collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Anak yang tidak diakui oleh ibunya  (Dibaca 4433 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Anak yang tidak diakui oleh ibunya
« pada: Desember 23, 2012, 06:05:14 PM »
BAB : KECERDASAN ALI BIN ABI THALIB

18.   Anak Yang Tidak Diakui Oleh Ibunya

Seorang anak datang kepada khalifah Umar bin Khatab untuk mengadu. Dia  berkata, “Ibuku menahan warisan dari ayahku, dengan alasan bahwa aku bukanlah anaknya,  sehingga aku tidak memperoleh warisan itu.” maka Khalifah Umar mendatangkan ibunya, lalu berkata kepadanya, “megapa kamu mengingkari anakmu?”

Si Perempuan berkata, “Dia bohong! Aku mempunyai saksi bahwa aku masih perawan dan aku belum pernah menikah.”

“Mana saksi-saksimu?” tanya Khalifah.

Perempuan itupun mendatangkan 7 orang, yang semuanya bersaksi bahwa si Perempuan memang belum menikah.

Tapi si anak masih membela diri dan berkata, “Aku punya bukti yang akan aku jelaskan, mudah-mudahan Anda memahaminya.”

Khalifah Umar berkata, “Katakan sesukamu!”

“Ayahaku sudah tua, namanya Sa`ad bin Malik “ jelas si Anak. “Aku dilahirkan pada musim panas. Selama dua tahun aku disusui dengan susu kambing. Ketika aku dewasa, ayahku pergi bersama suatu rombongan. Tapi ia tidak kembali. Menurut kabar, ia telah meninggal di perjalanan. Ketika ibuku mendengar berita ini, ia mengingkariku dan menjauhiku. Sekarang aku terdesak kebutuhan.”

Umar berkata, “Ini perkara sulit. Mari kita pergu kepada Abu al Hasan (Ali bin Abi Thalib)!”

Di rumah Ali, si Anak menceritakan duduk perkaranya kepada Ali bin Abi Thalib. Demikian pula si Perempuan ditanya, dan Ali mendengarkan pembelaannya. Kepada Ali, perempuan itu menjelaskan hal yang sama, “Wahai Amir al Mukminin, aku seorang perawan. Aku tidak punya anak dan belum tesentuh oleh laki-laki.”

Sayidina Ali berkata lagi kepadanya, “Jangan bicara terlalu panjang. Aku adalah putra Paman Bulan Purnama (Rasulullah). Sungguh aku tahu kejadian yang sebenarnya.”

Perempuan itu masih membela diri dan berkata, “Datangkanlah seorang bidan, biar dia memeriksa saya, apakah saya masih perawan atau tidak.”

Imam Ali berkata berkenan memenuhi permintaan perempuan tersebut dengan mendatangkan bidan. Kepada pembantunya imam Ali  berkata, “Qonbar, datangkanlah seorang bidan!”

“Baiklah tuanku!” Jawab Qonbar.

Usai pemeriksaan keperawanan di kamar tertutup, bidan itu keluar dan berkata, “Benar tuanku, dia masih perawan.”

Imam Ali berkata, “Bidan ini berbohong, periksalah dia, dan ambil gelang darinya!”

Kemudian bidan di periksa, dan ditemukan sebuah gelang diselipkan di pundaknya. Itu adalah gelang sogokan dari perempuan tadi. Sebelum diperiksa, perempuan tadi menyerahkan gelang emas kepada si bidan dan berkata, “saksikanlah bahwa aku perawan.”

Kini perempuan itu dihadapkan kembali kepada Imam Ali, “wahai Perempuan, aku adalah sarang ilmu kenabian, penghias dan hakim agama. Aku ingin mengawinkan kamu dengan anak muda ini!”

Perempuan tadi tersentak dan sontak berkata, “Tidak! Tuan, apakah Anda ingin membatalkan syariat Muhammad? Dia itu anakku!”

Imam Ali berkata, “Datanglah kebenaran, sirnalah kebatilan. Rahasiamu telah terbuka. Sebenarnya apa yang kamu inginkan?”

Perempuan itu menyesali dirinya, lalu ia berkata, “aku takut dengan warisan, Tuanku!”

Imam Ali berkata, “Mintalah ampun dari Allah, bertaubatlah kepadanya!”

Sumber Bacaan : Muhammad Ridha al Hakimi, Mengungkap Untaian Kecerdasan Ali bin Abi Thalib, Hal. 131-135
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 22
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Anak yang tidak diakui oleh ibunya
« Jawab #1 pada: Desember 24, 2012, 05:19:13 PM »
Jadi teringat dengan kisah nabi Sulaiman as.
Akan tetapi ada yang menarik pada cerita itu yakni orang perempuan itu memanggil sayyidina Ali ra sebagai Amir al mukminin, sedangkan khalifah saat itu adalah sayyidina Umar ra. Berarti ada dua Amir Al Mukminin, karena sayyidina Umar ra pun biasa dipanggil demikian. Apakah benar demikian?
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Anak yang tidak diakui oleh ibunya
« Jawab #2 pada: Desember 24, 2012, 05:33:07 PM »
^ setahu saya, Amir itu bisa banyak. tapi kalau khalifah hanya satu dalam satu masa. pucuk pimpinan dari para amir adalah khalifah. Gubernur pun termasuk Amir al Mukminin.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 22
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:Anak yang tidak diakui oleh ibunya
« Jawab #3 pada: Desember 24, 2012, 05:40:35 PM »
Jabatan apakah yang diemban oleh Beliau kw, sehingga beliau dipanggil amir al mukminin? sedangkan setahu saya Beliau kw adalah penasehat khalifah
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Anak yang tidak diakui oleh ibunya
« Jawab #4 pada: Desember 24, 2012, 06:07:04 PM »
Jabatan apakah yang diemban oleh Beliau kw, sehingga beliau dipanggil amir al mukminin? sedangkan setahu saya Beliau kw adalah penasehat khalifah

penasihat itu termasuk kepada Amir al Mukminin. kedudukan beliau juga sebagai imam.

pucuk pimpinan tertinggi dalam pemerintahan adalah khalifah. imam tidak termasuk di dalam jajaran pemerintahan ini. tapi kedudukan imam lebih tinggi dari khalifah. kalau khalifah adalah pemimpin negara. kalau imam adalah pemimpin spiritual.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
1088 Dilihat
Tulisan terakhir April 16, 2015, 04:01:13 PM
oleh Monox D. I-Fly
43 Jawaban
13728 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 07, 2013, 05:35:29 PM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
2644 Dilihat
Tulisan terakhir April 21, 2013, 12:42:31 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
999 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 24, 2013, 05:12:10 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2142 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 01, 2013, 09:02:49 PM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
696 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 28, 2013, 07:53:50 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1080 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 06, 2013, 04:28:37 AM
oleh Kang Asep
3 Jawaban
3965 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 03, 2013, 12:24:58 PM
oleh Sandy_dkk
8 Jawaban
1556 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 11, 2013, 11:54:28 PM
oleh kang radi
1 Jawaban
746 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 27, 2015, 01:07:37 AM
oleh m88betnhjnh

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan