collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: Ajaran Buddha Tidaklah Menolong  (Dibaca 3805 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline comicers

Ajaran Buddha Tidaklah Menolong
« pada: Januari 20, 2013, 10:21:55 AM »
Banyak sahabat, teman bisnis yang berasal dari kalangan Buddhis yang pernah mengatakan kepada saya, "Dalam hidup ini kita cuma perlu berbuat sebanyak mungkin kebaikan, maka semua kehidupan kita akan menjadi baik dan  lancar - jika kita mati, maka sorga menjadi tempat hunian kita."

Ada yang mengatakan, " Jika Anda pernah melakukan sesuatu yang salah, maka berbuatlah sebanyak mungkin kebajikan, ibarat satu sendok garam kejahatan TIDAK ada rasa asinnya( tidak ada artinya, no impact) didalam sebuah sungai kebajikan yang telah Anda lakukan". Ada yang mengatakan, " Just be good, setiap orang bisa ke sorga, Just be good, setiap orang bisa menjadi Buddha!". " Ooooh gitu ya, siapakah yang mengatakannya seperti itu padamu?" tanya saya. Maka sahabat baik saya itu akan menjawab dengan polos, guru spritualnya. Apakah manusia cukup baik untuk bisa ke sorga dengan segala kemampuannya dengan berbuat baik?

Saya teringat dalam kisah Ambapali seorang wanita pelacur yang tercatat dalam Therigatha sutta, dimana Sang Buddha Siddharta Gotama menjelaskan kepada muridnya bahwa penyebab Ambapali terlahir sebagai pelacur karena pada zaman Buddha Sikhi, Ambapali pernah menjadi  seorang bikkhuni yang telah mencapai kesucian Arahanta/ Arahat,  pernah sekali waktu, karena dia terburu-buru datang ke wihara(cetya) untuk mendengarkan wejangan Sang Buddha Sikhi, saat dia sampai pada pintu gerbang Wihara, dia melihat ada yang  meludahi didekat pintu masuk wihara, karena kesal dia bercelutuk, " Siapakah pelacur yang telah meludahi tempat ini?" Akibat perkataan tersebut, dia dihukum dineraka dan setelah itu dia harus bertumimbal lahir/ berinkarnasi sebanyak 10.000 ( sepuluh ribu) kali kehidupan sebagai seorang wanita pelacur!!!! Dan terakhir kalinya dia terlahir sebagai pelacur pada zaman Buddha Gotama. Jika kita lihat hukum kamma/ karma yang terjadi pada Ambapali yang karena tidak menjaga mulut dan kesucian hatinya, dia yang hanya mengoceh, belum dalam bentuk tindakan nyata, dia harus mengalami penderitaan demikian hebat!!!! Bagaimana dengan orang-orang yang melakukan berbagai kejahatan, membunuh, melakukan penipuan, berkata tidak jujur, melakukan pencurian, memaki orang, mengejek, menghina dan memandang rendah sesamanya, cakap kotor, berapa kalikah penderitaan yang harus dia pikul dalam lautan samsara(penderitaan) pada setiap kehidupannya seandainya reinkarnasi itu nyata?  Orang yang mengatakan, " Jika Anda pernah melakukan sesuatu yang salah, maka berbuatlah sebanyak mungkin kebajikan, ibarat satu sendok garam kejahatan TIDAK ada rasa asinnya( tidak ada artinya, no impact) didalam sebuah sungai kebajikan yang telah Anda lakukan". Ada yang mengatakan, " Just be good, setiap orang bisa ke sorga, Just be good, setiap orang bisa menjadi Buddha!".  Perkataan tersebut kelihatannya menenangkan dan menyemangati hati bagi para pendengarnya. Orang yang  mengatakan demikian dan mengajarkan hal tersebut sebenarnya tidak mengerti akan ajaran Buddha tentang hukum Kamma/ Karma dan  tidak sesuai dengan pemaparan yang telah diajarkan oleh Buddha Gotama sendiri. Hukum Kamma/ Karma tidak mengenal siapapun Anda, apakah Anda baik, seorang bangsawan, raja/ presiden sekalipun dan banyak berbuat kebaikan, sekali Anda berbuat yang tidak baik, maka Anda akan menerima hukumannya. Hukum Kamma/ Karma adalah hukum alamiah, hukum sebab- akibat. Apa yang Anda tanam itu yang Anda tuai! Menurut saya, manusia tidak selamanya terus bisa berbuat baik, ada kalanya dia bisa kilaf/ salah. Sebaik apapun Anda melakukan ajaran Dhamma/ Dharma, Anda tidak terlepas/ terbebas dari kelemahan manusia. Meditasi memang salah satu jalan agar manusia bisa terhindar dari perbuatan yang tidak baik, namun kita tidak selamanya dapat dan tanpa hentinya bermeditasi terus. Dulu saya telah melakukan semua ajaran Buddha tanpa henti-hentinya dengan harapan saya bisa terbebas dari penderitaan hidup, terlepas dari mata rantai samsara, namun hati nurani saya mengatakan itu tidak mungkin bisa Anda lakukan! Kalo gitu siapakah yang bisa menolong saya yang celaka ini? Buddha Gotama bilang, yang bisa menolong saya adalah saya sendiri! Buddha hanya memberi petunjuk, sayalah yang menjalankannya. Haaa???? Saya???!!! Siapakah saya???? Manusia celaka yang pernah berbuat salah ini??? Akhirnya logikaku yang harus berpikir siapakah yang dapat menolong saya??? Buddha tidak, Brahma tidak, Konfusius juga bukan.

http://buddhajosaphat.blogspot.com/2011/04/anyone-can-go-to-heaven-just-be-good.html
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9585
  • Thanked: 61 times
  • Total likes: 482
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:Ajaran Buddha Tidaklah Menolong
« Jawab #1 pada: Januari 20, 2013, 10:48:37 AM »
bayangkan, ketika seseorang pertapa yang banyak berbuat kebaikan seumur hidupnya, lalu datanglah kepadanya seorang utusan dari Tuhan, menjelaskan tentang semua pengetahuan yang telah datang ke pertapa itu dengan  benar, membenarkan yang benar, serta meluruskan yang salah hingga si pertapa itu sendiri kemudian hatinya mengakui bahwa utusan ini adalah orang yang benar. tapi karena kesombongannya si pertapa tidak mau mengikuti utusan tuhan ini dan tetap mengatakan "Tuhan hanyalah sebuah kebohongan", maka bagaimana ia bisa selamat? apa bedanya dengan iblis yagn telah beribadah ribuan tahun, tapi karena sombong ia enggan bersujud kepada Adam atas perintah tuhan? karena kesombongan itulah iblis tergolong kepada golongan orang-orang kafir.

maka, saya ilustrasikan jalan keselamatan itu seperti "Bahtera nabi nuh". coba baca di sini =>

http://www.wihara.com/forum/ngelawak/10793-bahtera-nabi-nuh-dan-pertapa-bharghiya.html
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
2103 Dilihat
Tulisan terakhir September 23, 2012, 09:40:32 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
3508 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 04, 2013, 10:42:39 AM
oleh comicers
1 Jawaban
2591 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 20, 2013, 10:36:03 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
2514 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 19, 2014, 05:08:58 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
4771 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 20, 2015, 06:47:08 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
188 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 20, 2016, 07:30:36 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
347 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 17, 2017, 05:54:24 PM
oleh comicers
1 Jawaban
348 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 19, 2017, 07:27:45 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
24 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 19, 2017, 04:10:20 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
38 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 27, 2017, 01:00:11 PM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan