collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: (tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??  (Dibaca 16806 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #45 pada: November 21, 2012, 09:14:31 PM »
Kutip dari: ade.rohana
Tetapi bagaimana dengan hadits berikut ini…?

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ،
عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ : لَنْ يُنْجِيَ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ. قَالَ رَجُلٌ: وَلاَ إِيَّاكَ؟ يَا رَسُوْلَ اللهِ! قَالَ: وَلاَ إِيَّايَ. إِلاَّ أَنْ يَتَغَمَّدَنِي اللهُ مِنْهُ بِرَحْمَةٍ. وَلَكِنْ سَدِّدُوْا
Hadits riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu: Dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. bahwa beliau bersabda: Tidak seorang pun di antara kalian yang akan diselamatkan oleh amal perbuatannya. Seorang lelaki bertanya: Engkau pun tidak, wahai Rasulullah? Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam menjawab: Aku juga tidak, hanya saja Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadaku akan tetapi tetaplah kalian berusaha berbuat dan berkata yang benar


ada berbagai kemungkinan.

Pertama, Rasulullah memang mengatakan demikian
Kedua, Rasulullah tidak mengatakan demikian, tapi orang berdusta atas nama rasulullah
ketiga, kita salah memahami hadits tersebut

jika Rasulullah benar mengatakan demikian, tidak masalah selama tidak bertentangan dengan seluruh narasi yang ada. berarti memang demikianlah keilmian rasulullah yang diajarkan kepada manusia. tapi masalahnya, hadits tersebut bertentangan dengan sebagian narasi Quran dan Hadits.

dari hadits itu kita ambil suatu proposisi "seluruh perbuatan tidak menyelematkan manusia" atau "seluruh manusia tidak diselamatkan oleh perbutannya".

tapi di sisi lain, kita harus menerima proposisi yang bertentangan dengannya, yaitu "sebagian perbuatan menyelamatkan manusia dari api neraka". ini adalh kontradiksi, yang mustahil keduanya sama benar.

يهدي به الله من اتبع رضوانه سبل السلام ويخرجهم من الظلمات إلى النور بإذنه ويهديهم إلى صراط مستقيم

Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (Q.S 5:16)

Dengan apa Allah memberi petunjuk manusia? yaitu dengan KitabNya.

petunjuk di dalam kitabnya itu menunjukan ke mana? ke arah malapetaka atau kepada keselamatan? tentu ke arah keselamatan.

apakah orang akan mencapai keselamatan apabila tidak mengamalkan petunjuk itu? tentu tidak. petunjuk itu harus diamalkan, barulah sampai pada keselamatan.

tapi bagaimana bila petunjuk dilaksanakan, tapi tidak sampai kepada keselamatan? mustahil. sebab, janji Allah itu benar. jika petunjuk diamalkan, tapi manusia tidak selamat, berarti Allah berbohong di dalam dengan kitab yang katanya membawa kepada keselamatan. apakah mungkin Allah berbohong?

Quote (selected)
Diriwayatkan daripada Anas bin Malik r.a katanya: Ketika Muaz bin Jabal mengekori unta Rasulullah s.a.w dalam satu perjalanan, Rasulullah s.a.w memanggil: Wahai Muaz! Muaz menyahut: Telah kuterima panggilanmu itu wahai Rasulullah. Rasulullah s.a.w memanggil lagi: Wahai Muaz! Aku menyahut lagi: Telah kuterima panggilanmu itu wahai Rasulullah. Rasulullah s.a.w memanggil: Wahai Muaz! Aku menyahut lagi: Telah kuterima panggilanmu itu wahai Rasulullah. Rasulullah s.a.w bersabda: Sesiapa yang mengucap Dua Kalimah Syahadat iaitu: nescaya terselamatlah dia dari api Neraka. Kemudian Muaz berkata: Bolehkah aku memberitahu perkara ini kepada orang ramai agar mereka sebarkan berita gembira ini? Rasulullah s.a.w bersabda: Kalau begitu, lakukanlah dan berserahlah kepada Allah

Logika fokus pada pengujian kebenaran, benar atau salah.

dalam dalam dialog yang dilakukan oleh para guru besar Logika seperti Socrates dan Aristoteles, tidaklah sebuah pendapat seseorang itu dipatahkan oleh pendapat lain, kecuali oleh pendapatnya sendiri, yaitu dengan menunjukan adanya pertentangan.

hadits Abu Hurairah yang menyatakan bahwa "seluruh manusia tidak bisa diselamatkan oleh perbuatannya"
kontradiksi dengan Firman Allah surah 5:16 yang jelas di situ terkandung penjelasan "sebagian amal perbuatan membawa manusia pada keselamatan".

jika ada orang yang meyakini keduanya secara bersamaan, maka itulah yang disebut "bingung". hanya adakalah kebingungan itu disadarinya, adakalanya tidak. untuk lebih mempermudah memahami ini, silahkan pelajari Logika bab "Pertentangan Proposisi", sebab itu merupakan yang sangat penting dalam Logika.

ciri ajaran yang benar adalah tidak mengandung pertentangan logic di dalamnya.

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.(Q.S 4:82)

dengan prinsip ini, walaupun ada orang berkata, "Tuhan itu tiga", maka sungguh saya tidak akan mengatakan bahwa dia telah berkata salah. tapi apabila di dalam keyakinanya itu ada juga keyakinan bahwa "Tuhan itu bukan tiga". itu berarti error, dan itulah yang disebut keyakinan yang salah.

di sini, saya sebagai pemikir logic, tidak akan menyangkal keyakinan orang lain dengan pendapat atau keyakinan saya pribadi. tugas saya hanyalah memeriksa seluruh pemikiran orang lain, menganalisanya, apakah terdapat pertentangan-pertentangan di dalamnya atau tidak. bila tidak, apapun keyakinan orang itu, berarti dia telah berpikir dengan cara yang lurus. tapi apabila terdapat pertentangan, berarti dia telah tersesat di dalam pikirannya. dan kewajiban saya untuk menyadarkan pikiran yang tersesat ini.

apabila kebenaran masih belum terlihat dengan jelas, silahkan tanyakan kembali apa yang hendak ditanyakan. tapi kemudian, apabila siapa saja telah memahami kebenaran dari apa yang saya paparkan di atas, segeralah bangkit untuk berjuang dan mencoba menggali lebih dalam. karena tidaklah banyak yang tersisa untuk kita, sangat terdesak untuk mencari dan menemukan jalan keselamatan.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #46 pada: November 21, 2012, 09:28:11 PM »
Kutip dari: ade.rohana
Dialog di forum ini sedikit menggoyahkan keyakinan saya tersebut terutama pada bab sebab akibat. Tapi saya merasa belum puas dan ingin lebih yakin lagi. Ibaratnya saya sudah mendapat rumus-rumusnya tetapi harus menguji rumus2 itu dengan macam2 soal untuk diselesaikan.


silahkan bertanya dan menguji sepuasnya, sampai terlihat pengetahuan ilmal yakin wa ainal yakin, dan lenyap seluruh keragu-raguan. tetapi perlu difahami bahwa belajar agama, mustahil hanya melalui kata-kata. akhirnya kita harus menyingkap misteri pengetahuan yang tak terkatakan. selama orang masih berputar-putar di dalam ajaran kata-kata, berarti ia belum smpai pada kebenaran sejati. kebenaran kata-kata hanyalah kebenaran logika. kebenaran yang sesungguhnya di luar logika. tapi ia tidak bertentangan dengan logika. oleh kaerna itu, kata-kata yang melanggar kaidah-kaidah logika dipastikan, ia menuju kepada jalan yang salah, sehingga ia tidak akan berakhir apda suatu kebenaran pengetahuan tak terkatakan.

dan ketika kita belajar pada seorang guru, janganlah hanya sekedar memperhatikan kata-katanya. sebab, apabila kita hanya fokus mempelajari kata-kata, tanpa belajar untuk menyentuh apa yang ada di dalam batinnya, niscaya kita akan belajar dengan sangat lambat sekali. kita harus mencoba menyentuh apa yang ada di dalam batin seorang guru. dan biarkan seorang guru menyentuh apa yang ada di dalam batin kita. dengan begitu, pengajaran tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui energi batin di mana ilmu bisa dipindahkan secara lebih cepat.

