collapse

* Artikel Pilihan

Penulis Topik: (tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??  (Dibaca 16750 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline perduto

(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« pada: Oktober 10, 2012, 02:51:38 AM »
sesuai judul diatas, setelah membaca-baca tulisan anda sesuai konsep untuk mengenal dengan siapa saya berkomunikasi  :).
maka saya tanya, takdir itu bagaimana?? karena saya memiliki gambaran, tapi masih ngambang, jadi ingin membaca presepsi anda atau yang lainnya mungkin. terimakasih.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #1 pada: Oktober 10, 2012, 02:40:04 PM »
semua peristiwa yang telah terjadi adalah takdir.
ketentuan Allah yang belum terjadi adalh qadha.
Apa yang telah ditentukan Allah, sudah pasti terjadi.

adapun bagaimana proses takdir, saya tidak mengetahuinya. silahkan gambarkan apa yang telah Anda fahami di sini! kami akan menyimak. 
« Edit Terakhir: Oktober 10, 2012, 03:04:08 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 15
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #2 pada: Oktober 10, 2012, 05:25:13 PM »
semua peristiwa yang telah terjadi adalah takdir.
ketentuan Allah yang belum terjadi adalh qadha.
Apa yang telah ditentukan Allah, sudah pasti terjadi.

adapun bagaimana proses takdir, saya tidak mengetahuinya. silahkan gambarkan apa yang telah Anda fahami di sini! kami akan menyimak. 

ikut nyimak ah..... :)
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1061
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #3 pada: Oktober 10, 2012, 05:39:56 PM »
Manusia mempunyai kemampuan terbatas  sesuai  dengan  ukuran
yang  diberikan oleh Allah kepadanya. Makhluk ini, misalnya,
tidak dapat terbang. Ini merupakan salah  satu  ukuran  atau
batas kemampuan yang dianugerahkan Allah kepadanya. Ia tidak
mampu melampauinya,  kecuali  jika  ia  menggunakan  akalnya
untuk  menciptakan  satu  alat, namun akalnya pun, mempunyai
ukuran yang tidak mampu dilampaui.  Di  sisi  lain,  manusia
berada  di bawah hukum-hukum Allah sehingga segala yang kita
lakukan pun  tidak  terlepas  dari  hukum-hukum  yang  telah
mempunyai  kadar  dan  ukuran  tertentu.  Hanya  saja karena
hukum-hukum tersebut cukup banyak, dan kita diberi kemampuan
memilih -tidak sebagaimana matahari dan bulan misalnya- maka
kita  dapat  memilih  yang  mana  di  antara   takdir   yang
ditetapkan   Tuhan   terhadap  alam  yang  kita  pilih.  Api
ditetapkan Tuhan panas dan membakar, angin dapat menimbulkan
kesejukan  atau  dingin;  itu  takdir  Tuhan  -manusia boleh
memilih api yang membakar atau angin yang sejuk. Di  sinilah
pentingnya  pengetahuan  dan  perlunya  ilham  atau petunjuk
Ilahi. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah adalah:
 
"Wahai Allah, jangan  engkau  biarkan  aku  sendiri  (dengan
pertimbangan nafsu akalku saja), walau sekejap."
 
Ketika  di  Syam  (Syria, Palestina, dan sekitarnya) terjadi
wabah, Umar  ibn  Al-Khaththab  yang  ketika  itu  bermaksud
berkunjung  ke  sana  membatalkan rencana beliau, dan ketika
itu tampil seorang bertanya:
 
"Apakah Anda lari/menghindar dari takdir Tuhan?"
 
Umar r.a. menjawab,
 
"Saya lari/menghindar dan  takdir  Tuhan  kepada  takdir-Nya
yang lain."
 
Demikian juga ketika Imam Ali r.a. sedang duduk bersandar di
satu tembok yang ternyata rapuh,  beliau  pindah  ke  tempat
lain.  Beberapa  orang  di  sekelilingnya  bertanya  seperti
pertanyaan di atas. Jawaban Ali  ibn  Thalib,  sama  intinya
dengan   jawaban   Khalifah   Umar   r.a.  Rubuhnya  tembok,
berjangkitnya penyakit adalah berdasarkan  hukum-hukum  yang
telah ditetapkan-Nya, dan bila seseorang tidak menghindar ia
akan menerima akibatnya. Akibat  yang  menimpanya  itu  juga
adalah  takdir,  tetapi  bila  ia  menghindar dan luput dari
marabahaya  maka  itu  pun  takdir.  Bukankah  Tuhan   telah
menganugerahkan   manusia  kemampuan  memilah  dan  memilih?
Kemampuan ini  pun  antara  lain  merupakan  ketetapan  atau
takdir  yang  dianugerahkan-Nya Jika demikian, manusia tidak
dapat luput dari  takdir,  yang  baik  maupun  buruk.  Tidak
bijaksana  jika  hanya  yang  merugikan  saja  yang  disebut
takdir,  karena  yang  positif  pun  takdir.  Yang  demikian
merupakan  sikap 'tidak menyucikan Allah, serta bertentangan
dengan petunjuk Nabi Saw.,'  "...  dan  kamu  harus  percaya
kepada  takdir-Nya  yang  baik  maupun  yang  buruk." Dengan
demikian, menjadi jelaslah kiranya bahwa adanya takdir tidak
menghalangi  manusia untuk berusaha menentukan masa depannya
sendiri, sambil memohon bantuan Ilahi
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #4 pada: Oktober 10, 2012, 05:43:00 PM »
Ke mana nih, kang perduto nya?

mari kang! bagikan ilmu Anda di sini

@kang radi

itu tulisan asli kang radi atau hasil copas?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline perduto

Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #5 pada: Oktober 10, 2012, 07:41:28 PM »
hehehe maaf, tadi masih sibuk di dunia nyata.

Begini, saya menganggap pemahaman tentang takdir itu cukup krusial, karena pemahaman itu bisa masuk ke ranah prinsip hidup.

Nah sesekali saya membaca sebagian pihak mengartikan takdir itu sebagai bahwa semua, sekali lagi SEMUA itu adalah takdir, artinya tidak ada pola percabangan, pola percabangan yang saya maksud, kalau kita berbuat A maka hasilnya X, kalau berbuat B maka hasilnya Y. Tapi sebaliknya entah kita berbuat A, B, C atau D hasilnya ya tetap X.

Misalnya orang itu dari awal sudah ditakdirkan ada yang masuk surga dan neraka, jadi perbuatan kita ini sudah terprogram, tindakan apapun ya nantinya tetap sesuai takdir (surga/neraka). Loh kalau proses takdir dipahami sebagai ini, ngapain terus kita berusaha, tidur-tiduran saja, bermalas-malasan atau ngapain saja, terserah toh resultnya juga tetap satu. Ini salah satu pertanyaan saya tentang penafsiran takdir tanpa pola percabangan.

contoh lain yang menimbulkan pertanyaan bagi saya, misalnya takdir kematian. siapapun tidak tahu kapan akan mati. Nah bagaimana dengan orang bunuh diri?? ada statement, orang bunuh diri itu orang yang menyalahi takdir. lah berarti orang bunuh diri itu mampu membelokkan takdir, dengan kata lain mampu mematahkan kemahakuasaan Allah << dan ini tidak mungkin.

begitulah poin yang sering menjadi pertanyaan dikepala saya..  :)
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #6 pada: Oktober 10, 2012, 10:20:41 PM »
luar biasa kang, bahasan yang bagus, menarik dan menyentuh akal.

mungkin perlu didefinisikan dulu, apa itu takdir. menurut Akang, apa definisi takdir itu?

dengan memberikan batasan/definisi kepada takdir, kita bisa membahas persoalan tersebut secara lebih terarah bersama-sama.

kalau saya mendefinisikan takdir adalah "segala sesuatu yang telah terjadi". oleh karena itu takdir tidak akan pernah bisa berubah. kenapa? karena waktu tidak akan pernah dapat kembali, walau satu detikpun. apa yang pernah terjadi tidak bisa dihapuskan, dan tidak ada seorangpun yang bisa mengubahnya.

adapun ketentuan Tuhan yang belum terjadi, itu disebut Qadha. dan kemungkinan yang dimaksud takdir oleh kang perdito adalah Qadha.


Kutip dari: perduto
Nah sesekali saya membaca sebagian pihak mengartikan takdir itu sebagai bahwa semua, sekali lagi SEMUA itu adalah takdir, artinya tidak ada pola percabangan, pola percabangan yang saya maksud, kalau kita berbuat A maka hasilnya X, kalau berbuat B maka hasilnya Y. Tapi sebaliknya entah kita berbuat A, B, C atau D hasilnya ya tetap X.

yang menentukan terjadinya X adalah faktor yang menjadi sebab bagi X. masalahnya, apakan faktor tersebut qadha atau bukan qadha?

dalam Logika induktif terdapat dua prinsip sebagai berikut :

1) sesuatu itu bukanlah sebab bagi akibat apabila ia tidak ditemukan pada saat akibat terjadi.
2) sesuatu itu bukanlah sebab bagi akibat apabila ia ditemukan pada saat akibat tidak terjadi.


ketika terjadi X, maka apakah sebenarnya yang menyebabkan terjadinya X ? apakah A, B, ataukah A, B, C, D ? jika memang melakukan A hasilnya selalu X, melakukan B juga hasilnya X, dan A, B, C , D juga hasilnya X, maka apakah semua faktor itu menjadi sebab bagi X ? masalahnya adakah di mana X terjadi, tapi tidak ditemukan A, B, C dan D ? jika ada, maka ke semua faktor tersebut bukanlah sebab bagi X.

Jika setiap kali air dipanaskan di atas kompor, lalu air menjadi mendidih, maka apakah yang menjadi sebab mendidihnya air? apakah kompor atau api menyala?

sekarang kita bisa melihat ada air bisa mendidih tanpa pakai kompor atau api menyala, cukup dengan pemanas air dari logam. maka, kompor atau minyak tanah tidak bisa disebut sebagai "sebab" bagi mendidihnya air. sebab sesuai hukum logika induksi tadi, seesuatu bukan sebab bagi akibat apabila sesuatu itu tidak ditemukan pada saat akibat terjadi.

untuk mengetahui sebab, harus ditemukan faktor yang sama yang bisa ditemukan dalam faktor yang sama yang terdapat di pada kompor dan logam, yang selalu ada setiap kali air mendidih. apakah itu?

demikian pula, untuk memahami apakah ssuatu itu disebabkan oleh Qadha atau bukan, kita perlu melakukan penelitian seperti itu pula.

Kutip dari: perduto
Misalnya orang itu dari awal sudah ditakdirkan ada yang masuk surga dan neraka, jadi perbuatan kita ini sudah terprogram, tindakan apapun ya nantinya tetap sesuai takdir (surga/neraka). Loh kalau proses takdir dipahami sebagai ini, ngapain terus kita berusaha, tidur-tiduran saja, bermalas-malasan atau ngapain saja, terserah toh resultnya juga tetap satu. Ini salah satu pertanyaan saya tentang penafsiran takdir tanpa pola percabangan.

jika orang berpikir bahwa semua disebabkan kehendak Tuhan, maka orang itu tidak mengakui adanya kemampuan dirinya untuk memilih dan berusaha.
jika orang berpikir bahwa semua disebabkan oleh kehendak dan usaha sendiri, maka dia mengingkari kekuasaan Tuhan.

Segala sesuatu tidak dapat terjadi kecuali atas kehendak dan izin Allah. Apapun keinginan manusia, sama sekali tidak dapat direalisasikan, apabila Allah tidak menghendaki dan tidak mengizinkannya.

Dan kamu tidak dapat menghendaki kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.   (Q.S 81:29)

tapi di sisi lain Tuhan mengatakan bahwa manusia tidak akan berubah jika dirinya sendiri tidak berusaha untuk berubah :

Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia (QS. Ar Ra'd[13]:11)

sebenarnya sudah pernah saya bahas di sini = > http://medialogika.org/diskusi-umum/sinergi-kehendak-manusia-dengan-kehendak-allah

kesimpulannya, atas Qadha, izin dan kehendak Allah manusia bisa menentukan jalan hidupnya sendiri, apakah ia mau ke sorga ataukah neraka.

apakah Allah sudah menentukan dalam Qadha Nya, kemana kelak manusia bertempat sorga atau nereka? yang ditentukan oleh Allah adalah, barang siapa yang memilih jalan yang lurus, itulah yang akan bertempat di sorga. dan barang siapa yang menyimpang jalannya, maka ia bertempat di neraka. nah itulah ketentuan Allah. adalah tidak mungkin Allah menceburkan seseorang ke dalam jurang neraka, sementara ia adalah yang mengikuti jalan Nya. sebab Allah memiliki sifat adil.

tapi apakah Allah mengetahui, jalan mana yang akan ditempuh oleh setiap orang? Tidaklah mungkin Allah menyaksikan manusia sambil merasa penasaran, apakah gerangan yang akan dilakukan oleh manusia ini. kalau begitu berarti Tuhan bodoh dan sedang mencari tahu apa-apa yang belum diketahuinya. sebelum manusia terlahir, Allah mengetahui apa sajakah yang akan dipilih dan dilakukan oleh seseorang itu berdasarkan kehendak dan kemampuanya sendiri untuk memilih. dan tidaklah mungkin Allah yang membuat seseorang memilih melakukan kejahatan, sebab Allah Maha Adil. seseorang berbuat jahat tentu karena pilihannya sendiri. dan Allah Maha mengetahui akan hal itu.

sejauh ini, apakah yang saya paparkan tersebut bisa difahami?
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #7 pada: Oktober 10, 2012, 10:27:17 PM »
Kutip dari: perduto
contoh lain yang menimbulkan pertanyaan bagi saya, misalnya takdir kematian. siapapun tidak tahu kapan akan mati. Nah bagaimana dengan orang bunuh diri?? ada statement, orang bunuh diri itu orang yang menyalahi takdir. lah berarti orang bunuh diri itu mampu membelokkan takdir, dengan kata lain mampu mematahkan kemahakuasaan Allah << dan ini tidak mungkin.

begitulah poin yang sering menjadi pertanyaan dikepala saya..

kematian adalah Qadha Allah.
siapa yang memotong urat lehernya sendiri, maka dia pasti mati. itu juga Qadha Allah. yang merupakan Qadha Allah bukan pilihan memotong urat lehernya itu, tapi hukum sebab akibat antara terpotongnya urat leher dengan peristiwa kematian.

jalan yang ditempuh seseorang untuk mati dengan memotong urat lehernya sendiri, itu tidak ditentukan oleh Allah, manusia itu sendirilah yang memilih jalan tersebut. dan bisa dikatakan takdir dia mati karena bunuh diri. memang sudah terjadi, jadi takdir. Lalu, di mana peran Qadha Allah? yaitu kematian. itulah ketetapannya. dan Allah menjelaskan ketetapanNya itu kepada manusia :

3:185 Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.
« Edit Terakhir: Oktober 10, 2012, 10:30:36 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline perduto

Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #8 pada: Oktober 10, 2012, 11:12:42 PM »
hmm setelah membaca pemaparan diatas sepertinya presepsi saya sejalan dengan kang asep.

saya singkat dulu tulisannya, karena mau memeluk peraduan  :)

Pertanyaan itu tidak lepas dari keprihatinan saya pada mindset sebagian muslim terkait takdir.
Analoginya adalah ketika seseorang dihadapkan dengan tembok, karena mindset semua adalah takdir, mereka cenderung beralasan "oh ini takdir saya mentok jedok ketemu tembok, berarti jalan saya sampai disini" saya gak bisa membayangkan kalau prinsip tersebut dipegang oleh thomas alva edison, bisa-bisa sampai sekarang penerangan kita masih obor.

Seringkali saya tergelitik untuk mengkritisi mindset diatas, tapi karena ilmu saya tentang takdir juga masih dangkal, maka saya urungkan. Bahkan saya sempat membaca artikel yang menyertakan hujjah-hujjah bahwa semua yang terjadi adalah takdir (saya lupa linknya, besok saya coba cari)

Pemahaman saya tentang takdir bahwa ada beberapa hal yang memang sudah takdir (qadha) Allah, jadi apapun yang kita perbuat resultnya ya tetap itu, tapi ada (lebih banyak) lagi yang resultnya tergantung dari apa yang kita perbuat. contoh takdir yang sering didengungkan adalah kalimat klasik, jodoh, rejeki itu ditangan tuhan. apakah ini ada di kitab al-quran? mohon ayatnya kalau ada? karena saya ingin tahu takdir yang benar-benar takdir itu apa saja? (sesuai yang tertulis di ayat al-quran). tentu saja sepemahaman kang asep.

oh iya sebagai tambahan, dulu sekilas saya sempat menonton penjelasan ustad selebiriti, ustad jefri  :) terkait takdir. garis besarnya seperti ini: bahwa sebelum kita lahir kita sudah diberi pilihan-pilihan. kamu mau jodoh mana, oh saya mau jodoh yang ini. kamu mau mati dengan cara apa? oh saya milih mati dengan cara ini. Dan pilihan itulah yang nantinya terjadi ketika kita sudah lahir. terlepas dengan landasan apa ustad jefri memberi analogi seperti itu, cukup masuk akal memang.

selama ini pemahaman saya terkait pengaplikasian takdir mengamini buku yang ditulis oleh agus mustofa. buku yang cukup mencerahkan menurut saya. untuk sementara itu dulu, dilanjut besok kang.  :)

*baru membaca link artikel kang asep.. thumb up sangat informatif kang
« Edit Terakhir: Oktober 10, 2012, 11:23:49 PM oleh perduto »
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #9 pada: Oktober 10, 2012, 11:33:07 PM »
Kutip dari: perduto
Pemahaman saya tentang takdir bahwa ada beberapa hal yang memang sudah takdir (qadha) Allah, jadi apapun yang kita perbuat resultnya ya tetap itu, tapi ada (lebih banyak) lagi yang resultnya tergantung dari apa yang kita perbuat. contoh takdir yang sering didengungkan adalah kalimat klasik, jodoh, rejeki itu ditangan tuhan. apakah ini ada di kitab al-quran? mohon ayatnya kalau ada? karena saya ingin tahu takdir yang benar-benar takdir itu apa saja? (sesuai yang tertulis di ayat al-quran). tentu saja sepemahaman kang asep.

Hasrat untuk menikah itu adalah ketentuan Allah. manusia diciptakan dengan ketentuan memiliki rasa cinta dan nafsu birahi. apakah ada seorang manusia yang merasa menciptakan sendiri rasa cinta dan nafsu itu di dalam dirinya? karena tidak ditentukan oleh pilihan manusia, maka itu disebut ketentuan Allah.

terus kalo masalah dengan siapa manusia itu akan menikah, ya berdasarkan pilihannya sendiri, masa Allah yang milih? siapa yang memutuskan kita akan menikah dengan si A atau si B, tentu kita sendiri, bukan Allah. bila kita gagal menikah dengan si A misalnya, itu bukan berarti digagalkan oleh Allah, tapi bisa jadi Si  A memilih yang lain. kita diciptakan dengan daya kehendak. tapi tidak setiap yang kita kehendaki bisa terpenuhi. sebab, bila semua yang kita kehendaki terpenuhi, berarti kita maha kuasa seprti Tuhan.

bolehlah kita bilang bahwa jodoh itu adalah takdir (qadha) tuhan. tapi maksudnya adalah manusia diciptakan dengan naluri untuk berjodoh. 

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah. (QS:51:49)

tapi kalau seseorang dapat jodoh cewek galak, jangan salahkan Allah. dia sendiri kok yang pilih.

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga). (Q.S 24:26)

jadi, kalau mau gadis yang baik, pilihlah jalan kebaikan. pilihan kita itulah yang menentukan. dan Allah akan mengizinkan berdasarkan ketentuanNya.
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9259
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 353
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #10 pada: Oktober 10, 2012, 11:36:15 PM »
Kutip dari: perduto
oh iya sebagai tambahan, dulu sekilas saya sempat menonton penjelasan ustad selebiriti, ustad jefri   terkait takdir. garis besarnya seperti ini: bahwa sebelum kita lahir kita sudah diberi pilihan-pilihan. kamu mau jodoh mana, oh saya mau jodoh yang ini. kamu mau mati dengan cara apa? oh saya milih mati dengan cara ini. Dan pilihan itulah yang nantinya terjadi ketika kita sudah lahir. terlepas dengan landasan apa ustad jefri memberi analogi seperti itu, cukup masuk akal memang.

jika pilihan telah kita pilih sebelum kita lahir, pertanyaanya sesudah lahir, pilihan tersebut bisa kita ubah enggak?

Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1061
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #11 pada: Oktober 11, 2012, 10:38:25 AM »

@kang radi

itu tulisan asli kang radi atau hasil copas?

adie dulu pernah ngeSave tulisan tentang takdir pak, eh ketemu terus adie copas aja dari hardisk laptop yang didapet dulu dari ineternet, hehehe tadinya mau menuliskan kembali dengan kata2 sendiri tapi malah kata2nya amburadul yach akhirnya di copas aja.

Soalnya berasa pas pak dengan artikel itu
« Edit Terakhir: Oktober 11, 2012, 11:00:27 AM oleh kang radi »
 

Offline kang radi

  • Master
  • *
  • Tulisan: 1061
  • Thanked: 3 times
  • Total likes: 11
  • Jenis kelamin: Pria
  • Kemelekatan yang tak terasa
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #12 pada: Oktober 11, 2012, 10:47:32 AM »
jika pilihan telah kita pilih sebelum kita lahir, pertanyaanya sesudah lahir, pilihan tersebut bisa kita ubah enggak?



adie pernah denger Ust Mansyur di TV bilang bahwa DOA bisa merubah pilihan kita yang sudah di catat di lauh mahfudz
tapi adie lupa hadistnya , kalo gak salah begini
Muhammad bersabda: "Tiada yang bisa merubah takdir selain doa dan tiada yang bisa memanjangkan umur kecuali perbuatan
baik".


Apakah hadist dibawah ini seperti yang pak asep bilang

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari (4/135/3208) (4/161/3332) (8/152/6594) (9/165) dan Muslim (8/44/2643) dari jalan Al-A’masy dari Zaid bin Wahb dari Ibnu Mas’ud.

Ketika Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam ditanya tentang apa yang hendak kita perbuat, apakah sudah ditetapkan atau tidak ? beliau menjawab : “ sudah ditetapkan”.
Dan ketika beliau ditanya: “Mengapa kita mesti berusaha dan tidak pasrah saja dengan takdir yang sudah tertulis ? Beliaupun menjawab : “Berusahalah kalian, masing-masing akan dimudahkan menurut takdir yang telah ditentukan baginya”. Kemudian beliau mensitir firman Alah :

فأما من أعطى واتقى, وصدق بالحسنى, فسنيسره لليسرى, وأما من بخل واستغنى, وكذب بالحسنى, فسنيسره للعسرى
Artinya : “ Adapun orang yang memberikan hartanya (di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik, maka Kami akan memudahkan baginya( jalan) yang mudah. Sedangkan orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup serta mendustakan adanya pahala yang terbaik, maka Kami akan memudahkan baginya (jalan) yang sukar”.( Al Lail: 5 – 10)
« Edit Terakhir: Oktober 11, 2012, 10:54:13 AM oleh kang radi »
 

Offline filsufsufi

Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #13 pada: Oktober 11, 2012, 12:00:19 PM »
^Nah, mulailah berlogika dari hadits shahih tersebut,

jangan berlogika terlebih dahulu, tapi mestinya logika itu adalah alat untuk memikirkan dalil, jangan dibalik

ops, mungkin itulah bedanya ILMU LOGIKA dengan MANTHIQ, namun tetap sama yaitu membahas tentang HUKUM AKAL

Hukum Akal itu ada tiga :

1. Wajib
2. Mustahil
3. Mungkin

ketiganya itu hukum bagi akal, artinya manusia yang menilai, bukan bagi Tuhan, maksudnya bukan mencari sejauh mana Tuhan berfikir tentang wajib, mustahil, dan mungkin, tetapi Tuhan itu memberitahu kpd akal kita apa2 yg wajib, mustahil dan mungkin

NAh, ternyata hadits itu adalah jawaban untuk yang meyakini hadits tsb, kmudian berproseslah akal untuk membuktikan kebenaran ISInya, bahwa : "semua sudah ditetapkan, dan dimudahkan untuk menuju kpd apa yg sudah ditetapkan"

bukan hanya ke neraka or surga, tapi untuk sisi2 kehidupan pun begitu,

misal berjualan hari ini "sudah ada ketetapan", ketetapan hari ini adalah tentu per hari, maka orang itu akan dimudahkan untuk mencapai apa yg sdh ditetapkan buatnya

adapun peran manusianya adalah 'menjemput' atau 'menghindar' SEMAMPUNYA dari ketetapan tsb, yang padahal ketetapannya tidak diketahui sebelumnya oleh dia, kecuali jika sudah terjadi yaitu selesainya berjualan hari ini

begitu pun perminggu, per tahun, dst akan cenderung kepada ketetapan akhir, surga or neraka; ketetapan tu pun bisa lgs surga, neraka dulu baru surga, or kekal di neraka

seperti saya bilang diawal, kita tidak tau ketetapan untuk kita, bahkan untuk malam ini kita tak tahu apa ketetapn Allah untuk kita, apalagi akhir

makanya ada doa untuk terhindar dari takdir buruk

Sorry; ilmu logika itu bagi saya membosankan bila tidak karena berfikir tentang Nash

maaf nyelonong nih..

 

Offline ratna

  • Global Moderator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 1862
  • Thanked: 2 times
  • Total likes: 15
  • Jenis kelamin: Pria
    • Lihat Profil
Re:(tanya) takdir menurut pemahaman anda itu bagaimana prosesnya??
« Jawab #14 pada: Oktober 11, 2012, 03:34:14 PM »


kalau saya mendefinisikan takdir adalah "segala sesuatu yang telah terjadi". oleh karena itu takdir tidak akan pernah bisa berubah. kenapa? karena waktu tidak akan pernah dapat kembali, walau satu detikpun. apa yang pernah terjadi tidak bisa dihapuskan, dan tidak ada seorangpun yang bisa mengubahnya.




adapun peran manusianya adalah 'menjemput' atau 'menghindar' SEMAMPUNYA dari ketetapan tsb, yang padahal ketetapannya tidak diketahui sebelumnya oleh dia, kecuali jika sudah terjadi yaitu selesainya berjualan hari ini


@filsufsufi
 Saya ingin menggaris bawahi bahwa takdir menurut Akang sama dengan pendapat Kang Asep, benar kang?
yaitu segala sesuatu yang diketahui setelah terjadi.
supaya memudahkan saya untuk menyimak kajian selanjutnya


« Edit Terakhir: Oktober 11, 2012, 03:38:03 PM oleh ratna »
 

Tags:
 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
13 Jawaban
3474 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 12, 2012, 03:55:28 PM
oleh kang radi
2 Jawaban
1544 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 26, 2015, 11:22:32 PM
oleh Monox D. I-Fly
4 Jawaban
3111 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 18, 2013, 12:33:53 PM
oleh Awal Dj
0 Jawaban
721 Dilihat
Tulisan terakhir Juni 29, 2013, 07:01:44 AM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
881 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 01, 2013, 12:07:58 PM
oleh Kang Asep
4 Jawaban
2920 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 24, 2016, 10:14:38 AM
oleh Kang Asep
6 Jawaban
1955 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 13, 2016, 04:42:21 PM
oleh Sandy_dkk
0 Jawaban
674 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2015, 09:28:58 AM
oleh Kang Asep
1 Jawaban
237 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2016, 01:39:25 AM
oleh Kang Erik
0 Jawaban
289 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 20, 2016, 10:22:31 PM
oleh Sultan

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika TTS

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan