Penulis Topik: yang pekerjaan sehari-harinya berfilsafat  (Dibaca 1655 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Kang Asep

  • Administrator
  • Master
  • *****
  • Tulisan: 9203
  • Thanked: 55 times
  • Total likes: 342
  • Jenis kelamin: Pria
  • Logika = Undang-undang berpikir
    • Lihat Profil
yang pekerjaan sehari-harinya berfilsafat
« pada: November 05, 2013, 08:06:52 PM »
Sebelumnya, silahkan baca artikel saya berikut :

beda filsafat dan berfilsafat

Berfilsafat adalah berpikir. Karena semua orang berpikir, maka semua orang berfilsafat. Tapi, apakah semua orang bisa dikatakan filsuf ? faktanya, tidak semua orang yang berpikir disebut filsuf. Oleh karena itu, berarti tidak semua orang berfilsafat itu merupakan filsuf. Seperti, kita mendefinisikan “belajar” dengan “bertindak untuk mencapai pemahaman dan keterampilan tertentu”. Karena semua orang bertindak untuk mencapai suatu pemahaman dan keterampilan tertentu, maka semua orang belajar. Tapi faktanya, tidak semua orang disebut pelajar.

Berpikir sama dengan berfilsafat.  Tapi orang yang berfilsafat belum tentu seorang filsuf. Ketika Anda berpikir, maka Anda melahirkan filsafat. Walaupun Anda melahirkan filsafat, Anda belum tentu disebut seorang filsuf. Misalnya, apabila Anda mendapati anak-anak Anda selalu bertengkar, maka Anda berpikir untuk menemukan suatu cara agar anak-anak Anda rukun. Lalu Anda menemukan cara-cara tersendiri untuk merukunkan Anak Anda. cara–cara tersebut, tentu lahir dari susunan argumentasi, kenapa Anda menggunakan cara-cara tersebut. cara-cara yang Anda temukan, dan seluruh argumentasinya sampai kepada konsekuensi yang terakhir, itulah filsafat Anda. walaupun begitu, Anda masih belum tentu disebut filsuf.

Bahkan ketika Anda tidak mengetahui, apa yang harus Anda lakukan terhadap anak-anak Anda, lalu Anda bertanya kepada seorang psikolog tentang apa yang harus Anda lakukan, lalu psikolog itu memberikan saran-saran, dan Anda mempraktikannya, maka dimana produk filsafat Anda ? yaitu, ketika Anda berpikir bahwa Anda harus pergi ke psikolog, bertanya kepadanya dan menjalankan saran-sarannya, tentu semua itu dengan alasan mengapa Anda lakukan. Alasan dari semua yang Anda lakukan, sampai pada konsekuensi terakhir, itulah filsafat Anda. walaupun begitu, Anda belum tentu disebut filsuf.

Tapi bila berfilsafat menjadi pekerjaan yang utama dalam hidup sehari-hari dan Anda menjelaskan sesuatu secara argumentatif sampai pada konsekuensi-konsekuensi logis yang tearkhir, memecah seluruh pernyataan sampai pada atom-atom logic, maka Anda adalah filsuf. Jadi, filsuf bukan sekedar orang yang berfilsafat, tapi orang yang menjadikan berfilsafat sebagai pekerjaan utama dalam kehidupan sehari-harinya yang menjelaskan filsafat secara argumentatif sampai pada atom-atom logic dan konsekuensi-konsekuensi terakhir yang dapat ditemukannya.

Artikel saya selanjutnya, insya Allah berjudul : Energi Filsafat.

Artikel Disarankan :

« Edit Terakhir: November 05, 2013, 08:09:28 PM oleh Kang Asep »
Diskusi adalah usaha saling membantu dalam memahami struktur realitas melalui jalan komunikasi berlandaskan pada rasa hormat dan kasih sayang.
 

 

GoogleTagged



Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
0 Jawaban
505 Dilihat
Tulisan terakhir September 01, 2013, 11:14:49 AM
oleh comicers
0 Jawaban
5480 Dilihat
Tulisan terakhir November 05, 2013, 08:02:59 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
694 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 11, 2014, 09:51:13 PM
oleh Kang Asep
2 Jawaban
1700 Dilihat
Tulisan terakhir November 29, 2015, 09:09:38 PM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
429 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 27, 2015, 04:15:11 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
296 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 31, 2016, 12:07:37 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
13007 Dilihat
Tulisan terakhir September 11, 2016, 02:43:48 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
616 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 03, 2016, 01:14:16 AM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
195 Dilihat
Tulisan terakhir Pebruari 13, 2017, 11:50:31 PM
oleh Kang Asep
0 Jawaban
125 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 01, 2017, 07:03:10 AM
oleh Kang Asep

Ilmu Logika

Proposisi Syllogisme Kupas Logika

Meditasi

Menenangkan Pikiran Mengembangkan Kekuatan-Kekuatan