persoalannya, pelajaran ilmu agama itu berbeda dengan matematika. orang yang cerdas secara intelektual, belum tentu cerdas secara spiritual. untuk mencapai kecerdasan intelektual, orang butuh keterampilan berpikir. tapi untuk mencapai kecerdasan spiritual, orang perlu belajar berhenti berpikir.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Ade.Rohana

Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #47 pada: November 28, 2012, 10:26:29 PM »

jika Rasulullah benar mengatakan demikian, tidak masalah selama tidak bertentangan dengan seluruh narasi yang ada. berarti memang demikianlah keilmian rasulullah yang diajarkan kepada manusia. tapi masalahnya, hadits tersebut bertentangan dengan sebagian narasi Quran dan Hadits.

dari hadits itu kita ambil suatu proposisi "seluruh perbuatan tidak menyelematkan manusia" atau "seluruh manusia tidak diselamatkan oleh perbutannya".

tapi di sisi lain, kita harus menerima proposisi yang bertentangan dengannya, yaitu "sebagian perbuatan menyelamatkan manusia dari api neraka". ini adalh kontradiksi, yang mustahil keduanya sama benar.
Memang di dalam alquran ada beberapa ayat menyatakan dengan tegas bahwa ada amal yang memasukkan ke surga yang sepertinya bertentangan dengan hadits ini,tetapi ketika merenungkan hadits lain maka didapat kesimpulan yang tidak bertentangan.
Jalan pikiran saya adalah seperti ini:

sungguh ada seseorang darimu yang mengerjakan amal perbuatan ahli surga, hingga jarak antara dirinya dan surga hanyalah satu hasta, namun suratan takdir rupanya ditetapkan baginya hingga ia mengerjakan amal perbuatan ahli neraka dan akhirnya ia pun masuk neraka. Ada pula orang yang mengerjakan amal perbuatan ahli neraka, hingga jarak antara ia dan neraka hanya satu hasta, namun suratan takdir rupanya ditetapkan baginya hingga kemudian ia mengerjakan amal perbuatan ahli surga dan akhirnya ia pun masuk surga.”

Amal perbuatan ahli neraka mendekatkan manusia ke neraka.
Amal perbuatan ahli surga mendekatkan manusia ke Surga.

Ada suratan takdir yang menetapkan manusia ke neraka
Ada suratan takdir yang menetapkan manusia ke surga

Ada suratan takdir yang membuat orang beramal ahli neraka
Ada suratan takdir yang membuat orang beramal ahli surga

Berarti yang menjadi sebab orang masuk surga tetaplah amal perbuatan ahli surga, karena itu sudah menjadi hukum sebab akibat. Tetapi jika melihat kepada suratan takdir hakikatnya amal itu tidak memasukkan ke surga karena sebab beramal ahli surga itu adalah suratan takdir. Dalam alquran dijelaskan bahwa amal perbuatan manusia memasukannya ke surga itu merujuk pada sebab pertama sedangkan dalam hadits amal perbuatan tidak memasukkan ke surga melainkan karena rahmat Alloh itu merujuk kepada sebab kedua yaitu sebab dari seseorang beramal ahli surga. dengan pemikiran tersebut tidak ada pertentangan antara al-quran dan al-hadits.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #48 pada: November 29, 2012, 06:44:31 AM »
di sini ada dua sebab yang difahami :

pertama, amal shaleh sebagai sebab masuk sorga
kedua, qadha Allah sebagai sebab masuk sorga

adapun amal shaleh, berarti itu merupakan akibat dari qadha Allah. karena bagaimanapun, orang yang telah ditentukan masuk neraka, tetap akan melakukan amalan ahli neraka. benar?

adapun amal buruk, itu juga merpakan akibat dari qadha Allah. karena bagaimanapun, orang yang telah ditentukan masuk neraka, akan tetap melakukan amalan ahli neraka. benar begini?

oleh karena itu, sebenarnya manusia tidak memiliki pilihan. adapun pilihan yang dilakukan hanya sekedar sandiwara saja. Allahlah yang memilihnya masuk sorga atau neraka. benar?

oleh karena itu, tidak perlu berpura-pura lagi bahwa suatu amalan itu menjadi sebab bagi akibat seseorang masuk sorga. karena yang sebenarnya menjadi sebab adalah qadha Allah. benar?

orang tak ubahnya seperti wayang.

jika Allah yang menentukan seseorang masuk neraka, bukankah berarti Allah telah dzalim?

ataukah perbuatan menciptakan makhluk khusus untuk disiksa di dalam neraka itu tidak termasuk tindakan dzalim?

Allah telah menyatakan bahwa dirinya tidak dzalim kepada makhluknya :

“Sesungguhnya Allah tidaklah berbuat zalim kepada manusia barang sedikitpun, akan tetapi manusia itu sendirilah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri. “  (Q.S. Yunus: 44)

lalu, kalau manusia masuk neraka, itu karena kedzaliman siapa?

kalau semua sudah ditentukan Allah, kenapa manusia itu sendiri yang harus dituduh dzalim?

mengapa fir`aun yang mengaku dirinya Tuhan harus dipersalahkan? mengapa orang-orang yang membunuh al Husain harus dipersalahkan? karena mereka semua sebenarnya tidak berdaya. bukankah Qadha Allah telah memaksanya berbuat demikian?

apa yang diyakini oleh kang ade itu tidak lain adalah faham jabariyah.

jika faham jabariyah diterima, berarti sebenarnya kita tidak bisa memandang ada manusia yang bersalah. hakikatnya, Allahlah yang melakukan segalanya.

ingat peristiwa, ketikak Ibnu Ziyad berdebat dengan zainab, Ibnu Ziyad mengatakan bahwa Allahlah yang memperlakukan imam Husain sedemikian kejam. tetapi zainab berkata, "Sesungguhnya terbunuhnya al Husain adalah ketentuan Allah", tetapi jalan yang dipilih oleh ibnu Ziyad adalah pilihannya sendiri.

ketentuan Allah turun bersama jalan yang ditempuh ibnu ziyad. bukan karena ketentuan Allah imam Husain terbunuh, tetapi terbunuhnya al Husain adalah ketentuan Allah.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #49 pada: November 29, 2012, 07:09:26 AM »
jika semua sudah ditentukan Allah, sayapun tidak ingin repot-repot menjelaskan "jalan keselamatan" untuk kang ade. karena semua itu sia-sia saja.

seorang pemalas bisa berdalil, "gak perlu beribadah, gak perlu mengaji, tidak perlu ikut kelompok ini, gak perlu kelompok sana, tidak juga perlu berjihad selam saya enggan melakukannya. nanti juga, kalau memang saya ditakdirkan masuk sorga, dengan sendirinya saya pasti mau beribadah, mau mengaji, mau berjihad. akan ada kekuatan yang memaksa saya untuk berbuat kebaikan yang saya tidak akan mampu menolaknya. dan sayapun tidak kagum dengan orang yang rajin, tekun ibadahnya, karena kalau dia sudah ditentukan menjadi ahli neraka, semua kebaikannya itu adalah sia-sia."

walaupun bersandar kepada suatu hadits nabi yang mengiyakan faham jabariyah itu, "tapi tetap beramalah, sebab orang yang ahli sorga akan dimudahkan berbuat amalan-amalan ahli sorga". sebenarnya orang bisa menyanggah anjuran beramal itu dengan perkataan, "kalaupun saya tidak mau beramal, gak masalah. tidak perlu kamu menasihati saya, karena walaupun kamu ahli agama, dan tekun beribadah, sedangkan saya orang jahat, bisa jadi Allah telah menakdirkan saya sebagai ahli sorga dan menakdirkan anda sebagai ahli neraka. oleh karena itu diam sajalah! karena kita tidak tahu, siapa diantara kita yang telah ditentukan sebagai ahli sorga dan siapa yang ditentukan sebagai ahli neraka." apakah argumentasi seperti ini bisa diterima?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Online Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9275
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 355
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #50 pada: November 29, 2012, 07:22:32 AM »
Kutip dari: ade.rohana
Berarti yang menjadi sebab orang masuk surga tetaplah amal perbuatan ahli surga, karena itu sudah menjadi hukum sebab akibat. Tetapi jika melihat kepada suratan takdir hakikatnya amal itu tidak memasukkan ke surga karena sebab beramal ahli surga itu adalah suratan takdir. Dalam alquran dijelaskan bahwa amal perbuatan manusia memasukannya ke surga itu merujuk pada sebab pertama sedangkan dalam hadits amal perbuatan tidak memasukkan ke surga melainkan karena rahmat Alloh itu merujuk kepada sebab kedua yaitu sebab dari seseorang beramal ahli surga. dengan pemikiran tersebut tidak ada pertentangan antara al-quran dan al-hadits.

jika A menjadi sebab B
dan B menjadi sebab C
maka A menajdi sebab C

jika Qadha menyebabkan amal baik
amal baik menyebabkan masuk sorga
maka dapat diterima, Qadha itulah yang menjadi sebab masuk sorga

bagaimanapun premisse mayor itu bertentangan dengan pernyataan "tidak ada seorang pun diantara kalian yang diselamatkan oleh amalnya". karena kalau pandangan ini diterima, premisse mayor tidak boleh diterima.

ataukah orang akan berkata, "memang amalan shaleh itu merupakan sebab seseorang masuk sorga, tapi sebenarnya bukan sebab seseorang masuk sorga".

orang bisa mengatakan "syariatnya, amal shaleh itulah yang menajdi sebab seseorang masuk sorga. tetapi hakikatnya, Qadha Allahlah yang menjadi sebab seseorang masuk sorga". kalau begitu, apa yang dijelaskan oleh al Quran itu bukan hakikat?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Sandy_dkk

Antara Ketetapan Allah dan Perbuatan Manusia
« Jawab #51 pada: Pebruari 05, 2013, 11:50:47 PM »
seperti sebuah operasi perhitungan, ketetapan Allah adalah rumus operasi, perbuatan manusia adalah bilangan yang dioperasikan.

rumus operasi (ketetapan Allah): jarak tempuh (s) = waktu tempuh (t) x kecepatan (v)
untuk memperoleh hasil perhitungan yang diinginkan, kita harus memahami rumus operasi (ketetapan Allah) dengan benar, sehingga kita bisa memilih bilangan operasi (perbuatan) dengan tepat.

jika surga adalah s=10
maka, dengan memahami rumus, kita dapat memilih bilangan operasi dengan tepat. misalnya kita pilih t=2 dan v=5.
tanpa pemahaman terhadap rumus, tak mungkin kita bisa memilih bilangan dengan tepat untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

dengan pengetahuan terhadap ketetapan Alah mengenai perbuatan2 apa saja yang dapat mengantarkan manusia ke surga, maka kita dapat menentukan perbuatan2 apa saja yang harus kita lakukan agar tercapai hasil berupa surga tsb.

dengan pengetahuan terhadap ketetapan Alah mengenai perbuatan2 apa saja yang dapat mengantarkan manusia kepada kesuksesan duniawi, maka kita dapat menentukan perbuatan2 apa saja yang harus kita lakukan agar tercapai hasil berupa kesuksesan duniawi tsb.

akan tetapi rumus di atas hanyalah contoh. contoh yang terlalu sederhana untuk bisa menggambarkan kerumitan menuju kesuksesan hidup yang sebenarnya...
Agama tidak berguna bagi orang gila!
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
13 Jawaban
3482 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2012, 03:55:28 PM
oleh kang radi
2 Jawaban
1550 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 26, 2015, 11:22:32 PM
oleh Monox D. I-Fly
4 Jawaban
3120 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 18, 2013, 12:33:53 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
723 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 29, 2013, 07:01:44 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
887 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 01, 2013, 12:07:58 PM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
2928 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 24, 2016, 10:14:38 AM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
1960 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 13, 2016, 04:42:21 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
677 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2015, 09:28:58 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
240 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2016, 01:39:25 AM
oleh Kang Erik
0 Jawaban
291 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2016, 10:22:31 PM
oleh Sultan

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan