collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Alasan Memilih Agama Buddha  (Dibaca 5145 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Alasan Memilih Agama Buddha
« pada: Agustus 11, 2012, 05:51:35 AM »
Alasan seseorang untuk berpindah agama dari satu agama ke agama lainnya merupakan hal yang menarik untuk di simak. Termasuk alasan seseorang yang kemudian memutuskan untuk memeluk agama Buddha. Berikut adalah uraian mengenai alasan Bikhhu Utomo memilih agama Buddha dikutip dari : http://www.samaggi-phala.or.id/naskah-dhamma/alasan-bhikkhu-uttamo-memilih-agama-buddha/

Awal Bikkhu Utomo belajar agama Buddha :

Quote (selected)
Senang sekali dapat berjumpa dengan Anda semua dalam kesempatan ini.
Dan memang kalo di ceritakan, dulu sih saya memang bukan Buddhis, sejak di dalam kandungan bukan Buddhis. Turunan saya, eh maksud saya atasan saya kalo turunan kan di bawah saya, saya ga ada bawahnya, isteri, anak. Tapi atasan saya maksud saya orang tua, kemudian saudara-saudara dari ayah, saudara-saudara dari ibu memang tidak ada yang  Buddhis. Sehingga ketika saya belajar agama Buddha, orang-orang juga heran dengan saya, kok bisa? Padahal lingkungannya juga bukan Buddhis.
Apa sebetulnya yang memotivasi seseorang belajar agama Buddha, khususnya saya?
Sebenarnya karena berdasarkan sebuah pertanyaan yang umum sekali yaitu kalo memang manusia ini ada yang mencipta, yang membuat, yang mengadakan, kenapa kok lain-lain?
Kenapa ada orang yang di buat, hidupnya bahagia sekali?
Kenapa ada orang yang di buat, sejak lahir terkondisi di tempat yang menderita sekali?
Kenapa ada orang yang di buat, sejak kecil pandai sampai tua?
Kenapa ada orang yang di buat, sejak kecil idoit terus, sampai tua pun tetap idiot?
Ini membuat sebuah pertanyaan buat saya.
Kemudian, saya mencoba mempelajari berbagai agama yang ada di masyarakat, jawabnya selalu rahasia, apapun pertanyaannya jawabnya selalu rahasia. Nah saya ini kurang suka rahasia. Kalo agama saja yang berisi tentang kebenaran saja di rahasiakan, apalagi yang berisi tentang kejahatan, pasti lebih rahasia lagi, ya kan?
Kan pertemuan-pertemuan terbuka seperti ini, pasti karena isinya yang baik-baik, coba kalo kita berdiskusi tentang yang jahat-jahat saya kira ga akan di tempat terbuka seperti ini, dan bisik-bisik lagi.
Nah oleh karena itu saya melihat ini kalo rahasia-rahasia terus kok rasanya kurang sesuai yah, kemudian saya mencoba “Ah, cobalah saya belajar agama Buddha.”

Jawaban-jawaban yang memuaskan

Quote (selected)
Saya bisa mengenal agama Buddha karena saya bertanya dengan seorang pandita di sebuah kelenteng di Yogyakarta, inilah pertanyaan saya kepada pandita itu.
* Kenapa manusia itu lain-lain?
Pandita itu menjawab : Karena kita lahir bukan sekali saja, orang yang pandai di zaman ini, itu karena dia dulunya sudah suka membagikan kemampuan pikirannya, dia punya inisiatif untuk melakukan suatu kebaikan, dia selalu menggunakan otaknya untuk kebaikan orang lain manfaatkan untuk kebahagiaan lingkungannya, maka dia menjadi orang pandai.
Kenapa jadi orang bodoh? Karena di kehidupannya yang lampau dia suka cuek-cuek, kalo di tanya “Ini kenapa begini? Jawabnya ga usah di pikirin.” lama-lama karena sering berkata ga usah di pikirin, otaknya ga pernah di pakai, begitu meninggal kemudian lahir kembali dia menjadi bodoh sungguhan.
Kalau di agama lain, jawabannya dari pertanyaan tersebut biasanya  “itu adalah takdir Tuhan”.

Quote (selected)
* Kenapa ya kok ada orang yang sejak lahir kakinya ga ada?
Karena dulu dia suka meniadakan kakinya mahluk lain, contohnya jangkrik kakinya di copotin. Karena sering meniadakan kaki mahluk lain, makanya sekarang dia tidak memiliki kaki. Kenapa juga ada yang terlahir memiliki kaki tambahan dua di perut? Karena kadang ada yang suka iseng, jangkrik kakinya di copotin, terus buat di tempel di jangkrik yang lain, untuk main-main atau eksperimen.
Kalau di agama lain, jawabannya dari pertanyaan tersebut biasanya  “itu adalah takdir Tuhan”.
Quote (selected)
Kemudian pertanyaan itu terus saya tanya macam-macam dan ada jawabnya semua.
* Bagaimana membuktikan kalo ada kehidupan yang dulu?
Karena kalo ga bisa membuktikan, yah itu nanti nya cuma jadi rahasia lagi.
Nah biasanya buktinya dengan meditasi, terus orang meditasi tapi ga dapat apa-apa, ga ketemu kehidupan yang dulu itu.
Nah, orang yang saya tanya itu kemudian mengeluarkan beberapa laporan jurnal kesehatan dari Eropa. Dia mengatakan ini loh buktinya, dokter-dokter yang bukan Buddhis itu  menggunakan hipnosis, menghipnosis seseorang kemudian orang ini bisa di tanyain, kamu inget ga dulu waktu masih kecil? Kamu inget ga dulu waktu masih bayi? Kamu inget ga dulu sebelum di lahirkan? dan seterusnya, akhirnya terbukti mereka yang dulunya menyiksa mahluk, sekarang hidupnya juga kurang bagus. Mereka yang dulu hidupnya selalu berbuat baik, sekarang hidupnya bahagia.
Nah itu yang pertama kali membuat saya berpikir, “Eh, ternyata Agama Buddha itu bisa di buktikan, bukan isinya rahasia, kalo demikian saya ingin belajar.”

Hal yang satu ini memang menjadi “nilai jual” agama Buddha di negara-negara Barat, terutama Amerika. Bab reinkarnasi ini banyak ditentang oleh penganut agama lain, tapi tidak ada teori yang mampu menyangkal teori reinkarnasi ini. Penyangakalan-penyangkalan itu hanya berdasarkan pada kepercayaan bahwa di agama mereka tidak ada ajaran mengenai reinkarnasi.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline comicers

Re:Alasan Memilih Agama Buddha
« Jawab #1 pada: Desember 25, 2012, 02:29:55 AM »
Bengcu Menggugat Karena TUMIMBAL LAHIR Memang Ngaco Belo
Posted on September 11, 2012 by hai hai bengcu


EHIPASSIKO! Artinya datang dan lihat sendiri. Benar. Datang dan lihatlah sendiri bahwa meskipun kebanyakan buddhis mengagul-agulkan dirinya LOGIS dan ILMIAH namun faktanya tidak lebih dari tukang kecap belaka. Meskipun gembar-gembor ajarannya telah TERUJI dan terbukti LOGIS dan ILMIAH namun kebanyakan justru dongeng belaka. Tanyakan kepada sepuluh maka seratus Buddhis akan menjawab, “Tumimbal lahir mustahil reinkarnasi sebab tumimbal lahir adalah ajaran Budha yang logis dan ilmiah sedangkan reinkarnasi adalah ajaran Hindu yang tidak logis apalagi ilmiah.” Dari mana para Buddhis tahu tumimbal lahir MUSTAHIL reinkarnasi? Apakah mereka EHIPASSIKO? Apakah mereka melakukan PENGUJIAN? Mustahil! Mustahil ehipassiko bila tidak tahu bahwa tumimbal lahir (Buddha) dan reinkarnasi (Hindu) diterjemahkan dari kata Pali yang sama yaitu: Punabbhava (lafal: punabawa). Tanyakan kepada seratus maka seribu Budhis akan menjawab, “doktrin tumimbal lahir Agama Budha benar-benar LOGIS dan ILMIAH.” Kerabatku sekalian, mari ehipassiko (datang dan lihat sendiri) untuk membuktikan bahwa doktrin tumimbal lahir selain tidak logis dan ilmiah juga menyangkal ajaran Buddha lainnya.

Memberanikan diri bertanya, di dalam buku berjudul: Kajian Tematis Agama Buddha & Agama kristen, Djoko Mulyono, Petrus Santoso dan Kristiyanto Liman menulis:

Kehendak, O Biku, adalah karma yang Aku katakan! Setelah memunculkan kehendak, seseorang menciptakan karma melalui tubuh, ucapan, dan pikiran. Nibbedhika-sutta

Sesuai dengan benih yang ditabur
Maka itulah buah yang akan dipetik
Pelaku kebajikan akan menuai kebajikan
Pelaku kejahatan akan menuai kejahatan
Taburlah benihnya dan tanamlah dengan baik
Engkau akan menikmati buahnya. Samyutta Nikaya I:227

Para makhluk adalah pemilik karmanya sendiri, pewaris karmanya sendiri, memiliki karma sebagai penyebab kelahiran kembali, sebagai sanak karma, dan terlindung oleh karmanya sendiri. Karma yang membedakan makhluk yang memiliki keadaan hina dan mulia. Majjhima Nikaya III:203

Agama Buddha percaya bahwa makhluk terlahir kembali di salah satu dari enam alam kehidupan: surga, asura, manusia, binatang, hantu, dan neraka. Kata kunci pengertian kelahiran kembali adalah “muncul kembali”, tidak serupa dengan konsep reinkarnasi Hindu yang mempercayai adanya suatu roh kekal yang bertransmigrasi (meninggalkan tubuh lama dan memasuki tubuh baru). Manusia bisa naik ke alam yang lebih tinggi seperti surga atau turun ke alam yang lebih rendah seperti menjadi binatang atau hantu. Seperti halnya listrik dapat termanifestasi dalam bentuk cahaya, panas, gerakan, demikian pula energi karma dapat termanifestasi dalam bentuk dewa, manusia, binatang, atau makhluk lainnya, di mana satu bentuk tak ada kaitan fisik dengan yang lain. Daripada mengatakan bahwa manusia menjadi binatang, lebih tepat mengatakan bahwa energi karma yang termanifestasi dalam wujud manusia dapat termanifestasi dalam bentuk binatang.

Bengcu Menggugat:

ketika itulah TUHAN Allah membentuk (yatsar) manusia itu dari debu tanah (aphar admah) dan menghembuskan nafas hidup (nashamah chay) ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup (nephes chay). Kejadian 2:7

Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah (banah) seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Kejadian 2:22

Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.” Kejadian 4:1

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Kejadian 1:28

Karena kami tahu, bahwa jika kemah (skenos) tempat kediaman (oikia) kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman (oikodome) di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman (oikia) yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. 2 Korintus 5:1

Kerabatku sekalian, kisah penciptaan yang tercatat di dalam Alkitab sangat tegas dan gamblang sehingga mustahil menyangkalnya. Ada TIGA jenis manusia. Manusia jenis pertama tubuhnya DIBENTUK dari debu tanah dan jiwanya DILAHIRKAN dari TUHAN Allah. DILAHIRKAN TUHAN Allah artinya KELUAR dari TUHAN Allah. Manusia jenis kedua namanya lelaki dan perempuan. Yang disebut perempuan DIBANGUN dari tulang rusuk dan daging LELAKI. Dalam bahasa modern namanya KLONING. Yang disebut lelaki adalah manusia JENIS pertama yang diambil rusuk dan dagingnya untuk membangun perempuan. Manusia jenis ketiga dibangun dari sperma lelaki dan telur wanita. Setelah dikandung selama sembilan bulan sepuluh hari oleh wanita lalu dilahirkan. Tubuh manusia yang dibentuk dari debu tanah adalah kemah alias cangkang yang akan aus dan mati. Namun setelah tubuhnya mati, jiwa manusia akan mengenakan cangkang baru yang kekal sifatnya.

Agama Hindu mengajarkan bahwa pada mulanya adalah ATMA atau BRAHMAN atau Shang Hyang Widhi Wisesa alias Yang Mulia Mahaesa Yang Mahamula. Atma lalu menjadikan manusia. Manusia terdiri dari tubuh dan jiwatman. Jiwatman adalah Atma yang lahir dari Brahman dan tinggal di dalam CANGKANG atau tubuh. Ketika tubuhnya mati, Jiwatman pun dilahirkan kembali (Punabbhava) dalam cangkang atau tubuh baru. Dalam tubuh seperti apakah jiwatman dilahirkan kembali? Tergantung KARMA alias perilakunya alias karya baktinya ketika hidup.

Kesamaan ajaran Kristen dan Hindu tentang manusia adalah keduanya mengajarkan bahwa manusia terdiri dari tubuh dan jiwa alias jasmani dan rohani alias roh dan daging. Perbedaannya adalah Agama Kristen mengajarkan bahwa makluk hidup beranak cucu alias berkembang biak alias MENCIPTAKAN makluk sejenisnya. Itu sebabnya jumlah makluk hidup semakin banyak dari generasi ke generasi. Agama Hindu melalui doktrin reinkarnasinya mengajarkan bahwa jumlah TOTAL makluk hidup tetap namun jumlah makluk menurut wujudnya atau jenisnya berubah-ubah karena KARMA. Doktrin reinkarnasi juga menyangkal ajaran BERKEMBANG BIAK alias BERANAKCUCU alias BERTAMBAH BANYAK.

Anicca Dukha Anatta. Anicca artinya tidak kekal. Dukha artinya susah hati. Anatta artinya an atma alias an atman alias tidak ada jiwa alias tidak ada PRIBADI. Karena tidak ada JIWA yang KEKAL maka manusia itu ibarat api unggun. Ketika api unggun mati, kayunya atau tubuhnya menjadi debu tanah sedangkan apinya PADAM alias TIDAK ada lagi. Melalui doktrin Aanicca anatta Sidharta meyakini TIDAK ada kehidupan setelah MATI.

Meskipun meyakini doktrin Anicca Dukha Anatta namun umat buddhis juga meyakini tumimbal lahir (Punabbhava) alias reinkarnasi alias dilahirkan kembali (Re birth). Karena menganut doktrin Annata (tidak ada roh; tidak ada pribadi) itu berarti yang dilahirkan kembali mustahil jiwatman (jiwa). Ketika ditanya APA yang dilahirkan kembali? Umat Buddha pun berlagak pilon. Alih-alih menjawab pertanyaan mereka justru menceritakan PROSES kematian. Mereka bilang, ketika menghadapi kematian, seseorang akan MENGENANG (Bhavanga) perilakunya selama hidup lalu MENYADARI kematiannya sedang terjadi (cuti citta). Ketika kesadaran kematiannya (cuti citta) PADAM maka muncullah kesadaran penerusan alias kesadaran untuk melanjutkan hidup alias kesadaran untuk dilahirkan kembali (Patisandhi Vinnana – Patisandhi citta). Setelah mati maka orang itu pun dilahirkan kembali menjadi makluk sesuai dengan KARMA-nya.

Apa yang dilahirkan kembali? Yang dilahirkan kembali bukan JIWA. Lalu apa yang dilahirkan kembali? Kembali para buddhis berlagak pilon. Alih-alih menjawab pertanyaan mereka justru menjelaskan apa ituu tumimbal lahir dengan berkata, “Tumimbal lahir itu ibarat api lilin yang digunakan untuk menyalakan lilin-lilin lainnya. Api dan lilin yang digunakan untuk menyalakan tidak berpindah. Itu sebabnya tetap menyala. Lilin yang dinyalakan menyala karena kondisi memungkinkannya menyala, bukan karena mendapat warisan api dari lilin yang digunakan untuk menyalakannya.”

Kerabatku sekalian, menggunakan perumpamaan api lilin menyalakan api lilin untuk menjelaskan doktrin tumimbal lahir benar-benar dungu! Kenapa demikian? Karena lilin yang digunakan untuk menyalakan lilin lain tidak mati alias PADAM dulu ketika lilin lain menyala sedangkan orang yang tumimbal lahir mati DULU baru dilahirkan kembali. Menyalakan lilin dengan lilin justru menyangkal doktrin tumimbal lahir. Menyalakan lilin dengan lilin cocok untuk menjelaskan BERANAKCUCU alias berkembang biak. Anaknya lahir namun induknya tetap hidup dan ada.

LAGU lama JUDUL baru. Itulah yang terjadi. Judul lamanya REINKARNASI. Judul barunya adalah TUMIMBAL LAHIR. Namun lagunya tetap sama yaitu setelah MATI maka BAGIAN yang TIDAK BERWUJUD dari makluk pun MENEMPATI cangkang alias tubuh baru alias WUJUD baru. Bagian tak berwujud itu KEKAL sifatnya alias berperibadi dan PENGETAHUANNYA terus berakumulasi. Itu sebabnya diajarkan bahwa Sidharta BERSAKSI bahwa dia MENGINGAT semua WUJUD atau CANGKANG yang pernah DITEMPATINYA. Itulah BUKTI bahwa BAGIAN tidak berwujud Sidharta Gautama sifatnya PRIBADI dan KEKAL alias ADA terus dan TIDAK bercampur dengan PRIBADI orang lain alias UNIK alias the one and only. Sidharta Gautama itu KEKAL dan PRIBADI. Itu sebabnya ketika dilahirkan jadi tokek dan yang lainnya, dia tetap Sidharta Gautama. Bahkan ketika mencapai Nirwana pun dia tetap Sidharta Gautama, bukan Jokowi atau Ahok apalagi Foke. Gamblang dan tegas sekali bukan? Ajaran tumimbal lahir MENYANGKAL doktrin Anicca (tidak kekal) dan Anatta (tidak ada roh – tidak ada pribadi).

Menurut ajaran tumimbal lahir alias reinkarnasi WUJUD nanti ditentukan oleh wujud kini dan Karma (perilaku kini) serta Bhavanga (kenangan) sebelum mati.

Wujud nanti = Wujud kini + Karma + Kenangan

Suatu makluk PASTI dilahirkan kembali menjadi DINOSAURUS bila KARMA dan BHAWANGA (KB) untuk lahir sebagai dinosaurus TERPENUHI. Makluk yang menanggung Karma dan bhawanga lahir kembali sebagai DINOSAURUS mustahil lahir kembali jadi KECOA atau TOKEK apalagi burung bangkai. Namun saat ini DINOSAURUS tidak ada lagi. Dinosaurus sudah MUSNAH! Dinosaurus sudah PUNAH!

Apabila doktrin tumimbal lahir Buddha memang LOGIS dan ILMIAH maka punahnya dinosaurus diakibatkan oleh tidak ada MAKLUK yang memenuhi Karma Bhavanga lahir sebagai dinosaurus. Andaikata doktrin Tumimbal lahir agama Buddha memang LOGIS dan ILMIAH, itu berarti SUATU saat nanti bila ada MAKLUK yang MEMENUHI syarat lahir sebagai dinosaurus maka DINOSAURUS pun akan ada LAGI di bumi ini.

Dinosaurus sudah MUSNAH. Dinosaurus sudah PUNAH. Tidak ada dinosaurus lagi di bumi ini. Bila demikian, saat ada MAKLUK yang memenuhi Karma Bhavanga lahir kembali sebagai dinosaurus, siapa yang akan MELAHIRKAN dia? Mungkinkah UJUG-UJUG muncul bayi dinosaurus dari ENTAH berentah karena ada MAKLUK yang MATI dan memenuhi Karma Bhavanga lahir kembali sebagai dinosaurus? Ha ha ha ha ha ha …….

Apabila doktrin anatta (tidak ada roh; tidak ada pribadi) dan anicca (tidak ada yang kekal) serta tumimbal lahir memang BENAR serta LOGIS dan ILMIAH maka REINKARNASI bisa dijelaskan sebagai berikut:

ES itu anicca (tidak kekal). ES itu anatta (tidak ada rohnya). Ketika DIPANASKAN (Karma) maka ES pun tumimbal lahir alias reinkarnasi menjadi AIR. Ketika AIR dipanaskan (Karma) maka tumimbal lahirlah dia menjadi gas. Dan Ketika AIR didinginkan (karma) maka tumimbal lahirlah dia menjadi ES.

Ketika ES tumimbal lahir menjadi AIR, maka ES itu pun TIDAK ada lagi alias PUNAH alias PADAM. Kenapa tidak ada LAGI? Karena SUDAH tumimbal lahir alias reinkarnasi alias MENJELMA menjadi AIR. Karena SELURUH ES tumimbal lahir menjadi AIR.

Apabila ES dikubur lalu membusuk jadi tanah atau dibakar menjadi debu kemudian ada mata AIR menyemburkan AIR mustahil dikatakan bahwa AIR dari mata AIR tersebut adalah REINKARNASI atau tumimbal lahir dari ES yang mati lalu dikubur dan membusuk jadi tanah atau dibakar jadi debu tersebut. Kenapa demikian? Karena ES yang dikubur itu tumimbal lahir menjadi tanah dan ES yang dibakar itu tumimbal lahir menjadi debu dan baik sebagai TANAH maupun sebagai DEBU, TANAH atau DEBU ES itu masih ada.

Apa yang terjadi ketika si Buddhis MATI? Dia TUMIMBAL lahir sebagai bangkai. Bila dikubur bangkai si Buddhis pelan-pelan tumimbal lahir menjadi menjadi TANAH si Buddhis. Bila dibakar, bangkai si Buddhis tumimbal lahir menjadi DEBU. Bila dibekukan dia tetap BANGKAI. Selama tanah atau debu atau bangkai si Buddhis masih ada MUSTAHIL menyatakan bahwa si Buddhis SUDAH dilahirkan KEMBALI. Hanya orang-orang DUNGU yang percaya DONGENG si Buddhis sudah tumimbal lahir menjadi si UCOK dengan LOGIS dan ILMIAH padahal tanah atau debu atau bangkai si Buddhis masih utuh apa adanya.

Di bawah ini adalah DONGENG yang digunakan oleh kaum Buddhis untuk membuktikan secara LOGIS dan ILMIAH bahwa ajaran REINKARNASI alias TUMIMBAL LAHIR itu memang BENAR.

KISAH GNANATILLAKA

Gnanatillaka adalah namanya, Ia (wanita) dilahirkan pada 14 Februari 1956 di Kotamale, Sri Lanka (Ceylon). Kasus ini berawal di tahun 1960, Ketika ia berumur 4,5 tahun. Waktu itu ia berkata kepada orang tuanya, “Saya ingin bertemu dengan ayah dan ibu saya” “Kami adalah orang tuamu.” jawab ibunya. “Tidak.” Gnanatillaka bersikeras, “Saya ingin bertemu dengan ibu dan ayah saya yang sesungguhnya. Saya akan memberitahukan kamu dimana mereka tinggal. Tolong antar saya ke sana.”

Gnanatillaka menjelaskan kepada orang tuanya bagaimana menuju rumah dimana orang tuanya yang sesungguhnya tinggal. Rumah itu terletak dekat penampungan teh di Talawakele, sekitar 30 mil dari tempat tinggalnya sekarang.

Kedua orang tua itu mengabaikan cerita gadis kecilnya yang aneh. Setelah berhari-hari berlalu, Gnanatillaka tetap meminta untuk diantar menemui ibu-ayahnya yang sesungguhnya.

Segera berita itu mulai tersebar. Beberapa professor dari Universitas Ceylon dan Bhikkhu Piyadassi Maha Thera juga mengetahui cerita itu. Mereka memutuskan untuk menelitinya. Mereka mendengarkan Gnanatillaka bercerita ketika ia menjadi seorang bocah laki-laki bernama Tilakaratna. Mereka (para peneliti itu) mencatat semua keterangan. Sesuai dengan informasi yang diberikan oleh Gnanatillaka, mereka bersama-sama dengan Gnanatillaka pergi menuju kerumah yang dijelaskan oleh Gnanatillaka.

Gnanatillaka belum pernah mengunjungi rumah itu di kehidupan yang sekarang, dia juga belum pernah mengunjungi daerah lokasi rumah itu. Juga kedua keluarga itu tidak saling kenal satu sama lain dan tidak saling mengetahui kehidupan masing-masing.

Ketika Gnanatillaka dan para peneliti itu memasuki rumah itu, Gnanatillaka memperkenalkan para professor kepada kedua orang tua dirumah itu. “Ini adalah ayah dan ibu saya yang sebenarnya.” Lalu ia juga mengenalkan adik laki-lakinya dan kakak-kakak perempuannya. Gnanatillaka menyebut nama-nama kecil saudara-saudarinya dengan tepat.

Lalu kedua orang tua Gnanatillaka di kehidupan sebelumnya itu diwawancarai. Mereka menjelaskan sifat dan kebiasaan anak laki-laki mereka yang telah meninggal pada 9 November 1954. Ketika Gnanatillaka melihat bekas adik laki-lakinya dalam kehidupan lampau, ia menolak bertemu atau berbicara dengannya. Kemudian orang tua Gnanatillaka di kehidupan lampau menjelaskan bahwa kedua bersaudara itu selalu berkelahi dan bertengkar. Mungkin Gnanatillaka masih menyimpan dendam dari kehidupannya yang lampau ketika dia menjadi seorang anak laki-laki.

Ketika kepala sekolah setempat mendengar cerita tersebut, ia sendiri datang berkunjung. Ketika kepala sekolah memasuki rumah, Gnanatillaka memperkenalkannya sebagai gurunya.

Gnanatillaka juga dapat mengingat pelajaran-pelajaran dan pekerjaan rumah yang diberikan kepadanya ketika ia menjadi anak laki-laki dikehidupan sebelumnya.

Gnanatillaka juga dapat menunjukkan tempat pemakaman dimana ia dimakamkan di kehidupannya yang terdahulu sebagai seorang anak laki-laki.

Dengan cepat cerita Gnanatillaka tersebar luas. Seorang peneliti spesialis kasus kelahiran kembali, Dr. Ian Stevenson dari Universitas Virginia, terbang dari Amerika ke Ceylon untuk menyelidiki kasus itu. Setelah penyelidikannya, Dr.Ian mengatakan bahwa kasus Gnanatillaka adalah salah satu peristiwa kelahiran kembali yang terbaik, baik segi bukti maupun dari aspek psikologis.

Sebuah buku menarik tentang kasus Gnanatillaka diterbitkan dalam bahasa Sinhala di Ceylon. Buku ini menyajikan foto-foto berserta bukti-bukti dokumentasi yang berhasil dikumpulkan.

Bengcu Menggugat:

Kerabatku sekalian, haruskah kita berakata, “WOW …..” begitu atas dongeng reinkarnasi tersebut di atas? Ha ha ha ha …… katakan saja, “HOAX!” begitu. Ha ha ha ha ha ha ……

Anak lelaki itu meninggal 9 November 1954 sedangkan Gnanatillaka lahir 14 Februari 1956. Jumlah hari antara hari kematian anak lelaki itu dan hari kelahiran Gnanatillaka adalah 462 hari. Rata-rata manusia dikandung selama 280 hari. Itu berarti ada selisih 192 hari. Pertanyaannya adalah selama 192 hari anak lelaki itu alias Gnanatillaka luntang lantung ke mana? Jangan-jangan dia tumimbal lahir sebagai tokek dulu kayak Sidharta Gautama? Pada hari ke 192 dia dipatok burung bangkai lalu tumimbal lahir lagi menjadi Gnanatillaka? Ha ha ha ha ha ha …… LOGIS dan ILMIAH? Ha ha ha ha ha ha … FIKSI ILMIAH lah yao!

http://bengcumenggugat.wordpress.com/2012/09/11/bengcu-menggugat-karena-tumimbal-lahir-memang-ngaco-belo/
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Alasan Memilih Agama Buddha
« Jawab #2 pada: Desember 25, 2012, 05:40:21 AM »
Kutip dari: bengcu
Meskipun meyakini doktrin Anicca Dukha Anatta namun umat buddhis juga meyakini tumimbal lahir (Punabbhava) alias reinkarnasi alias dilahirkan kembali (Re birth). Karena menganut doktrin Annata (tidak ada roh; tidak ada pribadi) itu berarti yang dilahirkan kembali mustahil jiwatman (jiwa). Ketika ditanya APA yang dilahirkan kembali? Umat Buddha pun berlagak pilon. Alih-alih menjawab pertanyaan mereka justru menceritakan PROSES kematian. Mereka bilang, ketika menghadapi kematian, seseorang akan MENGENANG (Bhavanga) perilakunya selama hidup lalu MENYADARI kematiannya sedang terjadi (cuti citta). Ketika kesadaran kematiannya (cuti citta) PADAM maka muncullah kesadaran penerusan alias kesadaran untuk melanjutkan hidup alias kesadaran untuk dilahirkan kembali (Patisandhi Vinnana – Patisandhi citta). Setelah mati maka orang itu pun dilahirkan kembali menjadi makluk sesuai dengan KARMA-nya.

tampaknya bengcu ini tidak cukup memahami konsep tumimbal lahir dalam agama buddha. ketika menilai persoalan tumbimbal lahir, bengcu mencampurkan kepercayaan akan adanya roh ke dalam konsep tumimbal lahir, sehingga ia berkata, "karena tidak ada roh, maka tumimbal lahir menjadi mustahil." Dia tidak menyimak dengan baik, bahwa menurut konsep buddhis, untuk bisa bertumimbal lahir tidak diperlukan adanya sesuatu yang disebut "roh", melainkan hanya diperlukan adanya "arus kesadaran". dan arus kesadaran ini bukanlah roh. perumpamaan yang lebih mirip adalah proses ulat yang berubah bentuk menjadi kupu-kupu. untuk berubah menjadi makhluk baru, ada cangkang yang harus ditinggalkan oleh ulat. untuk itu ia berpuasa dalam kepompong. ketika waktunya tiba, ia akan keluar dari cangkang ulatnya dan terbang menjadi kupu-kupu. tumimbal lahir seperti itu pula, tidak ada roh yang meninggallkan tubuh lama dan masuk ke dalam tubuh baru. tetapi tubuh-batin yang lama berubah bentuk bentuk menjadi tubuh-batin yang baru, dengan meninggalkan jasad yang sudah tidak berguna. adanya makhluk baru yang bertumimbal lahir, bukanlah makhluk asing yang kemudian dimasuki oleh arus kesadaran, melainkan makluk baru ini benar-benar evolusi dari tubuh-batin sebelumnya.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline comicers

Re:Alasan Memilih Agama Buddha
« Jawab #3 pada: Januari 28, 2013, 06:51:20 PM »
Inilah 10 Alasan mengapa memilih Agama Buddha

1. Ajaran Buddha (Dhamma) adalah satu2nya ajaran yang tidak terikat oleh apapun, tidak ada kewajiban, tidak ada larangan dan tidak ada ancaman.

2. Buddha adalah satu2nya pembawa ajaran yang menantang pengikutnya untuk meneliti kebenaran ajaranNya, dengan kebijaksanaan, bukan dengan iman (membabi buta).

3. Dhamma adalah satu2nya ajaran yang mengajarkan pengendalian pikiran, dan bukan Ritual.

4. Dhamma merupakan satu2nya ajaran Logika, bukan mistik dan janji.

5. Agama Buddha merupakan satu2nya agama yang penyebaran nya paling Damai, tanpa sedikitpun melibatkan PERANG atas nama Buddha.

6. Ajaran Buddha merupakan satu2nya ajaran Cinta Kasih yang universal kepada " Semua Makhluk", bukan hanya untuk Manusia.

7. Ajaran Buddha adalah satu2nya yang mengajarkan hakikat sebenarnya tentang kehidupan.

8. Dhamma tentang Hukum Karma merupakan satu2nya hal yang 'paling adil' daripada ajaran2 agama lain.

9. Hanya Ajaran Buddha lah yang dapat mengantar pada Kebahagiaan sejati (Nibbana).

10. Ajaran Buddha adalah satu2nya yang indah pada awalnya, indah pada pertengahan dan indah pada akhirnya.

http://www.kaskus.co.id/thread/50fe2571611243ff3a00000b/inilah-10-alasan-mengapa-memilih-agama-buddha
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9591
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Alasan Memilih Agama Buddha
« Jawab #4 pada: Januari 28, 2013, 09:50:38 PM »
kalau melihat kata-kata yang tersurat itu sepertinya benar dan indah, tapi ternyata itu hanya omong kosong.

contoh dalam hal Nibbana. Tanya, apakah diantara umat Buddhis ada yang sudah melihat Nibbana. kebanyakan mereka akan menjawab "Belum". tapi seluruh perbuatan dalam hidup, mereka tujukan untuk merealisasikan hal yang belum pernah mereka lihat itu. Tapi mereka percaya bahwa Nibbana itu ada. sedangkan mereka menyangkal keberadaan Tuhan dengan alasan Tuhan tidak bisa dilihat. kalau ajaran yang begini, logic sebelah mana nya ya?



Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
32 Jawaban
9808 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 28, 2017, 01:42:02 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
1009 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 15, 2013, 08:29:12 PM
oleh Abu Zahra
11 Jawaban
4268 Dilihat
Tulisan terakhir November 08, 2014, 08:33:45 AM
oleh Sandy_dkk
8 Jawaban
2741 Dilihat
Tulisan terakhir November 13, 2015, 09:20:29 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
533 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 30, 2014, 03:52:01 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
621 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 22, 2015, 10:31:18 AM
oleh comicers
4 Jawaban
1693 Dilihat
Tulisan terakhir April 02, 2015, 09:49:21 AM
oleh comicers
1 Jawaban
1308 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 15, 2015, 01:29:46 PM
oleh !0A1onsiun
1 Jawaban
915 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2015, 11:20:09 PM
oleh Monox D. I-Fly
1 Jawaban
363 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 19, 2017, 07:27:45 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan