55 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
528 Dilihat
Tulisan terakhir April 22, 2016, 06:49:10 PM
oleh agusrahmat2099@gmail.com
0 Jawaban
232 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 25, 2016, 12:38:47 AM
oleh Kang Asep
siapa ?

Dimulai oleh arhtant64 Puisi

0 Jawaban
149 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 19, 2017, 02:12:23 AM
oleh arhtant64
0 Jawaban
90 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 14, 2017, 05:06:38 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
53 Dilihat
Tulisan terakhir April 28, 2018, 07:53:02 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
28 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 06, 2018, 10:49:19 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan